Bos Indodax Pengin Aset Kripto Jadi Alat Bayar: Perputaran Ekonomi Bisa Lebih Cepat

Liberty Jemadu, Achmad Fauzi

Sabtu, 24 Mei 2025 | 16:31 WIB
Bos Indodax Pengin Aset Kripto Jadi Alat Bayar: Perputaran Ekonomi Bisa Lebih Cepat
Chairman Indodax Oscar Darmawan (kiri) bersama CEO Indodax William Sutanto (kanan) berjabat tangan usai pergantian pimpinan perusahaan perdagangan aset kripto tersebut di Jakarta, Senin (19/5/2025) [Antara/Indodax]

Suara.com - Aset kripto saat ini tengah naik daun dan menjadi pilihan investasi masyarakat Indonesia, akan tetapi kehadiran aset kripto di dalam negeri hanya sebagai investasi, bukan sebagai alat pembayaran seperti di negara-negara lain.

Chairman Indodax Oscar Darmawan mengatakan, banyak keuntungan yang didapat dari pemerintah maupun pelaku pasar jika aset kripto jadi alat tukar. Misalnya, perputaran ekonomi bisa menjadi cepat, terlebih likuiditas aset kripto masih melimpah.

"Salah satu keuntungannya itu juga mempercepat perputaran ekonomi, karena likuiditas daripada kripto kan sekarang cukup bagus," ujar dia di Jakarta pada pekan ini.

Oscar menjelaskan, jika menjadi alat pembayaran di Indonesia, maka para turis tidak repot untuk menukar uang dalam bertransaksi. Dia bilang, dengan sistem itu banyak orang yang akan berkunjung ke Indonesia.

"Mereka bisa langsung membelanjakan kripto yang mereka miliki dan secara devisa juga masuk ke Indonesia," kata Oscar.

Kendati demikian, dia menyebut, kekinian masih ada kendala terkait penggunaan aset kripto jadi alat pembayaran. Sebab, dalam undang-undang alat pembayaran yang sah untuk bertransaksi adalah rupiah.

Terlebih ada pelarangan dari Bank Indonesia (BI), di mana lembaga keuangan tidak boleh mengakomodir aset kripto sebagai alat pembayaran. Hal itu tetuang dalam Peraturan Bank Indonesia (PBI) Nomor 18/40/PBI/2016 tentang pemrosesan transaksi pembayaran.

Maka dari itu, Oscar menyarankan, agar pemerintah untuk merivisi aturan tersebut, jika aset kripto menjadi alat pembayaran.

"Ini dua aturan ini harus direvisi dulu, baik yang undang-undang maupun yang PBI," jelas dia.

baca juga

Di sisi lain, Oscar juga menyoroti aturan pajak atas transaksi perdagangan aset kripto. Saat ini, pemerintah memang berencana menghapus ajak Pertambahan Nilai (PPN) atas transaksi perdagangan aset kripto.

Akan tetapi, pemerintah mengenakan Pajak Penghasilan (PPh) transaksi kripto dikalikan menjadi 0,2 persen.

Pemerintah mengenakan pajak PPh sebesar 0,1 persen dan PPN sebesar 0,11 persen. Dengan begitu, pajak yang dikenakan setiap perdagangan aset kripto sebesar 0,2 persen. Oscar mengingkan, pemerintah bisa merelaksasi aturan pajak itu seperti perdagangan saham.

"Ke depannya pemerintah mengevaluasi supaya besaran PPh-nya cukup 0,1 persen seperti sebagaimana transaksi perdagangan saham saja," imbuh dia.

Oscar menambahkan, dengan rencana penghapusan PPN ini, aset kripto bisa diakui sebagai aset keuangan dan investasi.

"Ini membuat kripto menjadi dianggap sebagai aset keuangan, karena aset keuangan itu tidak dikenakan PPN," pungkas Oscar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cara Jual Pi Coin di Platform Kripto dan Penarikan Dana Hasil Transaksi

Cara Jual Pi Coin di Platform Kripto dan Penarikan Dana Hasil Transaksi

Bisnis | Jum'at, 23 Mei 2025 | 14:14 WIB

Status Mainnet Pi Coin Terbaru, Bagaimana Statusnya di Indonesia?

Status Mainnet Pi Coin Terbaru, Bagaimana Statusnya di Indonesia?

Bisnis | Kamis, 22 Mei 2025 | 14:02 WIB

William Sutanto Resmi Jadi CEO Indodax

William Sutanto Resmi Jadi CEO Indodax

Bisnis | Selasa, 20 Mei 2025 | 14:34 WIB

Harga Pi Network Makin Suram di Bawah USD 1, Ini Penyebabnya

Harga Pi Network Makin Suram di Bawah USD 1, Ini Penyebabnya

Bisnis | Senin, 19 Mei 2025 | 13:55 WIB

Harga Pi Network Meluncur Turun yang Kini di Bawah USD 1

Harga Pi Network Meluncur Turun yang Kini di Bawah USD 1

Bisnis | Jum'at, 16 Mei 2025 | 14:26 WIB

Terkini

JK Sampaikan Duka Cita atas Wafatnya Mantan PM Jepang Yasuo Fukuda

JK Sampaikan Duka Cita atas Wafatnya Mantan PM Jepang Yasuo Fukuda

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:15 WIB

Tayang 4 November, Intip Sinopsis Drakor Fantasi The Remarried Empress

Tayang 4 November, Intip Sinopsis Drakor Fantasi The Remarried Empress

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:15 WIB

Tiga Pelanggaran dengan Denda Tilang Terbesar di Operasi Patuh Jaya 2026

Tiga Pelanggaran dengan Denda Tilang Terbesar di Operasi Patuh Jaya 2026

Otomotif | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:15 WIB

The Lament of Autumn: Drama Republik dalam Vibes Love Hate yang Bikin Baper

The Lament of Autumn: Drama Republik dalam Vibes Love Hate yang Bikin Baper

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:10 WIB

Suahasil Akui APBN Habis RP 60 T buat Banjir Sumatra & Karhutla, Belanja Negara Naik ke Rp 3.942 T

Suahasil Akui APBN Habis RP 60 T buat Banjir Sumatra & Karhutla, Belanja Negara Naik ke Rp 3.942 T

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:09 WIB

Begini Cara Mobil Listrik Melejit Ingin Kuasai Pasar Indonesia

Begini Cara Mobil Listrik Melejit Ingin Kuasai Pasar Indonesia

Sulsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:06 WIB

Kepala BGN Sudaryono Curhat Didemo Setiap Hari: Senin - Jumat Kok Nggak Ada yang Dukung MBG?

Kepala BGN Sudaryono Curhat Didemo Setiap Hari: Senin - Jumat Kok Nggak Ada yang Dukung MBG?

Video | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:01 WIB

4 Milky Toner Korea Bikin Wajah Auto Kenyal, Terhidrasi, dan Cerah Seketika

4 Milky Toner Korea Bikin Wajah Auto Kenyal, Terhidrasi, dan Cerah Seketika

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 17:52 WIB

Bupati Bogor Sulap Horison Sayaga Jadi Destinasi Rekreasi

Bupati Bogor Sulap Horison Sayaga Jadi Destinasi Rekreasi

Bogor | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 17:50 WIB

Kejutkan Penggemar, tvN Angkat Suara Atas Isu Perilisan Signal 2 Tahun Ini

Kejutkan Penggemar, tvN Angkat Suara Atas Isu Perilisan Signal 2 Tahun Ini

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 17:50 WIB

×