Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.685.000
Beli Rp2.530.000
IHSG 5.886,032
LQ45 586,842
Srikehati 288,489
JII 347,233
USD/IDR 17.977

GOTO Gelontorkan Ratusan Miliar untuk Buyback Saham Selama Sebulan

Iwan Supriyatna, Mohammad Fadil Djailani

Senin, 09 Juni 2025 | 16:16 WIB
GOTO Gelontorkan Ratusan Miliar untuk Buyback Saham Selama Sebulan
Logo GoTo.

Suara.com - Emiten teknologi PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) kembali melakukan aksi buyback saham secara agresif sepanjang Mei 2025.

Tak tanggung-tanggung, GOTO berhasil membeli kembali sebanyak 2,41 miliar saham Seri A miliknya.

Aksi korporasi ini terungkap dari keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI) yang dilihat Senin (9/6/2025).

Dengan penambahan 2,41 miliar saham tersebut, jumlah saham treasuri GOTO kini melonjak dari 27,79 miliar menjadi 30,21 miliar saham.

Tak hanya itu, total dana yang sudah digelontorkan GOTO untuk buyback sejak tahun lalu hingga Mei 2025 diperkirakan mencapai angka fantastis, antara Rp1,93 triliun hingga Rp2 triliun.

Angka ini menunjukkan komitmen kuat GOTO untuk menjaga stabilitas dan nilai sahamnya di mata investor.

Sebelumnya, GOTO memang telah mengisyaratkan niatnya untuk kembali melakukan buyback dan akan meminta persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) untuk melancarkan aksi ini.

Dengan jumlah saham treasuri GOTO yang kini setara dengan 2,54% dari total kepemilikan, langkah ini tentu menjadi sinyal positif bagi pasar.

Selama Mei 2025, saham GOTO diperdagangkan pada rentang harga Rp60-Rp87 per saham. Dengan demikian, GOTO diperkirakan telah mengeluarkan biaya sekitar Rp144,9 miliar hingga Rp210,1 miliar hanya dalam sebulan terakhir untuk menggenjot aksi buyback ini.

Langkah buyback terjadi di tengah-tengah desas-desus proses merger dengan Grab perusahaan ride-hailing asal Singapura.

GOTO, yang merupakan gabungan dari Gojek dan Tokopedia, telah menjadi kekuatan dominan dalam ekosistem digital Indonesia.

Merger ini, yang diumumkan pada tahun 2021, menciptakan sebuah perusahaan raksasa yang mencakup layanan transportasi, e-commerce, pengiriman makanan, pembayaran digital, dan banyak lagi.

GOTO bertujuan untuk memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi masyarakat Indonesia dalam berbagai aspek kehidupan sehari-hari.

Salah satu keunggulan utama GOTO adalah jangkauan layanannya yang luas. Gojek telah lama menjadi pemimpin dalam layanan transportasi online, sementara Tokopedia adalah salah satu platform e-commerce terbesar di Indonesia.

Dengan menggabungkan kekuatan keduanya, GOTO menawarkan solusi terpadu bagi konsumen, memungkinkan mereka untuk berbelanja, memesan makanan, dan bepergian dengan mudah melalui satu aplikasi.

Selain itu, GOTO juga memiliki dampak signifikan terhadap perekonomian Indonesia. Perusahaan ini menciptakan lapangan kerja bagi jutaan pengemudi, pedagang, dan karyawan lainnya.

GOTO juga membantu meningkatkan inklusi keuangan dengan menyediakan akses ke layanan pembayaran digital bagi masyarakat yang sebelumnya tidak memiliki rekening bank.

Namun, GOTO juga menghadapi sejumlah tantangan. Persaingan di pasar digital Indonesia semakin ketat, dengan munculnya pemain-pemain baru yang menawarkan layanan serupa.

GOTO juga perlu terus berinovasi untuk memenuhi kebutuhan konsumen yang terus berubah. Salah satu tantangan terbesar bagi GOTO adalah mencapai profitabilitas.

Meskipun perusahaan ini telah mencapai pertumbuhan yang signifikan dalam hal pendapatan, GOTO masih mencatat kerugian bersih yang besar.

Untuk mencapai profitabilitas, GOTO perlu meningkatkan efisiensi operasional, mengurangi biaya pemasaran, dan meningkatkan pendapatan dari layanan-layanan baru.

Di masa depan, GOTO memiliki potensi untuk terus tumbuh dan berkembang. Perusahaan ini memiliki basis pengguna yang besar, merek yang kuat, dan teknologi yang canggih.

GOTO juga memiliki peluang untuk memperluas layanannya ke pasar-pasar baru di Asia Tenggara. Namun, untuk mencapai kesuksesan jangka panjang, GOTO perlu mengatasi tantangan-tantangan yang ada dan terus berinovasi untuk memenuhi kebutuhan konsumen.

GOTO juga perlu fokus pada pencapaian profitabilitas dan menciptakan nilai bagi para pemegang saham. Dengan strategi yang tepat, GOTO dapat menjadi salah satu perusahaan teknologi terkemuka di dunia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Danantara Berpotensi Rusak Industri Transportasi Online Jika Ikut Campur Merger GoTo dan Grab

Danantara Berpotensi Rusak Industri Transportasi Online Jika Ikut Campur Merger GoTo dan Grab

Bisnis | Senin, 09 Juni 2025 | 14:14 WIB

Kenapa Danantara Mau Beli Saham GOTO di Tengah Isu Merger dengan Grab?

Kenapa Danantara Mau Beli Saham GOTO di Tengah Isu Merger dengan Grab?

Bisnis | Senin, 09 Juni 2025 | 10:36 WIB

Menteri UMKM Pastikan Bakal Awasi Peralihan Penjualan Tokopedia-Tiktok Shop

Menteri UMKM Pastikan Bakal Awasi Peralihan Penjualan Tokopedia-Tiktok Shop

Bisnis | Kamis, 05 Juni 2025 | 21:58 WIB

Terkini

Laba Naik Saat Industri Media Berat, Emiten DIGI Bongkar Strategi Rahasianya

Laba Naik Saat Industri Media Berat, Emiten DIGI Bongkar Strategi Rahasianya

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 19:34 WIB

Aura Research Jadi Senjata Baru DIGI, Andalkan AI untuk Riset hingga Advokasi Bisnis

Aura Research Jadi Senjata Baru DIGI, Andalkan AI untuk Riset hingga Advokasi Bisnis

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 19:26 WIB

Pegadaian dan KSEI Perkuat Ekosistem Emas Melalui Investasi ETF Emas

Pegadaian dan KSEI Perkuat Ekosistem Emas Melalui Investasi ETF Emas

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 19:17 WIB

Laba Bersih Arkadia Digital Media (DIGI) Melonjak 45,1% di 2025, Siapkan Ekspansi Bisnis AI

Laba Bersih Arkadia Digital Media (DIGI) Melonjak 45,1% di 2025, Siapkan Ekspansi Bisnis AI

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 19:05 WIB

RI Siapkan Indonesia Center New York, Bidik Investasi dan Ekspansi Bisnis ke AS

RI Siapkan Indonesia Center New York, Bidik Investasi dan Ekspansi Bisnis ke AS

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 18:59 WIB

Domestik Lesu, SIG Mau Kirim 1 Juta Ton Semen ke Pasar AS Lewat Dermaga Baru

Domestik Lesu, SIG Mau Kirim 1 Juta Ton Semen ke Pasar AS Lewat Dermaga Baru

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 18:54 WIB

Industri Manufaktur Didesak Beralih ke Energi Hijau, Jangan Tunggu Sampai Kalah Saing

Industri Manufaktur Didesak Beralih ke Energi Hijau, Jangan Tunggu Sampai Kalah Saing

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 18:50 WIB

Selisih Harga Makin Lebar, Migrasi Pertamax ke Pertalite Berpotensi Jadi Risiko Besar bagi APBN

Selisih Harga Makin Lebar, Migrasi Pertamax ke Pertalite Berpotensi Jadi Risiko Besar bagi APBN

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 18:40 WIB

Sekarang UMKM Bisa Ekspor ke Eropa Setelah IEU-CEPA Disepakati

Sekarang UMKM Bisa Ekspor ke Eropa Setelah IEU-CEPA Disepakati

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 18:39 WIB

Tak Hanya Ciki dan Elektronik, Masyarakat Bisa Berburu Emas Batangan di PRJ

Tak Hanya Ciki dan Elektronik, Masyarakat Bisa Berburu Emas Batangan di PRJ

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 18:33 WIB