Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Status Mainnet Pi Coin Terbaru, Bagaimana Statusnya di Indonesia?

M Nurhadi

Kamis, 22 Mei 2025 | 14:02 WIB
Status Mainnet Pi Coin Terbaru, Bagaimana Statusnya di Indonesia?
Apakah Pi network menjanjikan

Suara.com - Pi Network atau Pi Coin belakangan mencuri perhatian publik. Terutama para pemerhati pasar kripto yang menganggap koin yang satu ini cukup menjanjikan.

Pi Network secara resmi membuka mainnet-nya pada 20 Februari 2025, pukul 8:00 UTC (atau 15:00 WIB). Perubahan monumental ini menandai transisi signifikan dari fase tertutup dan pengujian, menuju jaringan terbuka yang sepenuhnya terdesentralisasi.

Ini adalah momen krusial yang memungkinkan perdagangan dan transaksi koin Pi secara umum, mengubah Pi Network menjadi aset digital yang sah dan berpotensi digunakan sebagai alat transaksi. Peluncuran open mainnet ini diharapkan dapat meningkatkan adopsi dan penggunaan Pi di berbagai sektor.

Perjalanan Pi Network Menuju Mainnet Terbuka

Sebelum peluncuran mainnet terbuka, Pi Network telah melewati fase yang panjang dan kompleks. Hingga saat ini, Pi Network masih berada dalam fase IOU (I Owe You), yang berarti token PI belum bisa ditukarkan dengan uang tunai secara langsung. Perdagangan Pi yang terjadi di beberapa platform IOU bersifat spekulatif dan harga Pi dapat berfluktuasi tajam. Ini karena Pi Network belum memiliki mainnet yang sepenuhnya terdesentralisasi dan dapat diperdagangkan di bursa kripto utama.

Peluncuran mainnet terbuka pada 20 Februari 2025 ini didahului oleh proses migrasi mainnet yang dimulai sejak 31 Desember 2024. Migrasi ini merupakan langkah penting untuk memastikan transisi yang mulus bagi seluruh pengguna. Bagi para pengguna Pi Network, momen ini sangat krusial. Mereka diingatkan untuk segera menyelesaikan proses KYC (Know Your Customer) sebelum tenggat waktu migrasi agar tidak kehilangan sebagian besar saldo Pi yang telah ditambang. Untungnya, batas waktu periode tenggang KYC diperpanjang hingga 28 Februari 2025, memberikan kesempatan lebih luas bagi pengguna untuk menyelesaikan proses penting ini.

Status Pi Network di Indonesia: Belum Resmi di Bappebti

Meskipun Pi Network telah membuka mainnet terbuka secara global, statusnya di Indonesia perlu dipahami secara cermat. Hingga saat ini, Pi Network belum resmi di Indonesia dalam arti yang sebenarnya. Ini berarti belum ada lisensi atau pengakuan resmi dari Bappebti (Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi) sebagai aset kripto yang dapat diperdagangkan secara sah di Indonesia.

Tidak adanya lisensi resmi dari Bappebti ini memiliki implikasi penting

baca juga

Perdagangan tidak dilindungi regulasi: Perdagangan Pi Network di Indonesia saat ini masih belum dilindungi oleh regulasi pemerintah. Ini berbeda dengan aset kripto lain yang sudah terdaftar dan diawasi oleh Bappebti.
Risiko Investasi: Karena statusnya yang belum resmi dan perdagangan yang masih bersifat spekulatif melalui IOU (sebelum mainnet terbuka penuh), ada risiko yang perlu diperhatikan jika Anda memutuskan untuk terlibat dalam perdagangan Pi Network.

Fluktuasi harga yang tajam dan ketidakpastian regulasi menjadi faktor yang perlu dipertimbangkan.
Dengan peluncuran open mainnet, Pi Network memang menjadi aset digital yang sah dan dapat digunakan sebagai alat transaksi di ekosistem globalnya. Namun, untuk pasar Indonesia, pengakuan dan perizinan dari Bappebti masih menjadi tahapan penting yang harus dilalui agar Pi Network dapat diperdagangkan secara resmi dan dilindungi oleh regulasi pemerintah.

Singkatnya, meskipun Pi Network telah memasuki babak baru dengan mainnet terbuka, di Indonesia, statusnya masih dalam tahap pengawasan dan belum diakui secara resmi sebagai aset kripto yang sah untuk diperdagangkan. Investor dan pengguna di Indonesia disarankan untuk terus memantau perkembangan regulasi dari Bappebti terkait Pi Network.

Desclaimer: Redaksi Suara.com hanya menyajikan berita dan tidak menyarankan anda untuk membeli aset apapun. Segala risikoada di tangan pembaca.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

William Sutanto Resmi Jadi CEO Indodax

William Sutanto Resmi Jadi CEO Indodax

Bisnis | Selasa, 20 Mei 2025 | 14:34 WIB

Harga Pi Network Makin Suram di Bawah USD 1, Ini Penyebabnya

Harga Pi Network Makin Suram di Bawah USD 1, Ini Penyebabnya

Bisnis | Senin, 19 Mei 2025 | 13:55 WIB

Harga Pi Network Meluncur Turun yang Kini di Bawah USD 1

Harga Pi Network Meluncur Turun yang Kini di Bawah USD 1

Bisnis | Jum'at, 16 Mei 2025 | 14:26 WIB

Hwang Jung-eum Mengaku Gelapkan Dana Agensi Rp49 Miliar untuk Kripto

Hwang Jung-eum Mengaku Gelapkan Dana Agensi Rp49 Miliar untuk Kripto

Your Say | Jum'at, 16 Mei 2025 | 11:49 WIB

1 Persen Aset Danantara Bisa Buat RI Jadi Raja Bitcoin Global Sejajar AS dan China

1 Persen Aset Danantara Bisa Buat RI Jadi Raja Bitcoin Global Sejajar AS dan China

Bisnis | Kamis, 15 Mei 2025 | 14:48 WIB

Langkah Besar Pi Network, Luncurkan Dana Ventura Guyur Startup Hingga Rp1,6 Triliun

Langkah Besar Pi Network, Luncurkan Dana Ventura Guyur Startup Hingga Rp1,6 Triliun

Bisnis | Kamis, 15 Mei 2025 | 12:44 WIB

Terkini

Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali

Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:49 WIB

Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel

Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:39 WIB

Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu

Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:22 WIB

5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu

5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:11 WIB

Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung

Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung

Jabar | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:50 WIB

Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua

Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua

Health | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:40 WIB

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:12 WIB

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:06 WIB

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Bogor | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:59 WIB

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:48 WIB

×