Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Tabungan Dikuras untuk Hidup Sehari-hari, Orang Indonesia Semakin Miskin?

Liberty Jemadu | Suara.com

Rabu, 20 Agustus 2025 | 16:36 WIB
Tabungan Dikuras untuk Hidup Sehari-hari, Orang Indonesia Semakin Miskin?
Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae mengatakan ada perlambatan pertumbuhan tabungan perseorangan di bawah Rp 100 juta dan kontraksi pertumbuhan tabungan perseorangan di bawah Rp 1 juta di Indonesia. Indikasi fenomena makan tabungan di Tanah Air. [Dok OJK]

Suara.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengakui memang ada fenomena makan tabungan yang terjadi pada masyarakat Indonesia.

Fenomena ini, yang terjadi pada kelompok masyarakat dengan tabungan di bawah 100 juta, memantik pertanyaan apakah orang Indonesia semakin miskin?

Fenomena makan tabungan merujuk pada situasi di mana seseorang terpaksa menggunakan uang tabungannya untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae mengungkapkan ada beberapa tren memprihatinkan di Indonesia kiwari.

Itu termasuk di antaranya perlambatan pertumbuhan tabungan perseorangan di bawah Rp 100 juta, dan kontraksi pertumbuhan tabungan perseorangan di bawah Rp 1 juta.

"OJK bersama otoritas terkait dan pemerintah terus berkoordinasi dan memantau adanya tren penurunan tabungan masyarakat, seperti adanya perlambatan pertumbuhan tabungan perseorangan di bawah Rp100 juta, dan kontraksi pertumbuhan tabungan perseorangan di bawah Rp 1 juta," kata Dian dalam jawab tertulisnya, Rabu (20/8/2025).

Kata  dia, perlu dilakukan analisis yang mendalam untuk memastikan apakah penurunan tersebut disebabkan oleh peningkatan konsumsi atau faktor lain seperti penurunan pendapatan. 

"Tentunya perlu dipertimbangkan juga adanya dampak dari berbagai kebijakan dan bantuan sosial," lanjut Dian.

Meskipun demikian, Dian mengatakan kinerja perbankan masih terjaga baik ditopang oleh risiko kredit yang terjaga dan relatif rendah, likuiditas yang memadai serta permodalan yang kuat.

Dia pun membeberkan untuk fungsi intermediasi perbankan berjalan baik dengan LDR berkisar 78 persen - 92 persen dengan didukung pertumbuhan kredit produktif yang didominasi sektor Perdagangan dan Pengolahan serta peningkatan DPK yang didorong oleh giro oleh korporasi. 

Pada bulan Juni 2025, tabungan tercatat meningkat (ytd) setelah mengalami kontraksi hingga Mei 2025.

Bank diharapkan terus memperkuat dan menjaga tingkat likuiditasnya. Bank juga dapat berperan aktif dalam menawarkan berbagai produk DPK dan bentuk investasi yang lebih menarik bagi masyarakat.

Selain itu, sebagai bentuk perlindungan konsumen Bank juga diharapkan ikut mengedukasi masyarakat tentang pentingnya pengelolaan keuangan dengan menyeimbangkan antara penghasilan dan pengeluaran serta menekankan pentingnya tabungan untuk mengantisipasi kebutuhan yang mendesak dan untuk berjaga-jaga.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

23 Bank Sudah Bangkrut di Indonesia, Ini Daftarnya

23 Bank Sudah Bangkrut di Indonesia, Ini Daftarnya

Bisnis | Rabu, 20 Agustus 2025 | 12:01 WIB

Bangkrut, OJK Cabut Izin Usaha BPR Disky Surya Jaya di Sumut

Bangkrut, OJK Cabut Izin Usaha BPR Disky Surya Jaya di Sumut

Bisnis | Rabu, 20 Agustus 2025 | 11:53 WIB

Bapak-bapak Kesepian dan Perempuan Lajang Jadi Target Penipuan Love Scam

Bapak-bapak Kesepian dan Perempuan Lajang Jadi Target Penipuan Love Scam

Bisnis | Selasa, 19 Agustus 2025 | 22:06 WIB

Siap-siap, Pelaku Usaha Keuangan Ilegal Bakal Kena Denda Rp 1 Triliun

Siap-siap, Pelaku Usaha Keuangan Ilegal Bakal Kena Denda Rp 1 Triliun

Bisnis | Selasa, 19 Agustus 2025 | 13:56 WIB

Pecah Rekor, Penipuan Sektor Keuangan di Indonesia Lebih Tinggi dari Negara Tetangga

Pecah Rekor, Penipuan Sektor Keuangan di Indonesia Lebih Tinggi dari Negara Tetangga

Bisnis | Selasa, 19 Agustus 2025 | 10:57 WIB

Terkini

Fundamental Ekonomi Kuat di tengah Ketidakpastian, Indonesia Kian Dilirik Investor Global

Fundamental Ekonomi Kuat di tengah Ketidakpastian, Indonesia Kian Dilirik Investor Global

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 19:38 WIB

Harga Nikel Langsung Terkerek Aturan Baru ESDM, Tapi Tekan Industri Smelter

Harga Nikel Langsung Terkerek Aturan Baru ESDM, Tapi Tekan Industri Smelter

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 19:31 WIB

Program 3 Juta Rumah Libatkan 185 Industri dan Serap Tenaga Kerja

Program 3 Juta Rumah Libatkan 185 Industri dan Serap Tenaga Kerja

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 19:30 WIB

Program Gentengisasi Digeber, 40 Ribu Rumah di Jabar Dapat Bantuan

Program Gentengisasi Digeber, 40 Ribu Rumah di Jabar Dapat Bantuan

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 19:27 WIB

Anggaran Subsidi Energi Terus Bengkak, Insentif EV Perlu Diberlakukan Lagi?

Anggaran Subsidi Energi Terus Bengkak, Insentif EV Perlu Diberlakukan Lagi?

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 19:21 WIB

Alasan Harga Emas Justru Turun di Tengah Konflik

Alasan Harga Emas Justru Turun di Tengah Konflik

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 19:12 WIB

Di saat Harga Avtur Melambung, Maskapai Vietnam Justru Agresif Tambah Frekuensi Penerbangan

Di saat Harga Avtur Melambung, Maskapai Vietnam Justru Agresif Tambah Frekuensi Penerbangan

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 18:45 WIB

Pemerintah Umumkan Respons Pembelaan Investigasi Dagang AS Hari Ini

Pemerintah Umumkan Respons Pembelaan Investigasi Dagang AS Hari Ini

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 18:39 WIB

Airlangga Akui AS Penyumbang Surplus Perdagangan dan Destinasi Ekspor Terbesar RI

Airlangga Akui AS Penyumbang Surplus Perdagangan dan Destinasi Ekspor Terbesar RI

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 18:26 WIB

Airlangga Ungkap Alasan Cicilan Kopdes Merah Putih Dibayar dari APBN

Airlangga Ungkap Alasan Cicilan Kopdes Merah Putih Dibayar dari APBN

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 18:14 WIB