Dorong Evaluasi KKKS, DPR RI Dukung Bahlil Usut Tuntas Penundaan Proyek Migas Demi Impor BBM

Dwi Bowo Raharjo, Achmad Fauzi

Rabu, 28 Mei 2025 | 17:32 WIB
Dorong Evaluasi KKKS, DPR RI Dukung Bahlil Usut Tuntas Penundaan Proyek Migas Demi Impor BBM
Anggota Komisi XII DPR RI Mukhtarudin dorong evaluasi KKKS demi hentikan ketergantungan impor BBM. (ANTARA/Dokumentasi Pribadi)

Suara.com - Anggota Komisi XII DPR RI, Mukhtarudin, menilai langkah Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia yang curiga soal produksi minyak atau lifting yang terus alami penurunan sudah tepat.

Terlebih, kecurigaaan itu kepada Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS), yang menunda Plan of Development (POD) proyek minyak dan gas bumi (migas) nasional.

Sekretaris Fraksi Golkar DPR RI ini menilai, langkah tegas yang diambil Menteri Bahlil untuk mengevaluasi kinerja KKKS merupakan keputusan strategis demi mempercepat produksi migas domestik dan menekan ketergantungan terhadap impor bahan bakar minyak (BBM).

"Kami di Komisi XII sangat mendukung upaya pemerintah untuk mengurangi impor BBM, terutama dari Singapura yang menyumbang lebih dari separuh kebutuhan nasional," ujarnya dalam siaran pers, Rabu (28/5/2025).

Mukhtarudin menegaskan, dugaan penundaan POD oleh KKKS harus diselidiki secara serius karena berpotensi merugikan kepentingan nasional serta menghambat upaya mencapai kemandirian energi.

Ia juga meminta Kementerian ESDM untuk memprioritaskan beberapa langkah konkret guna mengatasi keterlambatan pengembangan proyek migas.

Pemerintah diminta mempercepat perluasan dan pembangunan jaringan distribusi gas bumi untuk rumah tangga (Jargas) perlu segera diwujudkan. (Foto Ist).
Pemerintah diminta mempercepat perluasan dan pembangunan jaringan distribusi gas bumi untuk rumah tangga (Jargas) perlu segera diwujudkan. (Foto dok. Ist).

"Salah satunya, melakukan evaluasi menyeluruh terhadap KKKS yang menunda POD tersebut. Prioritasnya adalah mengidentifikasi alasan teknis, administratif, atau potensi kepentingan tertentu di balik penundaan," kata dia.

Selain itu Mukhtarudin juga menyoroti kondisi sumur migas di Indonesia, di mana dari sekitar 40 ribu sumur, hanya separuhnya yang aktif. Hal ini menurutnya perlu menjadi perhatian serius dalam rangka optimalisasi produksi migas nasional.

"Termasuk pada sumur-sumur yang tidak produktif dari sekitar 40.000 sumur yang hanya 20.000 di antaranya aktif," kata dia.

baca juga

Fraksi Partai Golkar di Senayan, lanjut Mukhtarudin, mendorong pengawasan yang lebih ketat terhadap KKKS yang tidak memenuhi komitmen pengembangan proyek.

Ia bahkan menyatakan dukungan terhadap penerapan sanksi bagi pihak-pihak yang terbukti sengaja menunda proyek demi mempertahankan ketergantungan pada impor BBM.

"Karena langkah-langkah ini diprioritaskan untuk memastikan POD dapat mempercepat produksi migas nasional, mendukung kemandirian energi, dan mengurangi ketergantungan pada impor BBM," tegas Mukhtarudin.

Kecurigaan Bahlil Lahadalia

Sebelumnya, dalam Forum Energi dan Mineral di Jakarta, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengungkapkan kecurigaan bahwa ada pihak yang sengaja memperlambat proses pengembangan blok migas agar Indonesia terus-menerus bergantung pada impor BBM.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadlia di komplek Istana Negara, Kamis (22/5/2025). (Suara.com/Noviana)
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengungkapkan kecurigaan bahwa ada pihak yang sengaja memperlambat proses pengembangan blok migas agar Indonesia terus-menerus bergantung pada impor BBM. (Suara.com/Noviana)

"Apakah memang Indonesia sudah tidak punya sumber daya alam atau masih ada? Atau sengaja diturunkan agar impor terus? Menurut saya, ini ada unsur kesengajaan, by design," ujar Bahlil.

Ia mengungkapkan bahwa dari hampir 40 ribu sumur migas yang ada, hanya 20 ribu yang produktif. Padahal, pemerintah telah memberikan izin pengelolaan wilayah kerja untuk mempercepat produksi.

"Ternyata kita sudah punya 301 hasil eksplorasi yang belum POD. Ini dibuat mundur-mundur," kata dia.

Bahlil menegaskan bahwa Kementerian ESDM siap mengevaluasi dan bahkan menarik wilayah kerja dari KKKS yang tidak kunjung melaksanakan POD, untuk kemudian dilelang kembali kepada kontraktor lain yang lebih serius.

"Masa kita impor dari negara yang tidak ada minyaknya. Menurut saya, ini by design. Hanya orang-orang yang tidak berpikir jauh yang tidak mengatakan ini tidak by design," pungkas Bahlil.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menteri Bahlil Sebut Ada 'Udang di Balik Batu' Soal Lifting Minyak yang Terus Turun

Menteri Bahlil Sebut Ada 'Udang di Balik Batu' Soal Lifting Minyak yang Terus Turun

Bisnis | Selasa, 27 Mei 2025 | 10:07 WIB

LG Mundur, Danantara Investasi di Proyek Baterai Kendaraan Listrik Bareng CATL

LG Mundur, Danantara Investasi di Proyek Baterai Kendaraan Listrik Bareng CATL

Bisnis | Jum'at, 23 Mei 2025 | 19:03 WIB

Komentar Santai Bahlil Tanggapi Shell Indonesia Ganti Pemilik: Cuma Aksi Korporasi

Komentar Santai Bahlil Tanggapi Shell Indonesia Ganti Pemilik: Cuma Aksi Korporasi

Bisnis | Jum'at, 23 Mei 2025 | 18:18 WIB

Bahlil Sebut 10 Proyek Migas Mangkrak, Potensi Produksi Jadi Sia-sia

Bahlil Sebut 10 Proyek Migas Mangkrak, Potensi Produksi Jadi Sia-sia

Bisnis | Rabu, 21 Mei 2025 | 17:58 WIB

Bahlil Klaim Cadangan Migas Indonesia Masih Luar Biasa

Bahlil Klaim Cadangan Migas Indonesia Masih Luar Biasa

Bisnis | Rabu, 21 Mei 2025 | 16:51 WIB

Terkini

Anggota Polda Riau Diminta Hati-hati Bermedsos, Hindari Unggahan Pemicu Polemik

Anggota Polda Riau Diminta Hati-hati Bermedsos, Hindari Unggahan Pemicu Polemik

Riau | Selasa, 03 November 2026 | 09:15 WIB

Cara Pakai Viva Milk Cleanser dan Face Tonic yang Benar agar Wajah Bersih dari Kotoran

Cara Pakai Viva Milk Cleanser dan Face Tonic yang Benar agar Wajah Bersih dari Kotoran

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 09:15 WIB

Desakan Mundur Makin Kuat! Gibran Pilih Naik Motor Cek Bedah Rumah di Sulbar

Desakan Mundur Makin Kuat! Gibran Pilih Naik Motor Cek Bedah Rumah di Sulbar

News | Selasa, 03 November 2026 | 09:11 WIB

Layanan Digital MNC Bank Lumpuh, Nasabah Ngamuk: Itu Duit Kita, Bukan Duit Lu!

Layanan Digital MNC Bank Lumpuh, Nasabah Ngamuk: Itu Duit Kita, Bukan Duit Lu!

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 09:05 WIB

Ramalan Zodiak Paling Beruntung 3 November 2026, Siap Panen Hoki Hari Ini

Ramalan Zodiak Paling Beruntung 3 November 2026, Siap Panen Hoki Hari Ini

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 08:55 WIB

Pegadaian Raih The Finance Special Award 2026 Berkat Inovasi Transformasi Digital

Pegadaian Raih The Finance Special Award 2026 Berkat Inovasi Transformasi Digital

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 08:52 WIB

Anime Charisma Tayang Januari 2027, Kisah 7 Penghuni dengan Karisma Berbeda

Anime Charisma Tayang Januari 2027, Kisah 7 Penghuni dengan Karisma Berbeda

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 08:50 WIB

Nama Ahmad Dhani Muncul di Sidang Korupsi Bea Cukai, KPK Buka Peluang Hadirkan sebagai Saksi!

Nama Ahmad Dhani Muncul di Sidang Korupsi Bea Cukai, KPK Buka Peluang Hadirkan sebagai Saksi!

News | Selasa, 03 November 2026 | 08:49 WIB

Lahar Hujan Semeru Terjang Permukiman, Tiga Rumah Rusak dan 117 KK Terisolasi

Lahar Hujan Semeru Terjang Permukiman, Tiga Rumah Rusak dan 117 KK Terisolasi

Foto | Selasa, 03 November 2026 | 08:30 WIB

Video Petugas Tegur Penumpang Viral, MRT Beberkan Alasan Larang Makan dan Minum di Kereta

Video Petugas Tegur Penumpang Viral, MRT Beberkan Alasan Larang Makan dan Minum di Kereta

News | Selasa, 03 November 2026 | 08:28 WIB

×