Gejolak Tarif Trump Dorong Rupiah Jatuh Hingga ke Level Rp 16.205 Hari ini

Achmad Fauzi

Senin, 14 Juli 2025 | 16:13 WIB
Gejolak Tarif Trump Dorong Rupiah Jatuh Hingga ke Level Rp 16.205 Hari ini
Petugas salah satu tempat penukaran mata uang asing menunjukkan uang rupiah dan dolar AS, Jakarta, Selasa (14/1/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Nilai tukar rupiah ditutup melemah tipis terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Senin, 14 Juli 2025, seiring tekanan eksternal yang masih kuat akibat kebijakan agresif Presiden AS Donald Trump.

Rupiah ditutup di level Rp 16.250 per USD, melemah 32 poin dibandingkan penutupan sebelumnya di level Rp 16.215. Padahal, sempat di awal perdagangan rupiah sempat turun lebih dalam hingga 45 poin.

Menurut Pengamat Mata Uang, Ibrahim Assuabi, pelemahan rupiah kali ini lebih dipengaruhi oleh lonjakan sentimen global setelah serangkaian kebijakan perdagangan proteksionis diumumkan oleh Trump selama sepekan terakhir.

"Kebijakan tarif yang diumumkan Trump semakin menekan mata uang negara-negara berkembang, termasuk rupiah. Pasar menilai risiko geopolitik dan perdagangan semakin tinggi, dan ini menyebabkan investor kembali memburu dolar AS sebagai safe haven," ujar Ibrahim di Jakarta, Senin (14/7/2025).

Petugas salah satu tempat penukaran mata uang asing menunjukkan uang rupiah dan dolar AS, Jakarta, Selasa (14/1/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]
Petugas salah satu tempat penukaran mata uang asing menunjukkan uang rupiah dan dolar AS, Jakarta, Selasa (14/1/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]

Trump sebelumnya mengumumkan tarif baru sebesar 30 persen untuk barang dari Meksiko dan Uni Eropa, yang akan berlaku mulai 1 Agustus. Selain itu, ia juga memberlakukan bea masuk 25 persen terhadap Jepang dan Korea Selatan, serta tarif 50 persen untuk Brasil dan impor komoditas seperti tembaga. Pernyataan Trump bahwa batas waktu tersebut tidak akan diperpanjang memperkuat kekhawatiran pasar terhadap eskalasi perang dagang.

Di sisi geopolitik, sentimen negatif juga muncul setelah Trump mengonfirmasi rencana pengiriman sistem rudal Patriot ke Ukraina. Langkah ini diambil setelah Trump menyatakan kekecewaannya terhadap Presiden Rusia Vladimir Putin karena tidak menunjukkan niat untuk melakukan gencatan senjata.

Dari Asia, data neraca perdagangan Tiongkok sedikit meredakan tekanan, setelah ekspor negeri tirai bambu tersebut tercatat naik di atas ekspektasi pada Juni, berkat pemotongan tarif bersama antara Beijing dan Washington.

Namun pelaku pasar tetap menantikan data inflasi konsumen AS yang akan dirilis Selasa ini, yang diperkirakan meningkat. Jika inflasi masih tinggi, peluang Federal Reserve untuk memangkas suku bunga menjadi semakin sempit, meskipun didesak oleh Trump.

Dari dalam negeri, Bank Indonesia (BI) melaporkan bahwa utang luar negeri (ULN) Indonesia per Mei 2025 naik menjadi USD 435,6 miliar atau sekitar Rp 7.100,28 triliun. Meski meningkat dalam nominal dolar, nilai dalam rupiah justru menurun dari bulan sebelumnya akibat penguatan kurs.

baca juga

Pertumbuhan tahunan ULN juga mengalami perlambatan menjadi 6,8 persen (YoY), turun dari 8,2 persen pada April. Perlambatan ini disebabkan oleh kontraksi di sektor swasta dan perlambatan ULN sektor publik. Meski demikian, BI menegaskan struktur ULN Indonesia tetap sehat, dengan rasio terhadap PDB sebesar 30,6 persen dan dominasi utang jangka panjang mencapai 84,6 persen dari total.

"Fundamental ekonomi domestik kita sebenarnya masih cukup kuat, terlihat dari struktur ULN dan cadangan devisa yang stabil. Namun, karena tekanan eksternal yang luar biasa tinggi saat ini, termasuk potensi lonjakan inflasi global, pelaku pasar cenderung wait and see dan lebih memilih aset dalam denominasi dolar," kata Ibrahim.

Ia juga memperkirakan bahwa rupiah akan tetap berada dalam tekanan dalam jangka pendek, meskipun masih ada ruang penguatan jika data inflasi AS ternyata tidak setinggi ekspektasi.

"Pasar akan sangat responsif terhadap data inflasi AS dan sinyal dari The Fed. Jika inflasi stagnan, ada peluang rupiah bisa rebound secara teknikal,” pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menko Airlangga Klaim Indonesia Lolos dari Pengenaan Tarif Trump 32 Persen

Menko Airlangga Klaim Indonesia Lolos dari Pengenaan Tarif Trump 32 Persen

Bisnis | Senin, 14 Juli 2025 | 08:09 WIB

Gara-gara Trump, Harga Baju di Uniqlo Bakal Naik

Gara-gara Trump, Harga Baju di Uniqlo Bakal Naik

Bisnis | Jum'at, 11 Juli 2025 | 12:10 WIB

Ketidakpastian Global Belum Mereda, Tabungan Dolar AS Makin Banyak Digunakan

Ketidakpastian Global Belum Mereda, Tabungan Dolar AS Makin Banyak Digunakan

Bisnis | Jum'at, 11 Juli 2025 | 07:36 WIB

Terkini

Polda Jatim Tahan Tersangka Arisan MeAow, 6 Korban Rugi Rp 4,07 Miliar

Polda Jatim Tahan Tersangka Arisan MeAow, 6 Korban Rugi Rp 4,07 Miliar

News | Kamis, 05 November 2026 | 23:14 WIB

Cristiano Ronaldo Pensiun dengan Harta Rp22 Triliun, Tiap Tahun Kantongi Rp1 T

Cristiano Ronaldo Pensiun dengan Harta Rp22 Triliun, Tiap Tahun Kantongi Rp1 T

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 22:44 WIB

Dokumen Kependudukan Warga Tangerang Jadi Bungkus Gorengan

Dokumen Kependudukan Warga Tangerang Jadi Bungkus Gorengan

Banten | Kamis, 05 November 2026 | 22:38 WIB

Pengangguran di Jabar Turun Jadi 6,67 Persen, Kabupaten Bekasi Tertinggi

Pengangguran di Jabar Turun Jadi 6,67 Persen, Kabupaten Bekasi Tertinggi

Jabar | Kamis, 05 November 2026 | 22:34 WIB

Piala Asia 2027 Diundur, Erick Thohir Sebut Timnas Indonesia Justru Diuntungkan

Piala Asia 2027 Diundur, Erick Thohir Sebut Timnas Indonesia Justru Diuntungkan

Bola | Kamis, 05 November 2026 | 22:25 WIB

Solusi Pakan Sapi di Papua Barat, Pelepah Sawit Diolah Jadi Silase Tahan Lama

Solusi Pakan Sapi di Papua Barat, Pelepah Sawit Diolah Jadi Silase Tahan Lama

News | Kamis, 05 November 2026 | 22:20 WIB

Membaca Peluang AHY Gantikan Gibran Jadi Wapres, Seberapa Terbuka Jalannya?

Membaca Peluang AHY Gantikan Gibran Jadi Wapres, Seberapa Terbuka Jalannya?

News | Kamis, 05 November 2026 | 22:10 WIB

Belajar tetapi Dianggap Putus Sekolah, KPAI Soroti Nasib Anak Disabilitas di LKSA

Belajar tetapi Dianggap Putus Sekolah, KPAI Soroti Nasib Anak Disabilitas di LKSA

News | Kamis, 05 November 2026 | 22:02 WIB

Masuk Ancol Gratis Sampai 12 November, Simak Ketentuannya

Masuk Ancol Gratis Sampai 12 November, Simak Ketentuannya

News | Kamis, 05 November 2026 | 21:55 WIB

Soal Pajak, Hashim Pernah Bersengketa dengan Otoritas Jenewa

Soal Pajak, Hashim Pernah Bersengketa dengan Otoritas Jenewa

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 21:52 WIB

×