Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.860.000
Beli Rp2.735.000
IHSG 7.482,878
LQ45 745,920
Srikehati 348,189
JII 516,980
USD/IDR 17.107

Kaos dari Bekasi Tembus Pasar Dunia: Perjalanan Inspiratif UMKM "MegaBlast yang Mendunia

Fabiola Febrinastri | Restu Fadilah | Suara.com

Rabu, 21 Mei 2025 | 19:40 WIB
Kaos dari Bekasi Tembus Pasar Dunia: Perjalanan Inspiratif UMKM "MegaBlast yang Mendunia
Founder Megablast, Rangga Prayoga. (Dok: Restu Fadilah/Suara.com)

Suara.com - Di sebuah rumah kontrakan sederhana di Jalan Narogong Raya, Rawalumbu, Kota Bekasi, Jawa Barat, aroma tinta sablon bercampur dalam hiruk-pikuk aktivitas produksi kaos. Siapa sangka, dari sudut kecil di Bekasi inilah lahir brand kaos lokal yang kini dikenal hingga ke pasar global yakni MegaBlast.

Pendiri dan pemiliknya, Rangga Prayoga, adalah sosok inspiratif di balik kesuksesan ini. Ia membuktikan bahwa semangat wirausaha dan kepercayaan terhadap potensi lokal bisa membawa produk UMKM menembus batas negara.

Perjalanan Rangga dimulai pada 2019, saat Covid-19 mewabah ke seluruh penjuru dunia termasuk Indonesia. Berbekal pundi-pundi rupiahnya saat berkarier sebagai pengacara, dia pun nekat menjual masker. Permintaan masker yang tinggi kala itu membuatnya kebanjiran order.

Namun, ketika masa transisi menuju pascapandemi tiba, seiring melandainya kasus, pelonggaran aturan protokol kesehatan, dan masyarakat mulai kembali menjalani kehidupan normal, bisnis masker mulai kehilangan napas.

Permintaan menurun drastis. Tumpukan stok yang dulunya habis dalam hitungan hari, kini mengendap berminggu-minggu. Konsumen tak lagi membeli dalam jumlah lusinan, bahkan mulai tak membutuhkannya sama sekali. Perubahan gaya hidup yang cepat pun turut memukul Megablast.

Beruntung Megablast tak terjebak dalam ilusi "permintaan abadi", dia berhasil memutar haluan dengan mengalihkan produksi ke produk tekstil lain yakni kaos printing. Program Ekspor Shopee juga menjadi titik balik pertumbuhan Megablast secara signifikan.

Optimalisasi Program Ekspor Jadi Titik Balik

Pegawai Megablast. (Dok: Restu Fadilah/Suara.com)
Pegawai Megablast. (Dok: Restu Fadilah/Suara.com)

Tahun 2022, Rangga mulai serius menggarap branding Megablast ke pasar global saat tim Shopee menawarkan program ekspor. Diakuinya, ekspor bukan tanpa tantangan, sebab ada perbedaan standar kualitas, biaya logistik, hingga kendala komunikasi lintas bahasa. Namun, tim program Ekspor Shopee cukup solutif dalam menjawab kendala tersebut.

"Tim Shopee yang mengurus distribusi, gudang hingga bea cukai, saya tinggal produksi saja," imbuhnya.

Merasa terbantu akan hal tersebut, Rangga pun cukup fokus membangun toko di marketplace Shopee serta terus memperbaiki desain katalog produknya. Bahkan, Rangga juga meneliti jenis kain serta model seperti apa yang disukai oleh warga asing.

"Ternyata orang Singapura itu lebih suka kaos-kaos oversized," ucapnya.

Sedikit kilas balik, Megablast mendapat pesanan pertamanya dari seorang pembeli di Singapura saat mengikuti program Ekspor Shopee. Setelah menuntaskan pengiriman pertama, permintaan dari luar negeri terus berdatangan. Kini Megablast memproduksi 4.000 kaos setiap bulannya, dengan 80% produksinya ditujukan untuk ekspor. Adapun harga kaos yang dijual berada di sekitar Rp69.000-89.000 per pcsnya.

Sejak diluncurkan pada tahun 2019, Program Ekspor Shopee telah menjadi salah satu inisiatif strategis yang mendorong produk-produk UMKM Indonesia menembus pasar global. Melalui program ini, Shopee berhasil memasarkan lebih dari 50 juta produk lokal ke berbagai negara tujuan di Asia Tenggara, Asia Timur, dan Amerika Latin. Program ini membuka jalan bagi pelaku usaha kecil dan menengah untuk menjangkau konsumen internasional tanpa harus menghadapi kerumitan logistik dan teknis ekspor secara mandiri.

Menurut Radynal Nataprawira, Head of Public Affairs Shopee Indonesia, keberhasilan ini merupakan hasil dari kerja sama lintas sektor antara Shopee, pemerintah, dan mitra strategis lainnya. Kolaborasi ini menjadi landasan penting untuk memperluas jangkauan produk UMKM lokal, sehingga dapat bersaing dan hadir di pasar internasional. Shopee meyakini bahwa dengan dukungan yang tepat, pelaku UMKM Indonesia memiliki potensi besar untuk tumbuh dan bersaing di kancah global.

Perjalanan ekspor ini juga menunjukkan tren yang menggembirakan. Dibandingkan tahun sebelumnya, pada tahun 2024, jumlah produk lokal yang dikirim ke luar negeri melalui Shopee mengalami peningkatan hampir 50%. Ini mencerminkan semakin kuatnya antusiasme dan kesiapan UMKM Indonesia dalam merambah pasar ekspor digital.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sah! Ekspor Kelapa Bulat Mulai Minggu Ini Kena Pajak

Sah! Ekspor Kelapa Bulat Mulai Minggu Ini Kena Pajak

Bisnis | Senin, 19 Mei 2025 | 16:39 WIB

Dirasa Mencekik, Kenaikan PE 10 Persen Diprotes Petani Sawit

Dirasa Mencekik, Kenaikan PE 10 Persen Diprotes Petani Sawit

News | Minggu, 18 Mei 2025 | 10:09 WIB

Kebanjiran Stok, Negara Tetangga Siap-siap Icip Beras dari Indonesia

Kebanjiran Stok, Negara Tetangga Siap-siap Icip Beras dari Indonesia

Bisnis | Jum'at, 16 Mei 2025 | 18:21 WIB

Hadapi Persaingan Domestik, SIG Geber Proyek Dermaga Tuban Demi Bidik Pasar Ekspor

Hadapi Persaingan Domestik, SIG Geber Proyek Dermaga Tuban Demi Bidik Pasar Ekspor

Bisnis | Senin, 05 Mei 2025 | 09:54 WIB

Stok Beras Meningkat, Pengamat: Swasembada Sudah di Depan Mata, Indonesia Siap Ekspor

Stok Beras Meningkat, Pengamat: Swasembada Sudah di Depan Mata, Indonesia Siap Ekspor

Bisnis | Senin, 28 April 2025 | 19:58 WIB

Ekspor Perdana ke AS Sukses! DRMA Optimis Raup Cuan Lebih Banyak di Era Trump

Ekspor Perdana ke AS Sukses! DRMA Optimis Raup Cuan Lebih Banyak di Era Trump

Video | Senin, 28 April 2025 | 14:03 WIB

Terkini

Realisasi Mudik Lebaran 2026 Tembus 147 Juta Orang, Lampaui Target Pemerintah

Realisasi Mudik Lebaran 2026 Tembus 147 Juta Orang, Lampaui Target Pemerintah

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 16:43 WIB

Mengapa Selat Malaka Bisa Jadi Senjata Indonesia Bebaskan Kapal Pertamina di Selat Hormuz?

Mengapa Selat Malaka Bisa Jadi Senjata Indonesia Bebaskan Kapal Pertamina di Selat Hormuz?

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 16:41 WIB

Lebaran Berkah! BI Ramal Penjualan Eceran Maret 2026 Melesat 9,3 Persen

Lebaran Berkah! BI Ramal Penjualan Eceran Maret 2026 Melesat 9,3 Persen

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 16:21 WIB

Kurs Rupiah Bertahan di Level Rp17.105 per Dolar, Ini Faktor Utama Penyokongnya

Kurs Rupiah Bertahan di Level Rp17.105 per Dolar, Ini Faktor Utama Penyokongnya

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 16:15 WIB

Rosan Optimistis Investasi Kuartal I-2026 Tembus Rp497 Triliun

Rosan Optimistis Investasi Kuartal I-2026 Tembus Rp497 Triliun

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 16:14 WIB

Trump Kerahkan Militer Blokade Selat Hormuz, Iran Berikan Respon Dingin

Trump Kerahkan Militer Blokade Selat Hormuz, Iran Berikan Respon Dingin

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 14:21 WIB

Siapa Yang Tanggung Tekor SPBU Swasta?

Siapa Yang Tanggung Tekor SPBU Swasta?

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 14:05 WIB

Lolos dari Tekanan Global, IHSG Melenggang ke Zona Hijau di Sesi I

Lolos dari Tekanan Global, IHSG Melenggang ke Zona Hijau di Sesi I

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 13:12 WIB

Ramadan-Lebaran 2026 Jadi 'Booster' Konsumsi, Program Belanja Tembus Rp184,02 Triliun

Ramadan-Lebaran 2026 Jadi 'Booster' Konsumsi, Program Belanja Tembus Rp184,02 Triliun

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 13:11 WIB

Pertegas Stabilitas Kawasan, AFMGM Ke-13 Sepakati Langkah Strategis Ekonomi ASEAN

Pertegas Stabilitas Kawasan, AFMGM Ke-13 Sepakati Langkah Strategis Ekonomi ASEAN

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 11:13 WIB