WPI Gandeng Petani Marginal, Dorong Produktivitas Lewat Sistem Tanam Pindah

Iwan Supriyatna

Rabu, 21 Mei 2025 | 12:39 WIB
WPI Gandeng Petani Marginal, Dorong Produktivitas Lewat Sistem Tanam Pindah
Ilustrasi petani padi membawa benih.[Pixabay]

Suara.com - PT Wilmar Padi Indonesia (WPI) menyerahkan bantuan pompanisasi kepada kelompok tani di Kecamatan Muara Telang, Palembang.

Bantuan itu merupakan bagian dari Farmer Engagement Program (FEP) atau kemitraan dengan petani, sebagai upaya membantu peningkatan produktivitas.

Pompanisasi ini menjadi proyek percontohan (pilot project) dalam Program Naik Kelas, yang dirancang untuk mengangkat petani dari kelas dasar (basic) ke menengah (intermediate).

Ketua Kelompok Kemitraan FEP Desa Mekarsari, Muara Telang, Mustakim menjelaskan, bantuan pompanisasi sangat bermanfaat dalam meningkatkan pemenuhan kebutuhan air.

Dengan suplai air yang lebih optimal, petani dapat beralih dari sistem tanam benih langsung (tabela), menjadi sistem tanam pindah. Sistem tersebut dinilai lebih cocok untuk kondisi lahan marginal di wilayah mereka.

“Kami sangat senang dan optimis hasil panen dapat meningkat, serta memiliki kualitas GKP (gabah kering panen) yang baik. Tentu ini berdampak bagi ekonomi petani karena akan ada kenaikan harga gabah yang diterima petani,” kata Mustakim ditulis Rabu (21/5/2025).

Transisi sistem tanam pindah ini juga mendorong terbentuknya komunitas tanam baru, yang mayoritas beranggotakan perempuan. Komunitas ini diharapkan dapat membantu mereka mendapatkan pemasukan tambahan dari kegiatan bertani.

Mustakim mengatakan, akibat lahan di desanya marginal, petani sering kehilangan hasil panen akibat fenomena yang mereka sebut sebagai padi senggol.

Ini adalah istilah lokal untuk menyebut bulir padi yang mudah rontok saat tertiup angin atau tersenggol. Padi senggol telah menyebabkan kehilangan panen (loss).

baca juga

Dampaknya, dari potensi 80 karung gabah kering panen (GKP) per hektare (ha), petani seringkali hanya menerima 50 bahkan hanya 30 karung per ha.

“Dengan pendampingan dan pengairan yang lebih baik, kami berharap dapat membantu meningkatkan produktivitas,” kata Mustakim.

Dalam kesempatan itu, Anggota DPRD Provinsi Sumatera Selatan Imam Mustakim mengapresiasi langkah WPI dalam membangun kemitraan dengan petani.

Dia berharap upaya tersebut dapat menginspirasi pihak-pihak lain untuk melakukan hal serupa. Strategi kemitraan itu juga dinilai cukup tepat dengan menurunkan agronomis untuk mendampingi petani.

“Dengan bantuan agronomis, petani dapat mengetahui mengenai praktik pertanian yang baik,” ujarnya.

Business Unit Head Wilmar Sumatera Bagian Selatan Rachmadsyah menambahkan, FEP merupakan salah satu wujud semangat bisnis perusahaan yang berlandaskan tanggung jawab sosial.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dirasa Mencekik, Kenaikan PE 10 Persen Diprotes Petani Sawit

Dirasa Mencekik, Kenaikan PE 10 Persen Diprotes Petani Sawit

News | Minggu, 18 Mei 2025 | 10:09 WIB

Nyoman Suma Artha: Petani Regeneratif di Balik Produk Perawatan Alami Berkelanjutan

Nyoman Suma Artha: Petani Regeneratif di Balik Produk Perawatan Alami Berkelanjutan

Lifestyle | Kamis, 15 Mei 2025 | 16:31 WIB

Pemerintah Gandeng Polisi Berantas Tengkulak yang Rugikan Petani

Pemerintah Gandeng Polisi Berantas Tengkulak yang Rugikan Petani

Bisnis | Rabu, 14 Mei 2025 | 17:32 WIB

Terkini

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Sport | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:45 WIB

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:31 WIB

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:17 WIB

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Surakarta | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:06 WIB

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:57 WIB

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet

Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:36 WIB

×