Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.599.000
Beli Rp2.485.000
IHSG 5.924,360
LQ45 589,254
Srikehati 291,550
JII 348,641
USD/IDR 18.064

IHSG Berbalik Rebound di Pembukaan Perdagangan Hari Ini

Achmad Fauzi

Jum'at, 09 Mei 2025 | 09:12 WIB
IHSG Berbalik Rebound di Pembukaan Perdagangan Hari Ini
Layar pergerakan harga saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta Selatan, Senin (30/5/2022). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), berbalik rebound pada pembukaan perdagangan Jumat, 9 Mei 2025. IHSG menguat menuju level 6.849.

Mengutip data RTI Business, hingga pukul 09.03 WIB, IHSG masih bertahan di zona hijau ke level 6.867 atau naik 40,12 poin, secara presentase naik 0,59 persen.

Pada perdagangan pada waktu itu, sebanyak 962,05 juta saham diperdagangkan dengan nilai transaksi sebesar Rp493,84 miliar, serta frekuensi sebanyak 81.888 kali.

Dalam perdagangan di waktu tersebut, sebanyak 225 saham bergerak naik, sedangkan 145 saham mengalami penurunan, dan 205 saham tidak mengalami pergerakan.

Di perdagangan hari ini, beberapa saham yang mengalami kenaikan sebagai penggerak IHSG diantaranya, CELO, CUAN, HEAL, OPMS, ISEA, GOTO, INTP, JATI, DKHH, ERAA, MPOW.

Sementara, saham-saham yang alami jeblok pada perdagangan hari ini diantaranya, PPRI, UNTD, SURI, AMAG, TUGU, AUTO, BEER, PNIN, HAJJ, LUCK.

Proyeksi Hari Ini

Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpeluang mengalami teknikal rebound pada perdagangan Jumat, 9 Mei 2025. Hal ini setelah pada hari sebelumnya mencatat penurunan cukup dalam sebesar 1,42 persen.

Tekanan jual asing yang masih tinggi, dengan nilai net sell mencapai sekitar Rp906 miliar, menjadi faktor utama penekan pergerakan indeks.

baca juga
Wartawan memotret di dekat monitor pergerakan harga saham di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (23/10). [Suara.com/Arya Manggala]
Wartawan memotret di dekat monitor pergerakan harga saham di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (23/10). [Suara.com/Arya Manggala]

Namun, adanya sentimen positif dari pasar global, termasuk kesepakatan dagang antara Amerika Serikat dan Inggris serta kebijakan terbaru dari The Fed, memberikan ruang pemulihan terbuka bagi IHSG selama mampu bertahan pada level support teknikal yang krusial.

"IHSG hari ini masih berpotensi mengalami teknikal rebound sepanjang mampu bertahan di atas area support 6800,” ujar Fanny Suherman, CFP, Head of Retail Research BNI Sekuritas dalam riset hariannya, Jumat (9/5/2025).

"Level support kunci IHSG berada pada rentang 6.770–6.800, sementara resistance terdekat berada pada area 6.850–6.925. Selama tekanan jual asing mulai mereda dan tidak terjadi penembusan support tersebut, maka potensi pemulihan cukup realistis dalam jangka pendek," sambung dia.

Pasar saham global menunjukkan penguatan signifikan pada perdagangan Kamis, 8 Mei 2025 waktu setempat. Indeks utama di Wall Street ditutup menguat, didorong oleh pengumuman Presiden AS Donald Trump terkait kerangka awal kesepakatan dagang dengan Inggris.

Dalam pernyataannya, Trump menegaskan bahwa kesepakatan tersebut akan menjadi perjanjian dagang besar pertama sejak AS secara sepihak menerapkan tarif pre-emptive terhadap sejumlah negara pada awal tahun 2025.

"Beberapa negara akan dikenakan tarif jauh lebih tinggi karena mereka memiliki surplus dagang besar," ujar Trump. Ia menambahkan bahwa “detail akhir sedang dirampungkan. Dalam beberapa minggu ke depan semuanya akan final.” Pernyataan ini disambut baik oleh pelaku pasar yang melihatnya sebagai sinyal stabilitas dan arah kebijakan dagang yang lebih jelas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Setelah Terkoreksi IHSG Bisa Kembali Bangkit Hari Ini, Cek Saham-saham Pilihan

Setelah Terkoreksi IHSG Bisa Kembali Bangkit Hari Ini, Cek Saham-saham Pilihan

Bisnis | Jum'at, 09 Mei 2025 | 07:45 WIB

IHSG Tertekan, Kesepakatan Dagang AS-Inggris Picu Kenaikan Wall Street dan Pasar Asia

IHSG Tertekan, Kesepakatan Dagang AS-Inggris Picu Kenaikan Wall Street dan Pasar Asia

Bisnis | Jum'at, 09 Mei 2025 | 07:30 WIB

7 Rekomendasi Aplikasi Saham untuk Pemula, Investasi Jadi Mudah!

7 Rekomendasi Aplikasi Saham untuk Pemula, Investasi Jadi Mudah!

Bisnis | Jum'at, 09 Mei 2025 | 07:13 WIB

Terkini

Asing Lepas BBCA hingga GOTO, Net Sell Rp274,81 Miliar di Sesi I

Asing Lepas BBCA hingga GOTO, Net Sell Rp274,81 Miliar di Sesi I

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 13:14 WIB

IMF Pertahankan Target Ekonomi Indonesia, 'Lebih Baik' dari India dan Filipina

IMF Pertahankan Target Ekonomi Indonesia, 'Lebih Baik' dari India dan Filipina

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 13:04 WIB

IHSG Bertahan di Level 5.900-an pada Sesi I, RATU dan BRPT Jadi Pendorong

IHSG Bertahan di Level 5.900-an pada Sesi I, RATU dan BRPT Jadi Pendorong

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 13:02 WIB

Timnas Argentina Diguncang Skandal Pencucian Uang AFA, FBI Turun Tangan

Timnas Argentina Diguncang Skandal Pencucian Uang AFA, FBI Turun Tangan

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 12:38 WIB

Purbaya Tolak Perpanjang Tenor Dana SAL Rp 200 Triliun Milik Pemerintah ke Himbara

Purbaya Tolak Perpanjang Tenor Dana SAL Rp 200 Triliun Milik Pemerintah ke Himbara

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 12:28 WIB

Harga Emas Antam Anjlok, Rupiah Ikutan Koreksi Tajam: Apa Penyebabnya?

Harga Emas Antam Anjlok, Rupiah Ikutan Koreksi Tajam: Apa Penyebabnya?

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 12:19 WIB

Purbaya Ramal Defisit APBN 2026 Bengkak Jadi Rp 734,3 Triliun, Setara 2,85% PDB

Purbaya Ramal Defisit APBN 2026 Bengkak Jadi Rp 734,3 Triliun, Setara 2,85% PDB

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 12:02 WIB

Meski Labanya Ribuan Persen, Saham GGRM Belum Layak Dibeli

Meski Labanya Ribuan Persen, Saham GGRM Belum Layak Dibeli

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 11:51 WIB

Prabowo Minta yang Pesimistis Tinggalkan Indonesia, IKK Turun hingga IHSG Anjlok 32% YTD

Prabowo Minta yang Pesimistis Tinggalkan Indonesia, IKK Turun hingga IHSG Anjlok 32% YTD

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 11:25 WIB

Skandal KUR BNI, Kejati Ungkap Korupsi Rp41,48 Miliar Libatkan 900 Petani Fiktif

Skandal KUR BNI, Kejati Ungkap Korupsi Rp41,48 Miliar Libatkan 900 Petani Fiktif

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 11:10 WIB

×