Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.860.000
Beli Rp2.735.000
IHSG 7.482,878
LQ45 745,920
Srikehati 348,189
JII 516,980
USD/IDR 17.107

Kontroversi Surat Dinas Istri Menteri UMKM "Tur Keliling Eropa", Biayanya Capai Ratusan Juta?

M Nurhadi | Suara.com

Jum'at, 04 Juli 2025 | 10:44 WIB
Kontroversi Surat Dinas Istri Menteri UMKM "Tur Keliling Eropa", Biayanya Capai Ratusan Juta?
Istri Menteri UMKM Bukan Pejabat, Tapi Minta Fasilitas Negara untuk Tur Eropa

Suara.com - Publik diramaikan dengan tersebarnya surat dengan kop Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang dipimpin oleh Maman Abdurrahman telah tersebar luas di media sosial, mencantumkan keterangan "Kunjungan Istri Menteri UMKM Republik Indonesia".

Dalam salinan dokumen tersebut, nama Agustina Hastarini disebut akan melakukan kunjungan ke enam negara Eropa dan Turki. Agustina dijadwalkan melangsungkan kunjungan ini dari tanggal 30 Juni hingga 14 Juli 2025. Selama 14 hari anjangsana tersebut, delapan kota yang akan dikunjungi meliputi Istanbul, Pomorie, Sofia, Amsterdam, Brussels, Paris, Lucerne, dan Milan. Surat tersebut juga meminta jajaran kedutaan besar di setiap negara untuk memberikan pendampingan bagi Agustina Hastarini beserta rombongan selama perjalanan ini berlangsung.

Jika diestimasikan, biaya yang dibutuhkan untuk perjalanan ke delapan kota tersebut, dengan asumsi perjalanan selama 14 hari dengan gaya menengah (hotel bintang 3-4, makan di restoran lokal/menengah, transportasi publik), adalah sebagai berikut:

  • Tiket Pesawat Internasional (Jakarta - Istanbul & Milan - Jakarta): Untuk penerbangan full service dengan rute tersebut, perkiraan biaya per orang bisa mencapai Rp12.000.000 - Rp20.000.000.
  • Akomodasi (14 malam di hotel bintang 3-4): Mengingat variasi harga hotel di setiap kota (dari yang lebih terjangkau di Bulgaria hingga sangat mahal di Swiss), estimasi total biaya akomodasi per orang bisa berkisar antara Rp14.000.000 - Rp35.000.000.
  • Transportasi Antar Kota (Pesawat Domestik/Kereta/Bus): Perpindahan antar kota seperti dari Istanbul ke Sofia, lalu ke Amsterdam, Brussels, Paris, Lucerne, dan Milan, akan memakan biaya yang bervariasi. Estimasi totalnya sekitar Rp3.000.000 - Rp8.000.000.
  • Transportasi Lokal di Dalam Kota: Penggunaan transportasi publik di setiap kota (metro, bus, trem) diperkirakan sekitar Rp1.400.000 - Rp3.500.000 per orang untuk seluruh durasi perjalanan.
  • Biaya Makan dan Minum: Dengan variasi harga makanan di masing-masing negara, estimasi biaya makan per orang untuk 14 hari dapat mencapai Rp4.000.000 - Rp9.000.000.
  • Visa Schengen & Asuransi Perjalanan: Wajib untuk perjalanan di Eropa, diperkirakan biaya ini sekitar Rp1.500.000 - Rp2.500.000 per orang.
  • Biaya Masuk Atraksi/Wisata, Hiburan, dan Belanja Oleh-oleh: Ini adalah komponen yang sangat personal, namun untuk menikmati berbagai atraksi dan mungkin berbelanja secukupnya, estimasi per orang bisa mencapai Rp2.000.000 - Rp8.000.000.

Dengan demikian, jika diakumulasikan, perkiraan biaya minimum per orang untuk perjalanan 14 hari ke delapan kota tersebut bisa mencapai Rp37.900.000, dan perkiraan biaya maksimum per orang bisa menyentuh angka Rp86.000.000. Biaya ini diestimasikan dengan proyeksi rendah, yakni tidak mennginap di hotel mewah dan menggunakan pesawat LCC atau pesawat murah, tentu biaya ini akan lebih mahal jika Agustina memesan tiket pesawat eksekutif.

Implikasi Hukum dan Etika Perjalanan Dinas Non-ASN

Berdasarkan hukum terkait, surat perjalanan dinas yang diterbitkan oleh menteri merupakan dokumen negara yang hanya boleh diberikan kepada pejabat negara atau Aparatur Sipil Negara (ASN) aktif. Ini berarti, individu yang melakukan perjalanan dinas adalah seseorang yang secara resmi memiliki peran dan tanggung jawab dalam kegiatan tersebut, dan biaya perjalanannya dapat dibebankan kepada anggaran negara sesuai peraturan yang berlaku.

Sementara, Agustina Hastarini diduga bukanlah seorang PNS, munculnya surat berkop Kementerian UMKM yang "meminta pendampingan" dari kedutaan besar untuk perjalanan pribadi (meskipun berlabel "misi budaya") dapat menimbulkan pertanyaan serius terkait etika penggunaan fasilitas negara dan potensi penyalahgunaan wewenang. Jika perjalanan ini tidak dibiayai oleh negara, maka penggunaan surat resmi kementerian untuk memfasilitasi perjalanan pribadi keluarga pejabat dapat menjadi sorotan publik. Perjalanan dinas tanpa tujuan yang jelas memunculkan dugaan penyalahgunaan fasilitas negara.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Istri Menteri UMKM Bukan Pejabat, Diduga Seenaknya Minta Fasilitas Negara untuk Tur Eropa

Istri Menteri UMKM Bukan Pejabat, Diduga Seenaknya Minta Fasilitas Negara untuk Tur Eropa

Entertainment | Kamis, 03 Juli 2025 | 19:11 WIB

Lebih Canggih dari Iron Dome Israel, Turki Tawari RI Sistem Pertahanan Bikin Rudal Tak Berkutik

Lebih Canggih dari Iron Dome Israel, Turki Tawari RI Sistem Pertahanan Bikin Rudal Tak Berkutik

News | Senin, 23 Juni 2025 | 12:05 WIB

Pemerintah Janji UMKM yang Dapat Konsesi Tambang akan Diseleksi, Bisa Disusupi Korporasi Besar?

Pemerintah Janji UMKM yang Dapat Konsesi Tambang akan Diseleksi, Bisa Disusupi Korporasi Besar?

News | Jum'at, 13 Juni 2025 | 20:47 WIB

Menteri UMKM Pastikan Bakal Awasi Peralihan Penjualan Tokopedia-Tiktok Shop

Menteri UMKM Pastikan Bakal Awasi Peralihan Penjualan Tokopedia-Tiktok Shop

Bisnis | Kamis, 05 Juni 2025 | 21:58 WIB

Menteri UMKM: Entrepreneur Hub, Solusi Pengangguran dan Akselerasi Ekonomi Rill Kalbar

Menteri UMKM: Entrepreneur Hub, Solusi Pengangguran dan Akselerasi Ekonomi Rill Kalbar

Bisnis | Senin, 02 Juni 2025 | 21:40 WIB

Melalui Program Holding UMKM, Menteri UMKM Lepas Ekspor Ikan Layur ke China

Melalui Program Holding UMKM, Menteri UMKM Lepas Ekspor Ikan Layur ke China

Bisnis | Rabu, 28 Mei 2025 | 19:34 WIB

Terkini

Riset Danareksa: Ekonomi Indonesia Tetap Tangguh di Kuartal I, Ditopang Konsumsi Rumah Tangga

Riset Danareksa: Ekonomi Indonesia Tetap Tangguh di Kuartal I, Ditopang Konsumsi Rumah Tangga

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 22:15 WIB

Telkom dan PGN Perkuat Ekosistem Green Digital Infrastructure Terintegrasi Bersama Mitra Global

Telkom dan PGN Perkuat Ekosistem Green Digital Infrastructure Terintegrasi Bersama Mitra Global

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 21:45 WIB

ADB Proyeksi Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,2 Persen di 2026

ADB Proyeksi Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,2 Persen di 2026

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 21:30 WIB

Penerimaan Pajak dari MBG Cuma 3-5 Persen, Setara Rp 10,05 T hingga Rp 16,75 T

Penerimaan Pajak dari MBG Cuma 3-5 Persen, Setara Rp 10,05 T hingga Rp 16,75 T

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 19:27 WIB

Toko Online Dibanjiri Produk China, Purbaya Mau Tarik Pajak E-commerce Pertengahan 2026

Toko Online Dibanjiri Produk China, Purbaya Mau Tarik Pajak E-commerce Pertengahan 2026

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 18:55 WIB

Negosiasi Buntu, Iran ke AS: Rasakan Harga Bensin Kalian!

Negosiasi Buntu, Iran ke AS: Rasakan Harga Bensin Kalian!

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 18:36 WIB

Komitmen Nyata BRI Group, Sinergi Holding UMi Perkuat Fondasi Ekonomi Masyarakat

Komitmen Nyata BRI Group, Sinergi Holding UMi Perkuat Fondasi Ekonomi Masyarakat

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 18:25 WIB

Purbaya Kesal Restitusi Pajak 2025 Tembus Rp 360 Triliun, Duga Ada Kebocoran

Purbaya Kesal Restitusi Pajak 2025 Tembus Rp 360 Triliun, Duga Ada Kebocoran

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 18:22 WIB

OJK Sebut Banyak Orang Mulai Malas Bayar Cicilan Pindar

OJK Sebut Banyak Orang Mulai Malas Bayar Cicilan Pindar

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 18:06 WIB

Karpet Merah Family Office di Bali: Ambisi Prabowo, Warisan Luhut, dan Kiblat Abu Dhabi

Karpet Merah Family Office di Bali: Ambisi Prabowo, Warisan Luhut, dan Kiblat Abu Dhabi

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 18:02 WIB