Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Harga Emas Antam Lompat Tinggi, Cek Deretannya

Achmad Fauzi | Suara.com

Selasa, 08 Juli 2025 | 10:11 WIB
Harga Emas Antam Lompat Tinggi, Cek Deretannya
Emas batangan di salah satu gerai Bank Syariah di Jakarta, Rabu (12/10).

Suara.com - Harga emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada hari Selasa, 8 Juli 2025 untuk ukuran satu dibanderol di harga Rp 1.906.000 per gram.

Harga emas Antam itu berbalik melonjak Rp 5.000 dibandingkan hari Senin, 7 Juli 2025 sebelumnya.

Sementara itu, harga Buyback (beli kembali) emas Antam dibanderol di harga Rp 1.750.000 per gram.

Harga buyback itu juga ikut melompat Rp 5.000 dibandingkan dengan harga buyback hari Senin kemarin.

Pekerja menunjukan emas Antam di Toko Emas Buana, Bandung, Jawa Barat, Senin (21/10/2024). [ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi/nym/am.]
Pekerja menunjukan emas Antam di Toko Emas Buana, Bandung, Jawa Barat, Senin (21/10/2024). [ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi/nym/am.]

Seperti dilansir dari laman resmi Logam Mulia Antam, berikut adalah harga emas antam pada hari ini:

  • Emas 0,5 gram Rp 1.003.000
  • Emas 1 Gram Rp 1.906.000
  • Emas 2 gram Rp 3.752.000
  • Emas 3 gram Rp 5.603.000
  • Emas 5 gram Rp 9.305.000
  • Emas 10 gram Rp 18.555.000
  • Emas 25 gram Rp 46.262.000
  • Emas 50 gram Rp 92.445.000
  • Emas 100 gram Rp 184.812.000
  • Emas 250 gram Rp 461.765.000
  • Emas 500 gram Rp 923.320.000
  • Emas 1.000 gram Rp 1.846.600.000

Harga Emas Dunia Merosot

Harga emas diperdagangkan di zona merah pada Selasa (8/7/2025) pagi waktu Asia, mendekati level USD 3.330 per once. Tekanan terhadap logam mulia ini terutama disebabkan oleh penguatan Dolar AS (USD) dan mencairnya ketegangan perdagangan global.

Pelemahan emas terjadi setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan perpanjangan batas waktu penerapan tarif baru dan memberi sinyal terbuka terhadap negosiasi tambahan. "Batas waktu 1 Agustus tidak 100 persen pasti," ujar Trump, mengisyaratkan fleksibilitas dalam kebijakan tarif terhadap negara mitra dagang.

Pernyataan tersebut langsung meredakan kekhawatiran pasar akan meningkatnya ketegangan dagang. Optimisme terhadap potensi kesepakatan lanjutan mengangkat nilai Dolar AS, yang pada gilirannya menekan harga komoditas berdenominasi USD seperti emas. Pasalnya, Dolar AS yang lebih kuat membuat emas menjadi lebih mahal bagi pembeli dari luar negeri.

Pelaku pasar emas kini mengalihkan fokus ke perkembangan lanjutan dalam negosiasi perdagangan di Gedung Putih. Ketidakpastian yang meningkat dan potensi konflik dagang baru masih menjadi faktor yang dapat mengerek permintaan terhadap aset safe haven seperti emas.

Di sisi lain, dukungan fundamental terhadap emas tetap kuat. Pembelian emas oleh bank-bank sentral dunia tercatat meningkat signifikan pada Mei, menurut laporan terbaru World Gold Council (WGC). Bank Sentral Tiongkok juga mencatatkan pembelian emas untuk bulan kedelapan berturut-turut pada Juni, berdasarkan data resmi People's Bank of China (PBOC).

"PBoC khususnya telah mendiversifikasi cadangan devisa secara substansial dan peningkatan ketidakpastian dan risiko geopolitik dapat mempercepat prosesnya," ujar Zain Vawda, analis dari MarketPulse by OANDA.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Emas Antam Harganya Menggelinding Turun, Kini Dibanderol Rp 1.901.000/Gram

Emas Antam Harganya Menggelinding Turun, Kini Dibanderol Rp 1.901.000/Gram

Bisnis | Senin, 07 Juli 2025 | 09:50 WIB

Harga Emas Antam Kembali Longsor, Kini Dibanderol Rp 1.907.000/Gram

Harga Emas Antam Kembali Longsor, Kini Dibanderol Rp 1.907.000/Gram

Bisnis | Jum'at, 04 Juli 2025 | 09:11 WIB

Emas Antam Anjlok, Cek Harga Terbaru Hari Ini

Emas Antam Anjlok, Cek Harga Terbaru Hari Ini

Bisnis | Kamis, 03 Juli 2025 | 09:05 WIB

Terkini

Riset Danareksa: Ekonomi Indonesia Tetap Tangguh di Kuartal I, Ditopang Konsumsi Rumah Tangga

Riset Danareksa: Ekonomi Indonesia Tetap Tangguh di Kuartal I, Ditopang Konsumsi Rumah Tangga

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 22:15 WIB

Telkom dan PGN Perkuat Ekosistem Green Digital Infrastructure Terintegrasi Bersama Mitra Global

Telkom dan PGN Perkuat Ekosistem Green Digital Infrastructure Terintegrasi Bersama Mitra Global

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 21:45 WIB

ADB Proyeksi Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,2 Persen di 2026

ADB Proyeksi Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,2 Persen di 2026

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 21:30 WIB

Penerimaan Pajak dari MBG Cuma 3-5 Persen, Setara Rp 10,05 T hingga Rp 16,75 T

Penerimaan Pajak dari MBG Cuma 3-5 Persen, Setara Rp 10,05 T hingga Rp 16,75 T

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 19:27 WIB

Toko Online Dibanjiri Produk China, Purbaya Mau Tarik Pajak E-commerce Pertengahan 2026

Toko Online Dibanjiri Produk China, Purbaya Mau Tarik Pajak E-commerce Pertengahan 2026

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 18:55 WIB

Negosiasi Buntu, Iran ke AS: Rasakan Harga Bensin Kalian!

Negosiasi Buntu, Iran ke AS: Rasakan Harga Bensin Kalian!

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 18:36 WIB

Komitmen Nyata BRI Group, Sinergi Holding UMi Perkuat Fondasi Ekonomi Masyarakat

Komitmen Nyata BRI Group, Sinergi Holding UMi Perkuat Fondasi Ekonomi Masyarakat

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 18:25 WIB

Purbaya Kesal Restitusi Pajak 2025 Tembus Rp 360 Triliun, Duga Ada Kebocoran

Purbaya Kesal Restitusi Pajak 2025 Tembus Rp 360 Triliun, Duga Ada Kebocoran

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 18:22 WIB

OJK Sebut Banyak Orang Mulai Malas Bayar Cicilan Pindar

OJK Sebut Banyak Orang Mulai Malas Bayar Cicilan Pindar

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 18:06 WIB

Karpet Merah Family Office di Bali: Ambisi Prabowo, Warisan Luhut, dan Kiblat Abu Dhabi

Karpet Merah Family Office di Bali: Ambisi Prabowo, Warisan Luhut, dan Kiblat Abu Dhabi

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 18:02 WIB