PIS Targetkan Kontribusi Bisnis Hijau Sebesar 34 Persen, Ini Strateginya

Achmad Fauzi

Senin, 19 Mei 2025 | 17:23 WIB
PIS Targetkan Kontribusi Bisnis Hijau Sebesar 34 Persen, Ini Strateginya
Ilustrasi Bisnis Hijau PT Pertamina International Shipping.

Suara.com - PT Pertamina International Shipping (PIS) terus menegaskan perannya sebagai pelaku industri maritim yang tidak hanya mengejar profit, tetapi juga berkomitmen kuat pada keberlanjutan sosial dan lingkungan.

PIS juga telah menyusun roadmap ambisius yang menargetkan kontribusi bisnis hijau meningkat hingga 34 persen dan pengurangan emisi karbon sebesar 32 persen pada tahun 2034, sejalan dengan visi jangka panjang nol emisi 2050 dari PIS dan International Maritime Organization (IMO).

Komitmen ini diwujudkan melalui penerapan teknologi ramah lingkungan di berbagai lini operasional. Mulai dari penggunaan bahan bakar B40, pengembangan kapal dengan dual-fuel engine, hingga desain Green Ship menjadi bagian dari strategi integratif PIS untuk memastikan keberlanjutan jangka panjang dalam kegiatan maritimnya.

"Sebagai bagian dari Pertamina Group, PIS dan SH IML memiliki tanggung jawab untuk turut berkontribusi terhadap masyarakat Indonesia dengan mendukung visi Asta Cita terkait kemandirian energi nasional yang dibarengi dengan keselarasan dengan lingkungan," ujarnya Corporate Secretary PIS, Muhammad Baron di Jakarta, Senin (19/5/2025).

Melalui strategi bisnis hijau yang konsisten, PIS dan anak-anak usahanya dalam Sub Holding Integrated Maritime Logistic (SH IML) berhasil meraih tiga penghargaan dalam ajang CSR Brand Equity and Indonesia Best CSR Awards 2025 yang diselenggarakan oleh The Iconomics.

Penghargaan ini diraih oleh PIS dalam kategori Supply Chain, Pertamina Trans Kontinental (PTK) untuk kategori Program Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat, dan Pertamina Energy Terminal (PET) dalam kategori Terminal Energy Management. Pengakuan ini menjadi bukti nyata kontribusi dan inovasi PIS dalam pelaksanaan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), sekaligus memperkuat strategi bisnis hijau yang tengah dijalankan perusahaan.

"Kami merasa bangga dan bersyukur dengan penghargaan yang diberikan kepada kami. Melalui penghargaan ini, kami berharap bisa terus berkontribusi terhadap masyarakat dan lingkungan di sekitar daerah operasional PIS dan Sub Holding Integrated Marine Logistic," imbuh dia.

Strategi keberlanjutan PIS berakar kuat pada program TJSL yang menyasar kesejahteraan masyarakat pesisir sekaligus menjaga keseimbangan ekosistem laut.

Melalui payung program BerSEAnergi Untuk Laut, PIS dan SH IML berupaya memberdayakan komunitas nelayan dan meningkatkan kesadaran generasi muda tentang pentingnya menjaga laut sebagai penopang keberlanjutan lingkungan.

baca juga

Program ini mencakup berbagai inisiatif konkret seperti bantuan fasilitas kebersihan di desa nelayan, penyediaan perahu ramah lingkungan, serta inisiatif sosial lainnya seperti penyediaan Rumah Sakit Apung di Papua Barat dan program edukasi kelautan LiteraSEA.

Keseluruhan program dirancang untuk menjembatani kepentingan operasional bisnis dengan keharmonisan sosial dan ekologis di wilayah pesisir.

Penghargaan yang diterima PIS dan anak usahanya didasarkan pada survei daring terhadap lebih dari 10.000 responden dari sepuluh kota di Indonesia. Survei ini menilai CSR Activity Awareness, CSR Image, serta aspek komprehensifitas program TJSL meliputi bidang lingkungan, sosial, ekonomi, kesehatan, perubahan iklim, dan pendidikan.

Sebelumnya, PIS kembali menggelar kegiatan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang berfokus pada konservasi ekosistem laut. Kali ini, PIS melakukan aksi nyata dengan melakukan rehabilitasi ekosistem pesisir melalui penanaman 3.000 bibit lamun di kawasan Teluk Bakau, Bintan.

Kegiatan ini menjadi momen penting karena merupakan proyek rehabilitasi lamun pertama dalam lingkup Sub Holding Integrated Maritime Logistics (SH IML), yang turut melibatkan PT Pertamina Energy Terminal dan PT Pertamina Port and Logistics. Aksi konservasi ini juga menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Bumi Internasional yang jatuh pada 22 April lalu.

Dalam pelaksanaannya, PIS menggandeng berbagai komunitas lingkungan seperti Carbon Ethics dan Lamun Warrior. Kolaborasi ini memperkuat sinergi antara korporasi dan masyarakat dalam menjaga keberlangsungan ekosistem pesisir, sekaligus mengajak lebih banyak pihak untuk berpartisipasi aktif dalam program konservasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Transformasi Bisnis Hijau Mendesak Bagi Seluruh Sektor Industri

Transformasi Bisnis Hijau Mendesak Bagi Seluruh Sektor Industri

Bisnis | Kamis, 08 Mei 2025 | 14:42 WIB

Capai Pembangunan Keberlanjutan, Begini Upaya PIS Jaga Kelestarian Laut

Capai Pembangunan Keberlanjutan, Begini Upaya PIS Jaga Kelestarian Laut

Bisnis | Selasa, 29 April 2025 | 09:40 WIB

PIS Buka Program Beasiswa Crewing Talent Scouting, Perkuat SDM Pelaut

PIS Buka Program Beasiswa Crewing Talent Scouting, Perkuat SDM Pelaut

Bisnis | Sabtu, 26 April 2025 | 17:14 WIB

Terkini

Menanti Wajah Baru Teluk Mendale Setelah Rusak Diterjang Bencana

Menanti Wajah Baru Teluk Mendale Setelah Rusak Diterjang Bencana

Foto | Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:00 WIB

Rudal Houthi Hantam Jantung Saudi Aramco, Harga Minyak Melonjak Drastis

Rudal Houthi Hantam Jantung Saudi Aramco, Harga Minyak Melonjak Drastis

Bisnis | Rabu, 14 Oktober 2026 | 09:59 WIB

Gelegar Lelang BNI 2026 Bukukan Penjualan Agunan Rp510,77 Miliar

Gelegar Lelang BNI 2026 Bukukan Penjualan Agunan Rp510,77 Miliar

Bisnis | Rabu, 14 Oktober 2026 | 09:57 WIB

Auto Cerah! 4 Brightening Gel Cleanser Murah Rp40 Ribuan Atasi Wajah Kusam

Auto Cerah! 4 Brightening Gel Cleanser Murah Rp40 Ribuan Atasi Wajah Kusam

Your Say | Rabu, 14 Oktober 2026 | 09:50 WIB

Karhutla dan Krisis Komunikasi Publik: Saat Informasi Mitigasi Tak Selaras dengan Realitas

Karhutla dan Krisis Komunikasi Publik: Saat Informasi Mitigasi Tak Selaras dengan Realitas

Opini | Rabu, 14 Oktober 2026 | 09:47 WIB

5 Tips Merawat Kulit Kering saat Kemarau, Dokter Saran Tambah Pelembap

5 Tips Merawat Kulit Kering saat Kemarau, Dokter Saran Tambah Pelembap

Lifestyle | Rabu, 14 Oktober 2026 | 09:45 WIB

Diwarnai Kejar-kejaran, Polisi Obrak-abrik 6 Sarang Narkoba di Pringsewu: 2 Terduga Bandar Diciduk

Diwarnai Kejar-kejaran, Polisi Obrak-abrik 6 Sarang Narkoba di Pringsewu: 2 Terduga Bandar Diciduk

Lampung | Rabu, 14 Oktober 2026 | 09:41 WIB

Home Center ke-72 Dibuka di Bekasi, Pelaku Usaha Kuliner Ikut Dibidik

Home Center ke-72 Dibuka di Bekasi, Pelaku Usaha Kuliner Ikut Dibidik

Tekno | Rabu, 14 Oktober 2026 | 09:35 WIB

Mengapa Nasi di Magic Com Cepat Basi, Kuning, dan Berbau padahal Baru Dimasak Beberapa Jam?

Mengapa Nasi di Magic Com Cepat Basi, Kuning, dan Berbau padahal Baru Dimasak Beberapa Jam?

Lifestyle | Rabu, 14 Oktober 2026 | 09:34 WIB

A Good Day to Be a Dog: Jatuh Cinta Berarti Belajar Menghadapi Ketakutan

A Good Day to Be a Dog: Jatuh Cinta Berarti Belajar Menghadapi Ketakutan

Your Say | Rabu, 14 Oktober 2026 | 09:30 WIB

×