BEI Pertimbangkan Perdagangan Saham Ditambah Jadi 3 Sesi

Dythia Novianty, Achmad Fauzi

Sabtu, 24 Mei 2025 | 14:19 WIB
BEI Pertimbangkan Perdagangan Saham Ditambah Jadi 3 Sesi
Pengunjung melintas dibawah layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (18/3/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Bursa Efek Indonesia (BEI) tengah melakukan kajian terkait kemungkinan penambahan sesi jam perdagangan saham.

Saat ini, BEI menjalankan sistem perdagangan dalam dua sesi, yakni sesi pertama dimulai pukul 09.00 hingga 12.00 WIB dan sesi kedua berlangsung dari pukul 13.30 hingga 15.49 WIB.

Namun, ke depan BEI berencana menerapkan tiga sesi perdagangan dalam satu hari, meskipun langkah ini masih dalam tahap evaluasi dan belum dipastikan akan segera direalisasikan.

Direktur Utama BEI, Iman Rahman, mengungkapkan bahwa penambahan sesi perdagangan ini menjadi salah satu topik penting yang sedang dikaji oleh pihaknya.

“Itu menjadi salah satu kajian kami. Kita akan diskusi dengan pelaku pasar,” ujar Iman kepada media pada Sabtu, 24 Mei 2025.

Dia menjelaskan bahwa pembahasan ini akan melibatkan dialog intensif dengan berbagai pihak terkait, terutama pelaku pasar modal, agar kebijakan yang diambil dapat memberikan manfaat optimal bagi seluruh pemangku kepentingan.

Tujuan utama dari kemungkinan penambahan sesi perdagangan tersebut adalah untuk meningkatkan nilai transaksi perdagangan saham dalam sehari.

Dengan menambah waktu atau sesi perdagangan, diharapkan likuiditas pasar bisa bertambah dan aktivitas jual beli saham di BEI menjadi lebih dinamis.

Hal ini sekaligus bisa meningkatkan daya tarik pasar modal Indonesia bagi investor lokal maupun asing.

baca juga

Selain melihat kondisi domestik, BEI juga mempertimbangkan praktik yang diterapkan di pasar global.

Sebagai contoh, bursa saham Amerika Serikat, New York Stock Exchange (NYSE), telah mengadopsi sistem perdagangan selama 24 jam yang memungkinkan aktivitas transaksi berjalan secara nonstop.

Hal ini menjadi salah satu referensi bagi BEI dalam mengkaji kemungkinan perluasan jam perdagangan agar dapat mengikuti perkembangan tren pasar dunia.

Meski demikian, Iman Rahman menegaskan bahwa BEI akan sangat berhati-hati dalam menentukan sasaran dan target dari penambahan sesi perdagangan ini.

“Siapa yang kita sasar kalau nambah sesi. Kita lihat dulu perlu dengan menerima masukan-masukan. Sama saat penambahan jam perdagangan dari tutup jam 3 menjadi jam 4 sore,” jelasnya.

Pernyataan ini menunjukkan bahwa BEI ingin memastikan setiap perubahan kebijakan sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik pasar Indonesia serta memberikan dampak positif bagi para pelaku pasar.

Selain rencana penambahan sesi perdagangan, Iman juga menyampaikan soal kebijakan libur perdagangan saham pada hari-hari libur nasional.

Pengunjung melihat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (8/4/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]
Pengunjung melihat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (8/4/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]

Dia menegaskan bahwa jadwal libur tersebut masih mengikuti jam kerja perbankan yang ditetapkan oleh pemerintah melalui Bank Indonesia.

“Kami hanya mengikuti jam kerja Bank Indonesia. Itu kan kebijakan pemerintah,” kata Iman.

Dengan demikian, BEI belum berencana untuk melakukan perubahan terkait hari libur perdagangan saham, dan tetap menyesuaikan dengan regulasi nasional yang berlaku.

Langkah BEI mempertimbangkan penambahan sesi perdagangan ini menunjukkan komitmen institusi dalam mendukung pertumbuhan pasar modal Indonesia yang semakin maju dan kompetitif di kancah internasional.

Jika diterapkan, kebijakan ini diharapkan dapat memberikan ruang lebih luas bagi investor untuk melakukan transaksi dan memperkuat likuiditas pasar.

Kendati masih dalam tahap kajian, pembahasan ini menjadi sinyal positif bagi pelaku pasar dan investor yang menginginkan fleksibilitas waktu dalam bertransaksi di pasar saham Indonesia.

BEI sendiri akan terus melakukan dialog dan evaluasi agar kebijakan yang diambil tidak hanya relevan dengan kondisi pasar saat ini, tetapi juga dapat menjawab tantangan dan kebutuhan pasar di masa depan.

Dengan mempertimbangkan praktik global serta masukan dari berbagai pihak, diharapkan keputusan terkait sesi perdagangan tambahan ini akan diambil secara matang dan bijaksana.

“Kita lihat dulu perlu dengan menerima masukan-masukan,” tutup Iman Rahman.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tarif Trump Bikin Bursa Global Anjlok, Bos BEI Bicara Nasib IHSG Usai Libur Lebaran

Tarif Trump Bikin Bursa Global Anjlok, Bos BEI Bicara Nasib IHSG Usai Libur Lebaran

Bisnis | Senin, 07 April 2025 | 10:59 WIB

CBDK Mau Buyback Saham, Rogoh Kocek Rp1 Triliun

CBDK Mau Buyback Saham, Rogoh Kocek Rp1 Triliun

Bisnis | Jum'at, 28 Maret 2025 | 22:37 WIB

Pengumuman! Mulai Besok Bursa Saham RI Tutup Selama 11 Hari

Pengumuman! Mulai Besok Bursa Saham RI Tutup Selama 11 Hari

Bisnis | Kamis, 27 Maret 2025 | 11:54 WIB

Jadwal Libur Bursa Efek Indonesia Selama Lebaran 2025, Ini Tanggal Buka-Tutup Pasar Saham

Jadwal Libur Bursa Efek Indonesia Selama Lebaran 2025, Ini Tanggal Buka-Tutup Pasar Saham

Bisnis | Rabu, 26 Maret 2025 | 20:57 WIB

Pengamat: IHSG Melemah Bukan Karena Danantara

Pengamat: IHSG Melemah Bukan Karena Danantara

Bisnis | Senin, 24 Maret 2025 | 19:27 WIB

Penyebab IHSG Sulit Menguat Hari Ini, Imbas Pengumuman Penting Danantara?

Penyebab IHSG Sulit Menguat Hari Ini, Imbas Pengumuman Penting Danantara?

Bisnis | Senin, 24 Maret 2025 | 11:57 WIB

Terkini

Derby Sumatera Dimulai! Sumsel United Bidik Balas Kekalahan dari PSMS di Laga Perdana

Derby Sumatera Dimulai! Sumsel United Bidik Balas Kekalahan dari PSMS di Laga Perdana

Sumsel | Minggu, 13 September 2026 | 15:31 WIB

6 Penumpang Kapal Virgo Transport 8 Meninggal usai Hilang Kontak di Laut Jawa

6 Penumpang Kapal Virgo Transport 8 Meninggal usai Hilang Kontak di Laut Jawa

News | Minggu, 13 September 2026 | 15:26 WIB

Purbaya Klaim APBN Masih Aman Meski Harga Minyak Dunia Lebihi 100 Dolar AS per Barel

Purbaya Klaim APBN Masih Aman Meski Harga Minyak Dunia Lebihi 100 Dolar AS per Barel

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 15:23 WIB

Spirit Fingers: Menemukan Warna Diri di Tengah Ramainya Perbandingan

Spirit Fingers: Menemukan Warna Diri di Tengah Ramainya Perbandingan

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 15:20 WIB

SPBU Buka 24 Jam hingga Sistem Ganjil-Genap, Pertamina: Antrean BBM di Makassar Mulai Melandai

SPBU Buka 24 Jam hingga Sistem Ganjil-Genap, Pertamina: Antrean BBM di Makassar Mulai Melandai

Sulsel | Minggu, 13 September 2026 | 15:19 WIB

9 Moisturizer Terbaik untuk Mengatasi Warna Kulit Tidak Merata Usia 30-an

9 Moisturizer Terbaik untuk Mengatasi Warna Kulit Tidak Merata Usia 30-an

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 15:15 WIB

Rekening Gratis untuk 200 Juta Warga Disorot, Saldo Rp 50 Ribu Bisa Habis Tergerus Biaya Bank

Rekening Gratis untuk 200 Juta Warga Disorot, Saldo Rp 50 Ribu Bisa Habis Tergerus Biaya Bank

News | Minggu, 13 September 2026 | 15:11 WIB

Pemerintah Dorong Perluasan MBG ke Wilayah Sulit Akses

Pemerintah Dorong Perluasan MBG ke Wilayah Sulit Akses

News | Minggu, 13 September 2026 | 15:04 WIB

Tak Perlu Mesin POS Mahal, 5 Tablet LTE Ini Cocok untuk Kasir Cafe dan UMKM

Tak Perlu Mesin POS Mahal, 5 Tablet LTE Ini Cocok untuk Kasir Cafe dan UMKM

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 14:50 WIB

60 Hari Tak Diguyur Hujan, Karhutla Padang Sugihan Picu Kekhawatiran Habitat Gajah

60 Hari Tak Diguyur Hujan, Karhutla Padang Sugihan Picu Kekhawatiran Habitat Gajah

Sumsel | Minggu, 13 September 2026 | 14:49 WIB

×