RI Masuk Radar Jutaan Turis Asia-Pasifik untuk Lokasi Melancong

Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Jum'at, 23 Mei 2025 | 06:55 WIB
RI Masuk Radar Jutaan Turis Asia-Pasifik untuk Lokasi Melancong
Ilustrasi turis asing di Bali. (SONNY TUMBELAKA / AFP)

Suara.com - Industri pariwisata di kawasan Asia-Pasifik terus menunjukkan geliat positif, di mana semakin banyak wisatawan yang antusias menjelajahi destinasi baru dan mencari pengalaman perjalanan yang bermakna. 

Data terbaru dari Traveloka mengkonfirmasi tren ini, menyoroti preferensi destinasi serta perubahan perilaku wisatawan di tengah meningkatnya antusiasme untuk bepergian.

Selama program Epic Sale 2025, Indonesia, Thailand, dan Vietnam berhasil menjadi tiga destinasi paling banyak dicari oleh jutaan wisatawan Asia-Pasifik. Hal ini menunjukkan daya tarik yang kuat dari negara-negara di Asia Tenggara sebagai tujuan liburan.

Selain itu, destinasi internasional seperti Jepang, Malaysia, dan Singapura juga tetap menjadi pilihan favorit bagi wisatawan di kawasan ini. Sementara itu, untuk pasar domestik Indonesia, Bali, Jakarta, Makassar, Medan, dan Yogyakarta masih mendominasi sebagai lima besar destinasi yang paling diminati pengguna Traveloka.

"Temuan ini mencerminkan tingginya antusiasme masyarakat untuk menjelajahi dunia, baik melalui perjalanan internasional maupun eksplorasi dalam negeri," ujar Baidi Li, Vice President of Commercial, Traveloka, dikutip Jumat (23/5/2025).

Tren menarik lainnya adalah peningkatan popularitas staycation dan liburan singkat di sekitar kota tempat tinggal. Fenomena ini menunjukkan preferensi terhadap perjalanan yang lebih praktis dan fleksibel. Traveloka mencatat minat tinggi dari pengguna Indonesia untuk destinasi seperti Bandung, Bogor, Puncak, dan Jakarta.

"Lokasi-lokasi ini populer untuk liburan singkat 3 hari 2 malam, dengan tujuan bersantai, mencicipi kuliner lokal, dan menikmati aktivitas seru bersama keluarga," papar Baidi. Hal ini sejalan dengan tren global yang mengarah pada perjalanan yang lebih conscious, di mana kenyamanan dan harga terjangkau menjadi faktor utama dalam perencanaan liburan.

Meskipun pesawat tetap menjadi moda transportasi favorit untuk perjalanan jarak jauh, preferensi akomodasi kini semakin beragam. Selama periode Epic Sale, hotel, resort, apartemen, vila, dan guesthouse menjadi lima tipe akomodasi yang paling banyak dipesan oleh wisatawan Indonesia.

Keragaman ini menunjukkan meningkatnya permintaan terhadap pilihan penginapan yang fleksibel dan sesuai dengan gaya liburan masing-masing, baik untuk solo traveler, pasangan, keluarga, hingga rombongan.

“Kami memahami bahwa kini, wisatawan semakin mengutamakan nilai dari sebuah perjalanan, bukan hanya tentang harga tetapi juga seberapa relevan, fleksibel, dan kualitas pengalaman yang mereka dapatkan," tambah Baidi.

Melalui inisiatif seperti Epic Sale, Traveloka berkomitmen untuk membantu mitra menjawab ekspektasi yang terus berkembang ini dengan menghubungkan mereka pada pelanggan yang tepat melalui penawaran yang lebih personal dan sesuai kebutuhan.

Berdasarkan data jumlah wisatawan mancanegara (wisman) yang berkunjung ke Indonesia terus menunjukkan tren positif. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, sepanjang Januari hingga Maret 2025, sebanyak 2.735.472 turis asing masuk melalui pintu-pintu utama Indonesia. Jumlah tersebut meningkat 7,83 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.

Meski begitu, kunjungan pada Maret 2025 sendiri menunjukkan penurunan dibandingkan bulan sebelumnya. Pada Maret 2025, kunjungan wisman melalui pintu masuk utama ada sebanyak 841.030 kunjungan atau mengalami penurunan sebesar 2,18 persen secara bulanan dan 5,63 persen secara tahunan.

Pintu masuk utama yang dimaksud meliputi bandara internasional, pelabuhan laut internasional, dan pos lintas batas negara. Dari sisi pengeluaran, rata-rata uang yang dibelanjakan turis asing per kunjungan pada kuartal I-2025 sebesar USD 1.277,17. Angka ini lebih rendah dibanding rata-rata pengeluaran pada kuartal sebelumnya maupun pada periode yang sama tahun lalu.

Durasi tinggal wisatawan asing juga cukup panjang. Rata-rata lama tinggal wisman pada triwulan 1 2025 yaitu selama 10,94 malam.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

6 Rekomendasi Desa Wisata di Jogja, Liburan Sekaligus Belajar Budaya Jawa

6 Rekomendasi Desa Wisata di Jogja, Liburan Sekaligus Belajar Budaya Jawa

Your Say | Kamis, 22 Mei 2025 | 16:17 WIB

Toyota Beri Peringatan Keras ke Trump Perihal Kenaikan Tarif

Toyota Beri Peringatan Keras ke Trump Perihal Kenaikan Tarif

Otomotif | Kamis, 22 Mei 2025 | 16:12 WIB

BNI GoGreen Konservasi Mangrove: Dorong Ekonomi Warga Banyuwangi, Dukung Keanekaragaman Hayati

BNI GoGreen Konservasi Mangrove: Dorong Ekonomi Warga Banyuwangi, Dukung Keanekaragaman Hayati

Bisnis | Rabu, 21 Mei 2025 | 22:00 WIB

Terkini

Puncak Arus Balik Diperkirakan Hari Ini, Pemudik Diminta Optimalkan WFA

Puncak Arus Balik Diperkirakan Hari Ini, Pemudik Diminta Optimalkan WFA

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 12:23 WIB

Mulai Nego dengan Trump, Iran Buka Selat Hormuz Tapi Tetapkan Tarif Rp34 Miliar per Kapal

Mulai Nego dengan Trump, Iran Buka Selat Hormuz Tapi Tetapkan Tarif Rp34 Miliar per Kapal

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 12:10 WIB

285 Ribu Pemudik Diprediksi Balik ke Jabodetabek Via Jalan Tol Hari Ini

285 Ribu Pemudik Diprediksi Balik ke Jabodetabek Via Jalan Tol Hari Ini

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 11:03 WIB

Kemenhub Ungkap Faktor Utama Penyebab Kecelakaan Saat Arus Balik

Kemenhub Ungkap Faktor Utama Penyebab Kecelakaan Saat Arus Balik

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 10:54 WIB

Harga Pangan Nasional Hari Ini: Cabai Rawit Tembus Rp110.750 per Kg, Beras dan Telur Ikut Bergerak

Harga Pangan Nasional Hari Ini: Cabai Rawit Tembus Rp110.750 per Kg, Beras dan Telur Ikut Bergerak

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 10:44 WIB

Perhatian Pemudik! Rest Area KM 52B Tol Jakarta-Cikampek Ditutup Sementara

Perhatian Pemudik! Rest Area KM 52B Tol Jakarta-Cikampek Ditutup Sementara

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 10:42 WIB

OJK Bakal Awasi Bank yang Kasih Dividen Jumbo

OJK Bakal Awasi Bank yang Kasih Dividen Jumbo

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 10:15 WIB

200 Ribu Pekerjaan Perbankan Bakal Hilang, Bank Mulai PHK Karyawan dan Tutup Cabang

200 Ribu Pekerjaan Perbankan Bakal Hilang, Bank Mulai PHK Karyawan dan Tutup Cabang

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 09:30 WIB

124 Truk Bandel Langgar Aturan Mudik, Kemenhub Ancam Bekukan Izin

124 Truk Bandel Langgar Aturan Mudik, Kemenhub Ancam Bekukan Izin

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 09:29 WIB

Emas Antam Masih Dibanderol Rp 2.843.000/Gram Hari Ini

Emas Antam Masih Dibanderol Rp 2.843.000/Gram Hari Ini

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 09:12 WIB