Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.785.000
Beli Rp2.645.000
IHSG 6.723,320
LQ45 657,880
Srikehati 323,518
JII 437,887
USD/IDR 17.460

BKPM Dorong Sentra Vokasi Terbesar di Indonesia Buka Akses Kerja Disabilitas

Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Kamis, 24 April 2025 | 11:26 WIB
BKPM Dorong Sentra Vokasi Terbesar di Indonesia Buka Akses Kerja Disabilitas
Ilustrasi disabilitas / difabel (pixabay.com)

Suara.com - Komitmen kuat untuk mewujudkan ekosistem kerja yang inklusif bagi penyandang disabilitas kembali ditegaskan oleh Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM. Staf Khusus Bidang Peningkatan Peran dan Peluang Usaha Disabilitas kementerian tersebut, Agus Diono, menunjukkan langkah nyata melalui kunjungan kerja strategis ke Sentra Terpadu Inten Soeweno di Cibinong, Bogor, pada Rabu (23/4/2025).

Kunjungan ini tidak hanya dilakukan seorang diri, melainkan juga menggandeng Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Veronica Tan, serta perwakilan dari Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), menandakan sinergi lintas sektor yang solid dalam upaya memperluas gerbang kesempatan kerja bagi kelompok rentan ini.

Staf Khusus Bidang Peningkatan Peran dan Peluang Usaha Disabilitas Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM, Agus Diono, menunjukkan komitmen kuat dalam mewujudkan ekosistem kerja inklusif.
Staf Khusus Bidang Peningkatan Peran dan Peluang Usaha Disabilitas Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM, Agus Diono, menunjukkan komitmen kuat dalam mewujudkan ekosistem kerja inklusif.

Sentra Terpadu Inten Soeweno, yang dikenal sebagai pusat pelatihan vokasi terbesar dan terlengkap di Indonesia, menjadi fokus utama kunjungan. Agus Diono bersama rombongan melakukan peninjauan mendalam terhadap berbagai fasilitas pelatihan yang tersedia. Saat ini, sentra tersebut mengoperasikan tujuh program vokasi dengan kapasitas maksimal 120 peserta. Meskipun terdapat penyesuaian fokus pada program prioritas pemerintah tahun ini, komitmen terhadap inklusi disabilitas tetap menjadi landasan utama dalam setiap inisiatif yang dijalankan.

Veronica Tan, dalam tinjauannya, memberikan penekanan pada pentingnya kesinambungan antara pendidikan vokasi dan kebutuhan riil di dunia industri. "Kita tidak hanya ingin melihat proses pelatihan, namun memastikan bahwa setiap lulusan memiliki peluang nyata untuk terserap dalam dunia kerja. Ini adalah tentang membangun jembatan yang kokoh antara pendidikan vokasi dan kebutuhan industri," tegas Wamen PPPA, menyoroti krusialnya kolaborasi antara lembaga pendidikan dan sektor swasta.

Agus Diono sendiri aktif mengevaluasi efektivitas strategi job matching yang selama ini diterapkan oleh sentra. Kemitraan erat dengan berbagai perusahaan dan industri menjadi kunci utama dalam memastikan bahwa pelatihan yang diberikan relevan dengan permintaan pasar kerja. Sentra Inten Soeweno telah menjalin berbagai Memorandum of Understanding (MoU) dengan pihak swasta dan tengah mengembangkan program percontohan penyaluran tenaga kerja vokasi lintas lembaga. Inisiatif ini menjadi bukti nyata upaya kolaborasi multisektor yang didorong oleh Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM.

Sebagai garda terdepan Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM dalam mengarusutamakan isu disabilitas, Agus Diono menyampaikan visi yang jelas untuk mentransformasikan isu ini menjadi peluang ekonomi yang konkret. "Fokus kita adalah mentransformasikan isu disabilitas menjadi peluang ekonomi yang nyata. Penyandang disabilitas bukan lagi sekadar penerima manfaat, melainkan aset tenaga kerja ahli yang siap berkontribusi. Inilah esensi dari dignity yang kita perjuangkan," kata Agus Diono dengan nada penuh optimisme dan semangat.

Lebih lanjut, Agus Diono menekankan pentingnya koordinasi intensif dengan berbagai kementerian dan lembaga terkait, termasuk Kementerian Sosial, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikdasmen), Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker), dan Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK). Deputi Bappenas yang turut hadir dalam kunjungan tersebut menyoroti data yang menunjukkan bahwa tingkat penyerapan tenaga kerja disabilitas di Indonesia masih tergolong rendah, yakni sekitar 30% dari total 3 juta angkatan kerja penyandang disabilitas. "Diperlukan langkah terkoordinasi di tingkat Menteri Koordinator untuk mengatasi tantangan ini," ujarnya, menggarisbawahi perlunya sinergi kebijakan di tingkat yang lebih tinggi.

Agus Diono juga mengingatkan akan amanat Asta Cipta Presiden terpilih, Bapak Prabowo Subianto, yang memberikan perhatian khusus pada fasilitasi penyandang disabilitas di dunia kerja. Komitmen inilah yang menjadi landasan kuat pembentukan Staf Khusus Menteri (SKM) Bidang Disabilitas di Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM oleh Menteri Investasi dan Hilirisasi/BKPM, Bapak Rosan Roeslani. Pembentukan unit khusus ini menunjukkan keseriusan kementerian dalam mengintegrasikan isu disabilitas ke dalam agenda investasi dan hilirisasi nasional.

Dengan harapan agar Sentra Terpadu Inten Soeweno dapat menjadi model nasional bagi 18 kabupaten/kota yang berada di bawah naungannya, Agus Diono menutup kunjungan dengan penegasan komitmen Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM. "Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM siap membuka pintu kerjasama seluas-luasnya untuk mewujudkan akses kerja yang inklusif dan berkelanjutan bagi penyandang disabilitas. Ini adalah investasi jangka panjang untuk kemajuan bangsa," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ormas 'Obok-obok' Proyek Pabrik BYD, BKPM: Ini Citra Buruk, Indonesia Seolah Jadi Sarang Preman

Ormas 'Obok-obok' Proyek Pabrik BYD, BKPM: Ini Citra Buruk, Indonesia Seolah Jadi Sarang Preman

Bisnis | Rabu, 23 April 2025 | 13:47 WIB

Investasi RI Bisa Terancam Gara-gara Ada Isu Oknum Ormas Minta THR ke Pengusaha

Investasi RI Bisa Terancam Gara-gara Ada Isu Oknum Ormas Minta THR ke Pengusaha

Bisnis | Rabu, 26 Maret 2025 | 13:29 WIB

Rosan Roeslani 'Double Job', Wamen Investasi Sebut Bukan Masalah: Biar Konsolidasinya Makin Cepat!

Rosan Roeslani 'Double Job', Wamen Investasi Sebut Bukan Masalah: Biar Konsolidasinya Makin Cepat!

Bisnis | Kamis, 27 Februari 2025 | 18:27 WIB

Terkini

Harga Emas Hari Ini di Pegadaian Turun, Antam, UBS, dan Galeri24 Kompak Melemah

Harga Emas Hari Ini di Pegadaian Turun, Antam, UBS, dan Galeri24 Kompak Melemah

Bisnis | Sabtu, 16 Mei 2026 | 08:36 WIB

Hilirisasi Nikel Dinilai Ganjil: Modal Asing Diduga Dimanja, Pengusaha Lokal Berdarah-darah

Hilirisasi Nikel Dinilai Ganjil: Modal Asing Diduga Dimanja, Pengusaha Lokal Berdarah-darah

Bisnis | Sabtu, 16 Mei 2026 | 08:28 WIB

RI - Belarus Sepakati Roadmap Ekonomi 2026-2030, Airlangga Bidik Lonjakan Perdagangan dan Investasi

RI - Belarus Sepakati Roadmap Ekonomi 2026-2030, Airlangga Bidik Lonjakan Perdagangan dan Investasi

Bisnis | Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:22 WIB

Serbu Promo Superindo Weekend, Ada Beli 1 Gratis 1 Minyak Goreng sampai Produk Bayi

Serbu Promo Superindo Weekend, Ada Beli 1 Gratis 1 Minyak Goreng sampai Produk Bayi

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 19:43 WIB

Harga Minyak Terus Naik, DEN: Pembatasan BBM Akan Berdasarkan CC dan Jenis Kendaraan

Harga Minyak Terus Naik, DEN: Pembatasan BBM Akan Berdasarkan CC dan Jenis Kendaraan

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 19:27 WIB

Pasar Properti Ditopang Rumah Kecil dan Menengah

Pasar Properti Ditopang Rumah Kecil dan Menengah

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 18:40 WIB

Dari Piutang hingga Tata Kelola, Ini PR Besar Perusahaan Sebelum IPO

Dari Piutang hingga Tata Kelola, Ini PR Besar Perusahaan Sebelum IPO

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:55 WIB

Tarif Listrik Tak Naik sejak 2022, Kok Tagihan Bisa Membengkak?

Tarif Listrik Tak Naik sejak 2022, Kok Tagihan Bisa Membengkak?

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:50 WIB

QRIS Masuk Sektor Logistik, UMKM Agen Paket Ikut Kecipratan Manfaat

QRIS Masuk Sektor Logistik, UMKM Agen Paket Ikut Kecipratan Manfaat

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:39 WIB

India Akhirnya Naikkan Harga BBM Setelah 4 Tahun Bertahan

India Akhirnya Naikkan Harga BBM Setelah 4 Tahun Bertahan

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:32 WIB