Ratusan Karyawan TikTok Shop dan Tokopedia Masuk Radar PHK

Minggu, 01 Juni 2025 | 10:27 WIB
Ratusan Karyawan TikTok Shop dan Tokopedia Masuk Radar PHK
Ilustrasi TikTok Shop dan Tokopedia, yang namanya jadi ShopTokopedia. [Foto: Tokopedia]

Suara.com - Layanan e-commerce raksasa milik ByteDance Ltd., TikTok Shop, dikabarkan akan melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap ratusan karyawannya di Indonesia.

Langkah ini diambil sebagai upaya efisiensi biaya setelah TikTok Shop mengakuisisi mayoritas saham Tokopedia dari GoTo Group pada akhir tahun lalu dalam kesepakatan senilai US$1,5 miliar.

Menurut laporan Bloomberg yang dikutip Sabtu (31/5/2025), PHK ini akan menyasar berbagai tim dalam operasi e-commerce, termasuk logistik, operasional, pemasaran, dan pergudangan.

Sumber yang enggan disebutkan namanya menyebutkan bahwa pemangkasan karyawan ini direncanakan akan dilakukan pada bulan Juli mendatang.

Setelah proses penggabungan TikTok Shop dan Tokopedia, jumlah karyawan di bisnis e-commerce ByteDance di Indonesia mencapai sekitar 5.000 orang. Dengan pengurangan ini, total karyawan Tokopedia dan TikTok Shop diperkirakan akan menjadi sekitar 2.500 orang.

Juru bicara TikTok, dalam pernyataannya, tidak memberikan detail lebih lanjut mengenai rencana PHK ini. Mereka hanya menyatakan bahwa perusahaan secara rutin mengevaluasi kebutuhan bisnis dan melakukan penyesuaian untuk memperkuat organisasi serta melayani pelanggan dengan lebih baik.

Meski begitu, TikTok menegaskan tetap berkomitmen untuk mendukung pertumbuhan Tokopedia dan pasar Indonesia secara umum.

"Kami terus berinvestasi di Tokopedia dan Indonesia sebagai bagian dari strategi kami untuk mendorong pertumbuhan dan inovasi yang berkelanjutan," tambah juru bicara tersebut.

Indonesia merupakan salah satu pasar kunci bagi ambisi e-commerce ByteDance dan menjadi yang terbesar sejauh ini. Namun, persaingan di pasar e-commerce Indonesia sangat ketat, dengan dominasi pemain besar seperti Shopee milik Sea Ltd. dan Lazada dari Alibaba Group Holding Ltd.

Baca Juga: Jangan Heran, Masih Akan Ada Banyak PHK dalam Beberapa Bulan ke Depan

Sebelum merger, ByteDance sebagai induk perusahaan TikTok memiliki sekitar 5.000 karyawan di bisnis e-commerce Indonesia. Jumlah ini kini menyusut setengahnya pasca efisiensi.

Langkah efisiensi ini menunjukkan fokus TikTok Shop untuk merombak operasionalnya di Indonesia dan mengintegrasikan secara penuh aset yang diperoleh dari Tokopedia, sembari bersaing di pasar e-commerce yang sangat kompetitif.

TikTok Shop, fitur e-commerce terintegrasi dalam platform TikTok, telah mengubah lanskap belanja online.

Dengan menggabungkan hiburan video pendek yang adiktif dengan kemudahan berbelanja, TikTok Shop menawarkan pengalaman unik bagi konsumen dan peluang baru bagi para penjual.

Salah satu daya tarik utama TikTok Shop adalah kemampuannya menciptakan pengalaman belanja yang imersif.

Pengguna dapat menemukan produk melalui video yang menarik, ulasan otentik, dan siaran langsung (live shopping).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI