Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.799.000
Beli Rp2.670.000
IHSG 6.723,320
LQ45 657,880
Srikehati 323,518
JII 437,887
USD/IDR 17.492

Bisnis Lini Perawatan, UMKM Lokal Makin Berpotensi dengan Dukungan Produsen

M Nurhadi | Suara.com

Kamis, 22 Mei 2025 | 06:59 WIB
Bisnis Lini Perawatan, UMKM Lokal Makin Berpotensi dengan Dukungan Produsen
Ilustrasi sebotol minyak atsiri (Pexels/artempodrez)

Industri kecantikan dan perawatan kulit di Indonesia tengah berada di puncak kejayaannya. Gelombang tren ini tidak hanya membawa produk-produk global, tetapi juga memicu persaingan ketat di antara merek lokal, khususnya di segmen Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Fenomena ini didorong oleh kemudahan akses melalui platform digital dan e-commerce, yang memungkinkan lahirnya banyak merek skincare lokal baru. Imbasnya, jumlah pabrik skincare berskala kecil-menengah, khususnya yang berkonsep maklon, meningkat tajam dalam dua tahun terakhir.

Fenomena industri maklon (manufaktur kontrak) menjadi tulang punggung bagi UMKM di sektor kecantikan. Dalam konteks ini, persaingan maklon berarti perusahaan-perusahaan produsen menawarkan jasa manufaktur kepada brand lain yang tidak memiliki fasilitas produksi sendiri.

Ini memungkinkan brand kecil dan menengah untuk fokus pada pemasaran dan pengembangan konsep, sementara produksi ditangani oleh pihak ketiga yang memiliki standar dan sertifikasi.

Peran pabrik maklon menjadi sangat krusial, karena mereka menawarkan solusi cepat, legal, dan sesuai tren pasar tanpa harus berinvestasi besar pada fasilitas produksi. Salah satu pendorong utama tren ini adalah kemunculan brand seperti Marlov, yang diproduksi oleh PT Delta Atsiri Prima, sebuah pabrik skincare lokal yang mengusung konsep manufaktur fleksibel dan siap ekspansi.

Industri minyak atsiri di Indonesia juga turut memainkan peran penting dalam dinamika ini. Sebagai negara agraris dengan kekayaan hayati melimpah, Indonesia memiliki potensi besar dalam pengembangan produk berbasis bahan alami, termasuk minyak atsiri. Minyak atsiri, yang diekstrak dari berbagai bagian tumbuhan, dikenal memiliki khasiat terapeutik dan aromatik, menjadikannya bahan baku premium untuk produk kecantikan alami (natural skincare) dan produk perawatan kesehatan.

Integrasi minyak atsiri dalam formulasi produk kecantikan lokal tidak hanya menambah nilai jual, tetapi juga mendukung keberlanjutan sumber daya alam dan ekonomi petani lokal.

Indri Arianti, General Manager PT Delta Atsiri Prima [Ist]
Indri Arianti, General Manager PT Delta Atsiri Prima [Ist]

Salah satu perusahaan yang menawarkan kolaborasi pada bidang ini adalah PT Delta Atsiri Prima. Perusahaan ini adalah produsen terkemuka produk berbahan dasar minyak atsiri dan turunannya, yang telah mengantongi sertifikasi penting seperti CPOTB (Cara Pembuatan Obat Tradisional yang Baik) dan CPKB (Cara Pembuatan Kosmetik yang Baik) dari BPOM. Sertifikasi ini memastikan bahwa produk yang dihasilkan memenuhi standar kualitas dan keamanan tertinggi yang ditetapkan oleh pemerintah.

Perusahaan ini menawarkan hubungan bisnis yang mutualistik dengan para mitranya, menjanjikan proses produksi yang cepat, dukungan legalitas BPOM yang lengkap, serta kemampuan formulasi produk yang sesuai dengan tren pasar terkini. Ini mencakup pengembangan produk alcohol-free, antibacterial bodycare, hingga produk yang ramah untuk kulit sensitif (sensitive skin friendly).

Terlebih, saat ini, skincare telah menjadi kategori utama yang memimpin pertumbuhan startup beauty di Indonesia. Banyak brand baru lahir dari komunitas online dan media sosial, menciptakan permintaan akan pabrik yang adaptif, mampu memproduksi dengan cepat, namun tetap mematuhi regulasi ketat.

PT Delta Atsiri Prima menjawab kebutuhan ini dengan menawarkan layanan ODM (Original Design Manufacturer) dan OEM (Original Equipment Manufacturer) yang didukung oleh tim riset dan pengembangan internal yang kuat. Fasilitas ini memungkinkan klien untuk mengembangkan formulasi produk yang inovatif berbasis bahan aktif alami yang sedang tren, seperti niacinamide, tea tree oil, dan bakuchiol. Kemampuan ini sangat krusial karena konsumen saat ini semakin peduli dengan kandungan produk yang mereka gunakan.

Dengan model produksi yang scalable (dapat disesuaikan volumenya) dan MOQ (Minimum Order Quantity) yang lebih terjangkau, PT Delta Atsiri Prima menjadi ujung tombak revolusi beauty entrepreneurship. Model ini memungkinkan founder brand dengan modal terbatas untuk tetap dapat meluncurkan produk berkualitas tinggi yang memenuhi standar BPOM, tanpa terbebani volume produksi yang terlalu besar di awal.

“Kami bukan sekadar manufaktur. Kami ingin menjadi innovation partner bagi para founder lokal yang ingin masuk pasar dengan produk fungsional, aman, dan relevan dengan audiens Gen Z & milenial,” tambah Indri. Pernyataan ini menunjukkan bahwa PT Delta Atsiri Prima tidak hanya berperan sebagai produsen, tetapi juga sebagai konsultan dan pendukung bagi pertumbuhan brand lokal.

Permintaan produksi dari klien-klien lokal terus menunjukkan peningkatan signifikan. Melihat potensi ini, PT Delta Atsiri Prima kini mulai menjajaki peluang ekspor ke negara-negara Asia Tenggara dan Timur Tengah. Menurut Indri, brand lokal Indonesia memiliki potensi besar untuk bersaing di pasar global, khususnya dalam kategori natural skincare dan halal beauty, yang permintaannya terus meningkat di pasar internasional.

Untuk mengakomodasi lonjakan permintaan ini, PT Delta Atsiri Prima memproyeksikan ekspansi kapasitas produksi pada akhir 2025. Dengan basis produksi yang strategis di Klaten, Jawa Tengah, perusahaan ini menargetkan untuk memperluas layanan ke lebih banyak founder brand dan memperkuat posisinya sebagai pusat inovasi skincare lokal terkemuka di Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rekomendasi Paket Skincare dan Perawatan Wardah untuk Dibawa Haji: Lengkap, Halal, Bebas Alkohol!

Rekomendasi Paket Skincare dan Perawatan Wardah untuk Dibawa Haji: Lengkap, Halal, Bebas Alkohol!

Lifestyle | Rabu, 21 Mei 2025 | 18:45 WIB

Apa Saja Skincare Wajib untuk Haji? Simak Tips Praktis dari Dokter Kecantikan

Apa Saja Skincare Wajib untuk Haji? Simak Tips Praktis dari Dokter Kecantikan

Lifestyle | Rabu, 21 Mei 2025 | 16:58 WIB

Skincare Anak Kian Diminati, Expert Care Hadirkan Solusi Lokal Berkualitas Premium

Skincare Anak Kian Diminati, Expert Care Hadirkan Solusi Lokal Berkualitas Premium

Lifestyle | Rabu, 21 Mei 2025 | 16:43 WIB

7 Brand Skincare Korea Terbaik, Auto Bikin Kulit Mulus Harga Mulai Rp19 Ribu

7 Brand Skincare Korea Terbaik, Auto Bikin Kulit Mulus Harga Mulai Rp19 Ribu

Lifestyle | Selasa, 20 Mei 2025 | 19:12 WIB

Stop Penuaan Dini! Teknologi Terbaru Ini Berikan Perawatan dengan Hasil Nyata Tanpa Sakit

Stop Penuaan Dini! Teknologi Terbaru Ini Berikan Perawatan dengan Hasil Nyata Tanpa Sakit

Lifestyle | Selasa, 20 Mei 2025 | 18:28 WIB

5 Rekomendasi Sunscreen Terbaik: Cocok untuk Semua Jenis Kulit, Cegah Penuaan Dini

5 Rekomendasi Sunscreen Terbaik: Cocok untuk Semua Jenis Kulit, Cegah Penuaan Dini

Lifestyle | Selasa, 20 Mei 2025 | 17:13 WIB

Terkini

Harga Emas Anjlok, Kemendag Pangkas Patokan Ekspor dan Referensi

Harga Emas Anjlok, Kemendag Pangkas Patokan Ekspor dan Referensi

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 10:15 WIB

Rupiah Terpuruk ke Rp17.500, Ekonom Warning Risiko Dolar AS Sentuh Rp18.000

Rupiah Terpuruk ke Rp17.500, Ekonom Warning Risiko Dolar AS Sentuh Rp18.000

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 10:02 WIB

Kontribusi PDB Tembus Rp 8.573 T, Kenapa Setoran Pajak UMKM Masih Kecil?

Kontribusi PDB Tembus Rp 8.573 T, Kenapa Setoran Pajak UMKM Masih Kecil?

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 09:10 WIB

Harga Emas Antam Anjlok Hari Ini, Dibanderol Rp 2.819.000/Gram

Harga Emas Antam Anjlok Hari Ini, Dibanderol Rp 2.819.000/Gram

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 09:09 WIB

Aktivitas Selat Hormuz Masih Seret, Harga Minyak Brent Tembus 106 Dolar AS

Aktivitas Selat Hormuz Masih Seret, Harga Minyak Brent Tembus 106 Dolar AS

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 09:05 WIB

Membaca Peluang di Tengah Ketidakpastian, Properti Tetap Jadi Instrumen Investasi Paling Relevan

Membaca Peluang di Tengah Ketidakpastian, Properti Tetap Jadi Instrumen Investasi Paling Relevan

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 09:00 WIB

Waspada, Ekonomi Indonesia Bakal Dihantam Tekanan Global

Waspada, Ekonomi Indonesia Bakal Dihantam Tekanan Global

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 08:44 WIB

Bank Indonesia Perkuat Pengendalian Inflasi Demi Jaga Harga Bahan Pokok Tidak Naik

Bank Indonesia Perkuat Pengendalian Inflasi Demi Jaga Harga Bahan Pokok Tidak Naik

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 08:13 WIB

OJK Perkuat Kepastian Hukum Demi Jaga Penyaluran Kredit

OJK Perkuat Kepastian Hukum Demi Jaga Penyaluran Kredit

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 07:23 WIB

BRI Consumer Expo 2026 Hadirkan Solusi Finansial Lengkap di Jakarta

BRI Consumer Expo 2026 Hadirkan Solusi Finansial Lengkap di Jakarta

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 18:34 WIB