BTN Syariah dan Bank Victoria Syariah Segera Merger, Jadi Pesaing BSI?

Iwan Supriyatna, Rina Anggraeni

Jum'at, 13 Juni 2025 | 19:51 WIB
BTN Syariah dan Bank Victoria Syariah Segera Merger, Jadi Pesaing BSI?
BTN Syariah. (Dok: Bank BTN Syariah)

Suara.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memberikan sinyal bahwa Bank BTN Syariah dan Bank Victoria Syariah akan segera merger. Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae mengatakan langkah ini menjadi bagian penting dalam proses pemisahan Unit Usaha Syariah (UUS) BTN untuk membentuk Bank Umum Syariah (BUS) tersendiri.

"Saat ini, proses persetujuan akuisisi oleh OJK tengah memasuki tahap akhir dan diharapkan rampung dalam waktu dekat," katanya dalam jawaban tertulis yang dikutip, Jumat (13/6/2025).

OJK menyatakan bahwa seluruh rangkaian proses spin off masih berjalan sesuai dengan timeline yang ditetapkan oleh BTN. Setelah akuisisi tuntas, BTN akan mengalihkan seluruh hak dan kewajiban Unit Usaha Syariah.

" UUS-nya kepada Bank Victoria Syariah, yang kemudian akan bertransformasi menjadi entitas Bank Umum Syariah baru dan ditargetkan mulai beroperasi pada tahun 2026," katanya.

Dia menambahkan sejalan dengan Roadmap Pengembangan dan Penguatan Perbankan Syariah Indonesia 2023-2027, OJK senantiasa mendukung dan mendorong konsolidasi perbankan termasuk konsolidasi di industri perbankan syariah.

Hal ini dilakukan antara lain melalui spin off UUS dan dimungkinkan pula dapat diikuti oleh penggabungan usaha dengan bank syariah lain agar menghasilkan BUS yang sehat dengan skala usaha lebih besar.

"OJK telah memberikan persetujuan awal atas rencana akuisisi PT Bank Victoria Syariah oleh PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk pada Januari 2025," jelasnya.

Lebih lanjut, OJK menegaskan komitmennya untuk terus mendorong konsolidasi perbankan syariah, tidak hanya untuk BTN tetapi juga bank-bank lainnya. Target jangka menengahnya adalah terciptanya setidaknya 3 hingga 5 bank syariah dengan skala bisnis yang sebanding dengan Bank Syariah Indonesia (BSI).

"Konsolidasi ini diharapkan dapat mempercepat pertumbuhan sektor perbankan syariah nasional, meningkatkan ekspansi usaha, dan mendorong pangsa pasar syariah menjadi minimal 10% dari total industri perbankan nasional," katanya.

baca juga

OJK juga optimistis bahwa langkah ini akan memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap kapasitas dan integritas perbankan syariah di Indonesia.

Sebagai informasi, hasil spin-off ini dapat menjadi bank syariah terbesar kedua di Indonesia, setelah PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS).

Aksi korporasi ini menandai keseriusan pemerintah dan pelaku industri dalam mempercepat transformasi sektor perbankan syariah nasional. Bukan sekadar aksi bisnis, akuisisi ini juga menyiratkan ambisi untuk memperkuat fondasi keuangan syariah secara struktural dan operasional.

Penandatanganan akan jual beli dan pengambilalihan saham telah dilakukan pada Kamis, 5 Juni 2025. Tulisan ini akan mengulas secara mendalam bagaimana akuisisi ini menjadi katalis akselerasi industri perbankan syariah di Indonesia, serta berbagai tantangan dan peluang yang muncul di baliknya.

Bank BTN selama ini dikenal sebagai bank yang fokus pada pembiayaan perumahan, terutama dalam mendukung Program Sejuta Rumah. Namun, dalam beberapa tahun terakhir, BTN berusaha memperluas portofolio bisnisnya, termasuk di sektor perbankan syariah. Upaya ini sejalan dengan tren peningkatan permintaan terhadap layanan keuangan syariah, baik dari individu maupun institusi.

BTN sebelumnya telah memiliki Unit Usaha Syariah (UUS) BTN Syariah. Akuisisi Bank Victoria Syariah ini merupakan bagian dari aksi korporasi BTN dalam melakukan spin-off BTN Syariah menjadi Bank umum syariah. Akuisisi Bank Victoria Syariah menjadi jalan pintas strategis untuk mempercepat transformasi tersebut.

Bank Victoria Syariah merupakan anak usaha dari Bank Victoria Internasional yang berfokus pada layanan keuangan berbasis syariah. Namun, skala usahanya relatif kecil, sehingga belum mampu berkompetisi secara signifikan di pasar perbankan syariah nasional. Akuisisi oleh BTN diharapkan mampu membawa angin segar dalam penguatan struktur permodalan, ekspansi layanan, serta inovasi produk-produk syariah.

Per akhir tahun 2024, pangsa pasar perbankan syariah Indonesia masih sebesar 7,72% dari total aset industri perbankan nasional. Angka ini masih jauh dari target Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk mendorong kontribusi hingga 20% dalam jangka menengah. Kelemahan struktural, keterbatasan SDM syariah, dan kesenjangan literasi menjadi penghambat utama.

Setelah akuisisi, langkah berikutnya adalah proses integrasi Bank Victoria Syariah dengan unit usaha syariah BTN. Proses ini mencakup transformasi sistem operasional, rebranding, pengembangan sumber daya manusia, serta penguatan produk dan layanan berbasis syariah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

TKI Rajin Kirim Uang ke Kampung, Transaksi Remitansi BSI Tembus Rp 47 Triliun

TKI Rajin Kirim Uang ke Kampung, Transaksi Remitansi BSI Tembus Rp 47 Triliun

Bisnis | Kamis, 12 Juni 2025 | 17:15 WIB

BTN Resmi Akuisisi Bank Victoria Syariah

BTN Resmi Akuisisi Bank Victoria Syariah

Bisnis | Kamis, 05 Juni 2025 | 17:21 WIB

OJK Kantongi 5 Nama Perbankan yang Jadi Pesaing BSI, Ini Bocorannya

OJK Kantongi 5 Nama Perbankan yang Jadi Pesaing BSI, Ini Bocorannya

Bisnis | Kamis, 05 Juni 2025 | 11:59 WIB

Terkini

Menanti Kepulangan Jurnalis yang Hilang Saat Meliput Anak Krakatau, PFI Gelar Doa Bersama

Menanti Kepulangan Jurnalis yang Hilang Saat Meliput Anak Krakatau, PFI Gelar Doa Bersama

News | Jum'at, 11 September 2026 | 22:36 WIB

Purbaya Resmi Tarik Pajak Transaksi Digital Luar Negeri, Libatkan Bank hingga Fintech

Purbaya Resmi Tarik Pajak Transaksi Digital Luar Negeri, Libatkan Bank hingga Fintech

Bisnis | Jum'at, 11 September 2026 | 22:17 WIB

Shin Tae-yong Bawa Senjata Baru Lawan Persib, Ivan Mamut Siap Debut di El Clasico

Shin Tae-yong Bawa Senjata Baru Lawan Persib, Ivan Mamut Siap Debut di El Clasico

Bola | Jum'at, 11 September 2026 | 22:02 WIB

CIP Award 2026, Wadah PTBA Ubah Gagasan Jadi Solusi Nyata

CIP Award 2026, Wadah PTBA Ubah Gagasan Jadi Solusi Nyata

Sumsel | Jum'at, 11 September 2026 | 21:50 WIB

Hari Keempat, SAR Sisir Pulau Terdekat Anak Krakatau Cari 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal

Hari Keempat, SAR Sisir Pulau Terdekat Anak Krakatau Cari 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal

News | Jum'at, 11 September 2026 | 21:33 WIB

Mengetuk Pintu Langit, Taburan Doa Menggema di Hari Ke-4 Pencarian Jurnalis Hilang di Selat Sunda

Mengetuk Pintu Langit, Taburan Doa Menggema di Hari Ke-4 Pencarian Jurnalis Hilang di Selat Sunda

News | Jum'at, 11 September 2026 | 21:20 WIB

Gabung Floor Inc, Cecil Yang Kawinkan Musik, Fashion dan Kecantikan Jadi Satu

Gabung Floor Inc, Cecil Yang Kawinkan Musik, Fashion dan Kecantikan Jadi Satu

Entertainment | Jum'at, 11 September 2026 | 20:52 WIB

Dipicu Angin Kencang, Titik Api Baru Kembali Membakar TPA Galuga Bogor

Dipicu Angin Kencang, Titik Api Baru Kembali Membakar TPA Galuga Bogor

Bogor | Jum'at, 11 September 2026 | 20:48 WIB

Kajian KPK: Biaya Pilgub Tembus Rp100 Miliar, 65 Persen Kepala Daerah Siap 'Layani' Donatur

Kajian KPK: Biaya Pilgub Tembus Rp100 Miliar, 65 Persen Kepala Daerah Siap 'Layani' Donatur

News | Jum'at, 11 September 2026 | 20:45 WIB

Pengasuh Pesantren di Pati Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Anak

Pengasuh Pesantren di Pati Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Anak

News | Jum'at, 11 September 2026 | 20:39 WIB

×