Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Jumlah Pelanggan Anjlok, Paramount Global PHK 3,5 Persen Karyawan

Dwi Bowo Raharjo

Rabu, 11 Juni 2025 | 11:08 WIB
Jumlah Pelanggan Anjlok, Paramount Global PHK 3,5 Persen Karyawan
Paramount Global memberhentikan 3,5 persen stafnya di Amerika Serikat. (tangkap layar / ist)

Suara.com - Paramount Global memberhentikan 3,5 persen stafnya di Amerika Serikat. Hal ini dikarenakan anjloknya penurunan pada pelanggan tv kabel.

Pemutusan hubungan kerja (PHK) tersebut diumumkan kepada stafnya pada Selasa pagi. Tentunya, PHK ini memengaruhi beberapa tenaga kerja non-AS. Adapun, pemangkasan ini merupakan tambahan dari pemotongan 15 persen yang pernah diumumkan Agustus lalu.

PHK ini terjadi saat industri media menghadapi gangguan antar generasi karena jutaan pengguna kabel memutus sambungan dan memilih layanan streaming seperti Netflix.

"Kami mengambil langkah-langkah yang sulit, tetapi perlu untuk lebih merampingkan organisasi kami mulai minggu ini," tulis Co-CEO Paramount George Cheeks, Chris McCarthy, dan Brian Robbins dalam memo tersebut dilansir Reuters, Rabu (11/6/2025).

Sebagai informasi, Paramount memiliki 18.600 karyawan per 31 Desember 2024. Adapun, Perusahaan tersebut telah mengajukan rencana merger senilai 8,4 miliar dolar AS dengan Skydance Media milik David Ellison, pewaris miliarder David Ellison.

Namun, kesepakatan tersebut belum mendapatkan persetujuan regulatori, karena masih menunggu gugatan senilai 10 miliar dolar AS yang diajukan Presiden AS Donald Trump terhadap CBS News pada bulan Oktober.

Sementara itu, tidak hanya Paramount yang melakukan PHK pada karyawannya.

Beberapa perusahaan juga mengalami kerugian. Salah satunya, pada perusahaan Petronas yang ikut memangkas karyawannya.

Adapun, Perusahaan energi asal Malaysia Petroliam Nasional atau Petronas bersiap memangkas sekitar 10 persen tenaga kerjanya. Langkah tersebut dilakukan dalam upaya restrukturisasi agar bisa menghemat anggarannya tahun ini.

baca juga

Kepala Eksekutif Petronas Tengku Muhammad Taufik mengatakan keputusan pemutusan hubungan kerja (PHK) perlu 'menyesuaikan' tenaga kerjanya untuk memastikan kelangsungan hidup perusahaan dalam beberapa dekade mendatang.

Petronas memiliki hampir 50 ribu karyawan. Adapun sekitar 5 ribu karyawannya bakal terkena PHK.

"Ini adalah bagian dari restrukturisasi organisasi yang perlu dilakukan agar perusahaan tetap adaptif dan berdaya tahan dalam menghadapi dinamika pasar energi global yang terus berubah," katanya.

Bloomberg sebelumnya melaporkan, pada hari Selasa, Petronas sedang mempertimbangkan penjualan perusahaan Kanada-nya, yang sebelumnya dikenal sebagai Progress Energy Resources Corp. Namun, hal itu dibantah langsung Petronas.

"Kanada sangat penting bagi ambisi kami untuk mempertahankan posisi kami di sektor gas alam cair," kata Tengku Taufik.

Ilustrasi PHK massal (Pixabay/geralt)
Ilustrasi PHK massal. Paramount Global memberhentikan 3,5 persen stafnya di Amerika Serikat karena anjloknya pelanggan tv kabel. (Pixabay/geralt)

Tidak hanya itu, anjloknya harga minyak—ditambah dengan menurunnya produksi dari kilang-kilang tua—akan menjadi tantangan bagi Pemerintah Malaysia, yang memperoleh 10 persen pendapatannya dari Petroliam Nasional Bhd, nama lengkap perusahaan tersebut, pada 2024.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Emas Menguat Ditopang Pelemahan Dolar AS, Perang Dagang AS-China Berlanjut?

Harga Emas Menguat Ditopang Pelemahan Dolar AS, Perang Dagang AS-China Berlanjut?

Bisnis | Selasa, 10 Juni 2025 | 08:02 WIB

Kai EXO akan Menggelar Konser Solo Pertama 'Kaion' di Amerika Serikat

Kai EXO akan Menggelar Konser Solo Pertama 'Kaion' di Amerika Serikat

Your Say | Kamis, 05 Juni 2025 | 14:35 WIB

Rumor Boneka Annabelle Hilang saat Keliling AS, Panitia Acara Beber Fakta

Rumor Boneka Annabelle Hilang saat Keliling AS, Panitia Acara Beber Fakta

Your Say | Selasa, 27 Mei 2025 | 12:39 WIB

Puluhan Ribu PNS di Amerika Resign

Puluhan Ribu PNS di Amerika Resign

Bisnis | Rabu, 21 Mei 2025 | 08:45 WIB

Terkini

Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah

Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 23:15 WIB

Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan

Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan

Jabar | Kamis, 30 Juli 2026 | 23:06 WIB

Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang

Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang

Bogor | Kamis, 30 Juli 2026 | 23:01 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman

Jabar | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:38 WIB

Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG

Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:33 WIB

Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah

Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:24 WIB

Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK

Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:18 WIB

Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat

Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:18 WIB

Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen

Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen

Bisnis | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:16 WIB

Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga

Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga

Bogor | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:15 WIB

×