Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.785.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.130,190
LQ45 620,397
Srikehati 308,223
JII 381,928
USD/IDR 17.785

Terus Merosot, Pengamat Ungkap Ramalan Harga Emas Dunia

Achmad Fauzi

Selasa, 13 Mei 2025 | 16:22 WIB
Terus Merosot, Pengamat Ungkap Ramalan Harga Emas Dunia
Harga emas pegadaian hari ini (Freepik)

Suara.com - Harga emas dunia pada terus meluncur turun, tercatat telah menyentuh level USD 3.245 per troy ounce. Penurunan harga emas dunia ini diproyeksikan akan terus berlangsung.

Pengamat Pasar Uang Ibrahim Assuaibi mengatakan, harga emas masih menunjukkan tren penurunan dan berpotensi menembus level support berikutnya di USD 3.185 per troy ounce. Jika level tersebut jebol, maka harga emas dunia bisa mengarah ke level terendah secara teknikal di USD 3.150 per troy ounce.

"Kalau seandainya tembus di level USD 3.185 per troy ounce, ada kemungkinan besar support terakhir itu di USD 3.150. Itu level terendah kalau kita lihat secara teknikal,” ujar Ibrahim dalam keterangannya, Selasa (13/5/2025).

Ibrahim menjelaskan, penurunan harga emas saat ini disebabkan oleh sejumlah faktor global yang kompleks, mulai dari kebijakan suku bunga hingga ketegangan geopolitik.

Salah satu faktor utama adalah pernyataan dari Bank Sentral Amerika Serikat (The Fed) pada pekan lalu, yang mengindikasikan bahwa penurunan suku bunga masih akan tertunda cukup lama.

Hal ini terjadi di tengah tekanan politik yang meningkat, termasuk dari mantan Presiden Donald Trump, yang mengkritik keras kebijakan moneter tersebut.

Selain itu, perkembangan positif dalam tensi geopolitik juga turut menekan harga emas. Gencatan senjata antara India dan Pakistan yang dimediasi oleh Amerika Serikat dan PBB, serta kesepakatan dagang antara Amerika dan China yang menurunkan tarif impor masing-masing negara, menjadi katalis negatif bagi harga emas.

"Penurunan tarif impor dari kedua negara membuat The Fed semakin yakin untuk mempertahankan suku bunga tinggi, bahkan kemungkinan hingga 2025 tidak akan menurunkannya," kata Ibrahim.

Ilustrasi Emas Batangan. (pixabay.com)
Ilustrasi Emas Batangan. (pixabay.com)

Ia juga menyebut aksi profit-taking oleh para pelaku pasar besar (big player) turut mempercepat tekanan harga. Namun, aksi ini dinilai bersifat sementara, sambil menunggu memanasnya kembali konflik geopolitik di wilayah Eropa dan Timur Tengah.

Di Eropa, Rusia kembali melakukan serangan drone ke Ukraina setelah menolak ajakan damai dari Uni Eropa. Di Timur Tengah, ketegangan meningkat seiring dengan pernyataan Israel yang berniat menguasai penuh Jalur Gaza, yang memicu kecaman dari negara-negara Arab dan serangan balasan oleh kelompok Houthi.

Selain itu, belum adanya kepastian dari pertemuan antara Iran dan Amerika Serikat terkait program nuklir juga menambah ketidakpastian pasar. Iran bersikeras mempertahankan haknya untuk memperkaya uranium, sementara Amerika menuntut penghentian program tersebut.

Meski harga emas dunia tengah tertekan, Ibrahim tetap optimis terhadap prospek jangka menengah. Menurutnya, jika harga tidak menembus support di USD 3.150, emas berpeluang kembali menguat menuju USD 3.400.

"Investor besar saat ini tengah bersiap membeli kembali dari level terendah untuk mengincar rebound ke USD 3.400. Ini hanya tinggal menunggu momen yang tepat," kata dia.

Terus Merosot

Harga emas dunia terpantau bergerak melemah ke kisaran USD3.235 selama sesi awal perdagangan Asia pada hari Selasa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Emas Logam Mulia vs Emas Perhiasan: Pilih yang Mana di Tahun 2025?

Emas Logam Mulia vs Emas Perhiasan: Pilih yang Mana di Tahun 2025?

Bisnis | Selasa, 13 Mei 2025 | 14:01 WIB

Robert Kiyosaki Sebut Penabung Uang 'Pecundang', Banyak Orang Buru Emas Batangan

Robert Kiyosaki Sebut Penabung Uang 'Pecundang', Banyak Orang Buru Emas Batangan

Bisnis | Selasa, 13 Mei 2025 | 11:15 WIB

Harga Emas Antam Jatuh Dalam Kembali Dibanderol Rp1,8 Juta

Harga Emas Antam Jatuh Dalam Kembali Dibanderol Rp1,8 Juta

Bisnis | Selasa, 13 Mei 2025 | 09:41 WIB

Terkini

Pertamina Drilling dan Halliburton Indonesia Sepakat Jalin Kerja Sama Strategis

Pertamina Drilling dan Halliburton Indonesia Sepakat Jalin Kerja Sama Strategis

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 13:22 WIB

Investor Bitcoin Mulai Tinggalkan FOMO, Fokus ke Riset dan Strategi

Investor Bitcoin Mulai Tinggalkan FOMO, Fokus ke Riset dan Strategi

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 12:17 WIB

Insentif Kendaraan Listrik Mundur ke Juli, Kemenperin Klaim Investor Masih Optimistis

Insentif Kendaraan Listrik Mundur ke Juli, Kemenperin Klaim Investor Masih Optimistis

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 12:16 WIB

Penutupan Alfamart Dikaitkan dengan KDMP, Perang Ritel Mulai Terjadi?

Penutupan Alfamart Dikaitkan dengan KDMP, Perang Ritel Mulai Terjadi?

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 12:08 WIB

Bank Investasi China Berikan Pinjaman Rp71,5 Triliun untuk Indonesia, Mau Buat Apa?

Bank Investasi China Berikan Pinjaman Rp71,5 Triliun untuk Indonesia, Mau Buat Apa?

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:59 WIB

BUMN Dana Pensiun Perluas Bantuan Hunian ke Pensiunan

BUMN Dana Pensiun Perluas Bantuan Hunian ke Pensiunan

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:50 WIB

Pertamina Salurkan Lebih dari 4.400 Hewan Kurban untuk Masyarakat pada hari raya Iduladha 2026

Pertamina Salurkan Lebih dari 4.400 Hewan Kurban untuk Masyarakat pada hari raya Iduladha 2026

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:46 WIB

Investor Asing Bawa Kabur Dana Rp 3,96 Triliun dalam Dua Hari, BBCA Jadi Bulan-bulanan

Investor Asing Bawa Kabur Dana Rp 3,96 Triliun dalam Dua Hari, BBCA Jadi Bulan-bulanan

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:39 WIB

Rupiah Anjlok ke Rp17.870 Hari Ini, Cek Kurs Dolar AS di BCA, Mandiri, BRI, dan BNI

Rupiah Anjlok ke Rp17.870 Hari Ini, Cek Kurs Dolar AS di BCA, Mandiri, BRI, dan BNI

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:37 WIB

Cukai Tak Naik Jadi Angin Segar, Kinerja Industri Rokok Disebut Masih Tinggi

Cukai Tak Naik Jadi Angin Segar, Kinerja Industri Rokok Disebut Masih Tinggi

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:28 WIB