Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Pentingnya Perempuan Mengelola Keuangan di Tengah Kondisi Ekonomi Global

Restu Fadilah

Selasa, 17 Juni 2025 | 21:00 WIB
Pentingnya Perempuan Mengelola Keuangan di Tengah Kondisi Ekonomi Global
Perempuan Indonesia tengah mengikuti workshop literasi keuangan. (Dok: Ist)

Suara.com - Di tengah ketidakpastian ekonomi global seperti inflasi, fluktuasi nilai tukar, krisis energi, dan ketegangan geopolitik kemampuan untuk mengelola keuangan menjadi lebih penting dari sebelumnya. Dalam konteks ini, peran perempuan sebagai pengelola keuangan keluarga dan pelaku ekonomi menjadi semakin strategis. Perempuan tidak hanya bertindak sebagai penjaga stabilitas rumah tangga, tetapi juga berperan dalam memperkuat daya tahan ekonomi nasional melalui keputusan-keputusan finansial yang bijak.

1. Tantangan Ekonomi Global dan Peran Perempuan

Kondisi ekonomi global saat ini penuh ketidakpastian. Harga kebutuhan pokok meningkat, biaya pendidikan dan kesehatan makin tinggi, dan risiko kehilangan pekerjaan meningkat akibat perubahan iklim ekonomi yang cepat. Dampak ini sangat dirasakan di tingkat rumah tangga, di mana pengelolaan anggaran yang efisien menjadi kunci agar keluarga tetap bertahan.

Dalam situasi ini, perempuan sering menjadi garda terdepan dalam mengelola pengeluaran, memprioritaskan kebutuhan, dan menyesuaikan gaya hidup keluarga agar tetap seimbang dengan pendapatan yang ada. Fleksibilitas dan kecermatan perempuan dalam membuat keputusan finansial menjadi aset penting di tengah ketidakpastian.

2. Perempuan sebagai Agen Stabilitas Ekonomi Keluarga

Sejak lama, perempuan berperan sebagai manajer keuangan keluarga. Namun, di era modern dan dalam tekanan ekonomi global, peran ini semakin krusial. Pengelolaan keuangan yang cerdas seperti mencatat pengeluaran, menyusun anggaran, menabung secara konsisten, hingga berinvestasi membantu keluarga tetap memiliki ketahanan ekonomi.

Perempuan juga cenderung lebih teliti dan hati-hati dalam pengambilan keputusan keuangan, seperti memilih produk keuangan, mengambil kredit, atau membeli asuransi. Hal ini membuat mereka menjadi pilar penting dalam memastikan keberlanjutan keuangan keluarga dalam jangka panjang.

3. Literasi Keuangan sebagai Kebutuhan Mendesak

Tingginya beban ekonomi menuntut perempuan tidak hanya berhemat, tetapi juga memiliki literasi keuangan yang baik. Pengetahuan tentang perencanaan keuangan, proteksi, dan investasi memungkinkan perempuan menyusun strategi jangka panjang dan menghindari jebakan keuangan, seperti utang konsumtif atau investasi bodong.

baca juga

Untuk menjawab tantangan ini, PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia) bekerja sama dengan Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) menggelar acara Financial Literacy for Women bertajuk “Seni Mengelola Keuangan untuk Perempuan”, pada Kamis, 12 Juni 2025, di Jakarta Utara. Acara ini menjadi sarana penting untuk mendorong kesadaran dan pemahaman perempuan terhadap pentingnya perencanaan keuangan.

Lebih dari 600 peserta perempuan, yang terdiri dari pelaku usaha, komunitas, majelis ta’lim, ibu PKK, hingga mahasiswa, antusias mengikuti acara ini. Mereka terlibat aktif dalam sesi diskusi bersama para pembicara ahli di bidang perencanaan keuangan dan asuransi. Para narasumber menyampaikan pentingnya menjaga keseimbangan pengeluaran rumah tangga, membangun komunikasi terbuka dalam keluarga, dan menetapkan tujuan keuangan yang jelas dan realistis.

Sesi tanya jawab menjadi bagian paling menarik, karena menyuarakan persoalan nyata dalam kehidupan sehari-hari. Mulai dari cara menyikapi konflik keuangan dalam keluarga besar, strategi menyisihkan dana proteksi tanpa mengorbankan kebutuhan utama, hingga mengelola gaji suami di tengah kenaikan harga bahan pokok agar tidak berujung pada utang.

4. Asuransi dan Investasi sebagai Instrumen Proteksi

Dalam kondisi ekonomi global yang tidak stabil, penting bagi perempuan untuk tidak hanya fokus pada pengeluaran dan tabungan, tetapi juga proteksi dan pertumbuhan keuangan melalui asuransi dan investasi. Asuransi kesehatan dan jiwa dapat memberikan perlindungan dari risiko tak terduga, sedangkan investasi memungkinkan pertumbuhan dana untuk masa depan, seperti pendidikan anak atau dana pensiun.

Perempuan yang aktif dalam dunia kerja atau pelaku usaha kecil menengah juga disarankan untuk memahami produk asuransi usaha dan dana pensiun mandiri agar lebih siap menghadapi gejolak ekonomi.

Dalam diskusi tersebut, para pembicara menekankan pentingnya proteksi keuangan keluarga melalui pemanfaatan produk seperti: Asuransi jiwa dan kesehatan, untuk melindungi keuangan keluarga jika terjadi risiko meninggal dunia atau penyakit kritis. Kemudian tabungan dan investasi, seperti emas, deposito, atau reksa dana, agar dana tersimpan secara aman dan dapat berkembang.

Tujuan keuangan keluarga seperti dana pendidikan, pensiun, atau pembelian aset hanya bisa dicapai jika direncanakan sejak dini, dan perempuan perlu menjadi inisiator utama dalam hal ini.

5. Dari Perempuan untuk Keluarga dan Bangsa

Dengan meningkatnya pemahaman perempuan terhadap pentingnya perencanaan dan proteksi keuangan, mereka tidak hanya menjadi penjaga ekonomi rumah tangga, tetapi juga agen perubahan yang menularkan semangat finansial sehat di lingkungannya. Seperti yang sering dikatakan, perempuan adalah menteri keuangan dalam keluarga—dan dengan bekal literasi yang cukup, mereka dapat memimpin keluarganya menuju masa depan yang lebih stabil dan sejahtera. ***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sri Mulyani Tepok Jidat Lihat Situasi Ketidakpastian Ekonomi Global Saat Ini

Sri Mulyani Tepok Jidat Lihat Situasi Ketidakpastian Ekonomi Global Saat Ini

Bisnis | Rabu, 18 Juni 2025 | 14:13 WIB

Agustus, Ketua Baleg Bob Hasan Janjikan RUU PPRT Bisa Diketok DPR

Agustus, Ketua Baleg Bob Hasan Janjikan RUU PPRT Bisa Diketok DPR

News | Selasa, 17 Juni 2025 | 21:48 WIB

Lampu Kuning Ekonomi RI, 6 Bulan ke Depan Kehidupan Warga Makin Resah

Lampu Kuning Ekonomi RI, 6 Bulan ke Depan Kehidupan Warga Makin Resah

Bisnis | Selasa, 17 Juni 2025 | 16:32 WIB

Dear Pak Prabowo! Ekonomi RI Tak Menggembirakan, Rakyat Tak Pegang Duit

Dear Pak Prabowo! Ekonomi RI Tak Menggembirakan, Rakyat Tak Pegang Duit

Bisnis | Selasa, 17 Juni 2025 | 13:50 WIB

Desa Jadi Mesin Ekonomi: Kisah Sukses Revitalisasi Pedesaan di China

Desa Jadi Mesin Ekonomi: Kisah Sukses Revitalisasi Pedesaan di China

News | Senin, 16 Juni 2025 | 21:48 WIB

Dorong Ekonomi Desa, LPDB Siapkan Pembiayaan untuk 80 Kopdes Usai Terbitnya Permenkop Baru

Dorong Ekonomi Desa, LPDB Siapkan Pembiayaan untuk 80 Kopdes Usai Terbitnya Permenkop Baru

Bisnis | Senin, 16 Juni 2025 | 15:46 WIB

Terkini

Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi

Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 00:21 WIB

Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang

Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 00:09 WIB

Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus

Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 23:53 WIB

Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang

Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang

Sumsel | Senin, 03 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap

Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap

Sumsel | Senin, 03 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3

Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3

Bola | Senin, 03 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik

Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik

Lifestyle | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:46 WIB

Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan

Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan

Sumsel | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:41 WIB

Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis

Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis

Lifestyle | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:30 WIB

Klasemen Piala AFF 2026 Usai Timnas Indonesia Digebuk Vietnam: Wajib Menang di Singapura

Klasemen Piala AFF 2026 Usai Timnas Indonesia Digebuk Vietnam: Wajib Menang di Singapura

Bola | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:24 WIB

×