Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.665.000
Beli Rp2.535.000
IHSG 6.116,690
LQ45 599,198
Srikehati 294,170
JII 361,413
USD/IDR 17.814

Profil Asyifa Latief, Miss Indonesia yang Tersandung Dugaan Korupsi Pertamina

M Nurhadi

Minggu, 04 Mei 2025 | 10:18 WIB
Profil Asyifa Latief, Miss Indonesia yang Tersandung Dugaan Korupsi Pertamina
Asyifa Latief Miss Indonesia 2010. (Instagram/shaktisiddarta)

Suara.com - Pada tahun 2025, Asyifa Syafningdyah Putrambami Latief atau Asyifa Latief disebut-sebut oleh media dalam pusaran dugaan korupsi tata kelola minyak mentah Indonesia periode 2018–2023, yang tengah diusut oleh Kejaksaan Agung RI. Hingga saat ini, keterlibatannya belum secara resmi dikonfirmasi sebagai tersangka, dan masih dalam proses penyelidikan.

Pihak berwenang belum merilis detail resmi terkait peran Asyifa dalam perkara tersebut, namun namanya muncul dalam laporan keuangan dan struktur organisasi perusahaan yang diduga terlibat dalam distribusi atau perdagangan minyak mentah selama periode tersebut.

Berikut adalah profil singkat Asyifa Syafningdyah Putrambami Latief, yang dikenal sebagai Asyifa Latief, Miss Indonesia 2010, yang belakangan ramai diperbincangkan karena diduga terlibat dalam kasus korupsi tata kelola minyak mentah Indonesia periode 2018–2023.

Profil Singkat
Nama lengkap: Asyifa Syafningdyah Putrambami Latief
Nama panggilan: Asyifa Latief
Tempat, tanggal lahir: Bandung, 20 September 1988
Pendidikan: Lulusan Universitas Pelita Harapan, jurusan Ilmu Komunikasi

Prestasi:
- Dinobatkan sebagai Miss Indonesia 2010
- Mewakili Indonesia dalam ajang Miss World 2010 di China
- Aktif di bidang sosial, modeling, dan public speaking

Karier dan Masa Sekolah
Setelah memenangkan Miss Indonesia 2010, Asyifa Latief aktif di dunia hiburan, menjadi pembicara publik, model, dan sempat tampil dalam berbagai acara televisi. Ia juga dikenal sebagai sosok yang peduli terhadap isu sosial dan pemberdayaan perempuan.

Masa-masa sekolah Asyifa Syafningdyah Putrambami Latief (Asyifa Latief) adalah sebagai berikut. 

Pendidikan Dasar hingga Menengah
Asyifa menjalani pendidikan dasar dan menengah di Bandung, kota kelahirannya. Ia dikenal sebagai siswi yang aktif dan berprestasi, terutama dalam kegiatan akademik dan ekstrakurikuler. Sejak kecil, Asyifa menunjukkan minat pada dunia public speaking, modeling, dan organisasi, yang kelak mendukung kariernya di dunia pageant.

baca juga

Pendidikan Tinggi
Asyifa melanjutkan kuliah di Universitas Pelita Harapan (UPH), mengambil jurusan Ilmu Komunikasi. Di bangku kuliah, ia aktif dalam kegiatan kampus, termasuk debat, presentasi, dan kegiatan sosial.

Rekan-rekan Asyifa yang mengenal Asyifa sejak sekolah mengenalnya sebagai pribadi cerdas, percaya diri, dan komunikatif, dengan kepedulian tinggi terhadap sesama. Citra ini menguatkan posisinya saat mengikuti pemilihan Miss Indonesia 2010.

Ringkasan Perkembangan Kasus Korupsi Tata Kelola Minyak Mentah 2018-2023

Kasus dugaan korupsi tata kelola minyak mentah Indonesia periode 2018–2023 saat ini ditangani oleh Kejaksaan Agung Republik Indonesia (Kejagung RI) – Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus). Latar belakang kasus dimulai dari dugaan korupsi berkaitan dengan pengelolaan dan penjualan minyak mentah serta kondensat bagian negara yang dilakukan oleh pihak swasta bekerja sama dengan pejabat tertentu. Penjualan dilakukan tidak sesuai mekanisme resmi, diduga menyebabkan kerugian negara hingga triliunan rupiah. Ringkasnya, berikut kronologi perkembangan kasus korupsi tata kelola minyak mentah 2018-2023. 

1. Awal Penyidikan (Februari 2024).
Kejagung membuka penyelidikan atas laporan dugaan penyimpangan dalam penjualan minyak mentah bagian negara oleh entitas tertentu.

2. Penetapan Tersangka (Maret–April 2025).

Sejumlah pejabat dan pengusaha mulai diperiksa. Beberapa tersangka sudah ditetapkan, termasuk dari kalangan pengusaha minyak dan mantan pejabat SKK Migas.
Disita dokumen, rekening, dan aset bernilai tinggi.

3. Pemanggilan Nama-Nama Terkait (April–Mei 2025).

Nama-nama publik seperti Asyifa Latief muncul dalam penyidikan, diduga terkait secara tidak langsung melalui kepemilikan atau keterlibatan di perusahaan. Hingga kini status hukum sebagian besar masih sebagai saksi.

4. Perkiraan Kerugian Negara

Perkiraan kerugian negara lebih dari Rp 5 triliun berdasarkan hasil audit internal dan perhitungan sementara dari BPKP. Modus utama adalah penjualan minyak negara di bawah harga pasar atau tanpa prosedur lelang resmi.

Kontributor : Mutaya Saroh

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Siapa Miss Indonesia 2010? Diduga Terima Aliran Dana dari Tersangka Korupsi Pertamina

Siapa Miss Indonesia 2010? Diduga Terima Aliran Dana dari Tersangka Korupsi Pertamina

Lifestyle | Sabtu, 03 Mei 2025 | 17:41 WIB

Hasil Proliga 2025: Nodai Comeback Megawati Hangestri, Jakarta Pertamina Enduro ke Grand Final

Hasil Proliga 2025: Nodai Comeback Megawati Hangestri, Jakarta Pertamina Enduro ke Grand Final

Sport | Jum'at, 02 Mei 2025 | 21:06 WIB

Ketua IKADIN Minta Opini Advokat di Luar Ruang Sidang Tak Dibatasi dalam RKUHAP

Ketua IKADIN Minta Opini Advokat di Luar Ruang Sidang Tak Dibatasi dalam RKUHAP

News | Jum'at, 02 Mei 2025 | 20:47 WIB

Pertamina Dorong Ketahanan Pangan Desa Lewat Program Desa Energi Berdikari

Pertamina Dorong Ketahanan Pangan Desa Lewat Program Desa Energi Berdikari

Bisnis | Jum'at, 02 Mei 2025 | 18:29 WIB

Prabowo Ultimatum Pejabat dan Birokrat: Jangan Selewengkan dan Korupsi Anggaran Rakyat!

Prabowo Ultimatum Pejabat dan Birokrat: Jangan Selewengkan dan Korupsi Anggaran Rakyat!

News | Jum'at, 02 Mei 2025 | 18:10 WIB

KSAL Minta Tunggakan BBM Rp 3,2 T Diputihkan, ICW Sebut BPK Perlu Audit dan KPK Harus Monitoring

KSAL Minta Tunggakan BBM Rp 3,2 T Diputihkan, ICW Sebut BPK Perlu Audit dan KPK Harus Monitoring

News | Jum'at, 02 Mei 2025 | 14:59 WIB

Terkini

ESDM Akui Tahan Ekspor Batu Bara Demi PLN, Masalah Pasokan PLTU Terungkap di Tengah Pemadaman

ESDM Akui Tahan Ekspor Batu Bara Demi PLN, Masalah Pasokan PLTU Terungkap di Tengah Pemadaman

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 20:10 WIB

Wujud Nyata Komitmen ESG, Pegadaian Gelar Khitanan Massal 2026 Bagi 500 Anak

Wujud Nyata Komitmen ESG, Pegadaian Gelar Khitanan Massal 2026 Bagi 500 Anak

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 19:33 WIB

Marak Transaksi Palsu di Tokopedia, Pemerintah Gregetan!

Marak Transaksi Palsu di Tokopedia, Pemerintah Gregetan!

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 19:00 WIB

Soal Laporan ke KPK, ITDC Klaim Tak Punya Wewenang Atur Dana Relokasi Mandalika

Soal Laporan ke KPK, ITDC Klaim Tak Punya Wewenang Atur Dana Relokasi Mandalika

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:15 WIB

Menkeu Purbaya Legalkan Pencucian Uang Lewat Patriot Bond?

Menkeu Purbaya Legalkan Pencucian Uang Lewat Patriot Bond?

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:13 WIB

Investor Asing Masih Asik Jual Saham di RI, BMRI dan DSSA Jadi Incaran

Investor Asing Masih Asik Jual Saham di RI, BMRI dan DSSA Jadi Incaran

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:07 WIB

Lahan Meikarta Bakal jadi Aset Negara? Maruarar Segera Urus Legalitas

Lahan Meikarta Bakal jadi Aset Negara? Maruarar Segera Urus Legalitas

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 17:55 WIB

Terungkap! Dua PLTU Raksasa di Cilacap Sempat Bermasalah, Jadi Pemicu Pemadaman Bergilir di Jawa

Terungkap! Dua PLTU Raksasa di Cilacap Sempat Bermasalah, Jadi Pemicu Pemadaman Bergilir di Jawa

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 17:45 WIB

Listrik Pulau Jawa Gelap Gulita, Siapa yang Bertanggung Jawab?

Listrik Pulau Jawa Gelap Gulita, Siapa yang Bertanggung Jawab?

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:56 WIB

Pupuk Indonesia Tembus Australia, Ekspor Urea 250 Ribu Ton Dikebut hingga Akhir 2026

Pupuk Indonesia Tembus Australia, Ekspor Urea 250 Ribu Ton Dikebut hingga Akhir 2026

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:14 WIB