Dulu Kawasan Ini Bandara Internasional Pertama RI, Kini Miliki Aset Rp656 Triliun

Mohammad Fadil Djailani

Kamis, 19 Juni 2025 | 11:40 WIB
Dulu Kawasan Ini Bandara Internasional Pertama RI, Kini Miliki Aset Rp656 Triliun
Pekerja menyelesaikan pembuatan gerai yang akan berpartisipasi dalam Jakarta Fair 2025 di JIExpo, Kemayoran, Jakarta, Rabu (18/6/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Siapa sangka, area yang dulunya diisi bisingnya mesin pesawat dan hiruk pikuk bandara internasional pertama di Indonesia, kini telah bangkit sebagai pusat ekonomi dan hunian paling strategis di Jakarta.

Kawasan Kemayoran, yang dulu dikenal sebagai Bandara Internasional Kemayoran, kini menjelma menjadi pusat ekonomi dan investasi di Jakarta.

Sebagai Badan Layanan Umum (BLU) yang mengelola aset negara seluas lebih dari 450 hektare, PPK Kemayoran mencoba membawa kawasan ini menjadi pusat pertumbuhan baru.

Direktur Utama PPK Kemayoran, Teddy Robinson, menegaskan komitmennya untuk terus menjadikan Kemayoran sebagai magnet investasi dengan ekosistem yang mendukung pertumbuhan berbagai sektor.

"Dengan fasilitas yang lengkap dan lokasi yang strategis, Kemayoran kini menjadi pilihan utama bagi pelaku usaha, baik dari dalam maupun luar negeri, untuk mengembangkan bisnis mereka," ujar Teddy pada Kamis (19/6/2025).

Tak heran jika kini Kemayoran menjadi sentra pertumbuhan baru di Jakarta. Kawasan ini tidak hanya menawarkan lahan potensial dan fasilitas lengkap, tetapi juga menjadi magnet bagi investor nasional maupun internasional. Ini terbukti dengan maraknya pengembangan bisnis properti, bisnis jasa, perdagangan, hingga pelaksanaan pusat pameran berskala besar di Kemayoran.

Transformasi nyata Kemayoran tidak hanya terasa dari sisi ekonomi. PPK Kemayoran juga menghadirkan perubahan yang lebih dekat dengan masyarakat, fokus pada lingkungan hidup dan kenyamanan kawasan. Program-program seperti Kemayoran Terang hadir untuk memastikan jalan-jalan utama memiliki pencahayaan yang memadai dan aman bagi warga dan pengunjung.

Di sisi lain, pengamanan kawasan 24 jam dengan dukungan kamera pengawas dioptimalkan untuk memberikan rasa aman yang maksimal.

Tak berhenti di situ, PPK Kemayoran juga secara konsisten mengedepankan pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan. Upaya mewujudkan kawasan yang hijau dan bersih dilakukan melalui program swakelola kebersihan dan penghijauan yang menjaga kenyamanan serta estetika lingkungan secara menyeluruh.

baca juga

"Komitmen ini diperkuat dengan pembangunan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) di Hutan Kota atau Utan Kemayoran, sebagai langkah konkret mendukung pengelolaan air limbah yang ramah lingkungan," lanjut Teddy.

"Melalui pendekatan yang holistik, Kemayoran kini berkembang menjadi kawasan modern yang tidak hanya fungsional dan menarik secara ekonomi, tetapi juga sehat dan lestari secara ekologis." pungkasnya.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan pengalihan status pengelolaan aset Pusat Pengelolaan Komplek (PPK) Kemayoran Jakarta kepada Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danatara).

Prabowo menilai, pengalihan aset PPK Kemayoran dari Kementerian Sekretariat Negara dapat menambah total aset Danantara hingga US$ 1.040 triliun. Menurut Prabowo aset PPK Kemayoran seluas 450 hektare itu ditaksir bernilai US$ 40 miliar atau sekitar Rp656,8 triliun.

“Kemayoran mungkin US$ 40 miliar dolar. Nanti itupun akan diserahkan dan dikelola Danantara,” kata Prabowo saat memberikan arahan dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Merdeka Jakarta pada Senin (5/5/2025).

PPK Kemayoran saat ini berstatus sebagai Badan Layanan Umum (BLU) yang berada di bawah pengelolaan satuan kerja Kementerian Sekretariat Negara. PPK Kemayoran memiliki kawasan seluas 450 hektare yang terdiri dari Blok A (Hunian), Blok B (Perkantoran), Blok C (Niaga), dan Blok D (Ruang Hijau).

Pusat Pengelolaan Komplek Kemayoran juga memiliki berbagai fasilitas untuk masyarakat diantaranya Hutan Kota Kemayoran, Golf Bandar Kemayoran, Pasar Mobil Kemayoran, Masjid Akbar Kemayoran, dan Masjid Al-Ihsan Kemayoran. Prabowo juga sebelumnya memerintahkan pengelolaan aset Kompleks Olahraga Gelora Bung Karno (GBK) Senayan Jakarta kepada Danatara.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ekonomi Kuartal I Melambat, Tapi Permintaan Proteksi Finansial Tumbuh Lewat Inovasi Asuransi

Ekonomi Kuartal I Melambat, Tapi Permintaan Proteksi Finansial Tumbuh Lewat Inovasi Asuransi

Bisnis | Kamis, 19 Juni 2025 | 10:35 WIB

Dorong Ekonomi Digital, ITB dan BRIN Luncurkan AISX

Dorong Ekonomi Digital, ITB dan BRIN Luncurkan AISX

Bisnis | Kamis, 19 Juni 2025 | 09:58 WIB

Jelang Gelaran Jakarta Fair 2025

Jelang Gelaran Jakarta Fair 2025

Foto | Rabu, 18 Juni 2025 | 20:23 WIB

Terkini

PT 5 Persen Rawan Hanguskan Suara Rakyat, PAN Tegas Tolak Kenaikan RUU Pemilu

PT 5 Persen Rawan Hanguskan Suara Rakyat, PAN Tegas Tolak Kenaikan RUU Pemilu

News | Kamis, 17 September 2026 | 16:19 WIB

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 16:19 WIB

Tak Cuma Coretax, Kemenkeu Mau Andalkan Big Data hingga AI buat Genjot Penerimaan Pajak

Tak Cuma Coretax, Kemenkeu Mau Andalkan Big Data hingga AI buat Genjot Penerimaan Pajak

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 16:18 WIB

El Nino Bikin Produksi Listrik PLTA Tertekan, Kementerian Bahlil Andalkan Hembusan Angin 24 Jam

El Nino Bikin Produksi Listrik PLTA Tertekan, Kementerian Bahlil Andalkan Hembusan Angin 24 Jam

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 16:13 WIB

Di Balik Angka Delapan LRT Manggarai: Diplomasi Santai Pramono dan Sinyal Politik Prabowo

Di Balik Angka Delapan LRT Manggarai: Diplomasi Santai Pramono dan Sinyal Politik Prabowo

News | Kamis, 17 September 2026 | 16:13 WIB

Kemenkeu Akan Evaluasi Ketat Insentif Pajak ke Pengusaha

Kemenkeu Akan Evaluasi Ketat Insentif Pajak ke Pengusaha

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 16:12 WIB

74 WNI Terjebak di Tengah Perang Yaman saat Pertempuran Houthi Memanas

74 WNI Terjebak di Tengah Perang Yaman saat Pertempuran Houthi Memanas

News | Kamis, 17 September 2026 | 16:12 WIB

PAN Keberatan PT Naik 5 Persen: Bukan Khawatir Tak Lolos ke Senayan

PAN Keberatan PT Naik 5 Persen: Bukan Khawatir Tak Lolos ke Senayan

News | Kamis, 17 September 2026 | 16:11 WIB

How a Bear Became a Book, Mengintip Rahasia di Balik Winnie-the-Pooh

How a Bear Became a Book, Mengintip Rahasia di Balik Winnie-the-Pooh

Your Say | Kamis, 17 September 2026 | 16:10 WIB

Sopir Travel Dituduh Intel lalu Ditembak, DPR Mengecam: TPNPB-OPM Jangan Main Hakim Sendiri!

Sopir Travel Dituduh Intel lalu Ditembak, DPR Mengecam: TPNPB-OPM Jangan Main Hakim Sendiri!

News | Kamis, 17 September 2026 | 16:04 WIB

×