Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.799.000
Beli Rp2.670.000
IHSG 6.723,320
LQ45 657,880
Srikehati 323,518
JII 437,887
USD/IDR 17.492

Utang Menggunung, Perusahaan Obat Diet Ini Umumkan Bangkrut

Iwan Supriyatna | Rina Anggraeni | Suara.com

Rabu, 07 Mei 2025 | 07:43 WIB
Utang Menggunung, Perusahaan Obat Diet Ini Umumkan Bangkrut
Utang menggunung, perusahaan obat diet ini umumkan bangkrut

Suara.com - WeightWatchers, perusahaan berusia 62 tahun yang merevolusi diet bagi jutaan orang di seluruh dunia, telah mengajukan kebangkrutan. Perusahaan tersebut mengumumkan pada hari Selasa bahwa mereka telah memasuki fase terakhir dalam memperkuat posisi keuangannya.

Perusahaan tersebut, yang sekarang dikenal sebagai WW International, telah berjuang dengan utang sekitar 1,5 miliar dollar AS dan telah gagal mengimbangi pilihan penurunan berat badan yang lebih mudah, termasuk obat GLP-1 seperti Ozempic, yang menghitung poin dan kalori secara berlebihan.

Padahal mereka dikenal dalam meningkatkan fleksibilitas investasi serta inisiatif pertumbuhan strategisnya, dan melayani jutaan anggotanya di seluruh dunia dengan lebih baik. Selama proses kebangkrutan, sejumlah besar utangnya akan dihapuskan, dan perusahaan tersebut berharap untuk bangkit dalam waktu sekitar 40 hari sebagai perusahaan yang diperdagangkan secara publik. Operasional untuk para anggotanya akan terus berjalan seperti biasa.

"Tindakan tegas yang kami ambil hari ini, dengan dukungan luar biasa dari para pemberi pinjaman dan pemegang obligasi, akan memberi kami fleksibilitas untuk mempercepat inovasi, berinvestasi kembali pada anggota kami, dan memimpin dengan penuh otoritas dalam lanskap manajemen berat badan yang berkembang pesat," kata CEO Tara Comonte dalam sebuah rilis dilansir CNN International,  Rabu (7/5/2025).

WW International mengalami beberapa tahun yang sulit setelah rencana pemulihan dari mantan CEO-nya, Sima Sistani, gagal. Ia dipaksa keluar dari jabatannya pada September 2024 setelah menjabat selama dua setengah tahun. Sistani membeli platform telehealth yang menghubungkan pasien dengan dokter yang dapat meresepkan obat penurun berat badan dan diabetes, yang merupakan perubahan radikal untuk layanan yang terkenal karena pertemuan langsung dan kontrol porsi. Namun, perubahan itu tidak berhasil, dan sahamnya anjlok.

Sistani digantikan oleh Comonte, mantan kepala keuangan di jaringan makanan cepat saji Shake Shack. Rilis pendapatan terbarunya pada bulan Februari mengungkapkan penurunan 12% dalam jumlah anggota dan pembayaran bunga utang sebesar 100 juta dollar AS merupakan beban berkelanjutan yang signifikan bagi perusahaan.

Terlebih, WW kembali terpukul tahun lalu ketika investor bintang Oprah Winfrey mengumumkan bahwa ia akan meninggalkan dewan perusahaan setelah hampir satu dekade memegang posisi tersebut dan menyumbangkan semua sahamnya ke sebuah museum.

Mantan pembawa acara bincang-bincang itu memuji program tersebut karena membantu menurunkan berat badan 40 pon pada tahun 2016 tetapi kemudian mengungkapkan bahwa ia juga telah menggunakan obat penurun berat badan yang tidak disebutkan namanya untuk menurunkan berat badan lebih banyak.

"WeightWatchers sekarang menjalankan bisnis sebagai perusahaan kesehatan berat badan yang juga memberikan obat-obatan untuk berat badan. Saya tidak ingin terlihat seperti ada konflik apa pun," bebernya.

Sebagai informasi, perusahaan ini didirikan pada tahun 1963 oleh Jean Nidetch, seorang yang menggambarkan dirinya sebagai "ibu rumah tangga yang kelebihan berat badan yang terobsesi dengan kue" yang muak dengan diet dan pil yang sedang tren.

Ia mulai mengadakan pertemuan mingguan di rumahnya dengan teman-temannya untuk membahas kesulitan mereka dalam diet dan olahraga.

"Makan kompulsif adalah masalah emosional dan kami menggunakan pendekatan emosional untuk solusinya. Berpegang pada filosofinya yaitu pilihan, bukan kebetulan, yang menentukan takdir Anda," kata Nidetch kepada majalah Time pada tahun 1972, "dan

Sebagian dari keberhasilannya dapat dikaitkan dengan sistem poinnya, di mana satu angka mewakili kalori, lemak jenuh, gula, dan protein dari setiap makanan dan minuman. Perusahaan tersebut memiliki 3,3 juta pelanggan pada akhir tahun 2024. Saham WW telah berubah menjadi saham penny, jauh berbeda dari saat diperdagangkan pada puncaknya di sekitar 100 dollar AS pada tahun 2018.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kadin China Protes Kenaikan Pajak RI, Purbaya: Kami Mementingkan Kepentingan Negara Kita

Kadin China Protes Kenaikan Pajak RI, Purbaya: Kami Mementingkan Kepentingan Negara Kita

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 18:24 WIB

Purbaya Siapkan Stimulus Baru di Q2 2026, Ada Insentif Mobil Listrik hingga Pendanaan Industri

Purbaya Siapkan Stimulus Baru di Q2 2026, Ada Insentif Mobil Listrik hingga Pendanaan Industri

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 17:30 WIB

Purbaya Pamer Satgas Debottlenecking Kantongi Investasi 30 Miliar USD

Purbaya Pamer Satgas Debottlenecking Kantongi Investasi 30 Miliar USD

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 17:09 WIB

Purbaya Ramal Perang AS vs Iran Berakhir September 2026

Purbaya Ramal Perang AS vs Iran Berakhir September 2026

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:58 WIB

Sempat Tolak, Ini Alasan Purbaya Akhirnya Kasih Insentif Mobil Listrik

Sempat Tolak, Ini Alasan Purbaya Akhirnya Kasih Insentif Mobil Listrik

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:48 WIB

Purbaya Rombak Pejabat DJP usai Heboh Kasus Restitusi Pajak

Purbaya Rombak Pejabat DJP usai Heboh Kasus Restitusi Pajak

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 12:15 WIB

Gontor dan Jago Syariah Kolaborasi Edukasi Finansial untuk Santri

Gontor dan Jago Syariah Kolaborasi Edukasi Finansial untuk Santri

Foto | Selasa, 12 Mei 2026 | 16:50 WIB

Purbaya Klaim Program MBG hingga Kopdes Merah Putih Mulai Dorong Pertumbuhan Ekonomi

Purbaya Klaim Program MBG hingga Kopdes Merah Putih Mulai Dorong Pertumbuhan Ekonomi

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 21:08 WIB

GIAA Lapor: Kinerja Menguat di 3 Bulan Pertama 2026, Rugi Bersih Dipangkas 45 Persen

GIAA Lapor: Kinerja Menguat di 3 Bulan Pertama 2026, Rugi Bersih Dipangkas 45 Persen

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:08 WIB

Purbaya Temui Bahlil Siapkan Swasembada Energi dan Listrik Desa

Purbaya Temui Bahlil Siapkan Swasembada Energi dan Listrik Desa

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 16:13 WIB

Terkini

Kontribusi PDB Tembus Rp 8.573 T, Kenapa Setoran Pajak UMKM Masih Kecil?

Kontribusi PDB Tembus Rp 8.573 T, Kenapa Setoran Pajak UMKM Masih Kecil?

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 09:10 WIB

Harga Emas Antam Anjlok Hari Ini, Dibanderol Rp 2.819.000/Gram

Harga Emas Antam Anjlok Hari Ini, Dibanderol Rp 2.819.000/Gram

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 09:09 WIB

Aktivitas Selat Hormuz Masih Seret, Harga Minyak Brent Tembus 106 Dolar AS

Aktivitas Selat Hormuz Masih Seret, Harga Minyak Brent Tembus 106 Dolar AS

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 09:05 WIB

Membaca Peluang di Tengah Ketidakpastian, Properti Tetap Jadi Instrumen Investasi Paling Relevan

Membaca Peluang di Tengah Ketidakpastian, Properti Tetap Jadi Instrumen Investasi Paling Relevan

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 09:00 WIB

Waspada, Ekonomi Indonesia Bakal Dihantam Tekanan Global

Waspada, Ekonomi Indonesia Bakal Dihantam Tekanan Global

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 08:44 WIB

Bank Indonesia Perkuat Pengendalian Inflasi Demi Jaga Harga Bahan Pokok Tidak Naik

Bank Indonesia Perkuat Pengendalian Inflasi Demi Jaga Harga Bahan Pokok Tidak Naik

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 08:13 WIB

OJK Perkuat Kepastian Hukum Demi Jaga Penyaluran Kredit

OJK Perkuat Kepastian Hukum Demi Jaga Penyaluran Kredit

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 07:23 WIB

BRI Consumer Expo 2026 Hadirkan Solusi Finansial Lengkap di Jakarta

BRI Consumer Expo 2026 Hadirkan Solusi Finansial Lengkap di Jakarta

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 18:34 WIB

Kadin China Protes Kenaikan Pajak RI, Purbaya: Kami Mementingkan Kepentingan Negara Kita

Kadin China Protes Kenaikan Pajak RI, Purbaya: Kami Mementingkan Kepentingan Negara Kita

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 18:24 WIB

Purbaya Siapkan Stimulus Baru di Q2 2026, Ada Insentif Mobil Listrik hingga Pendanaan Industri

Purbaya Siapkan Stimulus Baru di Q2 2026, Ada Insentif Mobil Listrik hingga Pendanaan Industri

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 17:30 WIB