Penjualan Boneka Labubu di Inggris Diberhentikan, Ini Penyebabnya

Dwi Bowo Raharjo, Rinaldi Aban

Senin, 02 Juni 2025 | 08:28 WIB
Penjualan Boneka Labubu di Inggris Diberhentikan, Ini Penyebabnya
Boneka Labubu (Instagram/wanlatua.toy)

Suara.com - Labubu, mainan mewah seukuran telapak tangan dengan gigi tajam dan pengikut fanatik, telah menjadi mainan yang terlalu populer untuk dijual. Namun, di Inggris penjualan labubu pun diberhentikan.

Lantaran, adanya adegan antrean yang kacau, kerumunan yang membludak, dan perkelahian yang dilaporkan saat membelinya. Dalam hal ini distributor Pop Mart telah menangguhkan semua penjualan di dalam toko koleksi tersebut di seluruh Inggris Raya.

"Karena meningkatnya permintaan untuk Labubu kesayangan kami, kami telah melihat peningkatan signifikan dalam jumlah pelanggan pada hari-hari stok ulang dengan antrean panjang terbentuk di luar toko kami dan Roboshop (toko swalayan)," tulis perusahaan mainan yang berbasis di Tiongkok itu dalam sebuah posting Instagram dilansir CNN International, Senin (2/6/2025).

“Untuk memastikan keselamatan dan kenyamanan semua orang, kami akan menghentikan sementara semua penjualan mainan mewah THE MONSTERS di dalam toko dan roboshop hingga pemberitahuan lebih lanjut," tambahnya.

Namun, penjualan online akan terus berlanjut seperti biasa. Labubu adalah gagasan ilustrator kelahiran Hong Kong Kasing Lung, dan diam-diam telah membangun pengikut setia sejak debutnya tahun 2015.

Dalam beberapa bulan terakhir, makhluk bertubuh kelinci dan berwajah peri itu yang sama-sama aneh dan menggemaskan telah melonjak popularitasnya.

Para artis dunia termasuk Rihanna, Dua Lipa, dan Lisa dari Blackpink telah mengenakan mainan itu seperti jimat, dan mereka bahkan terlihat di Paris Fashion Week tahun ini.

Pada tahun 2024, pendapatan Pop Mart di luar Tiongkok meroket 375,2% menjadi 700 juta dolar AS.

Labubus sendiri menghasilkan 420 juta dolar AS dari total pendapatan perusahaan sebesar 13,04 miliar yuan (1,8 miliar dolar AS) tahun lalu. Di TikTok, konten yang menampilkan Labubus berkisar dari unboxing yang menggembirakan hingga klip perkelahian di luar toko.

baca juga

Dalam hal ini, tagar “Labubu” kini memuat lebih dari 1,4 juta unggahan, dan di platform penjualan kembali seperti StockX, boneka-boneka tersebut laku ratusan dolar, dibandingkan dengan harga eceran standar hingga 85 dolar AS.

Sarah Johnson, pendiri dan direktur konsultan ritel Flourish Retail yang berbasis di Inggris, mengatakan kepada bahwa penangguhan penjualan di toko mungkin lebih dari sekadar pengendalian massa.

Boneka Labubu. (Nation Thailand)
Boneka Labubu. (Nation Thailand)

"Pop Mart menarik Labubu dari toko-toko di Inggris tampaknya merupakan langkah pencegahan untuk meredakan hiruk pikuk di toko dan melindungi merek dan pelanggan mereka,” katanya.

Pada saat yang sama, keputusan semacam ini membuat produk tetap menjadi sorotan dan menambah kesan langka, yang hanya mendorong minat dan perhatian lebih jauh secara daring," tambahnya.

Sementara itu di China, pihak Bea Cukai sudah menahan beberapa barang Labubu yang diambil dari para jastip atau resseler. Mereka membeli banyak Labubu yang membuat kecurigaan Bea Cukai.

Hingga Dua agen bea cukai Tiongkok menyatakan bahwa mainan tersebut dimaksudkan untuk keuntungan dengan cara dijual kembali dan disita sesuai dengan hukum. Rincian dan rekaman salah satu penyitaan diunggah oleh Administrasi Bea Cukai Tiongkok di media sosial,

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Penggemar Labubu Merapat, Pop Mart Resmi Membuka Toko Terbesarnya di Indonesia

Penggemar Labubu Merapat, Pop Mart Resmi Membuka Toko Terbesarnya di Indonesia

Lifestyle | Sabtu, 22 Februari 2025 | 19:53 WIB

Riwayat Karier Abidzar Ghifari, Panen Kritik Usai Sentil Fans Fanatik di Film 'Business Proposal'

Riwayat Karier Abidzar Ghifari, Panen Kritik Usai Sentil Fans Fanatik di Film 'Business Proposal'

Lifestyle | Rabu, 29 Januari 2025 | 18:13 WIB

Gara-gara Boneka Labubu, Wanita Ini Harus Bayar Denda Rp1,78 Miliar

Gara-gara Boneka Labubu, Wanita Ini Harus Bayar Denda Rp1,78 Miliar

Bisnis | Jum'at, 20 Desember 2024 | 15:44 WIB

Labubu sampai Jastip 1 Ton Milk Bun, 5 Tren FOMO Sepanjang 2024 yang Bikin Geleng-geleng Kepala

Labubu sampai Jastip 1 Ton Milk Bun, 5 Tren FOMO Sepanjang 2024 yang Bikin Geleng-geleng Kepala

Lifestyle | Rabu, 18 Desember 2024 | 19:38 WIB

Mesin Sangar, Tampilan Menggemaskan: Pesona Yamaha XMAX Ini Berani Tampil Beda

Mesin Sangar, Tampilan Menggemaskan: Pesona Yamaha XMAX Ini Berani Tampil Beda

Otomotif | Rabu, 18 Desember 2024 | 15:07 WIB

Terkini

Taruh Nyawa di Selat Perbatasan, Wanita Ini Sukses Ubah Nasib Ratusan Ibu-Ibu di Sebatik

Taruh Nyawa di Selat Perbatasan, Wanita Ini Sukses Ubah Nasib Ratusan Ibu-Ibu di Sebatik

Bri | Sabtu, 12 September 2026 | 00:00 WIB

Ratusan Warga Carita Gelar Doa Bersama, Berharap 5 Jurnalis dan 3 Kru Kapal Segera Ditemukan

Ratusan Warga Carita Gelar Doa Bersama, Berharap 5 Jurnalis dan 3 Kru Kapal Segera Ditemukan

Banten | Jum'at, 11 September 2026 | 23:55 WIB

Doa untuk 5 Jurnalis Hilang Mengalir di Tangsel, Wawali Pilar Siap Bantu Maksimal

Doa untuk 5 Jurnalis Hilang Mengalir di Tangsel, Wawali Pilar Siap Bantu Maksimal

Banten | Jum'at, 11 September 2026 | 23:45 WIB

Temuan Pelampung Dicurigai Bukan Milik Kapal 5 Jurnalis, Pemilik Ungkap Perbedaannya

Temuan Pelampung Dicurigai Bukan Milik Kapal 5 Jurnalis, Pemilik Ungkap Perbedaannya

Banten | Jum'at, 11 September 2026 | 23:38 WIB

Menanti Kepulangan Jurnalis yang Hilang Saat Meliput Anak Krakatau, PFI Gelar Doa Bersama

Menanti Kepulangan Jurnalis yang Hilang Saat Meliput Anak Krakatau, PFI Gelar Doa Bersama

News | Jum'at, 11 September 2026 | 22:36 WIB

Purbaya Resmi Tarik Pajak Transaksi Digital Luar Negeri, Libatkan Bank hingga Fintech

Purbaya Resmi Tarik Pajak Transaksi Digital Luar Negeri, Libatkan Bank hingga Fintech

Bisnis | Jum'at, 11 September 2026 | 22:17 WIB

Shin Tae-yong Bawa Senjata Baru Lawan Persib, Ivan Mamut Siap Debut di El Clasico

Shin Tae-yong Bawa Senjata Baru Lawan Persib, Ivan Mamut Siap Debut di El Clasico

Bola | Jum'at, 11 September 2026 | 22:02 WIB

CIP Award 2026, Wadah PTBA Ubah Gagasan Jadi Solusi Nyata

CIP Award 2026, Wadah PTBA Ubah Gagasan Jadi Solusi Nyata

Sumsel | Jum'at, 11 September 2026 | 21:50 WIB

Hari Keempat, SAR Sisir Pulau Terdekat Anak Krakatau Cari 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal

Hari Keempat, SAR Sisir Pulau Terdekat Anak Krakatau Cari 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal

News | Jum'at, 11 September 2026 | 21:33 WIB

Mengetuk Pintu Langit, Taburan Doa Menggema di Hari Ke-4 Pencarian Jurnalis Hilang di Selat Sunda

Mengetuk Pintu Langit, Taburan Doa Menggema di Hari Ke-4 Pencarian Jurnalis Hilang di Selat Sunda

News | Jum'at, 11 September 2026 | 21:20 WIB

×