Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

IHSG Pagi Ini Merana, Betah Bergerak di Zona Merah

Achmad Fauzi

Jum'at, 20 Juni 2025 | 09:18 WIB
IHSG Pagi Ini Merana, Betah Bergerak di Zona Merah
Ilustrasi penurunan grafik Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (18/3/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), masih merana di perdagangan pagi hari ini dengan nyaman di zona merah. IHSG dibuka di level 6.948.

Mengutip data RTI Business, IHSG hingga pukul 09.07 WIB, IHSG masih terjun bebas menuju level 6.934 atau turun 33,90 poin, secara presentase turun 0,49 persen.

Pada perdagangan waktu itu, sebanyak 1,59 miliar saham diperdagangkan dengan nilai transaksi sebesar Rp 904,52 triliun, serta frekuensi sebanyak 101.786 juta kali.

Dalam perdagangan hari ini, sebanyak 147 saham bergerak naik, sedangkan 253 saham mengalami penurunan, dan 194 saham tidak mengalami pergerakan.

Pengunjung melihat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (8/4/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]
Pengunjung melihat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (8/4/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]

Adapun, beberapa saham yang mendorong penguatan IHSG waktu itu diantaranya, AGAR, PTMR, KJEN, NZIA, APEX, ASPI, NICL, KRYA, SURI, RUIS, HALO, FOLK.

Sementara saham-saham yang mengalami penurunan tajam di perdagangan waktu itu diantaranya, MBSS, OBAT, IOTF, CENT, CSIS, NINE, DKFT, WIRG, MDKA, PANI, BBTN, AKRA, AMMN.

Sebelumnya, IHSG berpotensi mengalami rebound teknikal dalam jangka pendek setelah terkoreksi tajam pada perdagangan sebelumnya.

Namun, investor tetap disarankan untuk berhati-hati karena tekanan koreksi masih bisa berlanjut dalam beberapa waktu ke depan.

Pada perdagangan Rabu (19/6/2025), IHSG ditutup melemah signifikan sebesar 1,96 persen dengan disertai aksi jual bersih (net sell) asing sekitar Rp 1,3 triliun. Saham-saham big caps seperti BBRI, ANTM, BMRI, BBCA, dan BBNI menjadi yang paling banyak dilepas oleh investor asing.

baca juga

Menanggapi pergerakan pasar, Fanny Suherman, CFP, Head of Retail Research BNI Sekuritas, menyampaikan bahwa setelah koreksi dalam kemarin, IHSG berpeluang untuk mengalami technical rebound dalam jangka pendek ke area 7.000–7.050. Namun, ia menekankan bahwa level tersebut dapat dimanfaatkan untuk aksi ambil untung (take profit).

"Setelah IHSG koreksi dalam kemarin, IHSG berpeluang untuk short term teknikal rebound ke sekitar 7000-7050. Tapi dapat dipergunakan untuk take profit karena IHSG masih berpeluang koreksi hingga 6800 dalam beberapa waktu ke depan," ujar Fanny.

Ia juga menyebutkan bahwa level support IHSG saat ini berada di kisaran 6.900–6.950, sedangkan resistance berada di 7.000–7.050.

Dari sisi global, pasar saham Amerika Serikat tutup pada Kamis (19/6) dalam rangka libur Hari Juneteenth. Pada hari sebelumnya, indeks utama di Wall Street bergerak cenderung datar. Indeks Dow Jones turun tipis 0,10 persen, S&P 500 turun 0,03 persen, sementara Nasdaq Composite menguat 0,13 persen.

Pergerakan pasar tersebut menyusul pernyataan dari Ketua The Fed Jerome Powell yang mengindikasikan bahwa inflasi harga barang kemungkinan akan meningkat selama musim panas, sebagai dampak dari pemberlakuan tarif Presiden Donald Trump yang langsung memukul konsumen. Dalam keputusan kebijakan terbarunya, The Fed tetap mempertahankan suku bunga acuan, dan sebagian besar pembuat kebijakan memperkirakan tidak akan ada pemangkasan suku bunga sepanjang tahun ini.

Di sektor saham, Circle Internet, penerbit stablecoin, melesat 33,8 persen usai Senat AS meloloskan RUU regulasi stablecoin. Saham Nucor, produsen baja, juga naik 3,3 persen setelah mengumumkan proyeksi laba kuartal II/2025 yang melebihi ekspektasi analis.

Sementara itu, bursa Asia-Pasifik pada Kamis (19/6) umumnya melemah, seiring kehati-hatian investor terhadap kebijakan suku bunga The Fed dan meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah, terutama antara Israel dan Iran.

Indeks Nikkei 225 Jepang terkoreksi 1,02 persen dan Topix melemah 0,58 persen. Hang Seng Hong Kong mencatat penurunan signifikan sebesar 1,99 persen, dan Taiex Taiwan turun 1,58 persen. Di sisi lain, indeks Kospi Korea Selatan naik 0,19 persen dan Kosdaq menguat 0,36 persen. Indeks S&P/ASX 200 Australia juga turun tipis 0,09 persen.

Investor juga tengah menantikan keputusan suku bunga dari bank sentral Taiwan dan Filipina yang dijadwalkan pada hari yang sama. Di Amerika Serikat, Presiden Donald Trump dilaporkan kembali menggelar pertemuan darurat di Situation Room Gedung Putih terkait potensi tindakan militer terhadap Iran, setelah eskalasi konflik dengan Israel.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Waspada! IHSG Bisa Kembali Terjadi Koreksi, Cek Rekomendasi Saham Hari Ini

Waspada! IHSG Bisa Kembali Terjadi Koreksi, Cek Rekomendasi Saham Hari Ini

Bisnis | Jum'at, 20 Juni 2025 | 08:32 WIB

IHSG Ambles di Perdagangan Kamis, Kembali ke Level 6.968

IHSG Ambles di Perdagangan Kamis, Kembali ke Level 6.968

Bisnis | Kamis, 19 Juni 2025 | 16:44 WIB

IHSG Dibuka Masih Anjlok pada Perdagangan Kamis

IHSG Dibuka Masih Anjlok pada Perdagangan Kamis

Bisnis | Kamis, 19 Juni 2025 | 09:14 WIB

Terkini

Purbaya Sidak Pabrik Baja Asal China, Diduga Akali Pajak karena Cuma Bayar Rp 20 M

Purbaya Sidak Pabrik Baja Asal China, Diduga Akali Pajak karena Cuma Bayar Rp 20 M

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:19 WIB

Bitcoin dkk Diramal Bisa Jadi Sistem Finansial Alternatif RI Dalam Waktu 3 Tahun

Bitcoin dkk Diramal Bisa Jadi Sistem Finansial Alternatif RI Dalam Waktu 3 Tahun

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:14 WIB

5 Tahun Holding UMi: Lebih Mudah, Dekat dan Berdampak untuk Nasabah PNM Mekaar

5 Tahun Holding UMi: Lebih Mudah, Dekat dan Berdampak untuk Nasabah PNM Mekaar

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:00 WIB

Delapan Klaster Program Prioritas Nasional di 2027

Delapan Klaster Program Prioritas Nasional di 2027

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:40 WIB

Bahlil Minta Lebih Banyak Lahan untuk Sawit demi Ambisi B80

Bahlil Minta Lebih Banyak Lahan untuk Sawit demi Ambisi B80

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:39 WIB

Bahlil Stop Ekspor Batu Bara Usai PLN Kekurangan Pasokan

Bahlil Stop Ekspor Batu Bara Usai PLN Kekurangan Pasokan

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:17 WIB

Sandiaga Uno Suntik Modal MUTU, Pasar Karbon RI Jadi Incaran

Sandiaga Uno Suntik Modal MUTU, Pasar Karbon RI Jadi Incaran

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:11 WIB

Jasa Marga Tingkatkan Komitmen Pengelolaan Green Toll Road dan Transformasi Rest Area Berkelanjutan

Jasa Marga Tingkatkan Komitmen Pengelolaan Green Toll Road dan Transformasi Rest Area Berkelanjutan

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:05 WIB

LPS Naikkan Bunga Penjaminan Simpanan Rupiah, Kini Tembus 3,75%

LPS Naikkan Bunga Penjaminan Simpanan Rupiah, Kini Tembus 3,75%

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 17:54 WIB

Toko Online Wajib Punya NIB, Termasuk Penjual Barang Bekas: Ini Ketentuannya

Toko Online Wajib Punya NIB, Termasuk Penjual Barang Bekas: Ini Ketentuannya

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 17:53 WIB