Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.740.000
Beli Rp2.605.000
IHSG 5.746,648
LQ45 569,322
Srikehati 278,381
JII 347,610
USD/IDR 18.136

Menteri UMKM Pastikan Bakal Awasi Peralihan Penjualan Tokopedia-Tiktok Shop

Chandra Iswinarno, Lilis Varwati

Kamis, 05 Juni 2025 | 21:58 WIB
Menteri UMKM Pastikan Bakal Awasi Peralihan Penjualan Tokopedia-Tiktok Shop
Menteri UMKM Maman Abdurrahman menyampaikan komitmennya untuk mengawasi proses peralihan dan integrasi dari Tokopedia ke pusat penjualan terpadu baru. [Suara.com/Lilis Varwati]

Suara.com - Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman menegaskan komitmennya untuk mengawasi proses peralihan dan integrasi toko-toko penjual dari Tokopedia ke pusat penjualan terpadu baru yang melibatkan dua platform besar, yakni Tokopedia dan TikTok Shop Seller Center. 

Langkah ini menjadi perhatian khusus kementerian untuk memastikan perlindungan maksimal bagi pelaku UMKM, khususnya para pelaku usaha mikro yang menjadi tulang punggung ekonomi nasional.

Menurut Maman, praktik korporasi dan integrasi yang tengah dilakukan antara aplikator digital harus dilakukan dengan kehati-hatian agar tidak menimbulkan dampak negatif bagi pelaku usaha mikro dan kecil yang selama ini menggantungkan hidupnya pada ekosistem digital tersebut.

"Saya pikir silakan seluruh pihak usaha e-commerce ini mereka melakukan aktivitas usahanya, yang terpenting ada perlindungan, yang terpenting prioritas untuk memberikan kesempatan sebesar-besarnya kepada usaha mikro kita dan produk lokal kita. Kita akan ada di situ," kata Maman usai acara penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Kementerian UMKM dan Kongres Advokat Indonesia (KAI) di Jakarta, Kamis (5/6/2025).

Maman menegaskan bahwa Kementerian UMKM akan memantau setiap langkah peralihan dan integrasi toko online.

Seiring dengan itu, Kementerian UMKM juga tidak menutup kemungkinan untuk memanggil manajemen TikTok Shop maupun Tokopedia guna memastikan bahwa proses integrasi berjalan dengan transparan dan adil bagi para penjual. 

Maman menyebutkan kalau aktivitas pemanggilan dan evaluasi sudah menjadi kegiatan rutin yang dilakukan oleh kementerian sebagai bagian dari pengawasan dan monitoring terhadap pelaku usaha digital.

"Apabila ada isu-isu terkait pengawasan, monitoring, evaluasi, itu memang sudah menjadi domain kita sehari-hari," katanya.

Terlebih, saat ini Kementerian UMKM sudah ada MoU dengan KAI.

Maman menuturkan, dengan begitu para UMKM bisa lebih mudah mendapatkan bantuan dari pengacara apabila ada hal yang terkait dengam hukum.

Sebelumnya, pemilik baru Tokopedia setelah akuisisi dari GoTo, telah mengumumkan program integrasi yang diwajibkan bagi para penjual Tokopedia.

Dalam pengumuman resmi yang dirilis melalui laman seller.tokopedia.com, ByteDance mengimbau seluruh seller Tokopedia untuk menggabungkan akun mereka ke dalam satu pusat penjualan terpadu, yakni Tokopedia dan TikTok Shop Seller Center, paling lambat tanggal 9 Juni 2025.

Ilustrasi logo PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk. [Situs GoTo]
Ilustrasi logo PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk. Sebelumnya, pemilik Tokopedia mengakuisis GoTo. [Situs GoTo]

Integrasi ini bukan semata-mata untuk menyatukan dua platform penjualan terbesar, melainkan bertujuan untuk memberikan kemudahan dan efisiensi bagi para penjual dalam mengelola toko mereka. 

Dengan satu dashboard terpadu, para seller dapat menjalankan aktivitas operasional toko secara simultan di Tokopedia maupun TikTok Shop by Tokopedia tanpa harus berpindah-pindah aplikasi.

"Untuk meningkatkan pengalaman mengoperasikan toko yang lebih optimal dan efisien, seller mulai dapat melakukan semua aktivitas dan operasional toko melalui Tokopedia & TikTok Shop Seller Center. Kelola toko jadi lebih mudah, dan semua bisa kamu lakukan di satu tempat tanpa perlu pindah-pindah platform,” demikian imbauan resmi tersebut.

Meski begitu, langkah ini tetap harus mendapat pengawasan ketat agar tidak berujung pada monopoli pasar atau praktik bisnis yang memberatkan pelaku usaha kecil. 

Kementerian UMKM menegaskan bahwa perlindungan dan penguatan usaha mikro adalah prioritas utama agar integrasi teknologi digital dapat benar-benar menjadi peluang, bukan justru menjadi tantangan yang membebani.

Dengan perkembangan pesat teknologi digital dan e-commerce yang semakin mengakar di masyarakat, Kementerian UMKM berperan sebagai penjaga agar transformasi ini berjalan seimbang dan inklusif. 

Maman menegaskan bahwa kemajuan teknologi harus dibarengi dengan kebijakan yang melindungi dan mendorong keberlanjutan usaha mikro yang selama ini menjadi tulang punggung ekonomi Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Integrasi Tokopedia-TikTok Shop Dorong UMKM Naik Kelas di Tengah Perlambatan Ekonomi

Integrasi Tokopedia-TikTok Shop Dorong UMKM Naik Kelas di Tengah Perlambatan Ekonomi

Bisnis | Kamis, 05 Juni 2025 | 14:31 WIB

Ratusan Karyawan TikTok Shop dan Tokopedia Masuk Radar PHK

Ratusan Karyawan TikTok Shop dan Tokopedia Masuk Radar PHK

Bisnis | Minggu, 01 Juni 2025 | 10:27 WIB

Kemenparekraf, Tiktok Shop dan Tokped Resmi Luncurkan Creators Lab x Gen Matic

Kemenparekraf, Tiktok Shop dan Tokped Resmi Luncurkan Creators Lab x Gen Matic

Bisnis | Jum'at, 23 Mei 2025 | 06:17 WIB

Terkini

Rupiah Menguat ke Level Rp17.908 per Dolar AS Paling Perkasa di Asia

Rupiah Menguat ke Level Rp17.908 per Dolar AS Paling Perkasa di Asia

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 09:33 WIB

Dibuka Loyo IHSG Justru Kembali Bangkit Pagi Ini, Cermati Saham BMRI

Dibuka Loyo IHSG Justru Kembali Bangkit Pagi Ini, Cermati Saham BMRI

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 09:17 WIB

Bisa Pertimbangkan Beli, Harga Emas Antam turun Lagi Jadi Rp2,71 Juta/Gram

Bisa Pertimbangkan Beli, Harga Emas Antam turun Lagi Jadi Rp2,71 Juta/Gram

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 09:04 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini Turun! Cek Update Harga UBS dan Galeri24 di Pegadaian

Harga Emas Antam Hari Ini Turun! Cek Update Harga UBS dan Galeri24 di Pegadaian

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 08:59 WIB

Kenaikan Harga Pertamax Sudah Atas Izin Mas Bahlil 'Ganteng'

Kenaikan Harga Pertamax Sudah Atas Izin Mas Bahlil 'Ganteng'

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 08:54 WIB

Bos OJK Beberkan Pendorong IHSG Mulai Rebound, Ini Obat Kuatnya

Bos OJK Beberkan Pendorong IHSG Mulai Rebound, Ini Obat Kuatnya

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 08:51 WIB

Chatib Basri Sorot Efisiensi Anggaran MBG: Harus Lebih Efisien Lagi

Chatib Basri Sorot Efisiensi Anggaran MBG: Harus Lebih Efisien Lagi

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 08:36 WIB

BI Naikkan Suku Bunga Mendadak, Masihkah Aman Investasi di Saham Bank?

BI Naikkan Suku Bunga Mendadak, Masihkah Aman Investasi di Saham Bank?

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 08:15 WIB

Harga Pertamax Nyaris Rp 17.000, Pertamina Anggap Sudah Wajar

Harga Pertamax Nyaris Rp 17.000, Pertamina Anggap Sudah Wajar

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 08:13 WIB

BI Rate Naik Mendadak, Pertanda Apa untuk Ekonomi Indonesia?

BI Rate Naik Mendadak, Pertanda Apa untuk Ekonomi Indonesia?

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 07:53 WIB