Gasblock Karangejo Catatkan Kenaikan Pengunjung Hingga 1.000 Persen di Momen Libur Waisak

Achmad Fauzi

Kamis, 15 Mei 2025 | 08:58 WIB
Gasblock Karangejo Catatkan Kenaikan Pengunjung Hingga 1.000 Persen di Momen Libur Waisak
Gasblock Karangejo dipenuhi pengunjung selama libur Waisak.

Suara.com - Kawasan Gasblock PGN Karangrejo mendapat hikmah dari liburan waisak, karena dipadati oleh ribuan pengunjung dan lokasi yang menjadi pusat digelarnya Suadesa Festival 2025 pada 10–11 Mei lalu. Festival yang digelar di Balai Ekonomi Desa (Balkondes) Gasblock Karangrejo ini tidak hanya menyuguhkan panggung hiburan dan budaya, tapi juga membawa berkah besar bagi pelaku usaha lokal.

Salah satu yang merasakan dampak positif dari lonjakan pengunjung adalah Truntum Gasblock, sebuah tempat kuliner kekinian yang berdiri tepat di area Balkondes PGN Karangrejo. Bahkan, kenaikan pengunjung bisa mencapai ribuan persen.

"Kalau dibandingkan dengan hari biasa, pengunjung kami meningkat hingga 1.000 persen di bulan ini," ujar Hari Dwi Putro, CEO Truntum Gasblock, seperti dikutip, Kamis (15/5/2025).

Menurut Hari, kenaikan pengunjung ini imbas adanya perayaan waisak di Borobudur. Dengan begitu, banyak wisata mancanegara yang tertarik mengunjung Gasblock.

"Waisak menarik wisatawan mancanegara, sementara Suadesa Festival jadi magnet bagi wisatawan lokal. Kombinasi yang luar biasa untuk kami," tambah dia.

Hari menuturkan kisah perjuangan membangun Truntum Gasblock sejak 2021. Ia mengaku sempat nyaris menyerah karena tidak mencapai target yang diharapkan. Namun titik balik datang pada saat digelarnya Balkonjazz Festival 2022, yang juga diselenggarakan di Balkondes dan didukung oleh PGN sebagai Subholding Gas Pertamina.

"Waktu itu saya bisa jual hampir 1.200 burger, benar-benar jadi penyemangat. Dan sejak saat itu, saya percaya event-event seperti ini bisa menjadi penopang utama keberlangsungan UMKM," imbuh dia.

Ia pun berharap Suadesa Festival bisa terus digelar setiap tahun. "Bukan cuma Truntum yang berkembang, tapi UMKM lain di sekitar juga harus ikut naik kelas. Harapannya, eksposur ini bisa terus tumbuh," katanya.

Sebagai bentuk komitmen terhadap keberlanjutan dan efisiensi, Truntum Gasblock menggunakan jaringan gas bumi (Jargas) dari PGN sejak awal berdiri. "Lebih hemat, lebih praktis. Kami tidak perlu repot kalau gas habis," kata Hari.

baca juga

Desa Karangrejo sendiri merupakan salah satu desa binaan PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) yang tengah menjalani transformasi berkelanjutan melalui sinergi lintas sektor dan pemanfaatan energi ramah lingkungan.

Suadesa Festival digelar sebagai bagian dari program tanggung jawab sosial (CSR) PGN yang menitikberatkan pada pemberdayaan ekonomi desa serta pelestarian budaya lokal.

Fajriyah Usman, Sekretaris Perusahaan PGN, menegaskan bahwa Suadesa Festival adalah refleksi dari komitmen perusahaan terhadap gaya hidup berkelanjutan yang dimulai dari desa.

"Desa bukan lagi objek pembangunan, melainkan subjek utama yang memimpin perubahan," imbuh dia.

Fajriyah menambahkan bahwa kolaborasi antara energi, pariwisata, dan ekonomi kreatif dalam festival ini menjadi model pembangunan berkelanjutan yang inklusif dan berdampak langsung bagi masyarakat.

"Melalui program CSR, PGN ingin mendorong potensi lokal. Desa Karangrejo memiliki kekuatan besar di sektor UMKM, pariwisata, dan ekonomi kreatif. Harapannya, Suadesa Festival bisa terus tumbuh menjadi festival desa tahunan yang dinanti-nantikan," kata Fajriyah.

Untuk diketahui, Gasblock merupakan inovasi infrastruktur energi yang dikembangkan oleh PT PGN Tbk. (PGAS), bagian dari Subholding Gas Pertamina, untuk memperluas akses gas bumi ke wilayah-wilayah yang belum terjangkau jaringan pipa gas nasional.

Konsep Gasblock hadir sebagai solusi strategis yang memungkinkan pendistribusian energi dalam bentuk Compressed Natural Gas (CNG) maupun Liquefied Natural Gas (LNG) ke berbagai sektor, mulai dari rumah tangga, usaha kecil, hingga fasilitas publik dan pariwisata di pedesaan.

Hadirnya Gasblock menjadi bagian penting dari upaya mempercepat transisi energi bersih sekaligus mendorong penguatan ekonomi lokal. Melalui kehadiran infrastruktur ini, masyarakat desa dapat menikmati energi yang lebih efisien, murah, dan ramah lingkungan dibandingkan dengan bahan bakar minyak (BBM) konvensional.

Gasblock tidak hanya menyuplai energi, tetapi juga menjadi katalis bagi aktivitas ekonomi yang lebih produktif dan inovatif.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menteri UMKM Tegaskan Bertanggungjawab Atas Kasus Mama Khas Banjar

Menteri UMKM Tegaskan Bertanggungjawab Atas Kasus Mama Khas Banjar

Bisnis | Rabu, 14 Mei 2025 | 19:06 WIB

Ini Strategi Manajemen Risiko BRI di Tengah Dinamika Ekonomi Global: Jaga Kualitas Aset Tetap Sehat

Ini Strategi Manajemen Risiko BRI di Tengah Dinamika Ekonomi Global: Jaga Kualitas Aset Tetap Sehat

Bisnis | Rabu, 14 Mei 2025 | 17:56 WIB

Putar Roda Ekonomi Daerah, Sampoerna Bina Ratusan Ribu UMKM dan Karyawan

Putar Roda Ekonomi Daerah, Sampoerna Bina Ratusan Ribu UMKM dan Karyawan

Bisnis | Rabu, 14 Mei 2025 | 14:00 WIB

Terkini

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:53 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:22 WIB

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:17 WIB

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Video | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Jakarta | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 21:57 WIB

×