Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.185,783
LQ45 612,558
Srikehati 299,552
JII 369,759
USD/IDR 17.990

Nusron Ungkap Satu Keluarga Kuasai Tanah Seluas Dua Kali Jakarta, Ini Daftar 9 Raja Properti di RI

Mohammad Fadil Djailani

Rabu, 07 Mei 2025 | 12:54 WIB
Nusron Ungkap Satu Keluarga Kuasai Tanah Seluas Dua Kali Jakarta, Ini Daftar 9 Raja Properti di RI
Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid menyatakan Sertifikat Hak Milik (SHM) penghuni Cluster Setia Mekar Residence 2, Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, yang rumahnya digusur Pengadilan Negeri Cikarang pada 30 Januari 2025, masih sah. [Suara.com/Mae Harsa]

Suara.com - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nurson Wahid kembali membuka tabir gelap mengenai ketimpangan penguasaan lahan di Indonesia.

Nusron bilang ada satu sosok keluarga yang memiliki kekuasaan luar biasa atas lahan di Tanah Air, mencapai sekitar 1,8 juta hektar. Nusron pun menyindir dengan adanya situasi ini.

"Petani kecil di NTB (Nusa Tenggara Barat), termasuk warga Nahdlatul Wathan, mencari tanah satu atau dua hektar saja bisa berkonflik. Tapi ini, ada satu keluarga yang menguasai sampai 1,8 juta hektar, ini jelas ketimpangan struktural," tegas Nusron, dilansir dari laman resmi Kementerian ATR/BPN, Rabu (7/5/2025).

Tak hanya itu, Nusron juga mengungkap fakta lainnya yang menyebut dari total 170 juta hektar luas daratan Indonesia, 70 juta hektar di antaranya merupakan kawasan non-hutan. Dari luasan non-hutan tersebut, sekitar 46 persen atau 30 juta hektar ternyata dikuasai oleh hanya 60 keluarga besar pemilik korporasi.

Data ini bak bom waktu yang meledak, memperlihatkan betapa timpangnya distribusi kepemilikan lahan di negeri ini, di mana segelintir elite dengan kekuatan korporasi menggenggam sebagian besar sumber daya agraria.

Sayangnya Nusron belum secara terbuka menyebutkan nama-nama keluarga yang menguasai 1,8 juta hektar lahan tersebut, pernyataan ini sontak memicu spekulasi dan sorotan tajam dari berbagai pihak. Luas lahan sebesar itu setara dengan lebih dari dua kali luas Provinsi DKI Jakarta, sebuah gambaran betapa masifnya skala penguasaan tersebut.

Meski demikian dugaan kuat, keluarga dengan kepemilikan lahan raksasa ini memiliki gurita bisnis yang merambah berbagai sektor, mulai dari perkebunan kelapa sawit, pertambangan, kehutanan, hingga pengembangan properti. Penguasaan lahan yang begitu luas memberikan mereka kendali signifikan atas sumber daya alam dan berpotensi menciptakan monopoli atau oligopoli di sektor-sektor terkait.

Menyusul pengungkapan data mencengangkan ini, Suara.com mencoba merangkum daftar 9 raja properti terkaya di Indonesia yang memiliki landbank cukup luas.

Berikut adalah daftar 9 raja properti terkaya di Indonesia:

baca juga

1. Keluarga Ciputra (Ciputra Group)

Mewarisi visi almarhum Dr. (HC) Ir. Ciputra, keluarga Ciputra terus mengembangkan Ciputra Group menjadi salah satu pengembang properti terbesar dan paling terdiversifikasi di Indonesia. Dikenal dengan proyek-proyek skala kota (township) yang ikonik seperti Citraland, CitraRaya, dan Ciputra World, grup ini memiliki ribuan hektar lahan yang tersebar di berbagai kota besar di Indonesia hingga mancanegara.

Salah satu perusahaan yang dimilikinya adalah PT Ciputra Development Tbk (CTRA), berdasarkan data pada 2024 landbank CTRA mencapai 6.257 hektar, dengan landbank proyek sendiri sebesar 2,2 ribu hektar, sementara landbank proyek kerja sama operasional mencapai 4,06 ribu hektar.

Portofolio mereka mencakup perumahan, apartemen, pusat perbelanjaan, hotel, dan kawasan komersial. Meskipun nilai aset dan luas lahan pribadi anggota keluarga tidak terungkap, skala bisnis Ciputra Group mengindikasikan kepemilikan properti dengan nilai triliunan rupiah dan puluhan ribu hektar lahan secara kumulatif.

2. Keluarga Salim (Salim Group - Indofood CBP Sukses Makmur Tbk & PT Intiland Development Tbk)

Salim Group, konglomerasi raksasa yang dikenal dengan Indofood, juga memiliki jejak yang signifikan di sektor properti melalui PT Intiland Development Tbk. Meskipun properti bukan fokus utama grup, Intiland memiliki portofolio yang solid di Jakarta dan, Jawa tengah hingga Surabaya, termasuk proyek perumahan kelas atas, apartemen, kawasan industri, dan gedung perkantoran.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Nusron Wahid Ungkap Sosok Satu Keluarga Kuasai 1,8 Juta Hektar Tanah di Indonesia

Nusron Wahid Ungkap Sosok Satu Keluarga Kuasai 1,8 Juta Hektar Tanah di Indonesia

Bisnis | Rabu, 07 Mei 2025 | 10:42 WIB

Alih Fungsi Lahan di NTB Diperketat

Alih Fungsi Lahan di NTB Diperketat

News | Selasa, 06 Mei 2025 | 18:59 WIB

Haru Biru Kasim: Haji Tertua Malang Berangkat Tanpa Cinta Abadi

Haru Biru Kasim: Haji Tertua Malang Berangkat Tanpa Cinta Abadi

Video | Senin, 05 Mei 2025 | 21:15 WIB

Terkini

Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung

Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung

Jabar | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:50 WIB

Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua

Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua

Health | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:40 WIB

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:12 WIB

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:06 WIB

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Bogor | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:59 WIB

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:48 WIB

Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok

Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok

Jabar | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:47 WIB

140 Titik di Banten Darurat Air Bersih

140 Titik di Banten Darurat Air Bersih

Banten | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:37 WIB

Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon

Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon

Jatim | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:23 WIB

Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam

Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam

Jabar | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:22 WIB

×