Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.785.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.130,190
LQ45 620,397
Srikehati 308,223
JII 381,928
USD/IDR 17.784

PLTM Kanzy 3 Bengkulu Mulai Beroperasi, Hasilkan 5 Juta MW Listrik

Dythia Novianty, Achmad Fauzi

Sabtu, 07 Juni 2025 | 10:55 WIB
PLTM Kanzy 3 Bengkulu Mulai Beroperasi, Hasilkan 5 Juta MW Listrik
Ilustrasi listrik. [Unsplash]

Suara.com - Presiden Prabowo Subianto mendapatkan tambahan pasokan listrik untuk ketahanan energi nasional.

Salah satunya, melalui pemanfaatan Energi Baru dan Terbarukan (EBT), di mana Pembangkit Listrik Tenaga Minihidro (PLTM) Kanzy 3 di Bengkulu mulai beroperasi.

PLTM itu dikelola oleh PT Kanz Sapta Energi, anak perusahaan dari Muara Energi Mutakhir (MEM). PLTM Kanzy 3 juga menandatangani kerja sama strategis dengan PT PLN (Persero) Unit Induk

Distribusi Sumatera Selatan, Jambi, dan Bengkulu (UID S2JB). Penandatanganan Berita Acara Commercial Operation Date (COD) dilaksanakan di Palembang, pada Rabu (4/6).

"Tujuan dari kerja sama ini adalah untuk memperkuat komitmen kami dalam mendukung program pemerintah dalam penyediaan energi bersih dan berkelanjutan," kata Komisaris dari Muara Energi, Billy Tjandra seperti dikutip, Sabtu (7/6/2025).

"PLTA Kanzy 3 adalah bentuk nyata dukungan kami terhadap agenda besar Presiden Prabowo untuk mendorong transisi energi hijau dan mempercepat pembangunan nasional berbasis energi terbarukan,"tambah dia.

PLTM Kanzy 3 memanfaatkan teknologi tenaga minihidro, yaitu pembangkit listrik tenaga air berskala kecil dengan kapasitas di bawah 10 MW, yang menggunakan aliran sungai atau saluran irigasi tanpa perlu membangun bendungan besar.

"Manfaatnya sangat signifikan, baik bagi manusia maupun lingkungan. Bagi masyarakat, minihidro menyediakan energi listrik yang stabil dan ramah lingkungan, terutama di daerah terpencil. Sementara bagi alam, teknologi ini memiliki dampak lingkungan yang minimal karena tidak merusak ekosistem sungai secara besar-besaran," beber Billy.

PLTM Kanzy 3 mulai beroperasi secara komersial setelah melewati serangkaian proses pengujian dan sertifikasi yang ketat.

Dengan kapasitas 5 MW, pembangkit ini memanfaatkan aliran Sungai Simpang Aur di Desa Taba Durian Sebakul, Kecamatan Merigi Kelindang, Kabupaten Bengkulu Tengah.

"PT Kanz Sapta Energi baru mulai membangun PLTM Kanzy 3 sejak tahun 2022 dan baru mulai beroperasi sejak 16 Mei 2025 kemarin. Diharapkan PLTM ini akan menyuplai energi listrik sebesar rata-rata 30 juta kWh per tahun ke jaringan PLN," kata Billy.

"Ini setara dengan memenuhi kebutuhan listrik lebih dari 20.000 rumah tangga per tahun, atau setara dengan kebutuhan listrik beberapa kecamatan, tergantung pada tingkat konsumsi listrik masing-masing wilayah. Sekaligus berkontribusi dalam pengurangan emisi karbon hingga ribuan ton CO setiap tahunnya," lanjutnya.

Lebih jauh, kerja sama antara PLTM Kanzy 3 dan PLN juga dinilai membawa manfaat sosial dan ekonomi.

Proyek ini membuka lapangan kerja, menghidupkan perekonomian desa, dan menjadi contoh nyata sinergi antara pemerintah dan swasta dalam menciptakan pembangunan berkelanjutan.

"Selain minihidro, PT Kanz Sapta Energi juga sedang mengembangkan portofolio energi terbarukan lainnya seperti tenaga gas (gas turbine), panas bumi dan PLTA PLTA skala besar. Hal ini dilakukan sebagai bagian dari strategi perusahaan dalam mendiversifikasi sumber energi hijau yang berkelanjutan dan sesuai dengan karakteristik geografis Indonesia," ungkap Billy.

PT Kanz Sapta Energi sendiri merupakan perusahaan nasional yang bergerak di bidang pengembangan dan pengelolaan energi terbarukan.

Presiden Prabowo Subianto. (ist)
Presiden Prabowo Subianto. (ist)

Perusahaan ini merupakan anak usaha dari PT Muara Energi Mutakhir (MEM), yang didirikan pada tahun 2022 dengan misi menghasilkan energi alternatif untuk melestarikan lingkungan dan bumi Indonesia, serta mewujudkan energi terbarukan sebagai energi masa depan.

Dengan visi menjadi pelopor dalam penyediaan energi bersih yang berkelanjutan di Indonesia, MEM terus berinovasi dan memperluas jangkauan ke berbagai sumber energi hijau seperti tenaga air, tenaga gas, dan panas bumi.

Komitmennya adalah menghadirkan solusi energi yang tidak hanya efisien dan andal, tetapi juga ramah lingkungan serta berpihak pada kesejahteraan masyarakat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Link Saldo DANA Kaget Terbaru 3 Juni: Raih Rp 175 Ribu Buat Bayar Listrik dan Belanja

5 Link Saldo DANA Kaget Terbaru 3 Juni: Raih Rp 175 Ribu Buat Bayar Listrik dan Belanja

Tekno | Selasa, 03 Juni 2025 | 15:28 WIB

Bahlil Ngegas Ditanya Diskon Tarif Listrik: Tanya ke yang Umumkan

Bahlil Ngegas Ditanya Diskon Tarif Listrik: Tanya ke yang Umumkan

Bisnis | Selasa, 03 Juni 2025 | 14:34 WIB

Airlangga dan Bahlil Kadung Ribut, Diskon Tarif Listrik Nggak Jadi

Airlangga dan Bahlil Kadung Ribut, Diskon Tarif Listrik Nggak Jadi

Bisnis | Selasa, 03 Juni 2025 | 13:21 WIB

Bahlil Lahadalia Buka Suara: Usulan Diskon Tarif Listrik Bukan dari ESDM

Bahlil Lahadalia Buka Suara: Usulan Diskon Tarif Listrik Bukan dari ESDM

Bisnis | Selasa, 03 Juni 2025 | 09:06 WIB

Diskon Listrik Dibatalkan, Ini 5 Bansos Pemerintah yang Tetap Disalurkan

Diskon Listrik Dibatalkan, Ini 5 Bansos Pemerintah yang Tetap Disalurkan

Bisnis | Selasa, 03 Juni 2025 | 08:24 WIB

Pemerintah Batalkan Diskon Tarif Listrik 50 Persen Juni-Juli, Apa Alasannya?

Pemerintah Batalkan Diskon Tarif Listrik 50 Persen Juni-Juli, Apa Alasannya?

News | Senin, 02 Juni 2025 | 18:49 WIB

Terkini

Belajar dari Blackout Sumatra, Cuaca Kini Jadi Faktor Krusial Sistem Listrik

Belajar dari Blackout Sumatra, Cuaca Kini Jadi Faktor Krusial Sistem Listrik

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 19:24 WIB

ESDM Kantongi 24 Ribu Hektare Lahan untuk Proyek PLTS

ESDM Kantongi 24 Ribu Hektare Lahan untuk Proyek PLTS

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 19:09 WIB

Rohis Pegadaian Wujudkan Satu Ketulusan Sejuta Kebermanfaatan: Distribusi 4.500 Paket Daging Kurban

Rohis Pegadaian Wujudkan Satu Ketulusan Sejuta Kebermanfaatan: Distribusi 4.500 Paket Daging Kurban

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 19:07 WIB

Emiten MPMX Tebar Dividen Rp 170 per Saham

Emiten MPMX Tebar Dividen Rp 170 per Saham

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 19:01 WIB

Memahami Pentingnya Layanan Keuangan Terdaftar dan Diawasi OJK

Memahami Pentingnya Layanan Keuangan Terdaftar dan Diawasi OJK

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 18:52 WIB

Jangan Salah, Angin Kencang Bisa Sebabkan Kabel Listrik Putus dan Picu Blackout

Jangan Salah, Angin Kencang Bisa Sebabkan Kabel Listrik Putus dan Picu Blackout

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 18:48 WIB

Siasat DSI Kurung Devisa CPO dan Batu Bara di Dalam Negeri, Rupiah Bakal Perkasa Juara?

Siasat DSI Kurung Devisa CPO dan Batu Bara di Dalam Negeri, Rupiah Bakal Perkasa Juara?

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 17:47 WIB

Resmi, Pemerintah Izinkan BLU Impor Minyak dan LPG

Resmi, Pemerintah Izinkan BLU Impor Minyak dan LPG

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 17:44 WIB

PT DSI Kendalikan Ekspor, ESDM Rampungkan Konsolidasi Data Pertambangan dengan Danantara

PT DSI Kendalikan Ekspor, ESDM Rampungkan Konsolidasi Data Pertambangan dengan Danantara

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 17:18 WIB

Rupiah Melemah Hampir Sentuh Rp18.000 per Dolar, Bagaimana Nasib Harga Pertalite?

Rupiah Melemah Hampir Sentuh Rp18.000 per Dolar, Bagaimana Nasib Harga Pertalite?

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 17:00 WIB