Sri Mulyani Ungkap 11 Proyek Strategis Prabowo Senilai Ratusan Triliun

Iwan Supriyatna, Mohammad Fadil Djailani

Rabu, 04 Juni 2025 | 15:05 WIB
Sri Mulyani Ungkap 11 Proyek Strategis Prabowo Senilai Ratusan Triliun
Menteri Keuangan Sri Mulyani (kedua kanan) memberikan keterangan terkait peluncuran paket stimulus ekonomi di Kantor Kepresidenan, Jakarta, Senin (2/6/2025). [ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/agr]

Suara.com - Di tengah gejolak ekonomi dan geopolitik global yang dinamis, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan bahwa Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Indonesia berada dalam kondisi "perang" untuk menjaga stabilitas dan kesejahteraan masyarakat.

Hal ini disampaikannya melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, @smindrawati, pada Selasa (4/6/2025).

Sri Mulyani menegaskan bahwa APBN bukan hanya sekadar catatan keuangan, melainkan instrumen vital yang berperan sebagai "shock absorber" atau peredam guncangan. Fungsinya sangat krusial dalam berbagai aspek, mulai dari menjaga daya beli masyarakat, mendukung dunia usaha, menciptakan lapangan kerja, hingga mempertahankan momentum pertumbuhan ekonomi nasional.

"Melalui berbagai belanja APBN, Pemerintah telah menyiapkan respons kebijakan countercyclical dalam bentuk berbagai paket kebijakan ekonomi," ujar Sri Mulyani.

Pemerintah telah meluncurkan serangkaian paket kebijakan untuk meredam dampak tekanan global, di antaranya:

Bantuan Subsidi Upah (BSU) bagi pekerja padat karya dengan gaji di bawah Rp3,5 juta per bulan.
BSU untuk guru honorer.
Diskon Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK).
Diskon tarif tol dan tarif transportasi untuk mendorong daya beli masyarakat.
Dengan berbagai upaya ini, Sri Mulyani berharap APBN dapat terus memainkan peran pentingnya dalam melindungi masyarakat dan peredaran ekonomi. "Semoga dengan berbagai upaya ini, APBN mampu melindungi masyarakat dan perekonomian Indonesia secara optimal dari tekanan situasi global yang terus bergejolak dan pelemahan ekonomi dunia," tambahnya.

Selain itu, pemerintah juga telah mencairkan gaji ke-13 bagi ASN/TNI/Polri dan pensiunan, serta mempercepat dan menjaga efektivitas sejumlah program prioritas nasional, meliputi:

  1. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) senilai Rp121 triliun.
  2. Pembangunan 3 juta rumah melalui Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) senilai Rp41,88 triliun.
  3. Program Koperasi Desa Merah Putih senilai Rp200 triliun.
  4. Pembangunan Sekolah Rakyat senilai Rp11,6 triliun.
  5. Inisiatif Sekolah Unggul Garuda senilai Rp2 triliun.
  6. Rehabilitasi sekolah dengan anggaran Rp19,5 triliun.
  7. Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) senilai Rp3,4 triliun.
  8. Penuntasan Tuberkulosis dengan alokasi Rp1,5 triliun.
  9. Pembangunan RS berkualitas senilai Rp1,7 triliun.
  10. Pengembangan lumbung pangan senilai Rp23,16 triliun.
  11. Pembangunan bendungan dan irigasi senilai Rp20,5 triliun.

Komitmen pemerintah melalui APBN ini diharapkan mampu menjaga stabilitas dan pertumbuhan ekonomi Indonesia di tengah tantangan global yang tak terduga.

Proyek strategis merupakan inisiatif pembangunan berskala besar yang dirancang untuk memberikan dampak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi, peningkatan kesejahteraan masyarakat, dan daya saing bangsa.

baca juga

Proyek-proyek ini umumnya melibatkan investasi besar, teknologi canggih, dan koordinasi lintas sektor yang kompleks.

Tujuan utama dari proyek strategis adalah untuk mengatasi tantangan pembangunan yang mendesak, seperti infrastruktur yang kurang memadai, konektivitas yang terbatas, ketimpangan wilayah, dan rendahnya kualitas sumber daya manusia.

Melalui pembangunan infrastruktur transportasi, energi, telekomunikasi, dan air bersih, proyek strategis berupaya menciptakan lingkungan yang kondusif bagi investasi, pertumbuhan bisnis, dan peningkatan produktivitas.

Selain itu, proyek strategis juga dapat difokuskan pada pengembangan sektor-sektor unggulan yang memiliki potensi untuk meningkatkan ekspor, menciptakan lapangan kerja, dan mendorong inovasi.

Contohnya adalah pengembangan kawasan industri, pariwisata, dan pusat-pusat riset dan pengembangan teknologi. Keberhasilan proyek strategis membutuhkan perencanaan yang matang, koordinasi yang efektif antar pemangku kepentingan, dukungan , dan pengawasan yang ketat.

Partisipasi aktif dari sektor swasta juga sangat penting untuk memastikan keberlanjutan dan efisiensi proyek. Dengan pelaksanaan yang tepat, proyek strategis dapat menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gaji ke-13 Cair, Sri Mulyani Harap Daya Beli Masyarakat Bergairah Lagi

Gaji ke-13 Cair, Sri Mulyani Harap Daya Beli Masyarakat Bergairah Lagi

Bisnis | Selasa, 03 Juni 2025 | 09:07 WIB

Pemerintah Gelontorkan Rp24,44 Triliun untuk Stimulus Ekonomi

Pemerintah Gelontorkan Rp24,44 Triliun untuk Stimulus Ekonomi

Foto | Selasa, 03 Juni 2025 | 06:56 WIB

Apa Benar Semua SD dan SMP Swasta Gratis? Ini Penjelasan Pemerintah

Apa Benar Semua SD dan SMP Swasta Gratis? Ini Penjelasan Pemerintah

News | Senin, 02 Juni 2025 | 21:53 WIB

Terkini

Karhutla 2026 Lepaskan Jutaan Ton Karbon, Apa Dampaknya bagi Target Iklim Indonesia?

Karhutla 2026 Lepaskan Jutaan Ton Karbon, Apa Dampaknya bagi Target Iklim Indonesia?

News | Senin, 14 September 2026 | 11:29 WIB

Ibam Unggah Arsip Rahasia di X, Pengacara: Bukan Ancaman untuk Proses Hukum

Ibam Unggah Arsip Rahasia di X, Pengacara: Bukan Ancaman untuk Proses Hukum

News | Senin, 14 September 2026 | 11:25 WIB

9 Cara agar Nasi Tahan Lama di Rice Cooker, Hindari Buka Tutup Terlalu Sering

9 Cara agar Nasi Tahan Lama di Rice Cooker, Hindari Buka Tutup Terlalu Sering

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 11:25 WIB

Prajurit TNI AU Diduga Tewas Dianiaya Senior, DPR Desak Kasus Diusut Tuntas

Prajurit TNI AU Diduga Tewas Dianiaya Senior, DPR Desak Kasus Diusut Tuntas

News | Senin, 14 September 2026 | 11:24 WIB

Persija Bungkam Persib di SUGBK, Shayne Pattynama Malah Kecewa Berat

Persija Bungkam Persib di SUGBK, Shayne Pattynama Malah Kecewa Berat

Bola | Senin, 14 September 2026 | 11:24 WIB

7 Pilihan HP Warna Pink di Bawah Rp5 Juta, Performa Stabil dan Desain Stylish

7 Pilihan HP Warna Pink di Bawah Rp5 Juta, Performa Stabil dan Desain Stylish

Tekno | Senin, 14 September 2026 | 11:22 WIB

Arab Saudi Luncurkan 50 Serangan Gempur Yaman Usai Houthi Bom Pangkalan Udara Sharurah

Arab Saudi Luncurkan 50 Serangan Gempur Yaman Usai Houthi Bom Pangkalan Udara Sharurah

News | Senin, 14 September 2026 | 11:21 WIB

Kualitas Udara Pekanbaru Masih Buruk, Siswa Pulang Lebih Awal

Kualitas Udara Pekanbaru Masih Buruk, Siswa Pulang Lebih Awal

Riau | Senin, 14 September 2026 | 11:20 WIB

Meditasi dan Mindfulness Apakah Sama? Begini Penjelasan Lengkapnya

Meditasi dan Mindfulness Apakah Sama? Begini Penjelasan Lengkapnya

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 11:19 WIB

Tak Hanya Soal Asap, Vape Sekali Pakai Jadi Ancaman Baru bagi Lingkungan: Kenapa?

Tak Hanya Soal Asap, Vape Sekali Pakai Jadi Ancaman Baru bagi Lingkungan: Kenapa?

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 11:17 WIB

×