Harga Emas Antam Jatuh Dalam Kembali Dibanderol Rp1,8 Juta

Achmad Fauzi

Selasa, 13 Mei 2025 | 09:41 WIB
Harga Emas Antam Jatuh Dalam Kembali Dibanderol Rp1,8 Juta
Emas batangan di salah satu gerai Bank Syariah di Jakarta, Rabu (12/10).

Suara.com - Harga emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada hari Selasa, 13 Mei 2025 untuk ukuran satu dibanderol di harga Rp1.884.000 per gram.

Harga emas Antam itu jatuh lebih dalam sebesar Rp21.000 dibandingkan hari Senin, 12 Mei 2025 sebelumnya.

Sementara itu, harga Buyback (beli kembali) emas Antam dibanderol di harga Rp1.732.000 per gram.

Harga buyback itu juga anjlok Rp22.000 dibandingkan dengan harga buyback hari Senin kemarin.

Seperti dilansir dari laman resmi Logam Mulia Antam, berikut adalah harga emas antam pada hari ini:

  • Emas 0,5 gram Rp992.000
  • Emas 1 Gram Rp1.884.000
  • Emas 2 gram Rp3.708.000
  • Emas 3 gram Rp5.537.000
  • Emas 5 gram Rp9.195.000
  • Emas 10 gram Rp18.335.000
  • Emas 25 gram Rp45.712.000
  • Emas 50 gram Rp91.345.000
  • Emas 100 gram Rp182.612.000
  • Emas 250 gram Rp456.265.000
  • Emas 500 gram Rp913.320.000
  • Emas 1.000 gram Rp1.824.600.000

Harga Emas Dunia Terus Merosot

Harga emas dunia terpantau bergerak melemah ke kisaran USD3.235 selama sesi awal perdagangan Asia pada hari Selasa.

Seperti dilansir dari FXstreet, tekanan terhadap logam mulia ini terjadi seiring menguatnya Dolar AS (USD), meningkatnya imbal hasil obligasi AS, dan membaiknya sentimen pasar menyusul kesepakatan perdagangan antara Amerika Serikat dan Tiongkok.

Logam kuning yang biasanya menjadi pilihan investor sebagai aset safe haven terlihat tertekan di tengah penurunan ketegangan dagang antara dua ekonomi terbesar dunia. AS dan China dilaporkan mencapai kesepakatan sementara untuk mengurangi tarif yang telah memicu ketidakpastian global selama beberapa tahun terakhir.

baca juga
Harga Emas Antam Logam Mulia Hari Ini (antamlogammulia)
Harga Emas Antam Logam Mulia Hari Ini (antamlogammulia)

Berdasarkan kesepakatan tersebut, Amerika Serikat akan memangkas tarif tambahan terhadap impor asal China dari 145 perse menjadi 30 pesen, sementara Tiongkok akan menurunkan bea masuk atas impor dari AS dari 125 persen menjadi 10 persen. Kebijakan tarif yang baru ini akan berlaku selama 90 hari sebagai bagian dari uji coba normalisasi hubungan dagang kedua negara.

"Menurunnya ketegangan antara Tiongkok dan AS mengurangi permintaan terhadap aset safe haven seperti emas," ujar Giovanni Staunovo, analis komoditas di UBS, bank asal Swiss sekaligus salah satu penjernih emas batangan terkemuka di London.

Meskipun harga emas masih bertahan di level tinggi secara historis, pasar tetap waspada menjelang rilis data Indeks Harga Konsumen (IHK) Amerika Serikat bulan April yang dijadwalkan pada hari ini. Data ini dipandang krusial oleh para pelaku pasar untuk memperkirakan arah kebijakan suku bunga Federal Reserve (The Fed) ke depan.

Konsensus pasar memperkirakan bahwa IHK utama akan mencatat kenaikan sebesar 2,4 persen secara tahunan (YoY) pada bulan April, sedangkan IHK inti diperkirakan meningkat sebesar 2,8 persen YoY. Hasil aktual dari laporan ini akan sangat berpengaruh terhadap ekspektasi suku bunga jangka pendek.

Dalam pasar swap, para pelaku pasar telah memperkirakan bahwa The Fed akan mulai memangkas suku bunga sebesar 25 basis poin pada pertemuan bulan September mendatang.

Selain itu, mereka juga memperkirakan dua kali pemangkasan tambahan menjelang akhir tahun ini. Menariknya, pekan lalu ekspektasi pasar mencerminkan kemungkinan tiga kali pemangkasan, dengan perubahan pertama yang bahkan bisa dimulai pada bulan Juli.

Sementara itu, dinamika geopolitik global juga turut menjadi perhatian pasar emas. Perdana Menteri India, Narendra Modi, menyatakan pada hari Senin bahwa operasi militer terhadap Pakistan hanya ditunda untuk sementara waktu, dengan kelanjutannya bergantung pada sikap dan perilaku Pakistan ke depan.

Di Eropa Timur, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengungkapkan kesiapannya untuk bertemu langsung dengan Presiden Rusia, Vladimir Putin, pada pekan ini. Pernyataan ini muncul setelah mantan Presiden AS Donald Trump mendesak Zelensky untuk segera menerima tawaran Putin guna menggelar pembicaraan damai di Turki.

Ketidakpastian geopolitik seperti ini berpotensi kembali meningkatkan minat terhadap aset safe haven seperti emas. Setiap eskalasi konflik atau ketegangan internasional dapat menjadi pendorong baru bagi harga logam mulia di tengah ketidakstabilan pasar global.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Emas Antam Naik Tipis di Akhir Pekan Ini

Harga Emas Antam Naik Tipis di Akhir Pekan Ini

Bisnis | Sabtu, 10 Mei 2025 | 09:50 WIB

Harga Emas di Pegadaian Lebih Murah, Antam, Galeri24 dan UBS Turun Harga

Harga Emas di Pegadaian Lebih Murah, Antam, Galeri24 dan UBS Turun Harga

Bisnis | Sabtu, 10 Mei 2025 | 09:50 WIB

Bos Antam Ungkap Harga Emas 2025 Bakal Terus Naik, Siap Geber Produksi

Bos Antam Ungkap Harga Emas 2025 Bakal Terus Naik, Siap Geber Produksi

Bisnis | Jum'at, 09 Mei 2025 | 11:53 WIB

Terkini

Suporter Malaysia Klaim Ditahan Lebih dari Sejam Usai Laga Lawan Timnas Indonesia

Suporter Malaysia Klaim Ditahan Lebih dari Sejam Usai Laga Lawan Timnas Indonesia

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:30 WIB

Tanggal Merah untuk Ibu: Bukan Sekadar Me Time tapi Waktu untuk Recovery

Tanggal Merah untuk Ibu: Bukan Sekadar Me Time tapi Waktu untuk Recovery

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 23:23 WIB

Hari Pertambangan dan Energi, PTBA Perkuat Pasokan dan Hilirisasi untuk Kemandirian Energi

Hari Pertambangan dan Energi, PTBA Perkuat Pasokan dan Hilirisasi untuk Kemandirian Energi

Sumsel | Senin, 28 September 2026 | 23:16 WIB

Kata-kata John Herdman Usai Timnas Indonesia Ditahan Malaysia Tanpa Gol di GBK

Kata-kata John Herdman Usai Timnas Indonesia Ditahan Malaysia Tanpa Gol di GBK

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:05 WIB

Timnas Indonesia Tak Mampu Kalahkan Malaysia, Nama Shin Tae-yong Menggema di GBK

Timnas Indonesia Tak Mampu Kalahkan Malaysia, Nama Shin Tae-yong Menggema di GBK

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:05 WIB

Halloween di Singapura, Ada Rumah Hantu hingga Dunia Bawah Laut Penuh Cahaya

Halloween di Singapura, Ada Rumah Hantu hingga Dunia Bawah Laut Penuh Cahaya

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 23:04 WIB

Tan Cheng Hoe Angkat Tangan: Pertahanan 10 Pemain Timnas Indonesia Sangat Sulit Ditembus

Tan Cheng Hoe Angkat Tangan: Pertahanan 10 Pemain Timnas Indonesia Sangat Sulit Ditembus

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:01 WIB

Guruh Soekarnoputra Berpulang, Mengapa Kepergiannya Begitu Berarti bagi Indonesia?

Guruh Soekarnoputra Berpulang, Mengapa Kepergiannya Begitu Berarti bagi Indonesia?

Sumsel | Senin, 28 September 2026 | 22:57 WIB

Aneh Tapi Nyata, John Herdman Malah Senang Thom Haye Dapat Kartu Merah

Aneh Tapi Nyata, John Herdman Malah Senang Thom Haye Dapat Kartu Merah

Bola | Senin, 28 September 2026 | 22:46 WIB

Prabowo Audit Keuangan Haji, Ada Rp12,98 Triliun Nilai Manfaat Jemaah 2027

Prabowo Audit Keuangan Haji, Ada Rp12,98 Triliun Nilai Manfaat Jemaah 2027

Sumsel | Senin, 28 September 2026 | 22:44 WIB

×