PIP Kemenkeu Salurkan Rp50,4 Triliun untuk 12,5 Juta Pelaku Usaha Ultra Mikro Sejak 2017

Fabiola Febrinastri, Restu Fadilah

Kamis, 10 Juli 2025 | 22:40 WIB
PIP Kemenkeu Salurkan Rp50,4 Triliun untuk 12,5 Juta Pelaku Usaha Ultra Mikro Sejak 2017
(Ki-Ka) Kepala Kantor Bea Cukai Labuan Bajo, Syahirul Alim; Direktur Keuangan, Umum dan Sistem Transformasi Pusat Investasi Pemerintah (PIP), Soeharto; Plt Direktur Pelaksana Pengembangan Bisnis LPEI, Maqin U Norhadi; Ketua Tim Reguler Pengelolaan Dana Desa Ditjen Pertimbangan Keuangan, Kurnia; CEO Tenun In, Hayatul Fikri dalam media briefing di Rumah Tenun pada Kamis (10/7/2025). (Dok: Restu Fadilah/Suara.com)

Suara.com - Badan Layanan Umum (BLU) Pusat Investasi Pemerintah (PIP), yang berada di bawah naungan Kementerian Keuangan (Kemenkeu telah mencatatkan kinerja signifikan dalam mendukung pelaku usaha ultra mikro di Indonesia. Sejak pertama kali berdiri pada tahun 2017 hingga 30 Juni 2025, lembaga ini berhasil menyalurkan pembiayaan dengan total nilai mencapai Rp50,4 triliun. Dana tersebut disalurkan kepada 12,5 juta debitur yang tersebar di 510 kota dan kabupaten di seluruh penjuru Tanah Air melalui program pembiayaan khusus yang dikenal dengan nama Pembiayaan Ultra Mikro (UMi).

Direktur Keuangan, Umum dan Sistem Infformasi Pusat Investasi Pemerintah, Soeharto menjelaskan, hingga saat ini, wilayah Jawa menjadi daerah dengan jumlah penyaluran pembiayaan ultra mikro terbesar di Indonesia. Total dana yang telah digelontorkan di Pulau Jawa mencapai Rp29,9 triliun, dengan jumlah debitur sebanyak 7.832.346 orang. Angka tersebut setara dengan 62,3 persen dari total keseluruhan penyaluran pembiayaan ultra mikro yang dilakukan PIP.

“Paling banyak memang di Jawa sekitar Rp 29,9 triliun karena memang LKBB-nya (Lembaga Keuangan Bukan Bank) cukup banyak disana. Semoga dengan sosialisasi-sosialisasi ini, nanti cukup banyak juga di NTT LKBB yang mengajukan,” paparnya dalam media briefing di Rumah Tenun, Labuan Bajo pada Kamis (10/7/2025).

Sementara itu, Soeharto juga memaparkan distribusi penyaluran pembiayaan di wilayah lain. Di Pulau Sumatera, jumlah pembiayaan yang telah disalurkan mencapai Rp12,7 triliun, menjangkau 2.885.274 debitur atau sekitar 22,9 persen dari total nasional. Untuk wilayah Kalimantan, total dana yang telah dikucurkan senilai Rp1,1 triliun, yang diterima oleh 286.185 debitur atau setara dengan 2,2 persen.

Adapun di Pulau Sulawesi, jumlah pembiayaan yang telah tersalurkan mencapai Rp3,4 triliun kepada 813.072 debitur, yang mewakili 6,5 persen dari total keseluruhan. Sementara itu, untuk kawasan Bali dan Nusa Tenggara (Nusra), penyaluran pembiayaan tercatat sebesar Rp2,8 triliun kepada 707.122 debitur atau setara dengan 5,6 persen.

Sedangkan di kawasan timur Indonesia yang mencakup Maluku, Maluku Utara, Papua, dan Papua Barat, total pembiayaan yang disalurkan relatif kecil dibandingkan wilayah lain, yakni sebesar Rp214,3 miliar. Jumlah ini menjangkau 47.253 debitur atau hanya 0,37 persen dari total keseluruhan penyaluran ultra mikro di seluruh Indonesia.

Lebih jauh dia menjelaskan, untuk tahun berjalan 2025 saja, hingga bulan Juni 2025, PIP telah menyalurkan dana sebesar Rp3,79 triliun kepada sebanyak 745.653 debitur. Meski begitu, jumlah tersebut masih berada di bawah target penyaluran tahun ini yang ditetapkan sebesar Rp9,47 triliun. sehingga PIP terus mendorong percepatan penyaluran demi mencapai sasaran yang telah ditetapkan.

Sebagai informasi, program UMi merupakan salah satu inisiatif strategis pemerintah dalam rangka memberikan dukungan pembiayaan kepada para pelaku usaha mikro dan kecil yang belum memiliki akses terhadap layanan perbankan (unbankable). Program ini memberikan fasilitas pinjaman modal kerja dengan plafon maksimal hingga Rp20 juta per debitur, yang dapat dimanfaatkan untuk pengembangan usaha.

Penyaluran dana UMi dilakukan melalui dua skema, yaitu pola pembiayaan berkelompok maupun pembiayaan individual, dengan memanfaatkan jaringan lembaga keuangan penyalur yang telah ditunjuk. Mayoritas penerima manfaat program ini adalah perempuan.

baca juga

"Debitur kami paling banyak perempuan, memang ini pahlawan ekonomi perempuan memang untuk UMKM ini. 96% debiturnya merupakan perempuan," jelasnya.

Adapun lembaga-lembaga yang berperan sebagai penyalur pembiayaan UMi antara lain PT Pegadaian (Persero), PT Bahana Artha Ventura (BAV), dan PT Permodalan Nasional Madani (Persero) atau PNM. Dari ketiganya, Pegadaian dan PNM bertindak sebagai penyalur langsung kepada para debitur, sementara BAV menyalurkan dana melalui skema kerja sama linkage dengan berbagai Koperasi Simpan Pinjam (KSP), Unit Simpan Pinjam (USP) Koperasi, Koperasi Simpan Pinjam Syariah (KSPPS), serta Unit Simpan Pinjam dan Pembiayaan Syariah (USPPS) Koperasi.

"Dananya paling banyak disalurkan oleh PNM, nomor kedua dari BAV, selanjutnya Pegadaian," tutupnya. ***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wujudkan Pariwisata Hijau, Hotel Meruorah Labuan Bajo Gunakan SWRO untuk Penuhi Kebutuhan Air Bersih

Wujudkan Pariwisata Hijau, Hotel Meruorah Labuan Bajo Gunakan SWRO untuk Penuhi Kebutuhan Air Bersih

Bisnis | Kamis, 10 Juli 2025 | 21:06 WIB

LPEI Gelontorkan Rp26 Triliun untuk Dongkrak Ekspor Indonesia

LPEI Gelontorkan Rp26 Triliun untuk Dongkrak Ekspor Indonesia

Bisnis | Kamis, 10 Juli 2025 | 20:11 WIB

Anak Buah Sri Mulyani Akui Kebijakan LPG 3 Kg Satu Harga Masih Usulan, Belum Dibahas

Anak Buah Sri Mulyani Akui Kebijakan LPG 3 Kg Satu Harga Masih Usulan, Belum Dibahas

Bisnis | Jum'at, 04 Juli 2025 | 17:47 WIB

Pemerintah Akan Pungut Pajak 0,5% dari Penjual Online, Begini Respons Shopee

Pemerintah Akan Pungut Pajak 0,5% dari Penjual Online, Begini Respons Shopee

Bisnis | Selasa, 01 Juli 2025 | 20:00 WIB

Kemenkeu Ungkap Prabowo Tebas 145 Peraturan Sektor Pertanian, Dampaknya Bikin Ngeri!

Kemenkeu Ungkap Prabowo Tebas 145 Peraturan Sektor Pertanian, Dampaknya Bikin Ngeri!

Bisnis | Sabtu, 28 Juni 2025 | 16:49 WIB

Penjual E-commerce Kena Pajak, Kemenkeu Minta Para Pelapak Tenang

Penjual E-commerce Kena Pajak, Kemenkeu Minta Para Pelapak Tenang

Bisnis | Sabtu, 28 Juni 2025 | 14:15 WIB

Terkini

Mengupas Status Anime Boruto: Cerita Canon atau Sekadar Garapan Ikemoto?

Mengupas Status Anime Boruto: Cerita Canon atau Sekadar Garapan Ikemoto?

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 19:05 WIB

Mati Suri Demokrasi Akar Rumput: Potret Pilu Suara Rakyat yang Dibeli Murah

Mati Suri Demokrasi Akar Rumput: Potret Pilu Suara Rakyat yang Dibeli Murah

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 19:05 WIB

Berkaca dari Isu Raffi Ahmad, Kenapa Kita Susah Menegur Orang Baik?

Berkaca dari Isu Raffi Ahmad, Kenapa Kita Susah Menegur Orang Baik?

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 19:02 WIB

MilkLife Strikers Lolos ke Final Singa Cup 2026, Tantang Wakil Malaysia

MilkLife Strikers Lolos ke Final Singa Cup 2026, Tantang Wakil Malaysia

Surakarta | Senin, 02 November 2026 | 19:00 WIB

Potret Diskriminasi Perempuan Korea Selatan di Novel Kim Ji-yeong, Lahir Tahun 1982

Potret Diskriminasi Perempuan Korea Selatan di Novel Kim Ji-yeong, Lahir Tahun 1982

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 19:00 WIB

Rencana Pajak Digital 9 November Belum Final, Pemerintah Masih Kaji Dampaknya

Rencana Pajak Digital 9 November Belum Final, Pemerintah Masih Kaji Dampaknya

News | Senin, 02 November 2026 | 18:58 WIB

Banjir dan Longsor Terjang Malang Selatan, Sejumlah Akses Jalan Terputus

Banjir dan Longsor Terjang Malang Selatan, Sejumlah Akses Jalan Terputus

Jatim | Senin, 02 November 2026 | 18:55 WIB

Era Pencarian Berubah: Tak Cukup Muncul di Google, Kini Harus Dikutip AI

Era Pencarian Berubah: Tak Cukup Muncul di Google, Kini Harus Dikutip AI

Tekno | Senin, 02 November 2026 | 18:54 WIB

Perkara Korupsi Berusia Hampir 2 Dekade, Pakar Hukum Ingatkan Pentingnya Daluwarsa

Perkara Korupsi Berusia Hampir 2 Dekade, Pakar Hukum Ingatkan Pentingnya Daluwarsa

Kaltim | Senin, 02 November 2026 | 18:51 WIB

Cara Ganti Nama di Google Meet yang Cepat dan Mudah

Cara Ganti Nama di Google Meet yang Cepat dan Mudah

Tekno | Senin, 02 November 2026 | 18:50 WIB

×