Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.585.000
Beli Rp2.465.000
IHSG 5.912,442
LQ45 587,370
Srikehati 290,628
JII 345,613
USD/IDR 18.085

Jumlah Pelanggan Anjlok, Paramount Global PHK 3,5 Persen Karyawan

Dwi Bowo Raharjo

Rabu, 11 Juni 2025 | 11:08 WIB
Jumlah Pelanggan Anjlok, Paramount Global PHK 3,5 Persen Karyawan
Paramount Global memberhentikan 3,5 persen stafnya di Amerika Serikat. (tangkap layar / ist)

Suara.com - Paramount Global memberhentikan 3,5 persen stafnya di Amerika Serikat. Hal ini dikarenakan anjloknya penurunan pada pelanggan tv kabel.

Pemutusan hubungan kerja (PHK) tersebut diumumkan kepada stafnya pada Selasa pagi. Tentunya, PHK ini memengaruhi beberapa tenaga kerja non-AS. Adapun, pemangkasan ini merupakan tambahan dari pemotongan 15 persen yang pernah diumumkan Agustus lalu.

PHK ini terjadi saat industri media menghadapi gangguan antar generasi karena jutaan pengguna kabel memutus sambungan dan memilih layanan streaming seperti Netflix.

"Kami mengambil langkah-langkah yang sulit, tetapi perlu untuk lebih merampingkan organisasi kami mulai minggu ini," tulis Co-CEO Paramount George Cheeks, Chris McCarthy, dan Brian Robbins dalam memo tersebut dilansir Reuters, Rabu (11/6/2025).

Sebagai informasi, Paramount memiliki 18.600 karyawan per 31 Desember 2024. Adapun, Perusahaan tersebut telah mengajukan rencana merger senilai 8,4 miliar dolar AS dengan Skydance Media milik David Ellison, pewaris miliarder David Ellison.

Namun, kesepakatan tersebut belum mendapatkan persetujuan regulatori, karena masih menunggu gugatan senilai 10 miliar dolar AS yang diajukan Presiden AS Donald Trump terhadap CBS News pada bulan Oktober.

Sementara itu, tidak hanya Paramount yang melakukan PHK pada karyawannya.

Beberapa perusahaan juga mengalami kerugian. Salah satunya, pada perusahaan Petronas yang ikut memangkas karyawannya.

Adapun, Perusahaan energi asal Malaysia Petroliam Nasional atau Petronas bersiap memangkas sekitar 10 persen tenaga kerjanya. Langkah tersebut dilakukan dalam upaya restrukturisasi agar bisa menghemat anggarannya tahun ini.

baca juga

Kepala Eksekutif Petronas Tengku Muhammad Taufik mengatakan keputusan pemutusan hubungan kerja (PHK) perlu 'menyesuaikan' tenaga kerjanya untuk memastikan kelangsungan hidup perusahaan dalam beberapa dekade mendatang.

Petronas memiliki hampir 50 ribu karyawan. Adapun sekitar 5 ribu karyawannya bakal terkena PHK.

"Ini adalah bagian dari restrukturisasi organisasi yang perlu dilakukan agar perusahaan tetap adaptif dan berdaya tahan dalam menghadapi dinamika pasar energi global yang terus berubah," katanya.

Bloomberg sebelumnya melaporkan, pada hari Selasa, Petronas sedang mempertimbangkan penjualan perusahaan Kanada-nya, yang sebelumnya dikenal sebagai Progress Energy Resources Corp. Namun, hal itu dibantah langsung Petronas.

"Kanada sangat penting bagi ambisi kami untuk mempertahankan posisi kami di sektor gas alam cair," kata Tengku Taufik.

Ilustrasi PHK massal (Pixabay/geralt)
Ilustrasi PHK massal. Paramount Global memberhentikan 3,5 persen stafnya di Amerika Serikat karena anjloknya pelanggan tv kabel. (Pixabay/geralt)

Tidak hanya itu, anjloknya harga minyak—ditambah dengan menurunnya produksi dari kilang-kilang tua—akan menjadi tantangan bagi Pemerintah Malaysia, yang memperoleh 10 persen pendapatannya dari Petroliam Nasional Bhd, nama lengkap perusahaan tersebut, pada 2024.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Emas Menguat Ditopang Pelemahan Dolar AS, Perang Dagang AS-China Berlanjut?

Harga Emas Menguat Ditopang Pelemahan Dolar AS, Perang Dagang AS-China Berlanjut?

Bisnis | Selasa, 10 Juni 2025 | 08:02 WIB

Kai EXO akan Menggelar Konser Solo Pertama 'Kaion' di Amerika Serikat

Kai EXO akan Menggelar Konser Solo Pertama 'Kaion' di Amerika Serikat

Your Say | Kamis, 05 Juni 2025 | 14:35 WIB

Rumor Boneka Annabelle Hilang saat Keliling AS, Panitia Acara Beber Fakta

Rumor Boneka Annabelle Hilang saat Keliling AS, Panitia Acara Beber Fakta

Your Say | Selasa, 27 Mei 2025 | 12:39 WIB

Puluhan Ribu PNS di Amerika Resign

Puluhan Ribu PNS di Amerika Resign

Bisnis | Rabu, 21 Mei 2025 | 08:45 WIB

Terkini

Rachmat Gobel dalam Kenangan Dasco: Dia Pengusaha Nasionalis dan Teman Seperjuangan

Rachmat Gobel dalam Kenangan Dasco: Dia Pengusaha Nasionalis dan Teman Seperjuangan

Bisnis | Jum'at, 10 Juli 2026 | 10:48 WIB

Kabar Baik! Harga Cabai, Beras, Daging Sapi hingga Minyak Goreng Turun Hari Ini

Kabar Baik! Harga Cabai, Beras, Daging Sapi hingga Minyak Goreng Turun Hari Ini

Bisnis | Jum'at, 10 Juli 2026 | 10:40 WIB

RANS Resmi Melantai di BEI, Raffi - Gigi Raup Rp429,25 Miliar

RANS Resmi Melantai di BEI, Raffi - Gigi Raup Rp429,25 Miliar

Bisnis | Jum'at, 10 Juli 2026 | 10:05 WIB

Rupiah Mulai Menguat, tapi Dolar AS Masih Betah di Level Rp18.062

Rupiah Mulai Menguat, tapi Dolar AS Masih Betah di Level Rp18.062

Bisnis | Jum'at, 10 Juli 2026 | 09:45 WIB

Link Resmi Pendaftaran Rekrutmen Pegawai SKK Migas 2026 Dibuka, Ini Syaratnya

Link Resmi Pendaftaran Rekrutmen Pegawai SKK Migas 2026 Dibuka, Ini Syaratnya

Bisnis | Jum'at, 10 Juli 2026 | 09:41 WIB

Bank Jago Rilis Rapor Kredit, Bantu Nasabah Cek SLIK OJK dan Kelola Utang Lebih Bijak

Bank Jago Rilis Rapor Kredit, Bantu Nasabah Cek SLIK OJK dan Kelola Utang Lebih Bijak

Bisnis | Jum'at, 10 Juli 2026 | 09:12 WIB

Produk Murah China Terus Membanjiri RI, UMKM Dipaksa Bertahan di Tengah Gempuran

Produk Murah China Terus Membanjiri RI, UMKM Dipaksa Bertahan di Tengah Gempuran

Bisnis | Jum'at, 10 Juli 2026 | 08:09 WIB

327 Emiten Belum Penuhi Free Float 15 Persen, Apa Penyebabnya?

327 Emiten Belum Penuhi Free Float 15 Persen, Apa Penyebabnya?

Bisnis | Jum'at, 10 Juli 2026 | 08:06 WIB

Prambanan Dipugar Bersama India, InJourney Bidik Lonjakan Wisatawan dan Dampak Ekonomi

Prambanan Dipugar Bersama India, InJourney Bidik Lonjakan Wisatawan dan Dampak Ekonomi

Bisnis | Jum'at, 10 Juli 2026 | 07:58 WIB

Ramai Isu Moratorium Alfamart dan Indomaret, Ini Penjelasan Resmi Menteri UMKM

Ramai Isu Moratorium Alfamart dan Indomaret, Ini Penjelasan Resmi Menteri UMKM

Bisnis | Jum'at, 10 Juli 2026 | 07:52 WIB

×