Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Utang Luar Negeri Indonesia Tembus Rp 7.100 Triliun, Singapura dan AS Paling Getol Beri Pinjaman

Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Kamis, 15 Mei 2025 | 12:31 WIB
Utang Luar Negeri Indonesia Tembus Rp 7.100 Triliun, Singapura dan AS Paling Getol Beri Pinjaman
Bank Indonesia (BI) mengumumkan data terbaru mengenai posisi Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia hingga akhir kuartal I-2025. (Foto Antara)

Suara.com - Bank Indonesia (BI) mengumumkan data terbaru mengenai posisi Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia hingga akhir kuartal I-2025.

Berdasarkan data yang dirilis, Kamis (15/5/2025), total ULN Indonesia mencapai US$ 430,4 miliar. Jika dikonversikan ke dalam mata uang Rupiah dengan kurs saat ini, angka tersebut setara dengan lebih dari Rp 7.100 triliun.

Secara tahunan (year-on-year/yoy), ULN Indonesia pada kuartal I-2025 mengalami pertumbuhan sebesar 6,4 persen. Kenaikan ini didorong oleh peningkatan signifikan pada ULN pemerintah.

Rincian data menunjukkan bahwa Utang Luar Negeri Pemerintah pada kuartal I-2025 tercatat sebesar US$ 206,9 miliar atau setara dengan Rp 3.413 triliun. Angka ini menunjukkan kenaikan sebesar 7,6 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Peningkatan utang luar negeri tersebut terutama bersumber dari sektor publik, khususnya pemerintah. Struktur utang yang tetap terkendali menunjukkan bahwa Indonesia masih mengelola pembiayaan luar negerinya secara hati-hati di tengah gejolak ekonomi global.

Bank Indonesia menjelaskan bahwa sebagian besar ULN pemerintah berasal dari penerbitan surat utang negara yang digunakan untuk membiayai Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Kepercayaan investor global terhadap prospek ekonomi Indonesia yang tetap positif menjadi faktor pendorong utama.

Pemerintah menyatakan tetap berkomitmen menjaga kredibilitas fiskal dengan mengelola utang secara hati-hati, terukur, dan akuntabel, serta memastikan penggunaannya untuk mendukung pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.

Sebagian besar ULN pemerintah digunakan untuk sektor strategis seperti jasa kesehatan dan sosial (22,4 persen), administrasi dan pertahanan (18,5 persen), pendidikan (16,5 persen), konstruksi (12,0 persen), serta transportasi dan pergudangan (8,7 persen).

Berdasarkan negara kreditur, total ULN Indonesia per Maret 2025 paling besar masih berasal dari Singapura dengan nilai US$ 56,22 miliar. Nilai itu naik dibandingkan dengan catatan per Februari 2025 sebesar US$ 55,45 miliar.

Urutan kedua ialah berasal dari Amerika Serikat US$ 27,82 miliar. Utang yang berasal dari Negeri Paman Sam itu juga mengalami peningkatan dari catatan bulan sebelumnya yang sebesar US$ 27,81 miliar.

Ketiga, ULN Indonesia terbesar berasal dari China dengan nominal sebesar US$ 23,03 miliar. Nilai itu malah lebih rendah dibanding catatan pada Februari 2025 yang sebesar US$ 23,33 miliar.

ULN Indonesia terbesar keempat berasal dari Jepang dengan nominal per Februari 2025 senilai US$ 20,79 miliar. Angka itu juga merosot dari catatan per Februari 2025 yang sebesar US$ 21,06 miliar.

Negara kreditur ULN terbesar kelima ke Indonesia ialah Hongkong dengan nilai per Februari 2025 sebesar US$ 19,07 miliar. ULN dari Hongkong juga turun dari catatan per Februari 2025 sebesar US$ 19,26 miliar.

Berbeda dengan ULN pemerintah, Utang Luar Negeri Swasta justru mengalami penurunan. Pada kuartal I-2025, ULN swasta tercatat sebesar US$ 195,5 miliar atau sekitar Rp 3.225 triliun, mengalami kontraksi sebesar 1,2 persen secara tahunan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Emiten Pengelola KFC Kini Jagonya (Ayam) Rugi

Emiten Pengelola KFC Kini Jagonya (Ayam) Rugi

Bisnis | Kamis, 15 Mei 2025 | 11:37 WIB

Gagal Lolos PTN? Ini Daftar 15 Kampus Swasta Terbaik di Indonesia 2025

Gagal Lolos PTN? Ini Daftar 15 Kampus Swasta Terbaik di Indonesia 2025

News | Rabu, 14 Mei 2025 | 18:47 WIB

BI Ramal Penjualan Eceran Bakal Loyo, Ini Faktornya

BI Ramal Penjualan Eceran Bakal Loyo, Ini Faktornya

Bisnis | Rabu, 14 Mei 2025 | 12:45 WIB

Terkini

Harga BBM Subsidi Tak Naik, Kepercayaan Industri RI Langsung Melesat

Harga BBM Subsidi Tak Naik, Kepercayaan Industri RI Langsung Melesat

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:55 WIB

Di Tengah Lemahnya Rupiah, Kepercayaan Industri Naik ke Level 53,56

Di Tengah Lemahnya Rupiah, Kepercayaan Industri Naik ke Level 53,56

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:20 WIB

Infrastruktur Kompleks di Balik Layar: Mengapa Gangguan Platform Trading Sering Bikin Trader Panik?

Infrastruktur Kompleks di Balik Layar: Mengapa Gangguan Platform Trading Sering Bikin Trader Panik?

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:53 WIB

Investasi Digital China di RI Makin Marak, Apa Untung dan Ruginya?

Investasi Digital China di RI Makin Marak, Apa Untung dan Ruginya?

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:48 WIB

Begini Cara Ubah Data Karyawan Jadi Mesin Pertumbuhan Bisnis

Begini Cara Ubah Data Karyawan Jadi Mesin Pertumbuhan Bisnis

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:42 WIB

Peruri Tegaskan Keberlanjutan Bukan Sekadar Kepatuhan, Tapi Strategi Ciptakan Nilai Bersama

Peruri Tegaskan Keberlanjutan Bukan Sekadar Kepatuhan, Tapi Strategi Ciptakan Nilai Bersama

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:35 WIB

Tokopedia Perkuat Bisnis Kesehatan Digital

Tokopedia Perkuat Bisnis Kesehatan Digital

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:27 WIB

Konflik di Selat Hormuz Bikin Ekspor Perhiasan Indonesia Terancam Rontok

Konflik di Selat Hormuz Bikin Ekspor Perhiasan Indonesia Terancam Rontok

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:16 WIB

Rupiah Tembus Rp17.803, Pengusaha Dilema: Naikkan Harga atau Menyerah

Rupiah Tembus Rp17.803, Pengusaha Dilema: Naikkan Harga atau Menyerah

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 21:28 WIB

Ini Cara Miliki Rumah Lelang BTN, Harga Bisa 40% di Bawah Pasar

Ini Cara Miliki Rumah Lelang BTN, Harga Bisa 40% di Bawah Pasar

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 19:05 WIB