Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.969,396
LQ45 677,179
Srikehati 334,465
JII 451,232
USD/IDR 17.370

Bursa Saham AS Tertekan Gegara Ulah Trump, IHSG Dibayangi Aksi Jual Asing

M Nurhadi | Suara.com

Rabu, 07 Mei 2025 | 08:35 WIB
Bursa Saham AS Tertekan Gegara Ulah Trump, IHSG Dibayangi Aksi Jual Asing
Sebagai ilustrasi [ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/wsj].

Suara.com - Tekanan kembali menghantam bursa saham Wall Street pada perdagangan Selasa (6/5/2025) (Rabu pagi, waktu WIB), melanjutkan tren pelemahan yang mencerminkan kekhawatiran mendalam di kalangan investor terkait prospek kesepakatan dagang internasional.

Ketidakjelasan arah kebijakan perdagangan, terutama setelah pernyataan terbaru dari mantan Presiden AS Donald Trump, menjadi sentimen negatif yang membebani kinerja indeks-indeks utama.

Indeks Dow Jones Industrial Average mencatatkan penurunan signifikan sebesar 0,95%, diikuti oleh S&P 500 yang terkoreksi 0,77%, dan Nasdaq Composite yang melemah sebesar 0,87%. Penurunan ini meluas ke berbagai sektor, termasuk saham-saham unggulan seperti Tesla yang turun 1,8% dan raksasa keuangan Goldman Sachs yang juga mengalami penurunan serupa.

Bahkan, saham-saham teknologi dengan kapitalisasi pasar besar seperti Nvidia dan Meta Platforms turut terseret arus pelemahan.

Sorotan pasar tertuju pada pertemuan antara mantan Presiden Trump dengan Perdana Menteri Kanada Mark Carney pada Selasa sore waktu setempat. Pertemuan ini merupakan yang pertama sejak Carney menduduki kursi perdana menteri awal tahun ini.

Namun, alih-alih memberikan sinyal positif mengenai kemajuan negosiasi dagang, Trump justru melontarkan pernyataan yang ambigu. Ia mengatakan bahwa Amerika Serikat "tidak harus menandatangani kesepakatan," sebuah retorika yang bertolak belakang dengan pernyataan Menteri Keuangan AS Scott Bessent sebelumnya.

Sebelumnya, pada Senin (5/5), Bessent menyatakan optimismenya bahwa AS sudah sangat dekat untuk mencapai beberapa kesepakatan dagang.

Pernyataan ini sejalan dengan ucapan Trump sehari sebelumnya yang mengindikasikan bahwa kesepakatan berpotensi tercapai dalam waktu dekat. Bahkan, Bessent dalam rapat dengan komite anggaran DPR AS mengungkapkan keyakinannya bahwa "sekitar 97-98% defisit perdagangan kita hanya dengan 15 negara. Saya akan terkejut jika kita tidak menyelesaikan 80-90% dari kesepakatan itu akhir tahun ini, bahkan mungkin lebih cepat." Kontradiksi antara pernyataan Trump dan Bessent ini justru semakin memperdalam ketidakpastian di kalangan pelaku pasar mengenai arah kebijakan perdagangan AS.

Bursa Asia Bervariasi di Tengah Libur dan Sentimen Regional

Pergerakan pasar saham di kawasan Asia menunjukkan variasi pada perdagangan Selasa (6/5). Sebagian bursa masih melanjutkan libur pasca Hari Buruh, sementara beberapa lainnya mencatatkan pergerakan yang beragam. Indeks Hang Seng Hong Kong berhasil menguat sebesar 0,70%, dan indeks Taiex Taiwan mengalami penurunan tipis sebesar 0,05%. Di Australia, indeks ASX 200 juga terkoreksi tipis sebesar 0,08%. Sementara itu, indeks FTSE Straits Times Singapura naik tipis 0,04% dan FTSE Malaysia turun 0,39%.

Di tengah dinamika pasar Asia, tersiar kabar bahwa India telah mengusulkan penghapusan tarif (tarif nol) untuk produk baja, komponen otomotif, dan farmasi secara timbal balik dengan batasan volume impor tertentu. Di sisi lain, Malaysia pada Senin (5/5) mengumumkan bahwa Washington telah menyetujui pembicaraan lebih lanjut terkait potensi penurunan tarif perdagangan antara kedua negara.

Pasar saham China kembali aktif diperdagangkan setelah libur panjang Hari Buruh, di tengah harapan adanya penyelesaian sengketa perdagangan dengan Amerika Serikat setelah kedua negara saling memberlakukan tarif balasan. Namun, data ekonomi terbaru dari China menunjukkan adanya perlambatan pada sektor jasa, di mana indeks manajer pembelian (PMI) jasa Caixin China turun menjadi 50,7 pada bulan April, lebih rendah dibandingkan angka 51,9 pada bulan sebelumnya. Sementara itu, bursa saham Jepang dan Korea Selatan masih tutup karena hari libur umum.

IHSG Berpotensi Lanjutkan Penguatan Meski Dibayangi Aksi Jual Asing

Di tengah gejolak yang melanda Wall Street dan variasi pergerakan di bursa Asia, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) justru menunjukkan tren yang menarik. Pada penutupan perdagangan sebelumnya, IHSG berhasil mencatatkan kenaikan yang cukup signifikan sebesar 0,97%.

Namun, kenaikan ini kembali diiringi oleh aksi jual bersih (net sell) oleh investor asing yang mencapai sekitar Rp141 miliar. Saham-saham dengan nilai penjualan bersih asing terbesar meliputi ASII, CUAN, BBNI, BMRI, dan MBMA.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

IHSG Bersiap Uji ke Level 7.000, Meski Dihantui Tekanan Perekonomian yang Melambat

IHSG Bersiap Uji ke Level 7.000, Meski Dihantui Tekanan Perekonomian yang Melambat

Bisnis | Rabu, 07 Mei 2025 | 08:27 WIB

Boy Thohir Borong 46,8 Juta Lembar Saham MBMA

Boy Thohir Borong 46,8 Juta Lembar Saham MBMA

Bisnis | Rabu, 07 Mei 2025 | 06:00 WIB

IHSG Terus Melesat Tembus Level 6.898 Hari Ini, Berikut Saham Pendorongnya

IHSG Terus Melesat Tembus Level 6.898 Hari Ini, Berikut Saham Pendorongnya

Bisnis | Selasa, 06 Mei 2025 | 16:38 WIB

IHSG Terus Perkasa di Pembukaan Pedagangan Hari Ini, Simak Saham Pendorongnya

IHSG Terus Perkasa di Pembukaan Pedagangan Hari Ini, Simak Saham Pendorongnya

Bisnis | Selasa, 06 Mei 2025 | 09:14 WIB

Pertumbuhan Ekonomi Melambat, IHSG Tetap Perkasa? Ini Kata Analis

Pertumbuhan Ekonomi Melambat, IHSG Tetap Perkasa? Ini Kata Analis

Bisnis | Selasa, 06 Mei 2025 | 07:36 WIB

IHSG Diprediksi Melemah Tipis Hari Ini, Bursa Asing Mayoritas Terkoreksi

IHSG Diprediksi Melemah Tipis Hari Ini, Bursa Asing Mayoritas Terkoreksi

Bisnis | Selasa, 06 Mei 2025 | 07:16 WIB

Terkini

MBG Bisa Dijalankan Tanpa Ganggu Kondisi Fiskal, Begini Caranya

MBG Bisa Dijalankan Tanpa Ganggu Kondisi Fiskal, Begini Caranya

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 21:19 WIB

Asosiasi Bisnis RI - Filipina Resmi Terbentuk, Fokus Atasi Hambatan Dagang

Asosiasi Bisnis RI - Filipina Resmi Terbentuk, Fokus Atasi Hambatan Dagang

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 17:33 WIB

Apa itu Bond Stabilization Fund yang Mau Dikerahkan untuk Stabilkan Rupiah?

Apa itu Bond Stabilization Fund yang Mau Dikerahkan untuk Stabilkan Rupiah?

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 17:01 WIB

Kisah Bambang Jadi Agen BRILink Nomor 1 di Klaten, Dari Ngontrak hingga Antarkan Anak ke Jepang

Kisah Bambang Jadi Agen BRILink Nomor 1 di Klaten, Dari Ngontrak hingga Antarkan Anak ke Jepang

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 16:30 WIB

Dikuras untuk Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Capai Titik Terendah Sejak 2024

Dikuras untuk Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Capai Titik Terendah Sejak 2024

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 16:24 WIB

Langgar Aturan Penagihan, Indosaku Didenda OJK Rp875 Juta

Langgar Aturan Penagihan, Indosaku Didenda OJK Rp875 Juta

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:45 WIB

Sebut Beda Karakteristik, IMA Ragukan Skema Migas Diterapkan di Sektor Tambang

Sebut Beda Karakteristik, IMA Ragukan Skema Migas Diterapkan di Sektor Tambang

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:33 WIB

Dampingi Presiden Prabowo di KTT ASEAN, Bahlil Fokus Bahas Diversifikasi Energi

Dampingi Presiden Prabowo di KTT ASEAN, Bahlil Fokus Bahas Diversifikasi Energi

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 12:03 WIB

Dukung Ekonomi Rakyat, Pegadaian Hadirkan Solusi Keuangan Inklusif di Timor Leste

Dukung Ekonomi Rakyat, Pegadaian Hadirkan Solusi Keuangan Inklusif di Timor Leste

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 11:55 WIB

Harga Pangan Hari Ini Naik? Cabai Rawit Tembus Rp65 Ribu per Kg, Telur Ayam Rp31 Ribu

Harga Pangan Hari Ini Naik? Cabai Rawit Tembus Rp65 Ribu per Kg, Telur Ayam Rp31 Ribu

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 11:47 WIB