Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Perusahaan Ini Sulap 25 Ton Limbah Logistik untuk Didaur Ulang

Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Selasa, 13 Mei 2025 | 13:11 WIB
Perusahaan Ini Sulap 25 Ton Limbah Logistik untuk Didaur Ulang
Ilustrasi. Lebih dari 25 ton limbah berhasil dikumpulkan dan didaur ulang demi menekan jejak karbon dan mengurangi dampak negatif terhadap bumi.

Suara.com - Perusahaan logistik PT Lion Express atau Lion Parcel secara aktif mendorong pengelolaan limbah logistik secara bertanggung jawab. Berdasarkan catatan hingga saat ini, lebih dari 25 ton limbah berhasil dikumpulkan dan didaur ulang demi menekan jejak karbon dan mengurangi dampak negatif terhadap bumi.

Langkah konkret ini bukan sekadar tren sesaat, melainkan bagian integral dari visi jangka panjang Lion Parcel.

"Bagi Lion Parcel ini bukan hanya sebuah kampanye, tetapi menjadi representasi dari semangat kami untuk memberi dampak positif bagi masyarakat dan lingkungan," kata Virtual CEO Lion Parcel, LIOLIO dikutip Selasa (13/5/2025).

Tidak hanya dari sisi pengiriman barang, tapi juga dari sisi nilai kemanusiaan dan solidaritas. Lion Parcel juga percaya bahwa kekuatan logistik dapat menjadi enabler kebaikan yang menghubungkan tidak hanya kota ke kota, tetapi juga nilai kemanusiaan ke seluruh penjuru negeri.

Sebagai perusahaan yang bergerak di bidang logistik, Lion Parcel menyadari betul bahwa kecepatan dan jaringan distribusi yang luas yang dimilikinya dapat menjadi instrumen penting untuk mempercepat penyaluran bantuan dan memperluas dampak sosial. Lebih dari sekadar mengantarkan paket dari satu titik ke titik lain, Lion Parcel melihat potensi jaringannya sebagai "jembatan kebaikan" yang menghubungkan uluran tangan dengan mereka yang membutuhkan.

Komitmen Lion Parcel terhadap keberlanjutan dan kepedulian sosial ini tidak hanya berhenti pada pengelolaan limbah. Perusahaan berjanji untuk terus memperluas jangkauan #LogistikBaik dan menjadikannya sebagai bagian yang tak terpisahkan dari budaya perusahaan. Dengan demikian, keberlanjutan dan kepedulian akan mewarnai setiap langkah perjalanan bisnis Lion Parcel di masa depan.

Upaya ini telah membuat perusahaan meraih penghargaan Indonesia Best CSR Awards 2025. Penghargaan ini diberikan atas komitmen Lion Parcel dalam menjalankan program tanggung jawab sosial dan keberlanjutan melalui kampanye #LogistikBaik.

Sebelumnya, Chief Marketing Officer Lion Parcel Kenny Kwanto menjelaskan, pada kuartal I 2025, Lion Parcel mencatatkan kinerja positif berkat optimalisasi strategi dan efisiensi operasional.

Tingginya aktivitas pengiriman barang ke berbagai wilayah di luar Jabodetabek juga menjadi faktor pendorong pertumbuhan positif perusahaan. Pengiriman Lion Parcel tercatat aktif hingga ke luar pulau, mencerminkan kepercayaan yang kuat dari pelanggan yang lebih luas di Indonesia.

Dari sisi perilaku pelanggan, layanan reguler REGPACK masih menjadi pilihan utama yang menunjukkan preferensi masyarakat terhadap layanan yang lebih rasional namun tetap mengutamakan keandalan. Sementara itu, komoditas fesyen juga terus mendominasi jenis pengiriman, menegaskan kepercayaan yang tinggi dari para pelaku usaha ritel dan UMKM terhadap Lion Parcel sebagai partner logistik mereka.

Selain itu Lion Parcel juga telah menyiapkan sejumlah rencana strategis untuk mendukung pertumbuhan dan peningkatan kualitas layanan ke depan.

Pertama, perluasan infrastruktur dan jaringan operasional, termasuk penambahan fasilitas gudang di beberapa kota strategis serta fasilitas pendukung lain seperti Regulated Agent (RA) untuk mempercepat proses distribusi dan meningkatkan efisiensi layanan di berbagai wilayah.

Kedua, perluasan jumlah agen ritel di seluruh Indonesia, untuk memudahkan pelanggan menjangkau layanan Lion Parcel. Ketiga, peningkatan pengalaman pelanggan di berbagai touch point untuk memastikan interaksi yang lebih responsif, konsisten, dan personal kepada pelanggan.

"Di tahun ini, Lion Parcel terus memfokuskan penguatan pada layanan COD Ongkir yang memberikan kemudahan bagi online seller dari sisi manajemen logistik," pungkas Kenny.

Pada periode Ramadan tahun lalu Lion Parcel mencatat terjadinya peningkatan tonase pengiriman hingga 40% pada periode Ramadan 2024 dibanding periode yang sama tahun sebelumnya. Adanya peningkatan ini seiring dengan tingginya belanja online untuk memenuhi kebutuhan puasa dan persiapan lebaran. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ledakan TPA Leuwigajah 2005 Jadi Motivasi Nasabah PNM Mekaar

Ledakan TPA Leuwigajah 2005 Jadi Motivasi Nasabah PNM Mekaar

Lifestyle | Jum'at, 09 Mei 2025 | 22:53 WIB

Kebutuhan Pangan Meningkat, Industri Rantai Dingin Terintegrasi Jadi Tulang Punggung Distribusi!

Kebutuhan Pangan Meningkat, Industri Rantai Dingin Terintegrasi Jadi Tulang Punggung Distribusi!

Bisnis | Kamis, 08 Mei 2025 | 10:44 WIB

KAI Logistik Realisasikan 86 Persen dari Target Pembukaan 50 Titik Layanan di 2025

KAI Logistik Realisasikan 86 Persen dari Target Pembukaan 50 Titik Layanan di 2025

Bisnis | Rabu, 07 Mei 2025 | 16:18 WIB

Terkini

Mendag Bertemu Perwakilan e-commerce Bahas Revisi Permendag Nomor 31 Tahun 2023

Mendag Bertemu Perwakilan e-commerce Bahas Revisi Permendag Nomor 31 Tahun 2023

Bisnis | Rabu, 27 Mei 2026 | 18:15 WIB

Investor Kripto Dinilai Sudah Matang dan Tak Cuma FOMO

Investor Kripto Dinilai Sudah Matang dan Tak Cuma FOMO

Bisnis | Rabu, 27 Mei 2026 | 17:15 WIB

Menkeu Optimistis Pendapatan Negara Capai Target, Coretax Dinilai Sudah Menunjukkan Hasil

Menkeu Optimistis Pendapatan Negara Capai Target, Coretax Dinilai Sudah Menunjukkan Hasil

Bisnis | Rabu, 27 Mei 2026 | 13:22 WIB

Menkeu Purbaya Heran Rupiah Melemah Terus: Enggak Masuk Akal

Menkeu Purbaya Heran Rupiah Melemah Terus: Enggak Masuk Akal

Bisnis | Rabu, 27 Mei 2026 | 12:32 WIB

Luhut Sebut Bea dan Cukai Tak Diperlukan Lagi, Purbaya Beri Jawaban

Luhut Sebut Bea dan Cukai Tak Diperlukan Lagi, Purbaya Beri Jawaban

Bisnis | Rabu, 27 Mei 2026 | 12:10 WIB

Harga BBM Subsidi Tak Naik, Kepercayaan Industri RI Langsung Melesat

Harga BBM Subsidi Tak Naik, Kepercayaan Industri RI Langsung Melesat

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:55 WIB

Di Tengah Lemahnya Rupiah, Kepercayaan Industri Naik ke Level 53,56

Di Tengah Lemahnya Rupiah, Kepercayaan Industri Naik ke Level 53,56

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:20 WIB

Infrastruktur Kompleks di Balik Layar: Mengapa Gangguan Platform Trading Sering Bikin Trader Panik?

Infrastruktur Kompleks di Balik Layar: Mengapa Gangguan Platform Trading Sering Bikin Trader Panik?

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:53 WIB

Investasi Digital China di RI Makin Marak, Apa Untung dan Ruginya?

Investasi Digital China di RI Makin Marak, Apa Untung dan Ruginya?

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:48 WIB

Begini Cara Ubah Data Karyawan Jadi Mesin Pertumbuhan Bisnis

Begini Cara Ubah Data Karyawan Jadi Mesin Pertumbuhan Bisnis

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:42 WIB