Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.585.000
Beli Rp2.470.000
IHSG 6.037,842
LQ45 602,373
Srikehati 296,769
JII 356,005
USD/IDR 18.126

2 Respon Presiden Prabowo Subianto Terhadap Tekanan Pasar Saham

M Nurhadi

Kamis, 24 April 2025 | 10:21 WIB
2 Respon Presiden Prabowo Subianto Terhadap Tekanan Pasar Saham
Prabowo Subianto

Suara.com - Presiden RI, Prabowo Subianto lagi-lagi menyinggung bahwa dirinya tidak peduli dengan harga saham di Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI). Hal ini ia sampaikan ketika hadir dalam sebuah pertemuan dengan para petani di Kecamatan Pemulutan, Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan, pada Rabu (23/4/2025) lalu.

Prabowo Subianto menegaskan pendiriannya mengenai prioritas kebijakan ekonomi nasional. Prabowo menyatakan bahwa dirinya tidak gentar terhadap dinamika yang terjadi di pasar modal.

Menurutnya, ketahanan pangan merupakan fondasi utama yang harus dipenuhi oleh sebuah negara, jauh lebih penting daripada fluktuasi pasar saham.

"Selama kita bisa produksi pangan, negara kita aman, nggak usah khawatir. Negara kita kuat, negara kita kaya," ujar Prabowo.

Prabowo berpendapat bahwa keamanan suatu negara sangat bergantung pada kecukupan produksi pangan. Selama negara mampu memenuhi kebutuhan pangannya sendiri, fluktuasi pasar modal tidak perlu menjadi sumber kekhawatiran. 

Ia mengakui bahwa para investor di pasar saham memiliki kontribusi yang signifikan terhadap perekonomian Indonesia. Namun, Prabowo menekankan bahwa menjaga stabilitas dan kecukupan produksi pangan adalah prioritas yang lebih mendasar untuk menjamin keamanan dan kedaulatan negara.

Selain ketahanan pangan, Prabowo juga menyoroti pentingnya pemerataan kekayaan di Indonesia. Ia menegaskan bahwa kekayaan negara tidak boleh hanya terkonsentrasi pada segelintir orang saja, tetapi harus didistribusikan secara adil dan merata kepada seluruh rakyat Indonesia.

Sebelumnya, Prabowo pernah melontarkan pandangannya yang kontroversial mengenai pasar saham, menyamakannya dengan perjudian bagi masyarakat kecil. Menurutnya, hanya para pemain besar dengan modal finansial yang kuat yang memiliki peluang untuk menang di pasar saham.

"Saya kasih tahu ya. Main-main saham itu kalau orang kecil pasti kalah, itu untuk orang kecil sama dengan judi itu. Yang menang bandar besar yang kuat, ya kan," ucap Prabowo dalam sebuah acara di Universitas Muhammadiyah Kupang pada Desember lalu.

baca juga

Dalam kesempatan tersebut, Prabowo bahkan sempat berkelakar mengenai beberapa menterinya yang mungkin terlibat dalam perdagangan saham, sambil menyebut nama Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, Fahri Hamzah.

Prabowo juga menceritakan pengalamannya ketika dihadapkan pada kekhawatiran mengenai potensi anjloknya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) saat ia mencanangkan program Makan Bergizi Gratis. Ia dengan tegas menyatakan bahwa dirinya tidak bermain saham dan tidak gentar dengan fluktuasi pasar modal. "Dan rakyat di desa-desa enggak punya saham. Benar? Kalau saham jatuh ya pemain-pemain bursa itu," ujarnya.

Pernyataan-pernyataan Prabowo ini mencerminkan fokusnya pada sektor riil dan kesejahteraan masyarakat luas, terutama petani dan masyarakat pedesaan.

Ia menekankan pentingnya membangun ketahanan pangan dan pemerataan ekonomi sebagai fondasi utama pembangunan nasional. Namun demikian, IHSG bisa menjadi sinyal bahaya terhadap potensi ancaman ekonomi yang dapat timbul jika terjadi penurunan drastis atau ambruk.

Meskipun Prabowo menekankan bahwa rakyat di desa tidak memiliki saham, dan dampak langsungnya mungkin terbatas pada para investor bursa, ambruknya IHSG dapat memicu serangkaian konsekuensi ekonomi yang lebih luas dan sistemik bagi negara.

IHSG sebagai pasar saham merupakan barometer sentimen ekonomi suatu negara, yang menunjukkan kepercayaan investor, baik domestik maupun asing terhadap Indonesia. 

Dijelaskan dalam Teori Wealth Effect yang dijelaskan oleh John Maynard Keynes, setiap perubahan nilai aset, termasuk saham, dapat mempengaruhi perilaku konsumsi masyarakat. Ketika harga saham naik, investor merasa lebih kaya (walaupun kekayaan tersebut belum direalisasikan), sehingga cenderung meningkatkan pengeluaran konsumsi.

Sebaliknya, jika pasar saham ambruk, nilai kekayaan investor menurun, yang dapat menyebabkan penurunan kepercayaan konsumen dan mengurangi pengeluaran. Penurunan konsumsi agregat ini dapat memperlambat pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan.

Dengan demikian, penurunan tajam IHSG dapat diinterpretasikan sebagai sinyal negatif terhadap prospek ekonomi, stabilitas politik, atau kebijakan pemerintah. Hal ini dapat mendorong investor untuk menarik modalnya dari pasar saham dan bahkan dari aset-aset lain di Indonesia, yang berpotensi menyebabkan capital outflow atau arus modal keluar.

Capital outflow dapat memberikan tekanan besar pada nilai tukar rupiah, menyebabkan pelemahan mata uang Garuda terhadap mata uang asing lainnya. Rupiah yang melemah akan meningkatkan biaya impor, yang pada gilirannya dapat memicu inflasi.

Kenaikan harga barang dan jasa akan mengurangi daya beli masyarakat, terutama kelompok masyarakat berpenghasilan rendah, dan berpotensi menimbulkan ketidakstabilan sosial.

Selain itu, ambruknya pasar saham dapat secara signifikan mengurangi nilai aset investasi berbagai institusi keuangan, termasuk dana pensiun dan perusahaan asuransi. Hal ini dapat mengganggu stabilitas sektor keuangan dan bahkan memicu krisis kepercayaan terhadap lembaga-lembaga tersebut. 

Lebih lanjut, penurunan IHSG dapat mempengaruhi kinerja sektor riil. Perusahaan dengan valuasi pasar yang rendah mungkin akan menunda investasi baru atau bahkan melakukan efisiensi dengan mengurangi tenaga kerja, yang dapat meningkatkan angka pengangguran. Sentimen negatif di pasar modal dalam jangka panjang juga dapat menular ke konsumen, menyebabkan penurunan konsumsi dan memperlambat pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Heboh Video Monolog Gibran, Golkar: Kadang jadi Wapres Serba Salah, Untung Prabowo Gak Baperan!

Heboh Video Monolog Gibran, Golkar: Kadang jadi Wapres Serba Salah, Untung Prabowo Gak Baperan!

News | Kamis, 24 April 2025 | 10:05 WIB

CEK FAKTA: Prabowo Hukum Mati Pejabat Korupsi Rp 10 Miliar Lebih, Benarkah?

CEK FAKTA: Prabowo Hukum Mati Pejabat Korupsi Rp 10 Miliar Lebih, Benarkah?

News | Kamis, 24 April 2025 | 09:29 WIB

IHSG Terbang Tinggi di Pembukaan Perdagangan, Saham-Saham Ini Jadi Motor Penggeraknya

IHSG Terbang Tinggi di Pembukaan Perdagangan, Saham-Saham Ini Jadi Motor Penggeraknya

Bisnis | Kamis, 24 April 2025 | 09:18 WIB

IHSG Terus-terusan Bisa Melaju Naik di Perdagangan Kamis, Cermati Saham-saham Ini

IHSG Terus-terusan Bisa Melaju Naik di Perdagangan Kamis, Cermati Saham-saham Ini

Bisnis | Kamis, 24 April 2025 | 08:31 WIB

Cuma Baru Soekarno, KSBSI soal Kabar Prabowo Mau Temui Buruh saat Mayday: Kami Acungi Jempol

Cuma Baru Soekarno, KSBSI soal Kabar Prabowo Mau Temui Buruh saat Mayday: Kami Acungi Jempol

News | Kamis, 24 April 2025 | 07:53 WIB

Pagi Ini, Presiden Prabowo akan Terima Kunjungan PM Fiji di Istana Merdeka, Bahas Apa Saja?

Pagi Ini, Presiden Prabowo akan Terima Kunjungan PM Fiji di Istana Merdeka, Bahas Apa Saja?

News | Kamis, 24 April 2025 | 01:38 WIB

Terkini

Polemik Revisi UU Hak Cipta, Google Respon Wacana Pemerintah

Polemik Revisi UU Hak Cipta, Google Respon Wacana Pemerintah

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 17:07 WIB

Setoran Freeport ke Negara Turun Menjadi USD 2,6 Miliar pada 2026

Setoran Freeport ke Negara Turun Menjadi USD 2,6 Miliar pada 2026

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 16:52 WIB

Bahlil Diserang PDIP Soal Batu Bara PLN, Ade Ginanjar Pasang Badan: Jangan Politisasi Energi

Bahlil Diserang PDIP Soal Batu Bara PLN, Ade Ginanjar Pasang Badan: Jangan Politisasi Energi

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 16:46 WIB

IHSG Bertahan di Atas 6.000, Tapi Dihantam Saham Perbankan

IHSG Bertahan di Atas 6.000, Tapi Dihantam Saham Perbankan

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 16:40 WIB

Tak Sekadar Chatbot, Investor Ritel Bisa Manfaatkan AI untuk Analisis Saham

Tak Sekadar Chatbot, Investor Ritel Bisa Manfaatkan AI untuk Analisis Saham

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 16:28 WIB

Rupiah Menguat Tipis Berkat Sentimen Positif S&P Global Ratings

Rupiah Menguat Tipis Berkat Sentimen Positif S&P Global Ratings

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 16:28 WIB

Aturan Kemasan Rokok Polos Dinilai Ancam 1,2 Juta Lapangan Kerja

Aturan Kemasan Rokok Polos Dinilai Ancam 1,2 Juta Lapangan Kerja

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 16:23 WIB

Pengangkatan Keponakan Menteri PU Jadi Komisaris PTPP Atas Usulan BP BUMN-Danantara

Pengangkatan Keponakan Menteri PU Jadi Komisaris PTPP Atas Usulan BP BUMN-Danantara

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 16:18 WIB

Ajinomoto Indonesia Jadi Pelopor PMR Proaktif, Raih PMR Award 2026 dari BPOM

Ajinomoto Indonesia Jadi Pelopor PMR Proaktif, Raih PMR Award 2026 dari BPOM

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 15:59 WIB

Kas Seret, Pos Indonesia Tunda Bayar Imbal Jasa Sukuk Rp24,11 Miliar

Kas Seret, Pos Indonesia Tunda Bayar Imbal Jasa Sukuk Rp24,11 Miliar

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 14:42 WIB

×