Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Bursa Saham AS Tertekan Gegara Ulah Trump, IHSG Dibayangi Aksi Jual Asing

M Nurhadi | Suara.com

Rabu, 07 Mei 2025 | 08:35 WIB
Bursa Saham AS Tertekan Gegara Ulah Trump, IHSG Dibayangi Aksi Jual Asing
Sebagai ilustrasi [ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/wsj].

Suara.com - Tekanan kembali menghantam bursa saham Wall Street pada perdagangan Selasa (6/5/2025) (Rabu pagi, waktu WIB), melanjutkan tren pelemahan yang mencerminkan kekhawatiran mendalam di kalangan investor terkait prospek kesepakatan dagang internasional.

Ketidakjelasan arah kebijakan perdagangan, terutama setelah pernyataan terbaru dari mantan Presiden AS Donald Trump, menjadi sentimen negatif yang membebani kinerja indeks-indeks utama.

Indeks Dow Jones Industrial Average mencatatkan penurunan signifikan sebesar 0,95%, diikuti oleh S&P 500 yang terkoreksi 0,77%, dan Nasdaq Composite yang melemah sebesar 0,87%. Penurunan ini meluas ke berbagai sektor, termasuk saham-saham unggulan seperti Tesla yang turun 1,8% dan raksasa keuangan Goldman Sachs yang juga mengalami penurunan serupa.

Bahkan, saham-saham teknologi dengan kapitalisasi pasar besar seperti Nvidia dan Meta Platforms turut terseret arus pelemahan.

Sorotan pasar tertuju pada pertemuan antara mantan Presiden Trump dengan Perdana Menteri Kanada Mark Carney pada Selasa sore waktu setempat. Pertemuan ini merupakan yang pertama sejak Carney menduduki kursi perdana menteri awal tahun ini.

Namun, alih-alih memberikan sinyal positif mengenai kemajuan negosiasi dagang, Trump justru melontarkan pernyataan yang ambigu. Ia mengatakan bahwa Amerika Serikat "tidak harus menandatangani kesepakatan," sebuah retorika yang bertolak belakang dengan pernyataan Menteri Keuangan AS Scott Bessent sebelumnya.

Sebelumnya, pada Senin (5/5), Bessent menyatakan optimismenya bahwa AS sudah sangat dekat untuk mencapai beberapa kesepakatan dagang.

Pernyataan ini sejalan dengan ucapan Trump sehari sebelumnya yang mengindikasikan bahwa kesepakatan berpotensi tercapai dalam waktu dekat. Bahkan, Bessent dalam rapat dengan komite anggaran DPR AS mengungkapkan keyakinannya bahwa "sekitar 97-98% defisit perdagangan kita hanya dengan 15 negara. Saya akan terkejut jika kita tidak menyelesaikan 80-90% dari kesepakatan itu akhir tahun ini, bahkan mungkin lebih cepat." Kontradiksi antara pernyataan Trump dan Bessent ini justru semakin memperdalam ketidakpastian di kalangan pelaku pasar mengenai arah kebijakan perdagangan AS.

Bursa Asia Bervariasi di Tengah Libur dan Sentimen Regional

Pergerakan pasar saham di kawasan Asia menunjukkan variasi pada perdagangan Selasa (6/5). Sebagian bursa masih melanjutkan libur pasca Hari Buruh, sementara beberapa lainnya mencatatkan pergerakan yang beragam. Indeks Hang Seng Hong Kong berhasil menguat sebesar 0,70%, dan indeks Taiex Taiwan mengalami penurunan tipis sebesar 0,05%. Di Australia, indeks ASX 200 juga terkoreksi tipis sebesar 0,08%. Sementara itu, indeks FTSE Straits Times Singapura naik tipis 0,04% dan FTSE Malaysia turun 0,39%.

Di tengah dinamika pasar Asia, tersiar kabar bahwa India telah mengusulkan penghapusan tarif (tarif nol) untuk produk baja, komponen otomotif, dan farmasi secara timbal balik dengan batasan volume impor tertentu. Di sisi lain, Malaysia pada Senin (5/5) mengumumkan bahwa Washington telah menyetujui pembicaraan lebih lanjut terkait potensi penurunan tarif perdagangan antara kedua negara.

Pasar saham China kembali aktif diperdagangkan setelah libur panjang Hari Buruh, di tengah harapan adanya penyelesaian sengketa perdagangan dengan Amerika Serikat setelah kedua negara saling memberlakukan tarif balasan. Namun, data ekonomi terbaru dari China menunjukkan adanya perlambatan pada sektor jasa, di mana indeks manajer pembelian (PMI) jasa Caixin China turun menjadi 50,7 pada bulan April, lebih rendah dibandingkan angka 51,9 pada bulan sebelumnya. Sementara itu, bursa saham Jepang dan Korea Selatan masih tutup karena hari libur umum.

IHSG Berpotensi Lanjutkan Penguatan Meski Dibayangi Aksi Jual Asing

Di tengah gejolak yang melanda Wall Street dan variasi pergerakan di bursa Asia, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) justru menunjukkan tren yang menarik. Pada penutupan perdagangan sebelumnya, IHSG berhasil mencatatkan kenaikan yang cukup signifikan sebesar 0,97%.

Namun, kenaikan ini kembali diiringi oleh aksi jual bersih (net sell) oleh investor asing yang mencapai sekitar Rp141 miliar. Saham-saham dengan nilai penjualan bersih asing terbesar meliputi ASII, CUAN, BBNI, BMRI, dan MBMA.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

IHSG Bersiap Uji ke Level 7.000, Meski Dihantui Tekanan Perekonomian yang Melambat

IHSG Bersiap Uji ke Level 7.000, Meski Dihantui Tekanan Perekonomian yang Melambat

Bisnis | Rabu, 07 Mei 2025 | 08:27 WIB

Boy Thohir Borong 46,8 Juta Lembar Saham MBMA

Boy Thohir Borong 46,8 Juta Lembar Saham MBMA

Bisnis | Rabu, 07 Mei 2025 | 06:00 WIB

IHSG Terus Melesat Tembus Level 6.898 Hari Ini, Berikut Saham Pendorongnya

IHSG Terus Melesat Tembus Level 6.898 Hari Ini, Berikut Saham Pendorongnya

Bisnis | Selasa, 06 Mei 2025 | 16:38 WIB

IHSG Terus Perkasa di Pembukaan Pedagangan Hari Ini, Simak Saham Pendorongnya

IHSG Terus Perkasa di Pembukaan Pedagangan Hari Ini, Simak Saham Pendorongnya

Bisnis | Selasa, 06 Mei 2025 | 09:14 WIB

Pertumbuhan Ekonomi Melambat, IHSG Tetap Perkasa? Ini Kata Analis

Pertumbuhan Ekonomi Melambat, IHSG Tetap Perkasa? Ini Kata Analis

Bisnis | Selasa, 06 Mei 2025 | 07:36 WIB

IHSG Diprediksi Melemah Tipis Hari Ini, Bursa Asing Mayoritas Terkoreksi

IHSG Diprediksi Melemah Tipis Hari Ini, Bursa Asing Mayoritas Terkoreksi

Bisnis | Selasa, 06 Mei 2025 | 07:16 WIB

Terkini

Purbaya Klaim Program MBG hingga Kopdes Merah Putih Mulai Dorong Pertumbuhan Ekonomi

Purbaya Klaim Program MBG hingga Kopdes Merah Putih Mulai Dorong Pertumbuhan Ekonomi

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 21:08 WIB

Bukan Cuma di Indonesia, MSCI Juga Bersih-bersih Indeks yang Berdampak ke Bursa Negara Lain

Bukan Cuma di Indonesia, MSCI Juga Bersih-bersih Indeks yang Berdampak ke Bursa Negara Lain

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 19:48 WIB

LPDB Koperasi Hadir di Pontianak, Dorong UMKM dan Koperasi Naik Kelas

LPDB Koperasi Hadir di Pontianak, Dorong UMKM dan Koperasi Naik Kelas

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 19:10 WIB

BI Jamin Uang Palsu Kini Lebih Mudah Dideteksi, Ini Ciri-cirinya

BI Jamin Uang Palsu Kini Lebih Mudah Dideteksi, Ini Ciri-cirinya

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 19:04 WIB

Solar yang Tersedia di SPBU Shell Berasal dari Pertamina

Solar yang Tersedia di SPBU Shell Berasal dari Pertamina

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:59 WIB

Pelemahan Rupiah Belum Beri Dampak pada Harga Pangan

Pelemahan Rupiah Belum Beri Dampak pada Harga Pangan

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:54 WIB

Perhatian! CNG Bukan Pengganti LPG 3 KG

Perhatian! CNG Bukan Pengganti LPG 3 KG

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:49 WIB

Ancaman Phishing Makin Brutal, Investor Mulai Pilih Sekuritas dengan Proteksi

Ancaman Phishing Makin Brutal, Investor Mulai Pilih Sekuritas dengan Proteksi

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:45 WIB

OJK Optimistis Banyak Emiten Indonesia Akan Masuk Index MSCI

OJK Optimistis Banyak Emiten Indonesia Akan Masuk Index MSCI

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:43 WIB

Pemerintah Gaspol Naikkan Kelas UMKM, Sertifikasi hingga HAKI Dipermudah

Pemerintah Gaspol Naikkan Kelas UMKM, Sertifikasi hingga HAKI Dipermudah

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:39 WIB