Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Bidik Target Penjualan Rp5,3 Triliun, PANI Gencar Jualan Properti Mewah

Mohammad Fadil Djailani

Jum'at, 20 Juni 2025 | 23:29 WIB
Bidik Target Penjualan Rp5,3 Triliun, PANI Gencar Jualan Properti Mewah
Ilustrasi. PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI), pengembang properti pengelola kawasan PIK2 menargetkan marketing sales sebesar Rp5,3 triliun sepanjang tahun ini.

Suara.com - PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI), pengembang properti kawakan yang mengelola kawasan elit PIK2, optimis membidik target marketing sales fantastis sebesar Rp5,3 triliun sepanjang tahun 2025.

Angka ini melonjak signifikan, bahkan mencapai 177 persen secara tahunan dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Guna merealisasikan ambisi tersebut, emiten yang merupakan kongsi strategis antara Agung Sedayu Group dan Salim Group ini, terus menggenjot penjualan berbagai produk propertinya. Salah satu andalan utama PANI adalah hunian premium Permata Golf Residences PIK2, yang ditawarkan dengan harga mulai Rp38 juta per meter persegi.

Lucia Aditjakra, Sales & Marketing Director PANI, mengungkapkan bahwa Permata Golf Residences PIK2 bukan sekadar hunian, melainkan sebuah pernyataan gaya hidup. "Hunian ini dihadirkan sebagai jawaban atas kerinduan akan kehidupan yang tenang dan nyaman di perkotaan," ujarnya, Jumat (20/6/2025).

Berdiri di atas lahan seluas ±300 hektar, Permata Golf Residences PIK2 mengusung konsep green living yang mengedepankan lingkungan hijau, segar, dan mendukung gaya hidup mindful. Ikon utama kawasan ini adalah satu-satunya lapangan golf di PIK2, dikelilingi fasilitas kelas atas seperti Golf Club dengan infinity pool dan gym, jalur jogging dan sepeda di tepi danau ±5,2 hektar, taman bermain anak, area santai, serta ruang komunitas.

Lokasinya pun sangat strategis, hanya ±3 menit dari Gate 3 Tol PIK2, menjadikannya pilihan ideal bagi mereka yang menginginkan konektivitas tanpa mengorbankan kenyamanan. Kawasan sekitar Permata Golf Residences juga dilengkapi berbagai fasilitas penunjang gaya hidup modern, mulai dari Miami Beach, Taman Bhinneka Ecopark, Fresh Market, Townhub, hingga sekolah bertaraf internasional seperti Tzu Chi School dan Chevalier School.

Sebelumnya Presiden Direktur PANI, Sugianto Kusuma alias Aguan, menjelaskan bahwa target pra-penjualan yang ambisius ini ditopang oleh tingginya minat masyarakat terhadap properti di Indonesia, khususnya di segmen pasar yang diusung oleh PIK2. Dukungan kebijakan pemerintah juga turut memicu geliat sektor properti.

Untuk menjaga momentum positif ini, PANI akan mengandalkan cadangan lahan (land bank) seluas 1.845 hektar, portofolio proyek yang terus berkembang, serta kekuatan manajemen. Salah satu proyek strategis yang akan diakselerasi adalah Nusantara International Convention and Exhibition (NICE), yang diproyeksikan menjadi pusat destinasi MICE nasional.

Proyek seluas 188.000 meter persegi ini ditargetkan mulai beroperasi parsial pada Oktober 2025 dan rampung sepenuhnya pada 2026. Pendanaan NICE turut didukung oleh IPO entitas anak PANI, PT Bangun Kosambi Sukses Tbk. (CBDK), yang berhasil menghimpun dana sebesar Rp2,3 triliun.

baca juga

Selain NICE, pengembangan infrastruktur kawasan juga difokuskan pada jalan tol KATARAJA (Kamal–Teluk Naga–Rajeg) yang ditargetkan beroperasi pada semester I/2025. Tol ini akan memangkas waktu tempuh dari Bandara Soekarno-Hatta ke PIK2 menjadi hanya 7 menit, sehingga memperkuat konektivitas dan daya tarik kawasan. Secara keseluruhan, PIK2 telah terhubung ke empat jalan tol utama, memperkuat posisinya sebagai kawasan hunian dan bisnis yang sangat prospektif.

Transformasi PANI menjadi pengembang properti sejak tahun 2021 telah ditandai dengan berbagai aksi korporasi penting, termasuk rights issue senilai Rp10,5 triliun pada 2023 dan dua kali private placement senilai Rp6,5 triliun pada 2024. Aksi korporasi ini menunjukkan komitmen PANI dalam memperkuat fundamental bisnis dan menambah cadangan lahan.

Berkat strategi agresif dan pengelolaan yang solid, PANI berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp623,91 miliar pada tahun 2024, melonjak 131,04 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Kenaikan laba bersih ini turut mendongkrak laba per saham PANI dari Rp19,82 menjadi Rp38,78. Dengan target marketing sales yang ambisius dan proyek-proyek strategis yang sedang berjalan, PANI siap mengukuhkan posisinya sebagai salah satu pemain utama di industri properti Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Daftar Harga Semen 40 Kg Juni 2025: Panduan Lengkap sebelum Beli

Daftar Harga Semen 40 Kg Juni 2025: Panduan Lengkap sebelum Beli

Lifestyle | Jum'at, 20 Juni 2025 | 18:23 WIB

Strategi Emiten AALI Perkuat Transparansi Keberlanjutan untuk Dongkrak Kinerja

Strategi Emiten AALI Perkuat Transparansi Keberlanjutan untuk Dongkrak Kinerja

Bisnis | Jum'at, 20 Juni 2025 | 08:17 WIB

Pasar Otomotif Indonesia Masih Lesu, Penjualan Mobil Turun 15 Persen

Pasar Otomotif Indonesia Masih Lesu, Penjualan Mobil Turun 15 Persen

Foto | Kamis, 19 Juni 2025 | 12:11 WIB

Terkini

Potensi Pemasukan Negara Hilang dari Program MBG, Ini Penjelasan DJP

Potensi Pemasukan Negara Hilang dari Program MBG, Ini Penjelasan DJP

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 19:34 WIB

Saham BBCA Diserbu Asing, Target Harganya Bisa Capai Segini

Saham BBCA Diserbu Asing, Target Harganya Bisa Capai Segini

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 19:08 WIB

4 Perusahaan Ini Bakal Lakukan PHK, Lebih dari 5.000 Pekerja Terdampak

4 Perusahaan Ini Bakal Lakukan PHK, Lebih dari 5.000 Pekerja Terdampak

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 18:50 WIB

IHSG Diprediksi di Zona Hijau, Ini 3 Saham Pilihan yang Wajib Dipantau Pekan Ini

IHSG Diprediksi di Zona Hijau, Ini 3 Saham Pilihan yang Wajib Dipantau Pekan Ini

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 18:46 WIB

Bisnis Kedai Kopi Makin Ketat, Konsep 'Rumah Kedua' Jadi Senjata Bertahan

Bisnis Kedai Kopi Makin Ketat, Konsep 'Rumah Kedua' Jadi Senjata Bertahan

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 18:41 WIB

Rupiah Terus Melemah, Bank Mega Syariah Jamin Kinerja Kredit Komersial Tak Kendur

Rupiah Terus Melemah, Bank Mega Syariah Jamin Kinerja Kredit Komersial Tak Kendur

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 18:32 WIB

PTPN Investasi di Kesehatan Karyawan, Bidik SDM Lebih Produktif

PTPN Investasi di Kesehatan Karyawan, Bidik SDM Lebih Produktif

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 18:29 WIB

Tak Mau Kalah dari Changi dan KLIA, Bandara Minangkabau Bidik Jadi Hub Penerbangan

Tak Mau Kalah dari Changi dan KLIA, Bandara Minangkabau Bidik Jadi Hub Penerbangan

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 18:23 WIB

Dirjen Pajak Akui MBG dan Kopdes Merah Putih Berpotensi Hilangkan Penerimaan Negara

Dirjen Pajak Akui MBG dan Kopdes Merah Putih Berpotensi Hilangkan Penerimaan Negara

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 17:14 WIB

IHSG Dibayangi Sentimen Global dan MSCI, Cek Rekomendasi Saham Senin Ini!

IHSG Dibayangi Sentimen Global dan MSCI, Cek Rekomendasi Saham Senin Ini!

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 17:11 WIB