Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

IHSG Diprediksi Tembus 7.000 Hari Ini, Pasar Saham AS Makin Merana

M Nurhadi | Suara.com

Kamis, 08 Mei 2025 | 07:56 WIB
IHSG Diprediksi Tembus 7.000 Hari Ini, Pasar Saham AS Makin Merana
Suasana perdagangan indeks harga saham gabungan (IHSG) di lantai Bursa Efek Indonesia (BEI). [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Sentimen negatif kembali menyelimuti bursa saham Wall Street pada perdagangan Selasa (6/5/2025) (Rabu untuk waktu WIB), dipicu oleh kekhawatiran pasar terhadap kelanjutan kesepakatan dagang internasional. Sementara itu, bursa Asia menunjukkan pergerakan yang beragam di tengah libur dan sentimen regional.

Di tengah ketidakpastian global, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) justru menunjukkan ketahanan dengan mencatatkan penguatan signifikan.

Indeks-indeks utama di Wall Street kembali terparkir di zona merah. Indeks Dow Jones Industrial Average (DJIA) mencatat penurunan sebesar 0,95%, diikuti oleh S&P 500 yang terkoreksi 0,77%, dan Nasdaq Composite yang melemah 0,87%. Pelemahan ini dipicu oleh pernyataan mantan Presiden AS Donald Trump terkait negosiasi dagang dengan Kanada.

Dalam pertemuan dengan PM Mark Carney, Trump menyatakan bahwa AS "tidak harus menandatangani kesepakatan," yang bertentangan dengan optimisme Menteri Keuangan AS Scott Bessent sebelumnya mengenai potensi kesepakatan dagang dalam waktu dekat. Penurunan ini juga menyeret saham-saham unggulan seperti Tesla dan Goldman Sachs yang masing-masing turun 1,8%, serta saham-saham teknologi raksasa seperti Nvidia dan Meta Platforms.

Di kawasan Asia, sebagian besar bursa masih tutup pasca libur Hari Buruh. Namun, beberapa bursa yang dibuka menunjukkan pergerakan yang bervariasi. Indeks Hang Seng Hong Kong berhasil mencatatkan kenaikan sebesar 0,70%, sementara indeks Taiex Taiwan turun tipis 0,05%.

Di Australia, indeks ASX 200 juga mengalami penurunan tipis sebesar 0,08%. Sebaliknya, indeks FTSE Straits Times Singapura naik tipis 0,04% dan FTSE Malaysia turun 0,39%. Sentimen di Asia juga diwarnai oleh usulan India mengenai tarif nol untuk produk baja, komponen otomotif, dan farmasi secara timbal balik dengan batasan impor tertentu, serta sinyal positif dari Malaysia terkait potensi pemotongan tarif oleh AS.

Pasar saham China kembali aktif diperdagangkan setelah libur panjang, di tengah harapan penyelesaian sengketa dagang dengan AS. Namun, data PMI jasa Caixin China menunjukkan penurunan menjadi 50,7 dari 51,9 pada bulan sebelumnya. Bursa saham Jepang dan Korea Selatan masih tutup karena libur umum.

Berbeda dengan tekanan yang dialami Wall Street, IHSG justru menunjukkan tren positif pada perdagangan kemarin. Setelah dibuka menguat, IHSG terus bergerak di zona hijau hingga penutupan sesi perdagangan. Berdasarkan data penutupan, IHSG berhasil mencatatkan kenaikan sebesar 0,97%. Namun, kenaikan ini kembali diiringi oleh aksi jual bersih (net sell) oleh investor asing yang tercatat sebesar Rp141 miliar. Saham-saham yang paling banyak dilepas oleh investor asing meliputi ASII, CUAN, BBNI, BMRI, dan MBMA.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, mayoritas sektor menunjukkan penguatan. Sektor barang baku menjadi pemimpin penguatan dengan kenaikan sebesar 2,72%, diikuti oleh sektor energi dan teknologi yang masing-masing naik sebesar 1,13% dan 0,96%.

Sementara itu, tiga sektor mengalami penurunan, dengan sektor industri mencatat penurunan terdalam sebesar 0,75%, diikuti oleh sektor transportasi & logistik dan infrastruktur yang masing-masing turun sebesar 0,41% dan 0,75%. Saham-saham yang mencatatkan kenaikan signifikan antara lain BATR, ISEA, AYLS, PNSE, dan HUMI. Di sisi lain, saham-saham yang mengalami penurunan terbesar adalah PPRI, IFII, NAYZ, LMPI, dan DGWG.

Total frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.471.027 kali transaksi dengan volume perdagangan mencapai 24,42 miliar lembar saham senilai Rp15,61 triliun. Secara keseluruhan, terdapat 314 saham yang mengalami kenaikan harga, 271 saham yang menurun, dan 214 saham yang tidak mengalami perubahan harga.

Dari dalam negeri, pemerintah Indonesia melalui Menteri Koordinator Bidang Perekonomian menyatakan komitmennya untuk terus mendorong pertumbuhan ekonomi pada kuartal II 2025. Kebijakan yang akan diterapkan berfokus pada penguatan daya beli masyarakat, pemberian stimulus ekonomi yang terarah, percepatan realisasi investasi, serta optimalisasi belanja negara.

Langkah-langkah ini diharapkan dapat menjaga momentum pertumbuhan ekonomi Indonesia di tengah ketidakpastian dan tantangan ekonomi global yang sedang berlangsung.

Secara teknikal, analis memperkirakan IHSG masih berpotensi untuk melanjutkan penguatan menuju level resistance psikologis di 7000, terutama jika berhasil menembus level resistance di 6900.

Level support IHSG diperkirakan berada di rentang 6800-6870. Meskipun demikian, para pelaku pasar tetap perlu mewaspadai sentimen negatif dari pasar global dan terus memantau perkembangan aliran dana asing di pasar domestik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Berakhir Menguat, IHSG Gagal Tembus Level 7.000 pada Hari Ini

Berakhir Menguat, IHSG Gagal Tembus Level 7.000 pada Hari Ini

Bisnis | Rabu, 07 Mei 2025 | 16:20 WIB

Dapat Guyuran Dividen Triliunan Rupiah, Danantara Bersiap Buyback Saham Bank BUMN

Dapat Guyuran Dividen Triliunan Rupiah, Danantara Bersiap Buyback Saham Bank BUMN

Bisnis | Rabu, 07 Mei 2025 | 14:31 WIB

IHSG Lanjutkan Reli Penguatan di Rabu Pagi, Hampir Tembus Level 7.000

IHSG Lanjutkan Reli Penguatan di Rabu Pagi, Hampir Tembus Level 7.000

Bisnis | Rabu, 07 Mei 2025 | 09:20 WIB

Bursa Saham AS Tertekan Gegara Ulah Trump, IHSG Dibayangi Aksi Jual Asing

Bursa Saham AS Tertekan Gegara Ulah Trump, IHSG Dibayangi Aksi Jual Asing

Bisnis | Rabu, 07 Mei 2025 | 08:35 WIB

IHSG Bersiap Uji ke Level 7.000, Meski Dihantui Tekanan Perekonomian yang Melambat

IHSG Bersiap Uji ke Level 7.000, Meski Dihantui Tekanan Perekonomian yang Melambat

Bisnis | Rabu, 07 Mei 2025 | 08:27 WIB

Boy Thohir Borong 46,8 Juta Lembar Saham MBMA

Boy Thohir Borong 46,8 Juta Lembar Saham MBMA

Bisnis | Rabu, 07 Mei 2025 | 06:00 WIB

Terkini

Purbaya Klaim Program MBG hingga Kopdes Merah Putih Mulai Dorong Pertumbuhan Ekonomi

Purbaya Klaim Program MBG hingga Kopdes Merah Putih Mulai Dorong Pertumbuhan Ekonomi

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 21:08 WIB

Bukan Cuma di Indonesia, MSCI Juga Bersih-bersih Indeks yang Berdampak ke Bursa Negara Lain

Bukan Cuma di Indonesia, MSCI Juga Bersih-bersih Indeks yang Berdampak ke Bursa Negara Lain

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 19:48 WIB

LPDB Koperasi Hadir di Pontianak, Dorong UMKM dan Koperasi Naik Kelas

LPDB Koperasi Hadir di Pontianak, Dorong UMKM dan Koperasi Naik Kelas

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 19:10 WIB

BI Jamin Uang Palsu Kini Lebih Mudah Dideteksi, Ini Ciri-cirinya

BI Jamin Uang Palsu Kini Lebih Mudah Dideteksi, Ini Ciri-cirinya

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 19:04 WIB

Solar yang Tersedia di SPBU Shell Berasal dari Pertamina

Solar yang Tersedia di SPBU Shell Berasal dari Pertamina

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:59 WIB

Pelemahan Rupiah Belum Beri Dampak pada Harga Pangan

Pelemahan Rupiah Belum Beri Dampak pada Harga Pangan

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:54 WIB

Perhatian! CNG Bukan Pengganti LPG 3 KG

Perhatian! CNG Bukan Pengganti LPG 3 KG

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:49 WIB

Ancaman Phishing Makin Brutal, Investor Mulai Pilih Sekuritas dengan Proteksi

Ancaman Phishing Makin Brutal, Investor Mulai Pilih Sekuritas dengan Proteksi

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:45 WIB

OJK Optimistis Banyak Emiten Indonesia Akan Masuk Index MSCI

OJK Optimistis Banyak Emiten Indonesia Akan Masuk Index MSCI

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:43 WIB

Pemerintah Gaspol Naikkan Kelas UMKM, Sertifikasi hingga HAKI Dipermudah

Pemerintah Gaspol Naikkan Kelas UMKM, Sertifikasi hingga HAKI Dipermudah

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:39 WIB