Indonesia Diprediksi Hadapi Lonjakan Kebutuhan Listrik, Mengapa Menambah Pembangkit Saja Tak Cukup?

Bimo Aria Fundrika

Kamis, 17 September 2026 | 11:15 WIB
Indonesia Diprediksi Hadapi Lonjakan Kebutuhan Listrik, Mengapa Menambah Pembangkit Saja Tak Cukup?
Medco Power Solar Sumbawa dan Amman Mineral Nusa Tenggara (AMNT) mengembangkan Pembangkit Listrik Tenaga Surya PV berkapasitas 26 MWp di pertambangan Batu Hijau, Nusa Tenggara Barat sebagai tambang tembaga dan emas terbesar kedua di Indonesia [Suara.com/ANTARA/HO-MedcoEnergi]
baca 10 detik
  • Direktur GIZ Lisa Tinschert menyatakan pertumbuhan ekonomi dan industrialisasi di Indonesia pada Rabu (16/9/2026) akan meningkatkan kebutuhan listrik secara signifikan.
  • Peningkatan permintaan listrik tersebut berasal dari sektor industri, pusat data, bangunan, kendaraan listrik, serta elektrifikasi rumah tangga.
  • Rachmat Kaimuddin dari Danantara Development Management Fund menyebutkan sistem energi membutuhkan efisiensi, fleksibilitas jaringan, dan pembiayaan untuk menyerap energi terbarukan.

Suara.com - Pertumbuhan ekonomi dan industrialisasi Indonesia berpotensi mendorong lonjakan kebutuhan listrik dalam beberapa dekade mendatang. Permintaan tidak hanya datang dari industri, tetapi juga pusat data, bangunan, kendaraan listrik, hingga elektrifikasi rumah tangga.

Kondisi tersebut membuat tantangan sistem energi bukan sekadar bagaimana menyediakan pembangkit baru, tetapi juga bagaimana memastikan listrik digunakan secara lebih efisien dan sistem mampu menyesuaikan diri dengan perubahan pola konsumsi.

GIZ Energy Programme Director Lisa Tinschert mengatakan Indonesia memiliki peluang besar mengembangkan industrialisasi seiring pertumbuhan ekonomi dan ketersediaan tenaga kerja. Namun, peluang tersebut juga akan diikuti peningkatan kebutuhan listrik, terutama dari sektor industri.

“Industri merupakan salah satu sektor yang akan berkontribusi signifikan terhadap peningkatan permintaan listrik,” ujar Lisa dalam Katadata SAFE 2026 pada sesi “Indonesia’s Strategic Wager: Planning Future Demand, Powering Sustainable Growth”, Rabu (16/9/2026).

Ilustrasi Pembangkit Listrik Tenaga Uap Batu Bara. (unsplash/roger james)
Ilustrasi Pembangkit Listrik Tenaga Uap Batu Bara. (unsplash/roger james)

Selain industri, pusat data menjadi salah satu sumber permintaan yang relatif baru dan sulit diproyeksikan. Karakteristik bebannya juga berbeda sehingga perlu diperhitungkan dalam perencanaan jaringan.

Kebutuhan listrik untuk pendinginan di bangunan dan rumah tangga juga berpotensi meningkat. Di sektor transportasi, penggunaan kendaraan listrik akan mendorong elektrifikasi, sementara rumah tangga dapat semakin banyak beralih ke peralatan berbasis listrik, seperti kompor listrik.

“Secara umum, ada dorongan menuju elektrifikasi dan pertumbuhan permintaan energi yang signifikan. Indonesia sekarang berada di persimpangan untuk menentukan dari mana kapasitas pembangkitan baru tersebut akan berasal,” kata Lisa.

Namun, menjawab peningkatan permintaan tidak cukup hanya dengan menambah kapasitas pembangkit. Efisiensi penggunaan energi juga menjadi bagian penting dalam menghadapi pertumbuhan kebutuhan listrik.

Menurut Lisa, peningkatan efisiensi dapat membantu Indonesia memisahkan pertumbuhan ekonomi dari pertumbuhan konsumsi listrik. Artinya, pertumbuhan ekonomi tidak harus selalu diikuti peningkatan konsumsi energi dalam besaran yang sama.

baca juga

Di sisi lain, fleksibilitas sistem juga menjadi tantangan ketika sumber energi terbarukan semakin berkembang. Managing Director of Development Investment Danantara Development Management Fund (DDMF) Rachmat Kaimuddin mengatakan pengembangan sistem energi perlu mempertimbangkan sumber daya yang tersedia, infrastruktur, serta pola konsumsi masyarakat.

Ia mencontohkan pembangkit tenaga surya yang menghasilkan listrik terutama pada siang hari. Peningkatan kapasitas surya perlu diikuti kesiapan jaringan dan perubahan pola konsumsi agar listrik yang dihasilkan dapat terserap.

“Kalau kita memiliki 100 gigawatt listrik dari tenaga surya, kita harus memikirkan apakah kita memiliki beban untuk menyerapnya dan apakah ada penggunaan energi yang bisa dialihkan ke siang hari,” ujar Rachmat.

Menurutnya, kebutuhan fleksibilitas tersebut juga perlu diperhitungkan dalam pembiayaan pembangunan sistem energi.

DDMF, kata Rachmat, dapat mendukung proyek pembangunan jangka panjang dengan pembiayaan yang lebih fleksibel, termasuk membantu menurunkan risiko dan mempersiapkan proyek agar lebih menarik bagi investasi swasta.

Dengan meningkatnya elektrifikasi, tantangan Indonesia bukan hanya menyediakan listrik dalam jumlah lebih besar. Efisiensi penggunaan, fleksibilitas jaringan, dan kesiapan pembiayaan akan turut menentukan apakah pertumbuhan permintaan listrik dapat diikuti tanpa meningkatkan tekanan terhadap sistem energi dan lingkungan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Batu Bara Masih Jadi Andalan, Transisi Energi Disiapkan Bertahap ke Gas dan Hidrogen

Batu Bara Masih Jadi Andalan, Transisi Energi Disiapkan Bertahap ke Gas dan Hidrogen

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 14:01 WIB

7 Cara Menata Area Teras dan Foyer Rumah sebagai Mulut Chi Penarik Keberuntungan

7 Cara Menata Area Teras dan Foyer Rumah sebagai Mulut Chi Penarik Keberuntungan

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 13:25 WIB

Pertamina Perkuat Ketahanan Energi Melalui Integrasi Portofolio dan Infrastruktur LNG

Pertamina Perkuat Ketahanan Energi Melalui Integrasi Portofolio dan Infrastruktur LNG

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 21:17 WIB

Terkini

Review Film Love of Your Life: Terlalu Banyak Kesedihan dalam Satu Paket

Review Film Love of Your Life: Terlalu Banyak Kesedihan dalam Satu Paket

Your Say | Kamis, 17 September 2026 | 11:15 WIB

Indonesia Diprediksi Hadapi Lonjakan Kebutuhan Listrik, Mengapa Menambah Pembangkit Saja Tak Cukup?

Indonesia Diprediksi Hadapi Lonjakan Kebutuhan Listrik, Mengapa Menambah Pembangkit Saja Tak Cukup?

News | Kamis, 17 September 2026 | 11:15 WIB

Pertama di Dunia! Amerika Serikat Pasang Senjata di Luar Angkasa

Pertama di Dunia! Amerika Serikat Pasang Senjata di Luar Angkasa

News | Kamis, 17 September 2026 | 11:13 WIB

Ambang Batas Parlemen 5 Persen Dinilai Ugal-ugalan, 40 Persen Suara Rakyat Terancam Hangus

Ambang Batas Parlemen 5 Persen Dinilai Ugal-ugalan, 40 Persen Suara Rakyat Terancam Hangus

News | Kamis, 17 September 2026 | 11:12 WIB

Bagaimana Cara Lembaga Meteorologi Membuat Prakiraan Cuaca Esok Hari?

Bagaimana Cara Lembaga Meteorologi Membuat Prakiraan Cuaca Esok Hari?

Tekno | Kamis, 17 September 2026 | 11:09 WIB

Pemerintah Percepat Pemulihan 20 Mal Pelayanan Publik Terdampak Bencana

Pemerintah Percepat Pemulihan 20 Mal Pelayanan Publik Terdampak Bencana

News | Kamis, 17 September 2026 | 11:05 WIB

Celah Kode Makin Menumpuk, AWS Andalkan AI untuk Temukan hingga Perbaiki Kerentanan

Celah Kode Makin Menumpuk, AWS Andalkan AI untuk Temukan hingga Perbaiki Kerentanan

Tekno | Kamis, 17 September 2026 | 11:04 WIB

Upah Minimum 2027 Diusulkan Naik 7,59,5 Persen, Ini Dasar Perhitungannya

Upah Minimum 2027 Diusulkan Naik 7,59,5 Persen, Ini Dasar Perhitungannya

News | Kamis, 17 September 2026 | 11:02 WIB

Muncul Nama Ajaib di Balik Rotasi Pejabat Pajak Era Purbaya, Siapa Dia?

Muncul Nama Ajaib di Balik Rotasi Pejabat Pajak Era Purbaya, Siapa Dia?

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 11:01 WIB

Persib Bandung Curi Kemenangan, Kim Gi-dong Soroti Penampilan Pemain SMA FC Seoul

Persib Bandung Curi Kemenangan, Kim Gi-dong Soroti Penampilan Pemain SMA FC Seoul

Bola | Kamis, 17 September 2026 | 11:01 WIB

×