Danantara-INA Suntik Dana untuk Pabrik Bahan Baku Industri Hilir Nikel Milik TPIA

Achmad Fauzi

Selasa, 17 Juni 2025 | 18:29 WIB
Danantara-INA Suntik Dana untuk Pabrik Bahan Baku Industri Hilir Nikel Milik TPIA
PT Chandra Asri Petrochemical Tbk secara resmi telah mengubah nama Perseroan menjadi PT Chandra Asri Pacific Tbk (Chandra Asri Group) dengan kode saham TPIA.

Suara.com - Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara Indonesia), Indonesia Investment Authority (INA), menggandeng PT Chandra Asri Pacific Tbk (Chandra Asri Group) untuk mengembangan bahan baku industri hilir nikel soda api (caustic soda) dan ethylene dichloride.

Kerja sama ini dituangkan melalui nota kesepahaman (Memorandum of Understanding / MoU) yang ditandatangani ketiga pihak tersebut.

Dengan total nilai investasi gabungan yang diperkirakan mencapai USD 800 juta, kemitraan ini mencerminkan komitmen bersama dalam memperkuat ketahanan industri Indonesia, mengurangi ketergantungan pada impor bahan baku kimia hulu, dan mendorong agenda hilirisasi sebagai bagian dari transformasi ekonomi jangka panjang nasional.

Kantor Danantara. (ist)
Kantor Danantara. (ist)

CA-EDC Plant juga telah ditetapkan sebagai bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN), dan sejalan dengan target pemerintah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional hingga 8 persen.

Pabrik CA-EDC akan dikelola oleh PT Chandra Asri Alkali (CAA), anak perusahaan Chandra Asri Group. Pada tahap pertama, proyek ini mencakup pembangunan fasilitas produksi dengan kapasitas 400.000 ton soda api padat per tahun (setara 827.000 ton dalam bentuk cair) dan 500.000 ton ethylene dichloride.

Tahap ini diharapkan mampu mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap impor kedua bahan kimia tersebut dan memperkuat upaya hilirisasi nasional.

Tahap kedua pengembangan akan memperluas kapasitas produksi chlor-alkali dan memperkenalkan turunan klorin (chlorine derivatives) untuk meningkatkan efisiensi operasional dan sinergi dalam rantai pasok. Studi kelayakan sedang dilakukan untuk mengevaluasi potensi produk hilir berbasis klorin yang dapat meningkatkan nilai tambah dan mendukung pertumbuhan industri domestik.

Chief Investment Officer Danantara Indonesia, Pandu Sjahrir, Industrialisasi hilir merupakan inti dari transformasi ekonomi Indonesia dan menawarkan peluang besar bagi investor yang berpandangan jauh ke depan.

Dia menjelaskan, kerja sama ini mendukung pengembangan industri berskala besar yang mampu mengurangi impor dan memiliki potensi pertumbuhan jangka panjang.

baca juga

"Sektor kimia adalah tulang punggung rantai nilai utama, mulai dari manufaktur hingga transisi energi khususnya dalam pengolahan nikel dan pemurnian alumina. Investasi ini memperkuat ketahanan nasional dengan mengurangi ketergantungan pada impor produk penting seperti soda api dan ethylene dichloride. Di Danantara Indonesia, kami menyambut baik mitra global yang memiliki visi serupa untuk membangun ekosistem industri yang tangguh dan bernilai tinggi di kawasan Asia yang dinamis," ujar Pandu dalam keterangan tertulis, Selasa (17/6/2025).

CEO Indonesia Investment Authority (INA), Ridha Wirakusumah, menyampaikan kerja sama ini mencerminkan komitmen bersama seluruh pihak untuk memperkuat fondasi industri Indonesia melalui peningkatan kapasitas produksi dalam negeri dan pengurangan ketergantungan impor atas bahan baku utama yang penting bagi industri nasional.

Ridha melanjutkan, tidak hanya menjawab kebutuhan strategis akan pasokan yang aman, tetapi juga membangun landasan pertumbuhan industri jangka panjang yang berkelanjutan dan dapat diperluas, yang memperkuat daya saing dan ketahanan Indonesia di ekonomi global.

"Kolaborasi ini sejalan dengan mandat investasi jangka panjang kami untuk menggerakkan modal yang mendukung prioritas nasional, memperkuat ketahanan industri, dan berkontribusi terhadap pembangunan ekonomi Indonesia yang berkelanjutan," imbuh dia.

Sementara itu, Presiden Direktur Chandra Asri Group, Erwin Ciputra, menilai proyek ini sebagai bagian dari komitmen perusahaannya dalam mendukung pertumbuhan industri nasional.

"Masuknya Danantara Indonesia dan INA menunjukkan kepercayaan investor terhadap prospek pertumbuhan industri kimia di Indonesia. Melalui kolaborasi ini, kami membangun fondasi yang kuat untuk mendorong pembangunan industri yang berkelanjutan dan pertumbuhan ekonomi nasional," beber dia.

Pabrik CA-EDC ini juga diproyeksikan memberikan dampak ekonomi langsung melalui ekspor ethylene dichloride, yang berpotensi menghasilkan devisa hingga Rp 5 triliun per tahun. Selain itu, produksi soda api dalam negeri diperkirakan mampu menghemat impor senilai Rp 4,9 triliun per tahun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bos Danantara Ungkap Ideal Return Investasi di RI: Minimal 10%

Bos Danantara Ungkap Ideal Return Investasi di RI: Minimal 10%

Bisnis | Selasa, 17 Juni 2025 | 13:21 WIB

Danantara dan INA Bidik Proyek Strategis Nasional Milik Chandra Asri

Danantara dan INA Bidik Proyek Strategis Nasional Milik Chandra Asri

Bisnis | Selasa, 17 Juni 2025 | 11:25 WIB

Prabowo di Singapura: Danantara Diminta "Jiplak" Kesuksesan Temasek!

Prabowo di Singapura: Danantara Diminta "Jiplak" Kesuksesan Temasek!

Bisnis | Senin, 16 Juni 2025 | 16:55 WIB

Terkini

Pasar Kripto Semringah Pada Agustus 2026, Transaksi Melonjak 16%

Pasar Kripto Semringah Pada Agustus 2026, Transaksi Melonjak 16%

Bisnis | Minggu, 27 September 2026 | 10:07 WIB

Profil Abe Hoed, Anak Melly Goeslaw yang Resmi Lamar Putri Bambang Soesatyo

Profil Abe Hoed, Anak Melly Goeslaw yang Resmi Lamar Putri Bambang Soesatyo

Entertainment | Minggu, 27 September 2026 | 09:58 WIB

BYD Makin Perkasa: Ekspansi Raksasa Otomotif Tiongkok Kini Rambah Kereta Listrik Industri

BYD Makin Perkasa: Ekspansi Raksasa Otomotif Tiongkok Kini Rambah Kereta Listrik Industri

Otomotif | Minggu, 27 September 2026 | 09:56 WIB

Bosan Makan Nasi? Intip 3 Cara Pengolahan Sorgum sebagai Alternatif Karbo

Bosan Makan Nasi? Intip 3 Cara Pengolahan Sorgum sebagai Alternatif Karbo

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 09:50 WIB

Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Masih Berkantor dan Belum Ditahan? Ini Alasannya

Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Masih Berkantor dan Belum Ditahan? Ini Alasannya

Sulsel | Minggu, 27 September 2026 | 09:40 WIB

Rudy Mas'ud Arahkan Kegiatan ke Hotel BUMD, Dinas Pariwisata Ungkap Alasannya

Rudy Mas'ud Arahkan Kegiatan ke Hotel BUMD, Dinas Pariwisata Ungkap Alasannya

Kaltim | Minggu, 27 September 2026 | 09:40 WIB

BEI Hapus Kriteria Papan Pemantauan Khusus, Besok Harga Minimum Saham Jadi Rp1

BEI Hapus Kriteria Papan Pemantauan Khusus, Besok Harga Minimum Saham Jadi Rp1

Bisnis | Minggu, 27 September 2026 | 09:35 WIB

Jalan Aroepala Dibuka Penuh, Gubernur Sulsel: Akses Gowa-Makassar Makin Lancar

Jalan Aroepala Dibuka Penuh, Gubernur Sulsel: Akses Gowa-Makassar Makin Lancar

Sulsel | Minggu, 27 September 2026 | 09:26 WIB

Komunitas Otomotif Jajal Pengecekan Spooring Instan di Automechanika Jakarta 2026

Komunitas Otomotif Jajal Pengecekan Spooring Instan di Automechanika Jakarta 2026

Otomotif | Minggu, 27 September 2026 | 09:20 WIB

Review The Love Hypothesis: Fake Dating yang Manis, Romantis, dan Humoris

Review The Love Hypothesis: Fake Dating yang Manis, Romantis, dan Humoris

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 09:20 WIB

×