Penawaran Saham IPO CDIA Sampai Kapan? Ini Penjelasan Lengkapnya

M Nurhadi | Suara.com

Selasa, 24 Juni 2025 | 18:43 WIB
Penawaran Saham IPO CDIA Sampai Kapan? Ini Penjelasan Lengkapnya
5 Fakta di Balik Rencana IPO PT Chandra Daya Investasi (Freepik)

Suara.com - PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA) berencana melakukan penawaran umum perdana saham atau IPO dengan jadwal mulai 19 – 24 Juni untuk penawaran awal. Sementara penawaran umum bakal dilakukan 2 – 4 Juli 2025. Penawaran harga saham umum ada pada kisaran Rp170 – Rp190 per saham.

Melantainya CDIA menjadi peluang menarik untuk mengembangkan investasi di perusahaan sektor energi. Perusahaan yang terafiliasi dengan PT Chandra Asia Pasifik (TPIA) milik konglomerat tambang Prajogo Pangestu ini memiliki reputasi kuat di bidangnya.

Langkah IPO ini diperkirakan akan menjadi pundi-pundi dana segar yang signifikan bagi Chandra Daya Investasi, dengan potensi meraup total hingga Rp 2,37 triliun! CDIA dikabarkan akan menawarkan sebanyak 12,48 miliar lembar saham. Sementara itu, target perolehan IPO mencapai Rp2,37 triliun yang dibagi dengan total jumlah saham yang akan diterbitkan.

Dalam hajatan IPO yang sangat dinantikan ini, CDIA telah menunjuk enam perusahaan sekuritas terkemuka sebagai Penjamin Pelaksana Emisi Efek atau yang dikenal juga sebagai Joint Lead Underwriters. Keenam sekuritas yang akan bahu-membahu menyukseskan IPO CDIA adalah PT BCA Sekuritas, PT BNI Sekuritas, PT DBS Vickers Sekuritas Indonesia, PT Henan Putihrai Sekuritas, PT OCBC Sekuritas Indonesia, dan PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk. Sinergi dari enam pemain besar di industri pasar modal ini tentu menjadi sinyal positif bagi kelancaran dan kesuksesan IPO CDIA.

Saat ini, Chandra Asri Group terus mematangkan rencana IPO CDI dengan target publikasi prospektus pada akhir bulan Mei 2025. Sementara itu, periode pemesanan saham perdana dan pencatatan (listing) di Bursa Efek Indonesia diperkirakan akan berlangsung pada bulan Juni 2025. Jadwal yang semakin mendekat ini tentu semakin memanaskan antusiasme para investor yang menantikan kehadiran pemain baru di sektor infrastruktur.

Sebagai informasi, PT Chandra Daya Investasi Tbk merupakan perusahaan special purpose vehicle yang secara khusus didedikasikan untuk membangun dan mengelola infrastruktur yang mendukung operasional Chandra Asri Group secara keseluruhan.

Kiprah CDI dalam pengembangan infrastruktur ini semakin solid dengan adanya suntikan dana total sebesar USD 185 juta. Dalam pendanaan ini, Chandra Asri Group memberikan kontribusi sebesar USD 90 juta, sementara EGCO Group, sebuah perusahaan energi terkemuka, turut berpartisipasi dengan investasi sebesar USD 95 juta. Dukungan finansial yang kuat ini menjadi modal penting bagi CDI untuk terus mengembangkan infrastruktur yang handal dan efisien.

Mengutip dari laman resmi perusahaan pada Rabu, 16 April 2025, CDI membawahi sejumlah entitas anak perusahaan yang beroperasi di berbagai sektor vital. Di bidang energi, CDI mengendalikan PT Krakatau Chandra Energi, yang mengoperasikan pembangkit listrik dengan kapasitas mencapai 120 megawatt. Pembangkit ini memiliki peran krusial dalam memasok kebutuhan energi untuk kawasan industri dan perumahan di Cilegon.

Tak hanya di sektor energi, CDI juga memiliki peran penting dalam penyediaan air bersih dan pengelolaan limbah melalui PT Krakatau Tirta Industri. Perusahaan ini menjalankan sistem pengolahan air baku, daur ulang air, hingga pengolahan air limbah secara terintegrasi, mendukung keberlanjutan lingkungan di kawasan industri.

Di sektor kepelabuhanan, CDI mengoperasikan PT Chandra Pelabuhan Nusantara, yang memiliki kemampuan untuk menangani kapal-kapal besar dengan kapasitas hingga 96.000 DWT (Deadweight Tonnage). Layanan kepelabuhanan ini semakin diperkuat dengan keberadaan PT Redeco Petrolin Utama dan PT Chandra Samudera Port, yang menyediakan fasilitas tangki penyimpanan dan pelayaran khusus, mendukung kelancaran logistik maritim.

Untuk mendukung efisiensi logistik secara menyeluruh, CDI juga memiliki tiga anak usaha yang bergerak di bidang maritim dan rantai dingin, yaitu PT Marina Indah Maritim, PT Chandra Shipping International, dan PT Chandra Cold Chain. Ketiga perusahaan ini memiliki peran strategis dalam mendukung distribusi barang dan bahan baku, termasuk layanan rantai dingin yang sangat krusial bagi sektor pangan dan farmasi, memastikan kualitas dan keamanan produk hingga sampai ke tangan konsumen.

Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Iran-Israel Gencatan Senjata, IHSG Langsung Melesat di Selasa Pagi Menuju Level 6.900

Iran-Israel Gencatan Senjata, IHSG Langsung Melesat di Selasa Pagi Menuju Level 6.900

Bisnis | Selasa, 24 Juni 2025 | 09:16 WIB

IHSG Berpeluang Bangkit dari Keterpurukan Hari Ini

IHSG Berpeluang Bangkit dari Keterpurukan Hari Ini

Bisnis | Selasa, 24 Juni 2025 | 08:17 WIB

Niat Baik Danantara Terganjal Aturan Bursa Efek Indonesia

Niat Baik Danantara Terganjal Aturan Bursa Efek Indonesia

Bisnis | Senin, 23 Juni 2025 | 19:35 WIB

Calon Emiten Ini Incar Dana Jumbo Rp200 Miliar di Pasar Modal

Calon Emiten Ini Incar Dana Jumbo Rp200 Miliar di Pasar Modal

Bisnis | Senin, 23 Juni 2025 | 17:55 WIB

IHSG Nyaman di Zona Merah pada Perdagangan Hari Ini, 533 Saham Kebakaran

IHSG Nyaman di Zona Merah pada Perdagangan Hari Ini, 533 Saham Kebakaran

Bisnis | Senin, 23 Juni 2025 | 16:42 WIB

IHSG Makin Nyungsep pada Awal Perdangan Hingga ke Level 6.800

IHSG Makin Nyungsep pada Awal Perdangan Hingga ke Level 6.800

Bisnis | Senin, 23 Juni 2025 | 09:16 WIB

Terkini

Dari Kampung Halaman ke Jakarta, Pertamina Fasilitasi Arus Balik Lebaran

Dari Kampung Halaman ke Jakarta, Pertamina Fasilitasi Arus Balik Lebaran

Bisnis | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:40 WIB

Update Terbaru, Dua Kapal Tanker PIS Usai Iran Berikan Respons Positif

Update Terbaru, Dua Kapal Tanker PIS Usai Iran Berikan Respons Positif

Bisnis | Sabtu, 28 Maret 2026 | 17:42 WIB

Arus Balik Lebaran 2026 Memuncak, Bandara Soekarno-Hatta Layani 187 Ribu Penumpang dalam Sehari

Arus Balik Lebaran 2026 Memuncak, Bandara Soekarno-Hatta Layani 187 Ribu Penumpang dalam Sehari

Bisnis | Sabtu, 28 Maret 2026 | 17:03 WIB

Pertamina Perkuat Budaya Hemat Energi, dari Kantor hingga Program untuk Masyarakat

Pertamina Perkuat Budaya Hemat Energi, dari Kantor hingga Program untuk Masyarakat

Bisnis | Sabtu, 28 Maret 2026 | 15:10 WIB

Iran Respons Positif, Dua Kapal Pertamina Bakal Keluar Selat Hormuz?

Iran Respons Positif, Dua Kapal Pertamina Bakal Keluar Selat Hormuz?

Bisnis | Sabtu, 28 Maret 2026 | 14:28 WIB

Pasca - Lebaran, Ini Status Stok Pangan Nasional!

Pasca - Lebaran, Ini Status Stok Pangan Nasional!

Bisnis | Sabtu, 28 Maret 2026 | 12:59 WIB

Bulog Bantah Isu Dirut Ahmad Rizal Ramdhani Rangkap Jabatan KABAIS TNI

Bulog Bantah Isu Dirut Ahmad Rizal Ramdhani Rangkap Jabatan KABAIS TNI

Bisnis | Sabtu, 28 Maret 2026 | 11:30 WIB

Arus Balik Lebaran 2026: ASDP Prioritaskan Mobil Pribadi dan Bus di Ketapang  Gilimanuk

Arus Balik Lebaran 2026: ASDP Prioritaskan Mobil Pribadi dan Bus di Ketapang Gilimanuk

Bisnis | Sabtu, 28 Maret 2026 | 10:14 WIB

Izin OJK Dicabut, Bank Neo Commerce : Layanan Nasabah Tetap Aman

Izin OJK Dicabut, Bank Neo Commerce : Layanan Nasabah Tetap Aman

Bisnis | Sabtu, 28 Maret 2026 | 10:08 WIB

BRI Hadirkan Tarik Tunai GoPay di 19.000  ATM & CRM

BRI Hadirkan Tarik Tunai GoPay di 19.000 ATM & CRM

Bisnis | Sabtu, 28 Maret 2026 | 07:41 WIB