Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.231,780
LQ45 627,750
Srikehati 307,753
JII 374,159
USD/IDR 17.971

Bank Indonesia Klaim Peredaran Uang Palsu Sudah Minim

Iwan Supriyatna, Rina Anggraeni

Senin, 14 Juli 2025 | 13:02 WIB
Bank Indonesia Klaim Peredaran Uang Palsu Sudah Minim
Ilustrasi uang palsu.

Suara.com - Bank Indonesia (BI) mengklaim peredaran uang palsu yang masih terjadi di Indonesia sudah menurun. Hal ini dikarenakan masyarakat sudah paham cara membedakan keaslian uang dengan palsu.

Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia Junanto Herdiawan mengatakan rasio peredaran uang palsu sudah rendah. Hal itu terlihat dari peredaran uangnya.

"Rasionya menurun terhadap uang beredar. Uang palsu jangan dilihat jumlahnya tapi lembarnya. Karena uang palsu itu enggak ada nilainya," kata Junanto di Museum Bank Indonesia, Senin (14/7/2025).

Kata dia untuk mengenali keaslian uang sangat mudah. Diantaranya dengan dilihat, diraba dan diterawang pada uang fisik.

"Pertama diliat bentuknya diraba kemudian diterawang jadi ini yang paling penting dalam pemahaman keaslian uang. Kalau terima uang bayar atau menerima pembayaran diliat saja itu paling sderhana dalam memahami keaslian uang," katanya.

Dia pun menambahkan saat ini penggunaaan transaksi digital terus meningkat. Apalagi pembayaran melalui non tunai bisa mencegah peredaran hingga pemakaian uang palsu.

"Kita juga mengajak masyarakat untuk membiasakan penggunaan digital non tunai. Kenapa non tunai? Lebjh cepat lebih mudah dan mudah dengan risiko uang palsunya jadi kecil," jelasnya.

Sebagai informasi, Bank Indonesia (BI) mencatat likuiditas perekonomian atau uang beredar dalam arti luas (M2) tumbuh melambat. Posisi M2 pada Mei 2025 tercatat sebesar Rp9.406,6 triliun, atau naik 4,9 persen secara tahunan (yar on year/yoy), setelah pada bulan sebelumnya tumbuh 5,2 persen.

Berdasarkan komponennya, perkembangan M2 didorong oleh pertumbuhan uang beredar sempit (M1) sebesar 6,3 persen yoy dan uang kuasi sebesar 1,5 persen yoy.

baca juga

Secara rinci, komponen M1 dengan pangsa 55,6 persen dari M2, pada Mei 2025 tercatat Rp5.226,3 triliun atau tumbuh sebesar 6,3 persen yoy. Ini lebih tinggi dari pertumbuhan pada bulan sebelumnya yang sebesar 6,0 persen yoy.

Perkembangan M1 terutama disebabkan oleh perkembangan giro rupiah, serta uang kartal di luar bank umum dan Bank Perekonomian Rakyat (BPR).

Kemudian, giro rupiah pada Mei 2025 sebesar Rp1.803,7 triliun, atau tumbuh 6,7 persen yoy. Ini meningkat dibandingkan pertumbuhan bulan sebelumnya yang sebesar 5,9 persen yoy.

Sementara, uang kartal yang beredar di luar bank umum dan BPR pada Mei 2025 tercatat sebesar Rp1.033,6 triliun atau tumbuh sebesar 10,7 persen yoy. Pertumbuhan ini lebih tinggi dibandingkan bulan sebelumnya yang sebesar 8,7 persen yoy.

Sedangkan, tabungan rupiah yang dapat ditarik sewaktu-waktu dengan pangsa 45,7 persen terhadap M1, tercatat sebesar Rp2.388,9 trillun, atau tumbuh sebesar 4,3 persen yoy.

Selanjutnya, uang kuasi dengan pangsa 43,3 persen dari M2 tercatat sebesar Rp4.077,3 triliun atau tumbuh 1,5 persen yoy, setelah pada bulan sebelumnya tumbuh 2,4 persen yoy. Berdasarkan komponen uang kuasi, simpanan berjangka dan tabungan lainnya tumbuh masing-masing sebesar 2,0 persen yoy dan 9,4 persen yoy. Sementara itu, giro valas terkontraksi sebesar 2,9 persen yoy.

Berdasarkan faktor yang memengaruhinya, perkembangan M2 pada Mei 2025 terutama dipengaruhi oleh perkembangan penyaluran kredit dan tagihan bersih kepada Pempus. Penyaluran kredit pada Mei 2025 tumbuh sebesar 8,1 persen yoy, setelah tumbuh sebesar 8,5 persen yoy pada bulan sebelumnya.

Adapun tagihan bersih sistem moneter kepada Pempus terkontraksi sebesar 25,7 persen yoy. Sebelumnya, pada April 2025 terkontraksi 21,0 persen yoy.

Sementara itu, aktiva luar negeri bersih pada Mei 2025 tumbuh sebesar 3,9 persen yoy, meningkat dibandingkan pertumbuhan pada April 2025 sebesar 3,6 persen yoy.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Utang Luar Negeri Indonesia Terus Bengkak Tembus Rp 7.078 Triliun

Utang Luar Negeri Indonesia Terus Bengkak Tembus Rp 7.078 Triliun

Bisnis | Senin, 14 Juli 2025 | 10:46 WIB

BI Minta Pelaku UMKM Waspada Penipuan QRIS

BI Minta Pelaku UMKM Waspada Penipuan QRIS

Bisnis | Senin, 14 Juli 2025 | 09:12 WIB

Gubernur Bank Indonesia Lantik 4 Kepala Perwakilan Daerah, Ini Tugasnya

Gubernur Bank Indonesia Lantik 4 Kepala Perwakilan Daerah, Ini Tugasnya

Bisnis | Minggu, 13 Juli 2025 | 11:34 WIB

Terkini

Bunga KPR Cuma 1,75%! Saatnya Wujudkan Rumah Impian di BRI KPR EXPO 2026

Bunga KPR Cuma 1,75%! Saatnya Wujudkan Rumah Impian di BRI KPR EXPO 2026

Bri | Selasa, 21 Juli 2026 | 12:03 WIB

BRI dan PERBANAS Bersinergi dengan OJK serta Kemkomdigi Wujudkan Ekosistem Keuangan Digital

BRI dan PERBANAS Bersinergi dengan OJK serta Kemkomdigi Wujudkan Ekosistem Keuangan Digital

Jawa Tengah | Selasa, 21 Juli 2026 | 12:02 WIB

Review Hanasui Power Retinol Expert Serum, Hempas Flek Hitam dan Garis Halus Budget Murmer

Review Hanasui Power Retinol Expert Serum, Hempas Flek Hitam dan Garis Halus Budget Murmer

Lifestyle | Selasa, 21 Juli 2026 | 12:00 WIB

Ulasan One Day Off: Mencari Ruang di Tengah Rutinitas yang Berulang

Ulasan One Day Off: Mencari Ruang di Tengah Rutinitas yang Berulang

Your Say | Selasa, 21 Juli 2026 | 12:00 WIB

BRI Perkuat Kolaborasi dengan OJK, PERBANAS, dan Kemkomdigi Cegah Kejahatan Keuangan Digital

BRI Perkuat Kolaborasi dengan OJK, PERBANAS, dan Kemkomdigi Cegah Kejahatan Keuangan Digital

Batam | Selasa, 21 Juli 2026 | 11:58 WIB

PERBANAS Ajak Industri Perbankan Perkuat Literasi Keuangan, Lawan Scam, dan Judi Online

PERBANAS Ajak Industri Perbankan Perkuat Literasi Keuangan, Lawan Scam, dan Judi Online

Banten | Selasa, 21 Juli 2026 | 11:57 WIB

Aston Villa Datangkan Joao Gomes, Akankah Debut Lawan Indonesia All Stars di GBK?

Aston Villa Datangkan Joao Gomes, Akankah Debut Lawan Indonesia All Stars di GBK?

Bola | Selasa, 21 Juli 2026 | 11:57 WIB

UU PFII Resmi Disahkan, Purbaya: Ekonomi RI Tumbuh Lebih Cepat Menuju 8%

UU PFII Resmi Disahkan, Purbaya: Ekonomi RI Tumbuh Lebih Cepat Menuju 8%

Bisnis | Selasa, 21 Juli 2026 | 11:55 WIB

Perangi Scam dan Judi Online, BRI Dukung Penguatan Ekosistem Keuangan Digital yang Aman

Perangi Scam dan Judi Online, BRI Dukung Penguatan Ekosistem Keuangan Digital yang Aman

Jogja | Selasa, 21 Juli 2026 | 11:55 WIB

Ketika Popularitas Mengalahkan Keteladanan: Hukum Butuh Integritas!

Ketika Popularitas Mengalahkan Keteladanan: Hukum Butuh Integritas!

Your Say | Selasa, 21 Juli 2026 | 11:55 WIB

×