Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.890.000
Beli Rp2.760.000
IHSG 7.279,209
LQ45 733,624
Srikehati 347,649
JII 498,161

CDI Group Operasikan Kapal Pengangkut Gas Ethylene

Iwan Supriyatna | Suara.com

Selasa, 24 Juni 2025 | 13:28 WIB
CDI Group Operasikan Kapal Pengangkut Gas Ethylene
PT Chandra Daya Investasi (CDI Group) resmi mengoperasikan dua kapal pengangkut gas Ethylene.

Suara.com - PT Chandra Daya Investasi (CDI Group), entitas special purpose vehicle dari Chandra Asri Group yang berfokus pada investasi infrastruktur, melalui lini bisnis logistiknya, resmi mengoperasikan dua kapal pengangkut gas Ethylene.

Operasional kapal ini dijalankan oleh anak usaha CDI Group, PT Chandra Shipping International (CSI).

Kehadiran armada ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat kapabilitas logistik maritim Perseroan, memastikan kelancaran distribusi bahan baku utama petrokimia lintas negara, serta memperkokoh integrasi rantai pasok Chandra Asri Group sebagai induk dari CDI Group.

Armada kapal CSI melayani distribusi bahan baku antara pabrik petrokimia Chandra Asri Group di Cilegon dan Aster Chemical & Energy Pte. Ltd. di Singapura.

Integrasi ini tidak hanya mendorong efisiensi dan keandalan logistik, tetapi juga memperkuat kendali atas rantai pasok, menekan biaya operasional, dan memastikan ketersediaan bahan baku secara berkelanjutan.

Selain menunjang kebutuhan internal grup, armada milik CSI juga terbuka untuk melayani pihak eksternal.

Dengan izin beroperasi di perairan domestik maupun internasional (oceangoing), CSI memiliki fleksibilitas tinggi dalam pengiriman lintas negara.

Kemampuan ini menjadi nilai tambah dalam menciptakan sistem distribusi bahan baku yang efisien, andal, dan kompetitif di pasar regional.

Fransiskus Ruly Aryawan, Presiden Direktur CDI Group, menjelaskan “CDI Group melalui CSI berkomitmen menjadi Mitra Pertumbuhan dalam penyediaan jasa logistik maritim yang andal. Dengan kemampuan mengirimkan bahan baku secara tepat waktu kepada pelanggan, CSI tidak hanya menunjang operasional Chandra Asri Group, tetapi juga memainkan peran strategis dalam ekosistem industri petrokimia regional. Ke depan, CSI akan terus menangkap potensi pasar yang terus berkembang, memperluas layanan, dan memperkuat posisi Grup secara keseluruhan di pasar kimia Asia Tenggara.”

Hingga Juni 2025, CSI telah mengoperasikan delapan kapal khusus untuk pengangkutan produk kimia dan gas, dengan rencana penambahan armada seiring pertumbuhan bisnis.

CSI juga tengah mengkaji ekspansi layanan ke sektor manajemen perkapalan, termasuk penyediaan layanan pemeliharaan kapal dan jasa pendukung lainnya bagi pemilik kapal.

Langkah ini merupakan bagian dari komitmen CSI untuk menghadirkan solusi logistik maritim yang terintegrasi dan berkelanjutan.

PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDI Group) adalah anak perusahaan investasi infrastruktur dengan pemegang saham utama adalah PT Chandra Asri Pacific Tbk, perusahaan solusi energi, kimia, dan infrastruktur terkemuka di Asia Tenggara, bersama dengan EGCO Group, perusahaan listrik terkemuka yang terdaftar di Thailand.

CDI Group berinvestasi dalam bisnis infrastruktur, termasuk energi, air, kepelabuhan dan penyimpanan, serta solusi logistik.

Dengan memanfaatkan keahliannya di keempat pilar bisnis di atas, CDI Group bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dan keberlanjutan infrastruktur, memberikan kontribusi signifikan terhadap perkembangan industri dan ekonomi di wilayah yang dilayaninya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pertamina International Shipping Mulai Lirik Kapal Buatan PT PAL

Pertamina International Shipping Mulai Lirik Kapal Buatan PT PAL

Bisnis | Senin, 23 Juni 2025 | 13:34 WIB

Danantara-INA Suntik Dana untuk Pabrik Bahan Baku Industri Hilir Nikel Milik TPIA

Danantara-INA Suntik Dana untuk Pabrik Bahan Baku Industri Hilir Nikel Milik TPIA

Bisnis | Selasa, 17 Juni 2025 | 18:29 WIB

Danantara dan INA Bidik Proyek Strategis Nasional Milik Chandra Asri

Danantara dan INA Bidik Proyek Strategis Nasional Milik Chandra Asri

Bisnis | Selasa, 17 Juni 2025 | 11:25 WIB

Terkini

Harga Emas Antam Turun Drastis, Kembali Dibanderol Rp 2,85 Juta/Gram

Harga Emas Antam Turun Drastis, Kembali Dibanderol Rp 2,85 Juta/Gram

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 09:41 WIB

Harga Minyak Dunia Mendidih Lagi, Tapi di Bawah USD 100/Barel

Harga Minyak Dunia Mendidih Lagi, Tapi di Bawah USD 100/Barel

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 09:23 WIB

IHSG Terkoreksi Pagi Ini ke Level 7.238, Tapi Diproyeksi Menguat

IHSG Terkoreksi Pagi Ini ke Level 7.238, Tapi Diproyeksi Menguat

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 09:14 WIB

Presiden Prabowo Akan Bentuk Pusat Finansial Khusus di Bali, Tarik Investasi Asing

Presiden Prabowo Akan Bentuk Pusat Finansial Khusus di Bali, Tarik Investasi Asing

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 09:05 WIB

Marak Investor Bodong, SIPF Ingin Perluas Kewenangan dan Jaga Dana Pemodal

Marak Investor Bodong, SIPF Ingin Perluas Kewenangan dan Jaga Dana Pemodal

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 09:02 WIB

Tak Cukup Satu Gaji, Fenomena 'Side Hustle' Picu Geliat Bisnis Franchise di FLEI 2026

Tak Cukup Satu Gaji, Fenomena 'Side Hustle' Picu Geliat Bisnis Franchise di FLEI 2026

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 08:50 WIB

BI : Uang Primer Tumbuh Melambat Jadi Rp2.386,5 Triliun Akhir Maret 2026

BI : Uang Primer Tumbuh Melambat Jadi Rp2.386,5 Triliun Akhir Maret 2026

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 08:49 WIB

Bidik Sektor Strategis, Anthony Leong Siap Tarung di Bursa Calon Ketum HIPMI

Bidik Sektor Strategis, Anthony Leong Siap Tarung di Bursa Calon Ketum HIPMI

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 08:28 WIB

Bahlil Sebut Penyesuaian Harga BBM Nonsubsidi Masih Dikalkulasi

Bahlil Sebut Penyesuaian Harga BBM Nonsubsidi Masih Dikalkulasi

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 08:24 WIB

BRI Life Incar Pasar Kesehatan Premium

BRI Life Incar Pasar Kesehatan Premium

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 08:19 WIB