Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.301,765
LQ45 627,165
Srikehati 306,330
JII 376,355
USD/IDR 17.877

Harga Bitcoin Kembali Tembus US$100.000, Sentimen Trump-China Jadi Penentu

M Nurhadi

Sabtu, 10 Mei 2025 | 13:52 WIB
Harga Bitcoin Kembali Tembus US$100.000, Sentimen Trump-China Jadi Penentu
Ilustrasi Bitcoin. (Unsplash)

Suara.com - Harga Bitcoin (BTC) mencatatkan pencapaian gemilang dengan berhasil menembus level psikologis US$100.000. Kenaikan signifikan ini terjadi di tengah sentimen positif dari pasar keuangan global, yang salah satunya dipicu oleh pengumuman Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump terkait potensi kesepakatan dagang dengan Inggris dan sinyal pelonggaran tarif terhadap China.

Berdasarkan data dari CoinMarketcap pada Sabtu (10/5/2025) siang hari, Bitcoin terpantau mengalami kenaikan sebesar 0,17% dalam 24 jam terakhir, diperdagangkan pada kisaran US$103.118 atau setara dengan Rp1,69 miliar (dengan asumsi kurs saat ini). Kenaikan ini diyakini sebagian besar dipengaruhi oleh pernyataan Trump yang mengindikasikan pertimbangan untuk mengurangi tarif impor dari China jika pembicaraan dagang menunjukkan perkembangan yang substansial.

Sebelumnya, kebijakan tarif yang diterapkan oleh pemerintahan Trump sempat memberikan tekanan pada pasar mata uang kripto. Bitcoin bahkan mengalami penurunan lebih dari 32% dari level tertinggi sepanjang masanya, menyentuh angka US$75.000. Namun, sentimen pasar kini berbalik positif menyusul perkembangan terbaru dalam kebijakan perdagangan AS.

Bitcoin sebelumnya mencatatkan rekor tertinggi di US$109.241 pada bulan Januari. Momentum tersebut didorong oleh gelombang optimisme terhadap agenda pro-kripto Donald Trump. Presiden AS tersebut, yang dulunya dikenal skeptis terhadap industri aset digital, kini menunjukkan dukungan yang lebih antusias selama masa kampanyenya dan telah mendorong regulasi yang dianggap mendukung perkembangan sektor ini selama masa kepresidenannya.

Kinerja positif Bitcoin turut menyeret kenaikan pada sejumlah aset kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar lainnya. Ethereum (ETH) menjadi salah satu yang mencatatkan kenaikan paling signifikan, melonjak sebesar 18,88% dalam 24 jam terakhir dan menguat 24,81% dalam sepekan, mencapai harga US$2.270,04.

Bitcoin sendiri, setelah mencatatkan kenaikan 4,14% dalam 24 jam dan 7,72% dalam sepekan, terus menunjukkan momentum positif. Pergerakannya berhasil melampaui level US$100.000 dan mengincar level resistance potensial terdekat di US$105.000, terpantau pada grafik 1 menit pada pukul 14.30 WIB.

Dogecoin (DOGE), aset kripto yang seringkali dikaitkan dengan Elon Musk, juga menunjukkan tren penguatan. DOGE mencatatkan kenaikan positif sebesar 8,86% dalam 24 jam menjadi US$0,1965, dengan kenaikan mingguan mencapai 10,02%.

Solana (SOL) juga mengikuti tren positif dengan kenaikan sebesar 8,66% dalam 24 jam menjadi US$163,53, serta mencatatkan kenaikan 9,91% dalam sepekan.

Senada dengan aset kripto lainnya, XRP juga mengalami kenaikan sebesar 6,22% dalam 24 jam menjadi US$2,30, dan menguat 4,25% dalam sepekan.

baca juga

Sejumlah faktor pendukung telah mendorong kenaikan harga aset kripto belakangan ini. Secara umum, pergerakan aset kripto juga sejalan dengan aset berisiko lainnya seperti saham, seiring dengan meredanya volatilitas pasar yang signifikan pada bulan April akibat ketidakpastian tarif.

Kabar mengenai kesepakatan dagang antara Gedung Putih dan Inggris pada hari Selasa lalu juga memberikan dorongan positif bagi pasar, termasuk aset kripto. Kesepakatan ini dipandang sebagai sinyal positif yang dapat membantu meredakan ketidakpastian tarif yang terjadi bulan lalu dan memicu kembali selera risiko di kalangan investor.

Analis juga berpendapat bahwa gejolak perdagangan pada bulan April berpotensi memposisikan Bitcoin untuk naik lebih tinggi, karena tarif dapat mengurangi daya tarik aset safe haven tradisional seperti Dolar AS dan obligasi pemerintah AS.

Standard Chartered melaporkan bahwa arus dana masuk ke Exchange-Traded Funds (ETF) Bitcoin spot telah melonjak hingga US$5,3 miliar dalam tiga minggu terakhir, mengindikasikan peningkatan permintaan yang signifikan sejak pertengahan April.

Ilustrasi - Analisis Harga Bitcoin Terkini. [ANTARA/REUTERS/Dado Ruvic/Foto Dokumen]
Ilustrasi - Analisis Harga Bitcoin Terkini. [ANTARA/REUTERS/Dado Ruvic/Foto Dokumen]

Sementara itu, langkah yang diambil oleh negara bagian New Hampshire dan Arizona dalam memperkenalkan cadangan kripto pertama di AS juga memberikan sentimen positif bagi para bull kripto. Namun, menurut Zack Shapiro, Kepala Kebijakan di Bitcoin Policy Institute, dampak dari cadangan kripto negara bagian kemungkinan kecil dibandingkan dengan meningkatnya minat dari Wall Street.

Minat institusional dinilai turut mendorong kenaikan harga Bitcoin, dengan perusahaan-perusahaan yang terlibat dalam "perlombaan" untuk mengakuisisi kepemilikan yang signifikan. Standard Chartered mencatat bahwa MicroStrategy, salah satu perusahaan terdepan dalam upaya ini, kini mendanai rencana untuk membelanjakan US$84 miliar lagi untuk akuisisi Bitcoin.

Dengan mempertimbangkan faktor-faktor tersebut, kepala penelitian aset digital global di bank tersebut memperkirakan bahwa Bitcoin akan mencetak rekor tertinggi baru pada kuartal ini, bahkan menyebut target US$120.000 yang sebelumnya diprediksi mungkin terlalu rendah.

Meskipun demikian, beberapa pihak berpendapat bahwa meskipun kemajuan dalam perdagangan memberikan bahan bakar bagi kenaikan Bitcoin dalam jangka pendek, peningkatan volatilitas masih menjadi risiko bagi para trader karena ketidakpastian tarif yang masih tinggi.

"Ditambah lagi, saat ini, BTC rally dengan volume rendah, yang merupakan resep untuk volatilitas jangka pendek," ujar Puckrin, dikutip via Business Insider.

Sentimen positif pasar juga didukung oleh harapan akan kemajuan nyata dalam negosiasi dagang antara AS dan China yang dijadwalkan berlangsung pekan ini. Menteri Keuangan AS Scott Bessent dan Dinas Perdagangan AS Jamieson Greer dijadwalkan bertemu dengan Wakil Perdana Menteri China He Lifeng di Swiss untuk membahas tarif perdagangan.

Presiden Trump menyatakan bahwa jika pembicaraan berjalan dengan baik, ia bisa mempertimbangkan untuk menurunkan tarif 145% yang saat ini dikenakan pada banyak barang impor dari China.

"Bisa saja," kata Trump menjawab pertanyaan tentang kemungkinan tersebut, seperti yang dilaporkan oleh Bloomberg. "Maksud saya, kita lihat saja nanti. Saat ini (tarif) tidak bisa naik lebih tinggi lagi. Sekarang sudah mencapai 145%, jadi kami tahu itu akan turun. Saya pikir kami akan memiliki hubungan yang sangat baik."

Pasar keuangan secara keseluruhan menunjukkan respons positif pada hari Kamis, didorong oleh optimisme mengenai pembicaraan dengan China dan pengumuman terbaru Trump tentang kesepakatan dagang dengan Inggris.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mana Lebih Tinggi Transaksi Judol atau Kripto?

Mana Lebih Tinggi Transaksi Judol atau Kripto?

Bisnis | Sabtu, 10 Mei 2025 | 13:26 WIB

OJK Ungkap Jaringan Kripto Indonesia Terafiliasi Asing, Siapa Saja?

OJK Ungkap Jaringan Kripto Indonesia Terafiliasi Asing, Siapa Saja?

Bisnis | Sabtu, 10 Mei 2025 | 10:29 WIB

Pi Network Kini Mudah Diakses Lewat Bursa Kripto, Momentum Menuju Harga US$ 1?

Pi Network Kini Mudah Diakses Lewat Bursa Kripto, Momentum Menuju Harga US$ 1?

Bisnis | Sabtu, 10 Mei 2025 | 09:38 WIB

Harga Pi Network Tiba-tiba Melejit 12 Persen, Ini Pendorongnya

Harga Pi Network Tiba-tiba Melejit 12 Persen, Ini Pendorongnya

Bisnis | Jum'at, 09 Mei 2025 | 15:24 WIB

Robert Kiyosaki Sebut Bitcoin Bisa Jadi Penolong Masa Krisis Saat Perang Dagang

Robert Kiyosaki Sebut Bitcoin Bisa Jadi Penolong Masa Krisis Saat Perang Dagang

Bisnis | Jum'at, 09 Mei 2025 | 11:39 WIB

Orang Berbondong-bondong Antre, Benarkah World App Bisa Menghasilkan Uang?

Orang Berbondong-bondong Antre, Benarkah World App Bisa Menghasilkan Uang?

Tekno | Kamis, 08 Mei 2025 | 16:56 WIB

Terkini

Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang

Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang

Jabar | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:20 WIB

Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun

Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun

Bogor | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel

Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel

Sumsel | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan

Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan

Banten | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:06 WIB

Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan

Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan

Sumsel | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week

Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:42 WIB

Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?

Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:10 WIB

Filosofi Baru Oscar Bruzon Mulai Menggila, Pemain Bhayangkara FC Dipaksa Beradaptasi

Filosofi Baru Oscar Bruzon Mulai Menggila, Pemain Bhayangkara FC Dipaksa Beradaptasi

Bola | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 21:35 WIB

Polda DIY Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul

Polda DIY Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 21:04 WIB

Puji Target Defisit Turun di RAPBN 2027, Habib Idrus Tetap Minta Keberpihakan pada Usaha Kecil

Puji Target Defisit Turun di RAPBN 2027, Habib Idrus Tetap Minta Keberpihakan pada Usaha Kecil

Banten | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 21:04 WIB

×