Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.850.000
Beli Rp2.735.000
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...
USD/IDR 17.184

BLT Rp600 Ribu 'Kentang', Ekonomi Sulit Terbang

Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Jum'at, 04 Juli 2025 | 18:09 WIB
BLT Rp600 Ribu 'Kentang', Ekonomi Sulit Terbang
Program subsidi upah alias Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang digelontorkan pemerintah untuk para pekerja sebesar Rp600 ribu dan berakhir Juli 2025, menuai sorotan tajam.

Suara.com - Program subsidi upah alias Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang digelontorkan pemerintah untuk para pekerja sebesar Rp600 ribu dan berakhir Juli 2025, menuai sorotan tajam.

Alih-alih mendongkrak ekonomi secara signifikan, besaran subsidi ini dinilai "tanggung" dan diragukan mampu mendorong pertumbuhan di atas 5% pada Kuartal III 2025.

Menurut Direktur Eksekutif Center of Economic and Law Studies (Celios), Bhima Yudhistira, idealnya subsidi upah minimal 30% dari gaji, atau setara Rp1 juta untuk pekerja bergaji Rp3,5 juta. Jika subsidi upah berada di bawah angka Rp600 ribu per bulan, daya dorongnya terhadap konsumsi rumah tangga bakal terbatas.

"Jika subsidi upahnya di bawah Rp600 ribu per bulan, maka daya dorong ke konsumsi rumah tangga bakal terbatas. Sulit untuk ekonomi tumbuh di atas 5% pada Kuartal III 2025," ujar Bhima kepada Suara.com, Jumat (4/7/2025).

Kritik tak berhenti di besaran subsidi. Bhima juga menegaskan bahwa subsidi upah harus diimbangi dengan pengendalian harga kebutuhan pokok dan transportasi perumahan. Tanpa langkah ini, lonjakan harga bisa menggerus daya beli pekerja, membuat subsidi menjadi sia-sia.

"Subsidi upah juga perlu diimbangi dengan pengendalian harga kebutuhan pokok dan transportasi perumahan sehingga daya beli pekerja bisa terjaga," tambah pengamat tersebut, menekankan pentingnya stabilitas harga di pasar.

Selain itu, pemerintah wajib memastikan pekerja informal juga masuk ke skema subsidi upah. Pelajaran penting dari pandemi COVID-19, di mana banyak pekerja informal tidak mendapatkan subsidi upah karena pemerintah masih berbasis data BPJS Ketenagakerjaan, harus menjadi cambuk.

Jutaan pekerja di sektor informal adalah tulang punggung ekonomi, dan mengabaikan mereka dalam skema bantuan sosial akan mengurangi efektivitas program secara keseluruhan.

Jika pemerintah ingin melihat pertumbuhan ekonomi yang kuat dan merata, terutama di Kuartal III 2025, maka evaluasi ulang besaran subsidi upah, komitmen serius terhadap stabilitas harga, dan inklusi pekerja informal dalam program bantuan menjadi keniscayaan. Tanpa langkah-langkah ini, subsidi upah Rp600 ribu mungkin hanya akan menjadi tetesan di tengah lautan tantangan ekonomi.

Sebagaimana diketahui, pemerintah akan memberikan Bantuan Subsidi Upah sebesar Rp600.000 untuk dua bulan (Juni dan Juli 2025). Selain karyawan, guru honorer yang gajinya di bawah Rp3,5 juta juga akan mendapatkan bantuan sosial yang satu ini.

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati, di Kantor Presiden, kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin, menyatakan bantuan ini bertujuan menjaga daya beli masyarakat berpenghasilan rendah, terutama kelompok pekerja dan guru honorer.

"Kelompok yang keempat ini ditujukan kepada para pekerja dan para guru honorer, yaitu pemberian bantuan subsidi upah kepada 17,3 juta pekerja yang memiliki gaji di bawah Rp3,5 juta atau di bawah upah minimum provinsi/kabupaten dan kota," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BRI Salurkan Rp698 Triliun untuk UMKM, Dorong SDGs Nomor 8

BRI Salurkan Rp698 Triliun untuk UMKM, Dorong SDGs Nomor 8

Bisnis | Jum'at, 04 Juli 2025 | 10:11 WIB

Bos OJK Pastikan Kinerja Perbankan Masih Kuat, Likuiditas Aman

Bos OJK Pastikan Kinerja Perbankan Masih Kuat, Likuiditas Aman

Bisnis | Jum'at, 04 Juli 2025 | 08:19 WIB

Jual-Beli Online Kena Pajak: Siap-Siap Harga Naik? Pedagang E-commerce Menjerit!

Jual-Beli Online Kena Pajak: Siap-Siap Harga Naik? Pedagang E-commerce Menjerit!

Video | Kamis, 03 Juli 2025 | 20:45 WIB

Terkini

Xi Jinping: Selat Hormuz Harus Dibuka!

Xi Jinping: Selat Hormuz Harus Dibuka!

Bisnis | Senin, 20 April 2026 | 20:56 WIB

Melalui FLDP 2026, TelkomGroup Perkuat Pengembangan Kepemimpinan Strategis

Melalui FLDP 2026, TelkomGroup Perkuat Pengembangan Kepemimpinan Strategis

Bisnis | Senin, 20 April 2026 | 20:31 WIB

Pembangunan Kopdes Merah Putih Jauh dari Target, Menteri Zulkifli Keluhkan Ketersediaan Lahan

Pembangunan Kopdes Merah Putih Jauh dari Target, Menteri Zulkifli Keluhkan Ketersediaan Lahan

Bisnis | Senin, 20 April 2026 | 19:41 WIB

Pengusaha Warteg Khawatir Gas LPG 3Kg Langka

Pengusaha Warteg Khawatir Gas LPG 3Kg Langka

Bisnis | Senin, 20 April 2026 | 19:36 WIB

PIS: 94 Persen Kru Kapal Pertamina Adalah WNI

PIS: 94 Persen Kru Kapal Pertamina Adalah WNI

Bisnis | Senin, 20 April 2026 | 19:32 WIB

Naiknya Harga BBM Nonsubsidi Berdampak Terbatas Terhadap Inflasi

Naiknya Harga BBM Nonsubsidi Berdampak Terbatas Terhadap Inflasi

Bisnis | Senin, 20 April 2026 | 19:27 WIB

Ekonomi Indonesia Masih Bisa Tumbuh di atas 5 Persen di Tengah Gejolak Global

Ekonomi Indonesia Masih Bisa Tumbuh di atas 5 Persen di Tengah Gejolak Global

Bisnis | Senin, 20 April 2026 | 19:23 WIB

Indonesia Bidik Swasembada 8 Pangan Strategis di 2026

Indonesia Bidik Swasembada 8 Pangan Strategis di 2026

Bisnis | Senin, 20 April 2026 | 19:13 WIB

MBG Sampai ke Perbatasan IndonesiaTimor Leste, Jadi Penggerak Ekonomi Lokal

MBG Sampai ke Perbatasan IndonesiaTimor Leste, Jadi Penggerak Ekonomi Lokal

Bisnis | Senin, 20 April 2026 | 19:09 WIB

Jumlah Lapor SPT Tahunan Tembus 11,43 Juta Orang, Aktivasi Coretax 18,1 Juta

Jumlah Lapor SPT Tahunan Tembus 11,43 Juta Orang, Aktivasi Coretax 18,1 Juta

Bisnis | Senin, 20 April 2026 | 18:50 WIB