Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Pemerintah Diminta Percepat Perizinan untuk Tarik Investor di Hulu Migas

Achmad Fauzi | Suara.com

Jum'at, 02 Mei 2025 | 16:40 WIB
Pemerintah Diminta Percepat Perizinan untuk Tarik Investor di Hulu Migas
Ilustrasi industri migas. (Shutterstock)

Suara.com - Percepatan proses perizinan dan penciptaan kepastian hukum dinilai menjadi kunci penting untuk menarik lebih banyak investor ke sektor hulu minyak dan gas (migas).

Hal ini disampaikan oleh Anggota Komisi XII DPR RI, Rusli Habibie, yang mengapresiasi langkah-langkah konkret Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dalam meningkatkan lifting migas nasional, namun juga menekankan pentingnya pembenahan iklim investasi secara menyeluruh.

Menurut Rusli, peningkatan produksi migas sejalan dengan target Presiden Prabowo Subianto yang ingin mendorong produksi minyak nasional mencapai 900 ribu hingga 1 juta barel per hari (BOPD). Ia menyadari bahwa pencapaian target tersebut membutuhkan strategi teknis dan dukungan regulasi yang bersahabat dengan investor.

"Peningkatan lifting migas ini bukan pekerjaan mudah, tapi saya melihat Kementerian ESDM sudah berada di jalur yang benar. Upaya ini sangat penting untuk memastikan ketahanan energi nasional tetap terjaga," ujar Rusli di Jakarta, Jumat (2/5/2025).

Lebih lanjut, dia menyampaikan bahwa pemerintah telah melakukan berbagai strategi seperti reaktivasi sumur-sumur migas yang tidak aktif namun masih menyimpan potensi besar.

Selain itu, penggunaan teknologi enhanced oil recovery (EOR) dan kerja ulang (workover) disebut sebagai upaya penting dalam menghidupkan kembali sumur lama. Namun, selain strategi teknis, Rusli menekankan pentingnya reformasi regulasi agar Indonesia semakin menarik bagi investor sektor energi.

"Kita harus menciptakan ekosistem yang kondusif agar investor punya kepastian dan kenyamanan untuk menanamkan modalnya," imbuh dia.

Rusli juga menyoroti percepatan proyek-proyek strategis nasional seperti Indonesia Deepwater Development (IDD) dan Abadi Masela, yang terus didorong oleh SKK Migas. Menurutnya, kedua proyek tersebut sangat strategis untuk menopang produksi jangka panjang, namun perlu didukung dengan kemudahan perizinan agar dapat berjalan optimal.

Rusli juga menyinggung masalah pengeboran ilegal (illegal drilling) yang marak terjadi, terutama di wilayah Sumatera Selatan dan Jambi. Ia mendorong agar pemerintah membuka ruang kerja sama antara pengebor rakyat dengan BUMD atau koperasi sehingga aktivitas tersebut bisa tertata secara legal dan produktif.

Tak kalah penting, Rusli menegaskan perlunya pemanfaatan teknologi modern dalam proses eksplorasi dan produksi migas. Penggunaan kecerdasan buatan (AI), big data, dan teknologi seismic terbaru dinilai dapat meningkatkan efisiensi dan akurasi kegiatan eksplorasi migas nasional.

"Dengan strategi yang tepat dan dukungan teknologi modern, saya optimis lifting migas kita bisa meningkat signifikan. Ini jadi bagian penting dalam membangun kemandirian dan ketahanan energi nasional ke depan," katra

Sebelumnya, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia melakukan kunjungan ke Pertamina Hulu Mahakam (PHM). Dalam kunjungan tersebut, Bahlil mengapresiasi dedikasi dan inovasi yang telah dilakukan oleh Pertamina Hulu Indonesia (PHI) melalui PHM dalam mempertahankan tingkat produksi migas di tengah tantangan operasi yang kompleks, terutama di lapangan migas yang sudah mature.

Inovasi yang dilakukan oleh PHI meliputi digitalisasi dan adopsi teknologi terkini dalam pengelolaan lapangan migas. Bahlil juga berpesan agar PHM terus meningkatkan kinerjanya demi mendukung ketahanan energi nasional.

"Saya berharap PHM terus fokus dalam meningkatkan lifting minyak untuk mendukung ketahanan energi nasional, tentunya dengan dukungan penuh dari seluruh pelaku industri migas," kata Bahlil seperti dikutip Antara.

Strategi ESDM

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ganggu Investasi, Mantan Jenderal Bintang Empat Ini Minta Preman Dihabisi

Ganggu Investasi, Mantan Jenderal Bintang Empat Ini Minta Preman Dihabisi

Bisnis | Jum'at, 02 Mei 2025 | 15:44 WIB

Proyek Infrastruktur Gas Raksasa RI Bisa Jadi 'Senjata Makan Tuan'

Proyek Infrastruktur Gas Raksasa RI Bisa Jadi 'Senjata Makan Tuan'

Bisnis | Rabu, 30 April 2025 | 16:06 WIB

Rosan Geram Premanisme Ormas Marak Hambat Investasi, Minta Aparat Bertindak Tegas

Rosan Geram Premanisme Ormas Marak Hambat Investasi, Minta Aparat Bertindak Tegas

Bisnis | Selasa, 29 April 2025 | 15:58 WIB

Terkini

Pertamina dan POSCO International Jajaki Kerja Sama Pengembangan Teknologi Rendah Karbon

Pertamina dan POSCO International Jajaki Kerja Sama Pengembangan Teknologi Rendah Karbon

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 21:40 WIB

Update Harga BBM SPBU Shell, BP dan Vivo saat Minyak Dunia Lewati USD 100 per Barel

Update Harga BBM SPBU Shell, BP dan Vivo saat Minyak Dunia Lewati USD 100 per Barel

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 20:05 WIB

Indonesia-Korsel Teken 10 MoU Senilai Rp 173 Triliun, Kerja Sama AI hingga Energi Bersih

Indonesia-Korsel Teken 10 MoU Senilai Rp 173 Triliun, Kerja Sama AI hingga Energi Bersih

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 18:38 WIB

IHSG Terus-terusan Anjlok, OJK Salahkan Sentimen Negatif Global

IHSG Terus-terusan Anjlok, OJK Salahkan Sentimen Negatif Global

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 18:05 WIB

Penyebab Rupiah Melemah Tembus Rp17.002 per Dolar AS Hari Ini

Penyebab Rupiah Melemah Tembus Rp17.002 per Dolar AS Hari Ini

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 17:58 WIB

Profil PT PP Presisi Tbk (PPRE): Anak Usaha BUMN, Siapa Saja Pemegang Sahamnya?

Profil PT PP Presisi Tbk (PPRE): Anak Usaha BUMN, Siapa Saja Pemegang Sahamnya?

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 17:44 WIB

RI Masuk 3 Besar Dunia Peminat Aset Kripto Riil, OSL Rilis 'Tabungan' Emas Digital

RI Masuk 3 Besar Dunia Peminat Aset Kripto Riil, OSL Rilis 'Tabungan' Emas Digital

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 17:41 WIB

Pasar Semen Domestik Lesu, SMGR Putar Otak Jualan ke Luar Negeri

Pasar Semen Domestik Lesu, SMGR Putar Otak Jualan ke Luar Negeri

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 16:46 WIB

Dilema Selat Hormuz: DEN Minta Warga Tenang, Stok BBM Nasional Masih Terjaga

Dilema Selat Hormuz: DEN Minta Warga Tenang, Stok BBM Nasional Masih Terjaga

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 16:39 WIB

Impor Mobil Pikap Tembus Rp 975,5 Miliar di Januari-Februari 2026, Buat Kopdes Merah Putih?

Impor Mobil Pikap Tembus Rp 975,5 Miliar di Januari-Februari 2026, Buat Kopdes Merah Putih?

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 16:20 WIB