Kaos dari Bekasi Tembus Pasar Dunia: Perjalanan Inspiratif UMKM "MegaBlast yang Mendunia

Fabiola Febrinastri, Restu Fadilah

Rabu, 21 Mei 2025 | 19:40 WIB
Kaos dari Bekasi Tembus Pasar Dunia: Perjalanan Inspiratif UMKM "MegaBlast yang Mendunia
Founder Megablast, Rangga Prayoga. (Dok: Restu Fadilah/Suara.com)

Suara.com - Di sebuah rumah kontrakan sederhana di Jalan Narogong Raya, Rawalumbu, Kota Bekasi, Jawa Barat, aroma tinta sablon bercampur dalam hiruk-pikuk aktivitas produksi kaos. Siapa sangka, dari sudut kecil di Bekasi inilah lahir brand kaos lokal yang kini dikenal hingga ke pasar global yakni MegaBlast.

Pendiri dan pemiliknya, Rangga Prayoga, adalah sosok inspiratif di balik kesuksesan ini. Ia membuktikan bahwa semangat wirausaha dan kepercayaan terhadap potensi lokal bisa membawa produk UMKM menembus batas negara.

Perjalanan Rangga dimulai pada 2019, saat Covid-19 mewabah ke seluruh penjuru dunia termasuk Indonesia. Berbekal pundi-pundi rupiahnya saat berkarier sebagai pengacara, dia pun nekat menjual masker. Permintaan masker yang tinggi kala itu membuatnya kebanjiran order.

Namun, ketika masa transisi menuju pascapandemi tiba, seiring melandainya kasus, pelonggaran aturan protokol kesehatan, dan masyarakat mulai kembali menjalani kehidupan normal, bisnis masker mulai kehilangan napas.

Permintaan menurun drastis. Tumpukan stok yang dulunya habis dalam hitungan hari, kini mengendap berminggu-minggu. Konsumen tak lagi membeli dalam jumlah lusinan, bahkan mulai tak membutuhkannya sama sekali. Perubahan gaya hidup yang cepat pun turut memukul Megablast.

Beruntung Megablast tak terjebak dalam ilusi "permintaan abadi", dia berhasil memutar haluan dengan mengalihkan produksi ke produk tekstil lain yakni kaos printing. Program Ekspor Shopee juga menjadi titik balik pertumbuhan Megablast secara signifikan.

Optimalisasi Program Ekspor Jadi Titik Balik

Pegawai Megablast. (Dok: Restu Fadilah/Suara.com)
Pegawai Megablast. (Dok: Restu Fadilah/Suara.com)

Tahun 2022, Rangga mulai serius menggarap branding Megablast ke pasar global saat tim Shopee menawarkan program ekspor. Diakuinya, ekspor bukan tanpa tantangan, sebab ada perbedaan standar kualitas, biaya logistik, hingga kendala komunikasi lintas bahasa. Namun, tim program Ekspor Shopee cukup solutif dalam menjawab kendala tersebut.

"Tim Shopee yang mengurus distribusi, gudang hingga bea cukai, saya tinggal produksi saja," imbuhnya.

baca juga

Merasa terbantu akan hal tersebut, Rangga pun cukup fokus membangun toko di marketplace Shopee serta terus memperbaiki desain katalog produknya. Bahkan, Rangga juga meneliti jenis kain serta model seperti apa yang disukai oleh warga asing.

"Ternyata orang Singapura itu lebih suka kaos-kaos oversized," ucapnya.

Sedikit kilas balik, Megablast mendapat pesanan pertamanya dari seorang pembeli di Singapura saat mengikuti program Ekspor Shopee. Setelah menuntaskan pengiriman pertama, permintaan dari luar negeri terus berdatangan. Kini Megablast memproduksi 4.000 kaos setiap bulannya, dengan 80% produksinya ditujukan untuk ekspor. Adapun harga kaos yang dijual berada di sekitar Rp69.000-89.000 per pcsnya.

Sejak diluncurkan pada tahun 2019, Program Ekspor Shopee telah menjadi salah satu inisiatif strategis yang mendorong produk-produk UMKM Indonesia menembus pasar global. Melalui program ini, Shopee berhasil memasarkan lebih dari 50 juta produk lokal ke berbagai negara tujuan di Asia Tenggara, Asia Timur, dan Amerika Latin. Program ini membuka jalan bagi pelaku usaha kecil dan menengah untuk menjangkau konsumen internasional tanpa harus menghadapi kerumitan logistik dan teknis ekspor secara mandiri.

Menurut Radynal Nataprawira, Head of Public Affairs Shopee Indonesia, keberhasilan ini merupakan hasil dari kerja sama lintas sektor antara Shopee, pemerintah, dan mitra strategis lainnya. Kolaborasi ini menjadi landasan penting untuk memperluas jangkauan produk UMKM lokal, sehingga dapat bersaing dan hadir di pasar internasional. Shopee meyakini bahwa dengan dukungan yang tepat, pelaku UMKM Indonesia memiliki potensi besar untuk tumbuh dan bersaing di kancah global.

Perjalanan ekspor ini juga menunjukkan tren yang menggembirakan. Dibandingkan tahun sebelumnya, pada tahun 2024, jumlah produk lokal yang dikirim ke luar negeri melalui Shopee mengalami peningkatan hampir 50%. Ini mencerminkan semakin kuatnya antusiasme dan kesiapan UMKM Indonesia dalam merambah pasar ekspor digital.

Kategori produk yang paling diminati dalam ekspor melalui Shopee adalah produk-produk fashion, dengan Fashion Muslim, Fashion Wanita, dan Fashion Bayi & Anak menjadi tiga sektor utama yang mendominasi penjualan lintas negara. Hal ini menunjukkan bahwa kreativitas dan keunikan produk fesyen lokal mampu menarik minat pasar global, terutama dengan pendekatan desain yang khas dan relevan dengan kebutuhan konsumen di negara tujuan.

Untuk mendukung keberlanjutan program ekspor ini, Shopee juga mengoptimalkan kanal Shopee Pilih Lokal, sebuah fitur khusus yang menampilkan produk-produk unggulan dari UMKM Indonesia. Kanal ini berperan sebagai etalase digital yang menghubungkan penjual lokal dengan pasar yang lebih luas. Hasilnya sangat positif — pada tahun 2024, penjualan melalui Shopee Pilih Lokal tumbuh hingga 200%, mencerminkan respon pasar yang kuat terhadap produk buatan Indonesia.

Program Ekspor Shopee tidak hanya menjadi jembatan bagi UMKM untuk menjual produk ke luar negeri, tetapi juga menjadi simbol komitmen untuk mendukung pertumbuhan ekonomi digital dan memperkuat posisi Indonesia dalam perdagangan internasional. Melalui kemudahan platform, pendampingan, serta promosi yang berkelanjutan, Shopee terus membuka peluang bagi lebih banyak pelaku UMKM untuk “naik kelas” dan dikenal di panggung global. ***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sah! Ekspor Kelapa Bulat Mulai Minggu Ini Kena Pajak

Sah! Ekspor Kelapa Bulat Mulai Minggu Ini Kena Pajak

Bisnis | Senin, 19 Mei 2025 | 16:39 WIB

Dirasa Mencekik, Kenaikan PE 10 Persen Diprotes Petani Sawit

Dirasa Mencekik, Kenaikan PE 10 Persen Diprotes Petani Sawit

News | Minggu, 18 Mei 2025 | 10:09 WIB

Kebanjiran Stok, Negara Tetangga Siap-siap Icip Beras dari Indonesia

Kebanjiran Stok, Negara Tetangga Siap-siap Icip Beras dari Indonesia

Bisnis | Jum'at, 16 Mei 2025 | 18:21 WIB

Hadapi Persaingan Domestik, SIG Geber Proyek Dermaga Tuban Demi Bidik Pasar Ekspor

Hadapi Persaingan Domestik, SIG Geber Proyek Dermaga Tuban Demi Bidik Pasar Ekspor

Bisnis | Senin, 05 Mei 2025 | 09:54 WIB

Stok Beras Meningkat, Pengamat: Swasembada Sudah di Depan Mata, Indonesia Siap Ekspor

Stok Beras Meningkat, Pengamat: Swasembada Sudah di Depan Mata, Indonesia Siap Ekspor

Bisnis | Senin, 28 April 2025 | 19:58 WIB

Ekspor Perdana ke AS Sukses! DRMA Optimis Raup Cuan Lebih Banyak di Era Trump

Ekspor Perdana ke AS Sukses! DRMA Optimis Raup Cuan Lebih Banyak di Era Trump

Video | Senin, 28 April 2025 | 14:03 WIB

Terkini

Momen Hangat Rudy Susmanto di Balai Kesejahteraan Sosial: Dari Beri Makan Warga hingga Cek Fasilitas

Momen Hangat Rudy Susmanto di Balai Kesejahteraan Sosial: Dari Beri Makan Warga hingga Cek Fasilitas

Jabar | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:57 WIB

Massa Pati Dikecam Ojol usai Tinggalkan Aksi DPR, Botok Buka Suara

Massa Pati Dikecam Ojol usai Tinggalkan Aksi DPR, Botok Buka Suara

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:45 WIB

Palmerah Dihujani Gas Air Mata oleh Polisi, Massa Masih Terus Melawan

Palmerah Dihujani Gas Air Mata oleh Polisi, Massa Masih Terus Melawan

Video | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:45 WIB

Cerita Suara Dentuman Kagetkan Warga Pandeglang: Rumah Hancur Meledak, Penghuni Berhamburan

Cerita Suara Dentuman Kagetkan Warga Pandeglang: Rumah Hancur Meledak, Penghuni Berhamburan

Banten | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:31 WIB

AMPB Akhirnya Minta Maaf ke Ojol Usai Dikecam karena Tinggalkan Massa Aksi di Jakarta

AMPB Akhirnya Minta Maaf ke Ojol Usai Dikecam karena Tinggalkan Massa Aksi di Jakarta

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Perang 400 Anggota Gangster Pecah di Jalan Raya Jakarta-Bogor, Satu Orang Terluka Bacok

Perang 400 Anggota Gangster Pecah di Jalan Raya Jakarta-Bogor, Satu Orang Terluka Bacok

Jabar | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:26 WIB

Massa Bikin Barikade di Jalan Palmerah Utara, Hadapi Polisi yang Tembakkan Gas Air Mata

Massa Bikin Barikade di Jalan Palmerah Utara, Hadapi Polisi yang Tembakkan Gas Air Mata

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Revaldo Kembali Tergiur Narkoba Setelah Bertemu Pemasok di Bogor

Revaldo Kembali Tergiur Narkoba Setelah Bertemu Pemasok di Bogor

Bogor | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Demo DPR Ricuh, Polisi Bubarkan Massa dengan Gas Air Mata

Demo DPR Ricuh, Polisi Bubarkan Massa dengan Gas Air Mata

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Palmerah Membara: Pospol Petamburan Dikabarkan Dibakar Massa, Gas Air Mata Pecah Berkali-kali

Palmerah Membara: Pospol Petamburan Dikabarkan Dibakar Massa, Gas Air Mata Pecah Berkali-kali

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:12 WIB

×