Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.760.000
Beli Rp2.630.000
IHSG 6.195,427
LQ45 619,275
Srikehati 301,815
JII 377,408
USD/IDR 17.858

BEI Pertimbangkan Perdagangan Saham Ditambah Jadi 3 Sesi

Dythia Novianty, Achmad Fauzi

Sabtu, 24 Mei 2025 | 14:19 WIB
BEI Pertimbangkan Perdagangan Saham Ditambah Jadi 3 Sesi
Pengunjung melintas dibawah layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (18/3/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Bursa Efek Indonesia (BEI) tengah melakukan kajian terkait kemungkinan penambahan sesi jam perdagangan saham.

Saat ini, BEI menjalankan sistem perdagangan dalam dua sesi, yakni sesi pertama dimulai pukul 09.00 hingga 12.00 WIB dan sesi kedua berlangsung dari pukul 13.30 hingga 15.49 WIB.

Namun, ke depan BEI berencana menerapkan tiga sesi perdagangan dalam satu hari, meskipun langkah ini masih dalam tahap evaluasi dan belum dipastikan akan segera direalisasikan.

Direktur Utama BEI, Iman Rahman, mengungkapkan bahwa penambahan sesi perdagangan ini menjadi salah satu topik penting yang sedang dikaji oleh pihaknya.

“Itu menjadi salah satu kajian kami. Kita akan diskusi dengan pelaku pasar,” ujar Iman kepada media pada Sabtu, 24 Mei 2025.

Dia menjelaskan bahwa pembahasan ini akan melibatkan dialog intensif dengan berbagai pihak terkait, terutama pelaku pasar modal, agar kebijakan yang diambil dapat memberikan manfaat optimal bagi seluruh pemangku kepentingan.

Tujuan utama dari kemungkinan penambahan sesi perdagangan tersebut adalah untuk meningkatkan nilai transaksi perdagangan saham dalam sehari.

Dengan menambah waktu atau sesi perdagangan, diharapkan likuiditas pasar bisa bertambah dan aktivitas jual beli saham di BEI menjadi lebih dinamis.

Hal ini sekaligus bisa meningkatkan daya tarik pasar modal Indonesia bagi investor lokal maupun asing.

Selain melihat kondisi domestik, BEI juga mempertimbangkan praktik yang diterapkan di pasar global.

Sebagai contoh, bursa saham Amerika Serikat, New York Stock Exchange (NYSE), telah mengadopsi sistem perdagangan selama 24 jam yang memungkinkan aktivitas transaksi berjalan secara nonstop.

Hal ini menjadi salah satu referensi bagi BEI dalam mengkaji kemungkinan perluasan jam perdagangan agar dapat mengikuti perkembangan tren pasar dunia.

Meski demikian, Iman Rahman menegaskan bahwa BEI akan sangat berhati-hati dalam menentukan sasaran dan target dari penambahan sesi perdagangan ini.

“Siapa yang kita sasar kalau nambah sesi. Kita lihat dulu perlu dengan menerima masukan-masukan. Sama saat penambahan jam perdagangan dari tutup jam 3 menjadi jam 4 sore,” jelasnya.

Pernyataan ini menunjukkan bahwa BEI ingin memastikan setiap perubahan kebijakan sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik pasar Indonesia serta memberikan dampak positif bagi para pelaku pasar.

Selain rencana penambahan sesi perdagangan, Iman juga menyampaikan soal kebijakan libur perdagangan saham pada hari-hari libur nasional.

Pengunjung melihat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (8/4/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]
Pengunjung melihat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (8/4/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]

Dia menegaskan bahwa jadwal libur tersebut masih mengikuti jam kerja perbankan yang ditetapkan oleh pemerintah melalui Bank Indonesia.

“Kami hanya mengikuti jam kerja Bank Indonesia. Itu kan kebijakan pemerintah,” kata Iman.

Dengan demikian, BEI belum berencana untuk melakukan perubahan terkait hari libur perdagangan saham, dan tetap menyesuaikan dengan regulasi nasional yang berlaku.

Langkah BEI mempertimbangkan penambahan sesi perdagangan ini menunjukkan komitmen institusi dalam mendukung pertumbuhan pasar modal Indonesia yang semakin maju dan kompetitif di kancah internasional.

Jika diterapkan, kebijakan ini diharapkan dapat memberikan ruang lebih luas bagi investor untuk melakukan transaksi dan memperkuat likuiditas pasar.

Kendati masih dalam tahap kajian, pembahasan ini menjadi sinyal positif bagi pelaku pasar dan investor yang menginginkan fleksibilitas waktu dalam bertransaksi di pasar saham Indonesia.

BEI sendiri akan terus melakukan dialog dan evaluasi agar kebijakan yang diambil tidak hanya relevan dengan kondisi pasar saat ini, tetapi juga dapat menjawab tantangan dan kebutuhan pasar di masa depan.

Dengan mempertimbangkan praktik global serta masukan dari berbagai pihak, diharapkan keputusan terkait sesi perdagangan tambahan ini akan diambil secara matang dan bijaksana.

“Kita lihat dulu perlu dengan menerima masukan-masukan,” tutup Iman Rahman.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tarif Trump Bikin Bursa Global Anjlok, Bos BEI Bicara Nasib IHSG Usai Libur Lebaran

Tarif Trump Bikin Bursa Global Anjlok, Bos BEI Bicara Nasib IHSG Usai Libur Lebaran

Bisnis | Senin, 07 April 2025 | 10:59 WIB

CBDK Mau Buyback Saham, Rogoh Kocek Rp1 Triliun

CBDK Mau Buyback Saham, Rogoh Kocek Rp1 Triliun

Bisnis | Jum'at, 28 Maret 2025 | 22:37 WIB

Pengumuman! Mulai Besok Bursa Saham RI Tutup Selama 11 Hari

Pengumuman! Mulai Besok Bursa Saham RI Tutup Selama 11 Hari

Bisnis | Kamis, 27 Maret 2025 | 11:54 WIB

Jadwal Libur Bursa Efek Indonesia Selama Lebaran 2025, Ini Tanggal Buka-Tutup Pasar Saham

Jadwal Libur Bursa Efek Indonesia Selama Lebaran 2025, Ini Tanggal Buka-Tutup Pasar Saham

Bisnis | Rabu, 26 Maret 2025 | 20:57 WIB

Pengamat: IHSG Melemah Bukan Karena Danantara

Pengamat: IHSG Melemah Bukan Karena Danantara

Bisnis | Senin, 24 Maret 2025 | 19:27 WIB

Penyebab IHSG Sulit Menguat Hari Ini, Imbas Pengumuman Penting Danantara?

Penyebab IHSG Sulit Menguat Hari Ini, Imbas Pengumuman Penting Danantara?

Bisnis | Senin, 24 Maret 2025 | 11:57 WIB

Terkini

Purbaya Benar Usai Kepala MBG Dadan Dicopot Prabowo: Memang Ada Kelemahan Sana Sini!

Purbaya Benar Usai Kepala MBG Dadan Dicopot Prabowo: Memang Ada Kelemahan Sana Sini!

Bisnis | Rabu, 03 Juni 2026 | 10:39 WIB

Kejagung Geledah Kantor Pusat BGN Usai Dadan Dicopot Prabowo, IHSG Langsung Anjlok Parah

Kejagung Geledah Kantor Pusat BGN Usai Dadan Dicopot Prabowo, IHSG Langsung Anjlok Parah

Bisnis | Rabu, 03 Juni 2026 | 10:19 WIB

Rupiah Tembus ke Rp17.910 per Dolar AS, Jadi Mata Uang Asia Terlemah Pagi Ini

Rupiah Tembus ke Rp17.910 per Dolar AS, Jadi Mata Uang Asia Terlemah Pagi Ini

Bisnis | Rabu, 03 Juni 2026 | 09:59 WIB

Kadin Wanti-wanti Manajemen DSI, Fase Awal Operasi Sangat Krusial

Kadin Wanti-wanti Manajemen DSI, Fase Awal Operasi Sangat Krusial

Bisnis | Rabu, 03 Juni 2026 | 09:21 WIB

IHSG Bergerak Dua Arah Pagi Ini, Masih di Level 6.100-an

IHSG Bergerak Dua Arah Pagi Ini, Masih di Level 6.100-an

Bisnis | Rabu, 03 Juni 2026 | 09:14 WIB

Bank Indonesia Optimistis Inflasi Terkendali, Apa Buktinya?

Bank Indonesia Optimistis Inflasi Terkendali, Apa Buktinya?

Bisnis | Rabu, 03 Juni 2026 | 08:54 WIB

Harga Emas Antam Tetap Dibanderol Rp 2.774.000/Gram Hari Ini, Saatnya Beli?

Harga Emas Antam Tetap Dibanderol Rp 2.774.000/Gram Hari Ini, Saatnya Beli?

Bisnis | Rabu, 03 Juni 2026 | 08:50 WIB

Fitch Ratings Proyeksi Profitabilitas ARTO dengan Dukungan Ekosistem GOTO

Fitch Ratings Proyeksi Profitabilitas ARTO dengan Dukungan Ekosistem GOTO

Bisnis | Rabu, 03 Juni 2026 | 08:46 WIB

Tinggalkan Perang Bunga, BTN Kini Kejar CASA Lewat Ecosystem Banking

Tinggalkan Perang Bunga, BTN Kini Kejar CASA Lewat Ecosystem Banking

Bisnis | Rabu, 03 Juni 2026 | 08:36 WIB

Harga Emas di Pegadaian Turun Semua Hari Ini, Cek Daftarnya di Sini!

Harga Emas di Pegadaian Turun Semua Hari Ini, Cek Daftarnya di Sini!

Bisnis | Rabu, 03 Juni 2026 | 08:35 WIB